Anda di halaman 1dari 15

2015

Strategi Bisnis
MN141466

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006


Jurusan Teknik Perkapalan
Fakultas Teknologi Kelautan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

STRATEGI BISNIS

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan atas ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat
dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang Strategi
Bisnis sebagai tugas mata kuliah Bisnis Perkapalan tepat pada waktunya.
Penyusunan makalah ini bukanlah tanpa hambatan, kami merasa banyak
hambatan yang kami hadapi. Namun, atas bimbingan serta dukungan dari
berbagai pihak, hambatan-hambatan tersebut dapat kami hadapi sehingga kami
mampu menyelesaikan makalah ini dengan lancar.
Dalam penyusunan makalah ini penulis menyadari masih ada kekurangan
yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu segala bentuk kritik dan saran yang dapat
membangun sangat diharapkan oleh penulis. Serta semoga makalah ini dapat
memberikan manfaat bagi kami khususnya dan bagi para pembaca umumnya.

Surabaya, 19 Februari 2015


Penulis

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................... 1
I.1

Latar Belakang .................................................................................................... 1

I.2

Rumusan Masalah ............................................................................................... 1

I.3

Tujuan ................................................................................................................. 1

BAB II STRATEGI BISNIS ............................................................................................... 2


II.1

Pengertian Strategi Bisnis ................................................................................... 2

II.2

Perumusan Strategi Bisnis .................................................................................. 2

II.3

Tingkatan Strategi Bisnis .................................................................................... 3

II.4

Jenis-jenis Strategi Bisnis ................................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 12

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

ii

STRATEGI BISNIS

BAB I PENDAHULUAN
I.1

Latar Belakang
Sebuah perencaan bisnis adalah gambaran kegiatan atau program kerja
perusahaan atas wirausaha ke depan, melalui program-program yang telah
ditentukan sebagai upaya untuk menggapai tujuan bersama. Perencanaan
menggambarkan prediksi dan tindakan yang akan dilakukan dalam jangka
pendek, menengah, dan panjang oleh perusahaan. Untuk menggapai tujuan
dibutuhkan perencaan yang stategis yang mampu mewadahi jalannya
perusahaan sesuai dengan situasi dan kondisi. Percanaan strategis adalah
perencanaan yang mempertimbangkan tentang apa yang harus dilakukan
sebuah organisasi, cara melakukannya, dan arah tujuan organisasi tersebut
sehingga sebuah organisasi atau perusahaan akan berjalan dengan efektif
dan efisien sesuai dengan perencanaan kerja.
Tanpa strategi yang mumpuni, maka sebuah perencanaan tidak akan
berpengaruh apa-apa dalam implementasi kerja di lapangan. Untuk itu,
dibutuhkan sebuah formula yang jitu untuk stimulus bagi jalannya strategi
bisnis yang telah disusun.

I.2

Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari strategi bisnis?
2. Bagaimana merumuskan strategi bisnis?
3. Apa saja tingkatan strategi bisnis?
4. Apa saja jenis-jenis strategi bisnis?

I.3

Tujuan
1. Mengetahui pengertian dari strategi bisnis
2. Bagaimana cara merumuskan strategi bisnis
3. Mengetahui tingkatan strategi bisnis
4. Mengetahui jenis-jenis strategi bisnis

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

BAB II STRATEGI BISNIS


II.1 Pengertian Strategi Bisnis
Definisi strategi adalah cara untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Strategi bisnis bisa berupa perluasan geografis, diversifikasi, akusisi,
pengembangan produk, penetrasi pasar, rasionalisasi karyawan, divestasi,
likuidasi dan joint venture (David, p.15, 2004).
Pengertian strategi adalah Rencana yang disatukan, luas dan
berintegrasi yang menghubungkan keunggulan strategis perusahaan dengan
tantangan lingkungan, yang dirancang untuk memastikan bahwa tujuan
utama dari perusahaan dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh
organisasi (Glueck dan Jauch, p.9, 1989).
Pengertian strategi secara umum dan khusus sebagai berikut:
1. Pengertian Umum
Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang
berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi, disertai penyusunan
suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai.
2. Pengertian khusus
Strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa
meningkat) dan terus-menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut
pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa
depan. Dengan demikian, strategi hampir selalu dimulai dari apa yang
dapat terjadi dan bukan dimulai dari apa yang terjadi. Terjadinya
kecepatan inovasi pasar yang baru dan perubahan pola konsumen
memerlukan kompetensi inti (core competencies). Perusahaan perlu
mencari kompetensi inti di dalam bisnis yang dilakukan.

II.2 Perumusan Strategi Bisnis


Perumusan strategi merupakan proses penyusunan langkah-langkah
ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi organisasi,
menetapkan tujuan strategis dan keuangan perusahaan, serta merancang
BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

strategi untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan


customer value terbaik.
Beberapa langkah yang perlu dilakukan perusahaan dalam
merumuskan strategi, yaitu:
1. Mengidentifikasi lingkungan yang akan dimasuki oleh perusahaan
di masa depan dan menentukan misi perusahaan untuk mencapai visi
yang dicita-citakan dalam lingkungan tersebut.
2. Melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal untuk
mengukur kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang
akan dihadapi oleh perusahaan dalam menjalankan misinya.
3. Merumuskan faktor-faktor ukuran keberhasilan (key success
factors) dari strategi-strategi yang dirancang berdasarkan analisis
sebelumnya.
4. Menentukan tujuan dan target terukur, mengevaluasi berbagai
alternatif strategi dengan mempertimbangkan sumberdaya yang
dimiliki dan kondisi eksternal yang dihadapi.
5. Memilih strategi yang paling sesuai untuk mencapai tujuan jangka
pendek dan jangka panjang. (Hariadi, 2005).

II.3 Tingkatan Strategi Bisnis


Dengan merujuk pada pandangan Dan Schendel dan Charles Hofer, Higgins
(1985) menjelaskan adanya empat tingkatan strategi. Keseluruhannya
disebut Master Strategy, yaitu: enterprise strategy, corporate strategy,
business strategy dan functional strategy.
1. Enterprise Strategy
Strategi ini berkaitan dengan respons masyarakat. Setiap organisasi
mempunyai

hubungan

dengan masyarakat.

Masyarakat

adalah

kelompok yang berada di luar organisasi yang tidak dapat dikontrol. Di


dalam masyarakat yang tidak terkendali itu, ada pemerintah dan
berbagai kelompok lain seperti kelompok penekan, kelompok politik
dan kelompok sosial lainnya. Jadi dalam strategi enterprise terlihat relasi
BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

antara organisasi dan masyarakat luar, sejauh interaksi itu akan


dilakukan sehingga dapat menguntungkan organisasi. Strategi itu juga
menampakkan bahwa organisasi sungguh-sungguh bekerja dan
berusaha untuk memberi pelayanan yang baik terhadap tuntutan dan
kebutuhan masyarakat.
2. Corporate Strategy
Strategi ini berkaitan dengan misi organisasi, sehingga sering
disebut Grand Strategy yang meliputi bidang yang digeluti oleh suatu
organisasi. Pertanyaan apa yang menjadi bisnis atau urusan kita dan
bagaimana

kita

mengendalikan

bisnis

itu,

tidak

semata-

mata untuk dijawab oleh organisasi bisnis, tetapi juga oleh setiap
organisasi pemerintahan dan organisasi nonprofit.
3. Business Strategy
Strategi pada tingkat ini menjabarkan bagaimana merebut pasaran di
tengah masyarakat. Bagaimana menempatkan organisasi di hati para
penguasa, para pengusaha, para donor dan sebagainya. Semua itu
dimaksudkan

untuk

dapat

memperoleh

keuntungan-keuntungan

stratejik yang sekaligus mampu menunjang berkembangnya organisasi


ke tingkat yang lebih baik.
4. Functional Strategy
Strategi ini merupakan strategi pendukung dan untuk menunjang
suksesnya strategi lain. Ada tiga jenis strategi functional yaitu:

Strategi functional ekonomi yaitu mencakup fungsi-fungsi yang


memungkinkan organisasi hidup sebagai satu kesatuan ekonomi
yang sehat, antara lain yang berkaitan dengan keuangan,
pemasaran, sumber daya, penelitian dan pengembangan.

Strategi

functional

manajemen

yaitu

manajemen,
planning,

mencakup

organizing,

fungsi-fungsi

implementating,

controlling, staffing, leading, motivating, communicating,


decision making, representing, dan integrating.

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

Strategi isu stratejik, fungsi utamanya ialah mengontrol


lingkungan, baik situasi lingkungan yang sudah diketahui
maupun situasi yang belum diketahui atau yang selalu berubah
(J. Salusu, p 101, 1996).

Tingkat-tingkat strategi itu merupakan kesatuan yang bulat dan menjadi


isyarat bagi setiap pengambil keputusan tertinggi bahwa mengelola
organisasi tidak boleh dilihat dari sudut kerapian administratif semata, tetapi
juga hendaknya memperhitungkan soal kesehatan organisasi dari sudut
ekonomi (J. Salusu, p 104, 1996).
Ada 3 jenis strategi secara umum menurut Griffin (2000);
1. Strategi di tingkat korporat
Strategi Di Tingkat Korporat ialah strategi yanga akan di lakukan
perusahaan untuk menjawab pertanyaan seperti;bisnis apakah yang
sebaiknya dilakukan oleh perusahaan.
Strategi Port Pofolio (portfolio strategi) Adalah strategi yang di
lakukan perusahaan untuk meminimalkan resiko bisnis yang di
jalankanya dengan melakukan investasi diberbagai sektor bisnis.
Cara pengambilan keuntungan pada sektor yang lain yaitu;
a. Pengambilan perusahaan tertentu (acquisition). Strategi ini di
lakukan dengan jalan membeli atau mengambil alih perusahaan
lain.
b. Diversifikasi

yang

tidak

berhubungan

(unrelated

di

fersivication). Strategi ini di lakukan dengan jalan membentuk


suatu bisnis pada baru untuk pengambilan alih perusahaan pada
sektor yang berbeda.
c. Penentuan strategi berdasarkan analisis Matriks BCG. Model
analisis yang diperkenalakn oleh BOSTON CONSTULING
group untuk mengetahui bagimana posisi perusahaan dalam
sektor bisnis yang di jalankannaya.
Matriks BCG dapat di uraikan sebagai berikut:

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

i. Question

Mark.

perusahaan

Berarti

melanjutkan

bahwa
bisnis

dapat
yang

tidaknya

sedang

di

jalankanya sangat bergantung misalnya; pada kondisi


keuangan yang ada.
ii. Star.

Berarti

bahwa

perusahaan

tengah

meraih

suksesnya dalam bisnis.


iii. Cash Cow. Berarti perusahaan mengalami kesuksesan
yang tinggi dengan memperoleh pendapatan yang
berlebih dari pangsa pasar yang tinggi sekalipun
pertumbuhan pasar relatif rendah.
iv. Dogs. Berarti perusahaan mengalami kondisi yang
buruk dalam sektor bisnis yang di jalankannya.
Maka dapat di simpulkan menggunakan analisis Matriks BCG
perusahaan dapat menilai apakah masih perlu di kembangkan
atau justru ditutup.
Strategi Utama (Main Strategy)
Strategi utama atau main strategy adalah strrategi yang dapat di pilih
oleh perusahaan untuk mempertahankan kegiatan perusahaan dalam
jangka panjang.
Ada 3 strategi utama yaitu:

Strategi pertumbuhan

strategi kestabilan

strategi penghematan

2. Strategi di tingkat bisnis


Strategi di tingkat bisnis adalah strategi yang di lakukan dalam
rangka mempertahankan kemampuan kompetensi dari perusahaan di
bandingkan para pesaingnya pada bisnis yang sama.
Ada 5 faktor pendorong kompetensi dari Michael Porter atau dikenal
sebagai Five Forces faktor model:

Pelanggan. Ialah faktor utama mengapa sebuah bisnis di


jalankan.
BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

Persaingan dalam bisnis yang sama. Dalam persaingan dalam


bisnis yang sama atau antara perusahaan dengan perusahaan
pesaing yang menjalankan bisnis yang sama.

Potensi Pendatang baru. Adalah potensi masuknya pendatang


baru dalam bisnis yang sama yang akan menjadi pesaing baru
bagi perusahaan.

Pemasok Faktor Input. Adalah faktor pemasok faktor input yang


di butuhkan dalam bisnis yang di jalankan.

Perusahaan Subtitusi. Adalah perusahaan perlu menyadari


bahwa jika kondisi bisnis berubah, maka pelanggan dapat beralih
ke perusahaan subtitusi.

Strategi Pemosisian (positioning strategy)


Strategi

Pemosisian

(positioning

strategy)

dilakukan

oleh

perusahaan untuk memastikan dengan cara bagimana perusahaan dapat


memperoleh perhatian dari pelanggan atau memenangkan persaingan.
Menurut Porter, ada 3 jenis strategi umum (generic strategy) yaitu :
a. Strategi Keunggulan Biaya. Ialah strategi di lakukan perusahaan
jika perusahaan memungkinkan untuk melakukan penghematan
biaya di bandingkan dengan biaya yang di keluarkan oleh
perusahaan pesaingnya.
b. Strategi Diferensiasi. Ialah strategi ini di lakukan untuk
memengaruhi proses persaingan dengan perusahaan pesaing.
c. Srtrategi Fokus. Ialah strategi ini di lakukan ketika perusahaan
tidak dapat melakukan strategi keunggulan biaya,sehingga lebih
menfokuskan perhatian pada satu jenis perusahaan secara penuh
untuk mempertegas ketidakpastian pelanggan yang akan
memberi produk kita.
Strategi Penyesuaian(Adaptive Strategy)
Strategi penyesuaian dilakukan perusahaan dengan tujuan untuk
memilih strategi yang paling sesuaiketika perusahaan berhadapan

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

dengan berbagai perubahan yang terjadi dilingkungan bisnis yang


sedang dijalankan.
Terdapat 4 jenis strategi penyesuaian yaitu :

STRATEGI DEFENDERS. Strategi ini dilakukan dengan


tujuan untuk mempertahankan perusahaan agar tetap bertahan
dalam bisnis yang dijalankan.

STRATEGI PROSPEKTORS. Strategi ini dilakukan dengan


tujuan untuk mengejjar pertumbuhan secara lebih agresif.

STRATEGI ANALYZER. Strategi ini merupakan gabungan


antara strategi deferens dan strategi prospector. Perusahaan
menjawab peluang peluang yang ada hanya terbatas pada
beberapa peluang saja.

STRATEGI REACTORS. Strategi ini tidak memiliki strategi


yang konsisten. Perusahaan yang melakukan strategi ini
cenderung bersifat reaktif dan menunggu peluang yang ada dan
bagaimana perusahaan lain menjawab peluang tersebut.

3. Strategi di tingkat fungsional


Strategi ditingkat Fungsional sering kali di namakan sebagai strategi
langsung atau derect strategy. Hal ini disebabkan perusahaan cenderung
melakukan persaingan pada jenis bisnis tertentu yang dijalankan, dan
tidak ada pada tingkat perusahaan maupun sector bisnis yang
diprerdagangkan.
Ada 2 faktor yang menentukan bagaimana strategi ditingkat fungsional
:

Kesamaan pasar. Kesamaan asar terkait dengan tingkat


persainggan yang sama antara kedua perusahaan dalam hal
meraih pelanggan melalui jenis produk yang ditawarkan.

Kesamaan sumber. Kesamaan sumber terkait dengan keadaan


persaingan dimana perusahaan memiliki kesamaan dalam paktor
mana mereka bersaing.

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

Strategi ditingkat fungsional sering kali dikenal sebagai strategi aksi dan
reaksi. Dimana jumlah perusahaan dan pesaingnya disuatu bisanis relative
sedikit. Akibat jumlah perusahaan pada suatu bisnis sedikit, maka aksi dan
reaksi dari persaingan antar perusahaan akan sangat tampak agresif dan
saling membalas satu sama lainnya.

II.4 Jenis-jenis Strategi Bisnis


Banyak organisasi menjalankan dua strategi atau lebih secara
bersamaan, namun strategi kombinasi dapat sangat beresiko jika dijalankan
terlalu jauh. Di perusahaan yang besar dan terdiversifikasi, strategi
kombinasi biasanya digunakan ketika divisi-divisi yang berlainan
menjalankan strategi yang berbeda. Juga, organisasi yang berjuang untuk
tetap hidup mungkin menggunakan gabungan dari sejumlah strategi
defensif, seperti divestasi, likuidasi, dan rasionalisasi biaya secara
bersamaan.
Jenis-jenis strategi adalah sebagai berikut:
1. Strategi Integrasi
Integrasi ke depan, integrasi ke belakang, integrasi horizontal
kadang semuanya disebut sebagai integrasi vertikal. Strategi integrasi
vertikal memungkinkan perusahaan dapat mengendalikan para
distributor, pemasok, dan / atau pesaing.
2. Strategi Intensif
Penetrasi pasar, dan pengembangan produk kadang disebut sebagai
strategi intensif karena semuanya memerlukan usaha-usaha intensif jika
posisi persaingan perusahaan dengan produk yang ada hendak
ditingkatkan.
3. Strategi Diversifikasi
Terdapat tiga jenis strategi diversifikasi, yaitu diversifikasi
konsentrik, horizontal, dan konglomerat. Menambah produk atau jasa
baru, namun masih terkait biasanya disebut diversifikasi konsentrik.

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

STRATEGI BISNIS

Menambah produk atau jasa baru yang tidak terkait untuk pelanggan
yang sudah ada disebut diversifikasi horizontal. Menambah produk atau
jasa baru yang tidak disebut diversifikasi konglomerat.
4. Strategi Defensif
Disamping strategi integrative, intensif, dan diversifikasi, organisasi
juga dapat menjalankan strategi rasionalisasi biaya, divestasi, atau
likuidasi.
Rasionalisasi Biaya, terjadi ketika suatu organisasi melakukan
restrukturisasi

melalui

penghematan

meningkatkan

kembali

penjualan

biaya
dan

dan

laba

aset
yang

untuk
sedang

menurun. Kadang disebut sebagai strategi berbalik (turnaround) atau


reorganisasi, rasionalisasi biaya dirancang untuk memperkuat
kompetensi pembeda dasar organisasi. Selama proses rasionalisasi
biaya, perencana strategi bekerja dengan sumber daya terbatas dan
menghadapi tekanan dari para pemegang saham, karyawan dan media.
Divestasi

adalah

menjual

suatu

divisi

atau

bagian

dari

organisasi.Divestasi sering digunakan untuk meningkatkan modal yang


selanjutnya akan digunakan untuk akusisi atau investasi strategis lebih
lanjut. Divestasi dapat menjadi bagian dari strategi rasionalisasi biaya
menyeluruh untuk melepaskan organisasi dari bisnis yang tidak
menguntungkan, yang memerlukan modal terlalu besar, atau tidak
cocok dengan aktivitas lainnya dalam perusahaan. Likuidasi adalah
menjual semua aset sebuah perusahaan secara bertahap sesuai nilai
nyata aset tersebut. Likuidasi merupakan pengakuan kekalahan dan
akibatnya bisa merupakan strategi yang secara emosional sulit
dilakukan. Namun, barangkali lebih baik berhenti beroperasi daripada
terus menderita kerugian dalam jumlah besar.
5. Strategi Umum Michael Porter
Menurut Porter, ada tiga landasan strategi yang dapat membantu
organisasi memperoleh keunggulan kompetitif, yaitu keunggulan biaya,
diferensiasi, dan fokus. Porter menamakan ketiganya strategi umum.
BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

10

STRATEGI BISNIS

Keunggulan biaya menekankan pada pembuatan produk standar


dengan biaya per unit sangat rendah untuk konsumen yang peka
terhadap perubahan harga. Diferensiasi adalah strategi dengan tujuan
membuat produk dan menyediakan jasa yang dianggap unik di seluruh
industri dan ditujukan kepada konsumen yang relatif tidak terlalu peduli
terhadap perubahan harga. Fokus berarti membuat produk dan
menyediakan jasa yang memenuhi keperluan sejumlah kelompok kecil
konsumen.
(David, p.231, 2004)

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

11

STRATEGI BISNIS

DAFTAR PUSTAKA
Bagus, D. (2015, Februari 19). Konsep Strategi Defisini Perumusan. Diambil kembali
dari jurnal-sdm.blogspot.com: http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/konsepstrategi-definisi-perumusan.html
Hadi, T. (2015, Februari 19). Kelompok Bisnis Perencanaan. Diambil kembali dari
acdemia.edu:
https://www.academia.edu/5179144/Kelompok_bisnis_perencanaan
Kalsum, U. (2015, Februari 19). Tingkata Strategi dalam Perusahaan. Diambil kembali
dari umikalsum8493.blogspot.com:
http://umikalsum8493.blogspot.com/2014/03/tingkatan-strategi-dalamperusahaan.html

BINTANG HUTAMA MEGAPUTRA | 4112100006

12