Anda di halaman 1dari 2

MEKANISME PERMOHONAN BARU/PERPANJANGAN

IZIN USAHA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK (IUPTL)


WILAYAH PELAYANAN DINAS ESDM
1a

1b

Pemohon
mengajukan
permohonan
n IUPTL
dilengkapi
persyaratan
Administrasi

2
Surat Penolakan
Permohonan
IUPTL

DINAS
ESDM
PROPINSI
JATENG

3a
3b

Rekomendasi dari
Bupati / Walikota dan
Instansi terkait

5b
TEMBUSAN

5a

IUPTL

KETERANGAN :
- IUPTL adalah Surat Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
1. a. Pengajuan berkas permohonan langsung ke Loket atau melalui perantara POS, Jasa Pengiriman/kurir;
b. Pemberitahuan kekurangan dan pemohon diwajibkan melengkapi, Permohonan yang lengkap dan sah dinyatakan mulai proses;
2. Dinas ESDM melakukan proses pengolahan permohonan, dengan mengkaji dan menguji kelayakan usaha pertambangan dengan rapat koordinasi pemangku kepentingan dan kajian
lapangan.
3. a. Dinas ESDM meminta pertimbangan aspek ekonomi sosial kewilayahan usaha ketenagalistrikan lepada Bupati/Walikota dan rekomendasi aspek teknis sektor terkait kepada Instansi yang
berwenang.
b. Bupati/Walikota dan Instansi terkait memberikan rekomendasi;
4. Distamben memproses lebih lanjut dan Kepala Dinas ESDM membuat Keuptusan Pemberian/Penolakan Permohonan IUPTL (maksimal proses 10 hari);
5. a. IUPTL diserahkan kepada Pemohon setelah melunasi retribusi yang ditetapkan.
b. Tembusan IUPTL disampiakan kepada Bupati/Walikota dan Instansi terkait.

MEKANISME PERMOHONAN BARU/PERPANJANGAN


IZIN USAHA PENYEDIAAN TENAGA LISTRIK (IUPTL)
WILAYAH PELAYANAN BALAI ESDM
1a
1b

BALAI
ESDM

4a

Pemohon
mengajukan
permohonan
IUPTL
dilengkapi
persyaratan
Administrasi

DINAS
ESDM
PROPINSI
4b
JATENG

Rekomendasi dari
Bupati / Walikota dan
Instansi terkait

4
Surat Penolakan
Permohonan
IUPTL

4c

5b
TEMBUSAN

5b

5a

IUPTL
KETERANGAN :
- IUP adalah Surat Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
1. a. Pengajuan berkas permohonan langsung ke Loket atau melalui perantara POS, Jasa Pengiriman/kurir;
b. Pemberitahuan kekurangan dan pemohon diwajibkan melengkapi, Permohonan yang lengkap dan sah dinyatakan mulai proses;
2. Balai ESDM melakukan proses pengolahan permohonan, dengan mengkaji dan menguji kelayakan usaha ketenagalistrikan dengan rapat koordinasi pemangku kepentingan dan kajian lapangan.
3. a. Dinas ESDM meminta pertimbangan aspek ekonomi sosial kewilayahan usaha ketenagalistrikan kepada Bupati/Walikota dan rekomendasi aspek teknis sektor terkait kepada Instansi yang
berwenang.
b. Bupati/Walikota dan Instansi terkait memberikan rekomendasi
4. a. Balai ESDM menyampaikan hasil proses (kajian, rekomendasi dan konsep IUPTL) Kepada Dinas ESDM
b. Dinas ESDM melakukan verifikasi dan koreksi;
c. Kepala Dinas ESDM membuat Keuptusan Pemberian/Penolakan Permohonan IUPTL (maksimal proses 10 hari);
5. a. IUPTL disampaikan kembali ke Balai ESDM
b. Balai ESDM menyerahkan kepada Pemohon setelah melunasi retribusi yang ditetapkan.
c. Tembusan IUPTL disampiakan kepada Bupati/Walikota dan Instansi terkait.