Anda di halaman 1dari 3

36 Strategi (San Shi Liu Ji [ ]) merupakan salah satu maha karya yang berasal dari daratan

China yang membahas tentang strategi-strategi kemiliteran. Karya 36 Strategi Perang ini sangat terkenal
dan telah banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa termasuk bahasa Inggris dan bahasa Indonesia serta
banyak diterapkan oleh para pebisnis untuk memenangi persaingan dalam dunia bisnis.
Istilah 36 Strategi pertama kali muncul pada buku Nan Qi Shu [ ] di Dinasti Song (tahun 960
1279) yang menceritakan tentang strategi perang yang dipergunakan oleh seorang Jenderal terkenal
bernama Tn Do J [ ]. Saat itu, Jenderal Tn Do J mengalami kesulitan dalam menyerang
Negara Wi, Makanan dibakar oleh lawan sehingga Tentara Dinasti Song kekurangan Makanan.
Kemudian Jenderal Tn Do J memerintahkan untuk mundur dengan menggunakan beberapa strategi
mundur untuk mengelabui lawannya.
Tidak ada yang bisa memastikan apakah karya yang berisikan 36 Strategi ini sudah ada semenjak Dinasti
Song. Tetapi yang bisa dipastikan adalah istilah 36 Strategi ini pernah muncul dalam buku Nan Qi Shu
dan pada Dinasti Song juga kalimat Dalam 36 Stategi, mundur merupakan pilihan terbaik karya Hui
Hong dengan bukunya yang berjudul Leng Zhai Ye Hua.
36 Strategi ini sering juga dikaitkan dengan Seni Perang Hasil Karya Sun Tzu yang mungkin tidak terlalu
benar, karena Sun Tzu hidup pada periode musin semi dan gugur (Periode Chun Qiu [ ]) sedangkan
buku ungkapan-ungkapan (Cheng Yu) yang dipergunakan oleh buku 36 Strategi kebanyakan munculnya
setelah periode musim semi dan gugur
Pada umumnya, banyak yang beranggapan bahwa karya 36 Strategi Perang ini merupakan kumpulan
dari 36 ungkapan bahasa (cheng yu) sekitar tahun 1600 pada masa-masa Dinasti Ming dan Dinasti Qing.
Kisah-kisah dalam Karya 36 Strategi ini diambil dari sejarah pada zaman musim semi dan gugur (zaman
Chun Qiu []) sekitar tahun 770 ~ 476 SM dan zaman Negara-negara berperang (zaman Zhan Guo [
]) sekitar tahun 475 ~ 221 SM, Dinasti Qin sekitar tahun 221 ~ 207 SM, Dinasti Han sekitar tahun 206
SM ~ 24 hingga akhirnya Dinasti Han pada periode Tiga Kerajaan (San Guo) sekitar tahun 220 ~ 316.

Mengapa 36?
Menurut Yi Ching [ ] (kitab suci kuno china), 6 dan 8 merupakan angka Yin atau angka gelap
(hitam). 36 merupakan hasil dari 6 kali 6 sehingga sangat cocok jika digunakan sebagai siasat, taktik
ataupun strategi dalam peperangan.
Buku 36 Strategi ini dibagi menjadi 6 kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 6 Strategi.
Strategi yang terdapat dalam karya 36 Strategi ini bukan saja dipakai dalam peperangan, tetapi pada
zaman sekarang ini, 36 Strategi sering dipakai untuk memenangi persaingan di dunia bisnis. Para
Pebisnis mempelajarinya dan melakukan penyusunan strategi sesuai dengan kondisi bisnis yang
dihadapinya untuk bersaing dengan lawan bisnisnya sehingga mereka selalu berada di depan lawan
bisnisnya.
Berikut ini 36 Strategi yang di klasifikasikan menjadi 6 Kelompok Strategi :

Kelompok I Strategi Pemenangan Perang (Sheng Zhan Ji)

Kelompok Strategi Pemenangan ini dipakai jika kita memiliki kekuatan yang lebih besar dibanding
dengan kekuatan lawan serta adanya perhitungan dan perencanaan yang matang untuk mendapatkan
kesempatan menang yang besar.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

, Mn tin gu hi (Mengarungi Laut dengan Muslihat)


, Wi Wi ji Zho (Mengepung Negara Wei untuk menolong Negara Zhao)
, Ji do sh rn (Membunuh orang dengan pisau pinjaman)
, Y y di lo (Menunggu kelelahan Musuh dengan kesabaran)
, Chn hu d ji (Merampok ketika terjadi Kebakaran)
, Shng dng j x (Membuat keributan di Barat untuk menyerang Timur)

Kelompok II Strategi berhadapan dengan Musuh (Di Zhan Ji)


Strategi ini dipakai saat berhadapan langsung dengan musuh. Untuk memenangi peperangan dalam
kondisi ini, harus meningkatkan kekuatan pasukan dan berusaha untuk mengurangi kekuatan lawan.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

, W zhng shng yu (Meciptakan sesuatu dari sesuatu yang sebenarnya tidak ada)
, n d chn cng (Diam-diam melewati jalur tersembunyi Chen Cang)
, G n gun hu (Memperhatikan Kebakaran dari seberang sungai)
, Xio l cng do (Pisau yang tersembunyi dalam senyuman)
, L di to jing (Menggantikan buah plum dengan buah persik)
, Shn shu qin yang (sambil lalu menuntun kambing)

Kelompok III Strategi Penyerangan (Gong Zhan Ji)


Inti dari Strategi Penyerangan adalah menyerang hati. Menyerang Hati merupakan prioritas utama,
menyerang Kota adalah prioritas terakhir. Perperangan Hati merupakan yang utama, perperangan
dengan kekuatan pasukan adalah prioritas terakhir.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

, D co jng sh (memukul rumput untuk menakutkan ular)


, Ji sh hun hn (meminjam mayat orang lain untuk lahir kembali)
, Dio h l shn (Memancing harimau untuk pergi dari gunungnya)
, Y qn g zng (Melepaskan musuh untuk ditangkap kembali)
, Po zhun yn y (Melemparkan batu bata untuk menggoda kedatangan batu giok)
, Qn zi qn wng (Untuk menangkap kumpulan penjahat, tangkap dulu pemimpinnya)

Kelompok IV Strategi Membingungkan Lawan (Hun Zhan Ji)


Kelompok Strategi ini ini digunakan untuk membingungkan lawan supaya lawan tidak mengetahui apa
yang sebenarnya akan dilakukan oleh kita.
1.
2.
3.
4.
5.
6.

, F d chu xn (Mengambil kayu bakar dari bawah kuali masak)


, Hn shu m y (Menangkap ikan dalam air yang keruh)
, Jn chn tu qio (Meloloskan diri bagaikan ulat sutera yang lepas dari kulitnya)
, Gun mn zhu zi (Menutup pintu untuk menangkap pencuri)
, Yun jio jn gng (Bersahabat dengan yang Jauh dan menyerang yang dekat)
, Ji do f Gu (Pura-pura meminjam jalan untuk menyerang Guo)

Kelompok V Strategi Persamaan Kekuatan (Bing Zhan Ji)


Kelompok Strategi ini digunakan pada saat kekuatan kita sama dengan kekuatan musuh. Tak ada satupun
pihak yang saling mengungguli.

1.
2.
3.
4.
5.
6.

, Zh sng m hui (Menunjuk Pohon Murbei dan memarahi Pohon Pagoda)


, Tu ling hun zh (Mengganti balok dengan kayu yang kualitas rendah)
, Ji ch b din (Berpura-pura bodoh tetapi sebenarnya tidak)
, Shng w chu t (Memindahkan tangga setelah musuh memanjat)
, Sh shng ki hu (Meletakkan bunga palsu di atas pohon)
, Fn k wi zh (Merubah posisi tamu menjadi tuan rumah)

Kelompok VI Strategi Kekalahan Perang (Bai Zhan Ji)


Kelompok Strategi ini dipergunakan saat Kekuatan Lawan jauh lebih besar dari kita dan boleh dikatakan
kekalahan sudah didepan mata serta banyak kemungkinan-kemungkinan yang tidak memihak ke kita
yang akan terjadi. Tetapi Namanya perperangan maupun persaingan, kalah dan menang merupakan hal
yang biasa, oleh karena itu, kita harus tetap bersemangat dan tidak menyerah diri begitu saja. Diharapkan
suatu hari kita akan kembali dan memenangi perperangan ataupun persaingain ini.
1.

, Mi rn j (Siasat memanfaatkan kecantikan wanita)

2.
3.
4.
5.
6.

, Kng chng j (Siasat Kota kosong)


, Fn jin j (Siasat adu domba dengan menggunakan mata-mata musuh)
, K ru j (Siasat melukai diri sendiri)
, Lin hun j (Siasat menggabungkan serangkaian strategi)
Zu wi shng j (Ketika mundur merupakan pilihan terbaik)