Anda di halaman 1dari 8

Chapter One

KEUANGAN PUBLIK
1. Definisi
Keuangan publik adalah bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari aktivitas finansial
pemerintah
Keuangan Publik - Bidang ekonomi yang menganalisis kegiatan perpajakan dan
pengeluaran pemerintah.
Ekonomi Sektor Publik atau Public Ekonomi
Istilah yang lebih baik menangkap isu-isu fundamental bidang ekonomi ini dimana
Peran pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya yang nyata, yang meliputi tidak
terbatas pada perilaku keuangan pemerintah saja
Fokus - pada fungsi ekonomi mikro pemerintah.
2. Keuangan Publik dan Idiologi
Tinjauan pada organik dari pemerintah
Masyarakat adalah organisme alami
Pemerintah adalah hati.
Individu adalah bagian dari organisme yang memiliki makna hanya sebagai
bagian dari masyarakat, yang ditekankan di atas individu.
Pandangan mekanistik dari pemerintah
Pemerintah bukan merupakan bagian organik dari masyarakat, tetapi diciptakan
oleh individu untuk individu.
Libertarian vs Demokrat Sosial: Peran pemerintah
3. Kilasan Pemerintahan:
A. Kerangka Hukum
Pemerintah Federal: Ketentuan Konstitusi
Artikel 1, bagian 8
Kongres akan "membayar Hutang dan menyediakan untuk Pertahanan umum
dan Kesejahteraan umum Amerika Serikat."
"Kongres akan memiliki daya untuk meletakkan dan mengumpulkan Pajak,
Pajak, Pungutan dan Cukai."
Artikel 1, bagian 9
"Tidak ada ... Pajak langsung akan diletakkan, kecuali pada Proporsi untuk
Sensus atau anumerasi sebelum diarahkan untuk diambil".
Th
16 Amendment
"Kongres akan memiliki kuasa untuk memungut dan mengumpulkan pajak ..."
5Th Amendment
"Tidak ada orang yang akan ... dirampas kehidupan, kebebasan, atau properti,
tanpa proses hukum ..."

Pemerintah Negara
Konstitusi Federal memberikan pemerintah negara bagian hak otonomi untuk
menghabiskan dan mengelola pajak.
Konstitusi Federal 10 th Perubahan mengendalikan kebijakan ekonomi internasional
negara '.
Amerika 'Konstitusi bervariasi dalam pengeluaran dan perpajakan pembatasan dan
isu-isu ekonomi yang mereka tangani.
Pemerintah Daerah
Turunkan kekuatan untuk pajak dan menghabiskan dari Amerika.
Kemandirian fiskal pemerintah daerah.
B. Ukuran Pemerintah
Bagaimana mengukur sejauh mana masyarakat s sumber daya yang diawasi oleh
pemerintah.
Pengeluaran tahunan
Jenis pengeluaran pemerintah
Pembelian barang dan jasa
Transfer pendapatan
Pembayaran bunga
Dokumen anggaran
Terpadu anggaran: daftar terperinci dari pendapatan pemerintah federal dan
pengeluaran.
Anggaran peraturan: Biaya ekonomi dari peraturan pemerintah.
Pendapatan
Pada tingkat federal, pajak penghasilan pribadi adalah sumber yang paling penting
dari pendapatan.
Pada tingkat Negara dan Daerah:
Hibah dari pemerintah federal yang lebih dari 20% dari pendapatan
Pajak penjualan dan pajak properti masing-masing sekitar 18% dari pendapatan.
Perubahan Nilai Real Utang juga merupakan sumber penting pendapatan
pemerintah.
4. Kesimpulan Bab 1
Keuangan Publik / Ekonomi Sektor Publik berfokus pada peran pemerintah dalam
alokasi sumber daya nyata - yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada, perpajakan dan
belanja pemerintah.
Mekanistik pandangan vs tampilan Organik dari pemerintah.
AS merangkul pandangan mekanistik, yang tetap mengarah ke perbedaan pendapat
pada ukuran yang tepat dari pemerintah.

Bukti menunjukkan bahwa dampak dari pemerintah AS pada alokasi sumber daya
nasional telah meningkat dari waktu ke waktu.
AS Konstitusi menguraikan peran dan kendala ditempatkan pada negara, dan kegiatan
ekonomi pemerintah federal.
Chapter Four
BARANG PUBLIK
Barang Publik dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat dinikmati atau dibutuhkan
oleh semua orang. Suatu barang publik merupakan barang-barang yang tidak dapat dibatasi
siapa penggunanya dan sebisa mungkin bahkan seseorang tidak perlu mengeluarkan biaya
untuk mendapatkannya.
Barang privat mudahnya adalah barang-barang yang memiliki sifat berkebalikan
dengan barang publik. Barang privat secara tipikal adalah barang yang diperoleh melalui
mekanisme pasar, dimana titik temu antara produsen dan konsumen adalah mekanisme harga.
Oleh karena itu, kepemilikan barang privat biasanya dapat teridentifikasi dengan baik.
Sebagian besar barang yang kita konsumsi adalah barang privat, yaitu barang yang hanya
dapat digunakan oleh satu konsumen pada satu waktu.
1. Karakteristik Barang
Excludable vs Non Excludable
Ekscludable
Dimana konsumsi suatu barang dapat dibatasi hanya pada mereka yang memenuhi
pesyaratan tertentu, dan mereka yang tidak membayar atau tidak memenuhi syarat
dapat dikecualikan dari akses untuk mendapatkan barang tersebut.
Contoh: pakaian ditoko hanya dapat dinikmati oleh mereka yang membeli atau
membayar, sementara mereka yang tidak membayar tidak dapat menikmati pakaian
tersebut
Non Excludable
Apabila suatu barang maka tidak akan dapat menghalangi siapapun untuk
memperoleh manfaat dari barang tersebut atau dengan kata lain, setiap orang
memiliki akses ke barang tersebut. Dalam konteks pasar, maka baik mereka yang
membayar maupun tidak membayar dapat menikmati barang tersebut.
Contoh: masyarakat yang membayar pajak diantaranya digunakan untuk
membiayai penyelenggaraan jasa kepolisian misalnya, akan tetapi yang kemudian
dapat menggunakan jasa kepolisian tersebut tidak hanya terbatas pada yang
membayar pajak saja
Rival vs nonrival
Rival
Dimana konsumsi oleh satu konsumen akan mengurangi atau menghilangkan
kesempatan pihak lain untuk melakukan hal serupa. Terjadi rivalitas/kompetisi
antar calon konsumen dalam mengkonsumsi barang ini.

Contoh: kita membeli buku yang jumlahnya terbatas, sehingga hanya mereka yang
membeli dahulu saja yang dapat memiliki.maka disini terjadi kompetisi dalam
mencari dan membeli buku tersebut.
Nonrival
Dalam penggunaan barang publik berarti bahwa penggunaan satu konsumen
terhadap satu suatu barang tidak akan mengurangi kesempatan konsumen lain
untuk juga mengkonsumsi barang tersebut. Setiap orang dapat mengambil suatu
manfaat dari barang tersebut tanpa mempengaruhi manfaat yang diperoleh orang
lain
Contoh: dalam kondisi normal, apabila kita menikmati udara dan sinar matahari,
orang-orang disekitar kita pun dapat mengambil manfaat yang sama
Berdasarkan sifatnya barang publik bersifat Non Rivalry dan Nonexcludable
a) Non Rivalry yaitu dalam penggunaan barang publik berarti bahwa penggunaan satu
konsumen terhadap satu suatu barang tidak akan mengurangi kesempatan konsumen
lain untuk juga mengkonsumsi barang tersebut. Setiap orang dapat mengambil suatu
manfaat dari barang tersebut tanpa mempengaruhi manfaat yang diperoleh orang lain
Contoh: dalam kondisi normal, apabila kita menikmati udara dan sinar matahari,
orang-orang disekitar kita pun dapat mengambil manfaat yang sama.
b) Non Excludable yaitu baran publik ini berarti bahwa apabila suatu barang publik
tersedia, tidak akan dapat yang menghalangi siapapun untuk memperoleh manfaat dari
barang tersebut atau dengan kata lain, setiap orang memiliki akses ke barang tersebut.
Dalam konteks pasar, maka baik mereka yang membayar maupun tidak membayar
dapat menikmati barang tersebut.
Contoh: masyarakat yang membayar pajak diantaranya digunakan untuk membiayai
penyelenggaraan jasa kepolisian misalnya, akan tetapi yang kemudian dapat
menggunakan jasa kepolisian tersebut tidak hanya terbatas pada yang membayar pajak
saja
Sedangkan Barang Privat bersifat Rivalrous consumption dan Excludable
Consumption
a) Rivalrous Cosumption yaitu dimana konsumsi oleh satu konsumen akan mengurangi
atau menghilangkan kesempatan pihak lain untuk melakukan hal serupa. Terjadi
rivalitas/kompetisi antar calon konsumen dalam mengkonsumsi barang ini.
Contoh: kita membeli buku yang jumlahnya terbatas, sehingga hanya mereka yang
membeli dahulu saja yang dapat memiliki.maka disini terjadi kompetisi dalam
mencari dan membeli buku tersebut.
b) Ekscludable Consumption yaitu dimana konsumsi suatu barang dapat dibatasi hanya
pada mereka yang memenuhi pesyaratan tertentu, dan mereka yang tidak membayar
atau tidak memenuhi syarat dapat dikecualikan dari akses untuk mendapatkan barang
tersebut
Contoh: pakaian ditoko hanya dapat dinikmati oleh mereka yang membeli atau
membayar, sementara mereka yang tidak membayar tidak dapat menikmati pakaian
tersebut
2. Perbedaan Barang Publik dengan Barang Privat

Berdasarkan sifatnya barang publik bersifat Non Rivalry dan Nonexcludable


sedangkan barang privat bersifat Rivalrous consumption dan Excludable Consumption
Berdasarkan jenisnya barang publik dapat dikelompokkan menjadi Barang publik
lokal, Barang Publik National, Barang Publik murni dan barang publik tidak murni. Antara
lain:
a) Barang Publik Lokal yaitu barang yang menurut penyediaannya oleh pemerintah daerah
dan secara teknologi layak dan perolehan keuntungannya dinikmati oleh penduduk
setempat.
b) Barang Publik Nasional yaitu barang-barang yang penyediaannya oleh pemerintah pusat
dengan perolehan keuntungan yang dinikmati dan selain penduduk setempat juga
masyarakat dalam suatu negara.
c) Barang Publik Murni yaitu tidak ada seorang (pihak swasta) yang mau menghasilkan,
karena masalah kepemilikan. Sebagaimana namanya, maka barang ini tidak bisa dimiliki
perorangan, tetapi oleh masyarakat luas, kalaupun yang mengelola adalah pihak tertentu,
seperti jalan yang dikelola oleh pemerintah.
d) Barang Publik Tidak Murni yaitu letak barang publik yang jauh dari jangkauan
konsumen, jasa yang diterimanya makin kecil juga untuk karakteristiknya.
Sedangkan jenis barang privat tergantung pada individu masing-masing. Mengenai
jenis dan macam barang privat disesuaikan oleh kebutuhan yang diperlukan oleh konsumen.
Jadi pada hal ini tidak ada orang lain yang membatasi maupun melarang kebutuhan akan
barang privat apa yang ingin dikonsumsi guna memuaskan kebutuhan diri sendiri.
Jika ditinjau dari segi pelayanannya barang publik adalah sebagai berikut:
a) Sesuai dengan Fungsi Alokasi memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan penyediaan
dan pelayanan barang-barang publik yang diperuntukkan secara komunal dan tidak dapat
dimiliki secara perorangan.
b) Fungsi Distribusi: memiliki keterkaitan erat dengan perataan kesejahteraan masyarakat
dalam arti proporsional tetap menjadi perhatian dalam rangka mendorong tercapinya
pertumbuhan yang optimal
c) Fungsi Stabilisasi: memiliki keterkaitan erat dengan fungsi mengatur variabel ekonomi
makro dengan sasaran untuk mencapai stabilitas ekonomi secara nasional
Sedangkan barang privatl tidak ada campur tangan pemerintah jadi tergantung dari
fungsi dalam pemenuhan kebutuhan, setiap perorangan tidak sama dalam memenuhi
kebutuhannya, desesuaikan denangan fungsi barang privat yang akan dikonsumsi.
Ditinjau dari segi pembiayaan barang publik dimana sektor publik yang mampu
melakukan investasi untuk memberikan pelayanan kemudian sektor swasta menjalankan
dengan mengenakan biaya pada pemakai, sistem ini disebut Build-Operate-Transfer.
a) Persaingan rendah: barang publik (biaya sektor publik) contohnya jalan toll
menggunakan biaya campuran antara biaya publik dan biaya swasta.
b) Persaingan tinggi: barang publik (biaya sektor publik) sedangkan barang swasta (biaya
dari pihak swasta)
Sementara pada sektor barang privat dimana sektor swasta (individu maupun
kelompok) mampu memenuhi kebutuhannya sesuai dengan manfaatnya dan biaya yang telah
tersedia. Contoh: jasa telekomunikasi, sebagian besar semua konsumen mampu dapat
memilikinya secara individu.

3. Aspek penting dari Barang Publik


Meskipun setiap orang mengkonsumsi jumlah yang sama baik, hal ini tidak ada
persyaratan bahwa konsumsi ini dihargai sama oleh semua
Klasifikasi sebagai barang publik tidak mutlak; itu tergantung pada kondisi pasar dan
teknologi sebuah negara

Barang Publik Murni


Komoditas A dapat memenuhi salah satu bagian dari definisi barang publik
tetapi tidak yang lain
Beberapa hal yang tidak konvensional dianggap sebagai komoditas memiliki
karakteristik umum yang baik
Barang pribadi tidak selalu tersedia secara eksklusif oleh sektor swasta
(misalnya pelayanan medis dan perumahan).

Brang Pribadi yang disediakan untuk publik


Penyediaan publik yang baik tidak selalu berarti bahwa itu juga diproduksi oleh
sektor publik (misalnya pengumpulan sampah)
4. Permasalahan dalam pencapaian efisiensi
The Free- Rider Problem
Free riders ini adalah mereka yang ikut menikmati barang publik tanpa
mengeluarkan kontribusi tertentu sementara sebenarnya ada pihak lain yang berkontribusi
untuk mengadakan barang publik tersebut. Contohnya adalah mereka yang tidak
membayar pajak tadi, tapi ikut menikmati jasa-jasa atau barang-barang yang diadakan atas
biaya pajak. Contoh lain, sebuah jalan desa dibangun dengan kerja bakti. Free rider
kemudian adalah mereka yang tidak ikut kerja bakti, tetapi kemudian ikut menggunakan
jalan desa tersebut. Dalam ilmu ekonomi, keberadaan masalah free rider dan eksternalitas
inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya inefisiensi pasar.
Banyak barang yang disediakan untuk publik memiliki sifat yang tidak dapat
dikecualikan, namun sistem penentuan harga tidak sesuai. Misalnya, vaksin internasional.
Seperti halnya program terhadap pemberantasan penyakit cacar walaupun untuk
kepentingan semua. Untuk hal ini apakah publik akan berkontribusi dalam mendukung
program ini atau tidak. Terlepas dari kontribusi layanan oleh publik, jika setiap individu
percaya bahwa ia akan mendapat manfaat dari layanan yang disediakan akan memiliki
insentif untuk membayar dalam layanan sukarela.
Itulah mengapa individu harus dipaksa untuk mendukung barang-barang ini melalui
perpajakan. karena keengganan individu untuk berkontribusi secara sukarela untuk
dukungan barang publik disebut sebagai masalah pengendara bebas (the free rider
problem). Secara empiris, ada alasan dimana pentingnya meninjau masalah pengendara
gratis. Pertama, kejujuran adalah norma sosial yang tergambar dalam perilaku individu.
Kedua, setidaknya dalam kelompok kecil, di mana setiap konsumen memiliki pengaruh
penting pada tingkat publik, itu akan menjadi sulit bagi setiap agen.

Solutions to the Free- Rider Problem


Pemerintah dapat memutuskan memberikan pelayanan publik, jika total
keuntungan yang dinikmati lebih besar dari biaya yang dibutuhkan Memerlukan
tools CBA
pemerintah memberikan layanan barang publik melalui pembayaran pajak dari
warganya Untuk Welfare Economics

Policy Perspective: Global Positioning System


Kebijakan Perspektif: GPS adalah non-rival tetapi dikecualikan karena teknologi
ada untuk berebut sinyal

Percobaan laboratorium: Apakah Orang Free-Ride?


Bagaimana karya percobaan khas
Hasil khas

Orang berkontribusi sekitar 50% dari sumber daya untuk penyediaan barang
publik

Kontribusi jatuh lebih sering permainan diulang

Kerjasama dipupuk dengan komunikasi sebelum

Iuran menurun saat biaya kesempatan dari pemberian naik


"Warm-glow" memberikan
Observasi dan laboratorium penelitian kasual menunjukkan bahwa orang tidak
sepenuhnya memanfaatkan kemungkinan bebas naik. Meskipun demikian, dalam
kasus-kasus tertentu, naik gratis adalah masalah yang signifikan.

5. The Privatisasi Debat


Privatisasi mengambil layanan yang disediakan oleh pemerintah dan
menyerahkannya kepada sektor swasta
Sektor Publik v Penyediaan Sektor Swasta: Apa campuran yang tepat?
Upah dan bahan biaya relatif: sektor lebih murah disukai dengan alasan efisiensi
Biaya administrasi: biaya adm tetap besar dapat tersebar di kelompok besar di
bawah sektor publik
Keragaman selera: keragaman yang lebih besar lebih baik ditangani oleh sektor
swasta
Komoditi egalitarianisme: beberapa komoditas harus dibuat tersedia untuk semua
orang yang lebih baik dicapai dengan sektor publik
6. Public vs Debat Produksi Swasta
Sektor yang lebih efisien?
Teori bahwa manajer sektor publik memiliki sedikit insentif untuk menjadi efisien
Namun, masalah dalam membandingkan perbedaan biaya karena kualitas layanan
yang ditawarkan oleh sektor publik dan swasta dapat berbeda. (Misalnya, rumah sakit)
Kontrak yang tidak lengkap
Persaingan untuk memasuk barang atau jasa
Bangunan Reputasi
Akhirnya tergantung pada Lingkungan Pasar dalam menghadapi penyedia
7. Kesimpulan Bab 4

Barang publik yang nonrival dan bisa dipisahkan dalam konsumsi


Barang publik yang nonrival dan bisa dipisahkan dalam konsumsi. Dengan
demikian, setiap orang mengkonsumsi jumlah yang sama, tetapi belum tentu jumlah
yang lebih disukai, dari barang publik.
Barang publik murni menunjukkan beberapa kualitas barang swasta dan publik

Penyediaan barang publik yang efisien:

MRS i xy = MRT xy i = orang i ... ..n

Penyediaan barang publik yang efisien mensyaratkan bahwa jumlah individu


MRS s sama dengan MRT, tidak seperti barang pribadi, yang efisiensi mengharuskan
setiap MRS sama dengan MRT.

Pasar swasta tidak mungkin untuk menyediakan barang nonrival efisien,


bahkan jika mereka dikecualikan.
Insentif ada untuk bebas naik dalam pembayaran barang publik
Barang publik dapat diberikan secara pribadi; barang pribadi dapat diberikan publik
Bahkan ketika penyediaan publik yang baik dipilih, pilihan antara produksi publik dan
swasta harus dilakukan. Faktor kunci dalam menentukan apakah produksi publik atau
swasta akan lebih efisien adalah lingkungan pasar. Pertanyaan lain yang penting adalah
sejauh mana kontrak lengkap dapat ditulis dengan penyedia layanan sektor swasta.

DAFTAR PUSTAKA
Rosen, Harvey S and Ted Gayer, (2008). Publik Finance. 8th International Edition. Singapore:
Mc Graw Hill.