Anda di halaman 1dari 12

HUBUNGAN ANTARA PERIODONTITIS DENGAN

DIABETES MELITUS TIPE 2 DITINJAU DARI


ASPEK DESTRUKSI PERIODONTAL
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi tugas dan melengkapi
syarat guna memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Gigi

Oleh:
ULIPE
NIM : 070600076

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011

Universitas Sumatera Utara

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan


di hadapan tim penguji skripsi

Medan, Januari 2011

Pembimbing

1. Pitu Wulandari, drg.,S.Psi.,Sp.Perio

Tanda tangan

NIP : 19790514 200502 2 001

Universitas Sumatera Utara

TIM PENGUJI SKRIPSI

Skripsi ini telah dipertahankan dihadapan tim penguji


pada tanggal 13 Januari 2011

TIM PENGUJI

KETUA

: Pitu Wulandari, drg.,S.Psi.,Sp.Perio

ANGGOTA

: 1. Pitu Wulandari, drg.,S.Psi.,Sp.Perio

....

2. Irmansyah R.,drg., Ph.D

....

3. Irma Ervina , drg., Sp.Perio(K)

....

Mengetahui:
KETUA DEPARTEMEN
Irmansyah R., drg., Ph.D

NIP. 19540210 198303 1 002

Universitas Sumatera Utara

Fakultas Kedokteran Gigi


Departemen Periodonsia
Tahun 2011
Ulipe
Hubungan Antara Periodontitis Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Ditinjau Dari
Aspek Destruksi Periodontal
x + 40 halaman
Latar belakang : Diabetes melitus, terutama diabetes melitus tipe 2, adalah
salah satu penyakit yang paling sering ditemukan di dunia khususnya di Indonesia
pada saat ini. Penyakit ini dapat menimbulkan banyak komplikasi, dan salah satunya
didalam rongga mulut adalah periodontitis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa
penderita diabetes melitus mempunyai kondisi jaringan periodonsium yang lebih
buruk dibandingkan kelompok yang tidak menderita diabetes melitus terutama dalam
hal keadaan periodonsiumnya, kedalaman saku dan level kehilangan perlekatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalis hubungan antara diabetes melitus dan
periodontitis dari aspek destruksi periodontal dan membandingkan kondisi jaringan
periodonsium penderita diabetes melitus

dengan kontrol glikemi yang baik dan

buruk di kota Medan.


Metode penelitian : Penelitian dilakukan secara observasional dengan
pendekatan Cross sectional, dimana subjek kelompok kasus dan kelompok kontrol
hanya diobservasi satu kali tanpa diberi perlakuan, dan variabel diukur menurut
keadaan atau sewaktu diobservasi. Sampel diperoleh dari 3 lokasi di kota Medan
yaitu puskesmas Sering, RSUD Dr Pirngadi dan klinik Periodonsia FKG USU dengan

Universitas Sumatera Utara

total sampel keseluruhan 90 orang, terdiri dari 45 orang penderita DM tipe 2 dan 45
orang penderita non DM tipe 2. Pemeriksaan diawali dengan wawancara terhadap
subjek penelitian lalu dilakukan pemeriksaan klinis terhadap kadar gula darah, indeks
periodontal, kedalaman saku dan level kehilangan perlekatan.
Hasil : Diabetes melitus tipe 2 berpengaruh secara signifikan terhadap
kesehatan jaringan periodonsium dalam hal indeks periodontal dan level kehilangan
perlekatan, namun memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap kedalaman
saku periodontal. Selain itu tidak terdapat hubungan antara kadar gula darah dengan
perubahan jaringan periodonsium.
Kesimpulan : Ada hubungan antara periodontitis dengan diabetes melitus tipe
2 ditinjau dari aspek periodontal. Indeks periodontal dan kehilangan perlekatan pada
penderita DM lebih besar daripada penderita non DM, sedangkan kedalaman saku
pada penderita DM lebih rendah daripada kelompok non DM. Oleh karena itu
dibutuhkan program kebersihan mulut yang sifatnya pencegahan agar dapat
membantu dalam menjaga kesehatan jaringan periodonsium selama menderita
diabetes melitus tipe 2 dan mencegah perkembangan penyakit periodontal.
Daftar rujukan : 18 ( 1994-2010)

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga
penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk memperoleh
gelar Sarjana Kedokteran Gigi pada Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera
Utara.
Dalam penulisan skripsi ini, rasa terima kasih secara khusus penulis tujukan
kepada kedua orang tua tercinta yaitu Ayahanda ( Suyadi P) dan Ibunda ( Mei Yen)
yang senantiasa mendoakan, menyayangi, membimbing dan mendukung penulis
sehingga penulis dapat mengecap masa pendidikan hingga selesai di Fakultas
Kedokteran Gigi Universita Sumatera Utara Medan.
Penulis juga mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan, perhatian,
bantuan dan rasa persaudaraan yang hangat dari saudara saudari tercinta yaitu
Diana,SE, Elmy,S.Kom, Agus Salim,ST, dan Meirita,S.Kom yang selalu mendukung
penulis baik dalam keadaan suka maupun duka.
Dalam penulisan skripsi ini penulis juga telah banyak mendapat bimbingan,
penghargaan, saran-saran dan bantuan dari banyak pihak. Oleh karena itu dengan
penuh ketulusan hati dan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Prof. Nazruddin, drg. C.Ort., Sp.Ort, Ph.D selaku Dekan Fakultas Kedokteran
Gigi Universitas Sumatera Utara.
2. Pitu Wulandari, drg.,S.Psi.,Sp.Perio selaku dosen pembimbing skripsi yang
telah banyak meluangkan waktu dan dan pikirannya dalam memberikan

Universitas Sumatera Utara

bimbingan, pengarahan dan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan


skripsi ini.
3. Seluruh staf pengajar khususnya staf pengajar di departemen Periodonsia dan
pegawai FKG USU atas segala bimbingan dan bantuan selama penulis
melaksanakan perkuliahan di Fakultas Kedokteran Gigi.
4. Trelia Boel, drg. M.Kes, Sp.RKG selaku dosen pembimbing akademik yang
telah membimbing penulis selama menjalani pendidikan di Fakultas
Kedokteran Gigi.
5. Dr. Haryati, drg. Hera, dan kak Ana yang telah memberikan ijin dan telah
membantu dalam melaksanakan penelitian di puskesmas Sering.
6. Drs. Abdul Jalil,A.A., M.Kes selaku Pembantu Dekan III Fakultas Kesehatan
Masyarakat USU yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran serta
bimbingan dalam melaksanakan analisis statistik hasil yang diperoleh.
7. Ayu Hidriyana dan Lavanyah Rajagopal yang banyak berkontribusi dan
bekerjasama dalam melaksanakan penelitian ini.
8. Sahabat terbaik: Steven Wijaya, Andy, Jefri C, Richard S, Marlisa dan temanteman se-almamater angkatan 2007 lainnya, yang telah memberikan
dukungan, bantuan dan doa selama studi dan penelitian ini.
9. Para senior dari angkatan 2002 sampai angkatan 2006 dan juga para junior
yang telah banyak memberi bimbingan, arahan, serta duku ngan selama masa
perkuliahan.

Universitas Sumatera Utara

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih belum sempurna, oleh
karena itu dengan rendah hati penulis menerima semua kritik yang sehat dan bersifat
membangun dari para pembaca demi kesempurnaan skripsi ini.
Dengan penuh pengharapan semoga hasil karya yang sederhana ini dapat
memberikan sumbangan pemikiran yang berguna bagi fakultas terutama kepada
mahasiswa dan bermanfaat bagi semua.

Medan,13 Januari 2011


Penulis

Ulipe

NIM : 070600076

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL .....
HALAMAN PERSETUJUAN .....
HALAMAN TIM PENGUJI SKRIPSI ...
KATA PENGANTAR ...

iv

DAFTAR ISI .

vii

DAFTAR TABEL .

ix

DAFTAR LAMPIRAN

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang ....
1.2 Rumusan masalah ...
1.3 Tujuan penelitian
1.4 Manfaat penelitian ..

1
3
3
4

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Defenisi Diabetes Melitus ...
2.2 Klasifikasi Diabetes Melitus ....
2.3 Periodontitis ....
2.4 Pengaruh Diabetes Melitus Terhadap Periodontitis ....
2.4.1 Destruksi Pada Gingiva ......................
2.4.2 Destruksi Pada Tulang Alveolar .....
2.5 Indeks pengukuran destruksi periodontal.......
2.5.1 Indeks periodontal ...............
2.5.2 Kehilangan perlekatan klinis .......

5
5
6
8
10
12
13
13
14

BAB 3. KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

17

......

BAB 4. METODOLOGI PENELITIAN


4.1 Rancangan penelitian
4.2 Tempat dan waktu penelitian ....
4.3 Populasi dan sampel .....

18
18
18

Universitas Sumatera Utara

4.4
4.5
4.6
4.7
4.8
4.9
4.10

Kriteria inklusi ............


Kriteria eksklusi ..........
Variabel penelitian ......
Defenisi operasional ....
Alat dan bahan penelitian ....
Prosedur penelitian ......
Analisis data

20
20
20
21
22
22
23

BAB 5. HASIL PENELITIAN ....


5.1
5.2
5.3
5.4

Data demografis subjek penelitian ...


Indeks periodontal
Kedalaman saku dan kehilangan perlekatan
Perbandingan rerata indeks periodontal, kedalaman saku dan
kehilangan perlekatan .
5.5 Korelasi antara KGD dengan indeks periodontal, kedalaman
saku dan kehilangan perlekatan ...

25
27
28
29
31

BAB 6. PEMBAHASAN ..

33

BAB 7. KESIMPULAN DAN SARAN ...

37

DAFTAR PUSTAKA .......

39

LAMPIRAN .

41

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL

Tabel

Halaman

1. Kriteria pemberian skor dengan Indeks Periodontal Russel

12

2. Hubungan antara kondisi klinis dan kisaran skor periodontal Russel

13

3. Hubungan antara kondisi kehilangan perlekatan dan kisaran skor KPK ........

14

4. Data demografis penderita DM tipe 2 dan non DM ...

25

5. Indeks periodontal pada penderita DM tipe 2 dan penderita Non DM .

27

6. Distribusi kedalaman saku dan kehilangan perlekatan ...................................

28

7. Indeks periodontal, kedalaman saku dan kehilangan perlekatan pada


penderita penyakit DM tipe 2 dan penderita non DM ...

30

8. Korelasi kadar gula darah dengan indeks periodontal, kedalaman saku


dan kehilangan perlekatan .

31

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman
1. Surat persetujuan komisi etik penelitian .. 41
2. Surat selesai melaksanakan penelitian . 42
3. Penjelasan kepada subjek penelitian 44
4. Lembar persetujuan ..... 46
5. Kuesioner dan daftar pemeriksaan klinis ..... 47
6. Data penderita diabetes melitus tipe 2 ...... 52
7. Hasil perhitungan statistik 53

Universitas Sumatera Utara