Anda di halaman 1dari 8

BERBAGI ITU INDAH <http://harrykurniafirmansyah.blogspot.

com/>
Sabtu, 18 Januari 2014
PERENCANAAN PELEDAKAN
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2436297841279092186>
Operasi peledakan merupakan salah satu kegiatan pada penambangan bijih
untuk melepaskan batuan dari massa batuan induknya. Demikan pula halnya
dengan tambang batubara, peledakan di tambang batubara umumnya
diterapkan pada lapisan penutup (overburden).
Perencanaan peledakan merupakan suatu tahapan pemberaian bahan galian
dan dibuat agar di peroleh suatu teknik peledakan yang ekonomis, efesien
dan ramah lingkungan. oleh sebab itu sasaran utama dari perencanaan
peledakan adalah mempersiapkan sejumlah bahan peledak dan asesorisnya
agar diperoleh ukuran fragmentasi yang sesuai dengan proses selanjutnya
dan memenuhi target produksi. disamping itu harus dipersiapkan cadangan
bahan peledak dalam gudang yang setiap enam bulan sekali yang harus
habis diisi ulang dengan bahan peledak baru.
Geometri Peledakan
Kondisi batuan dari suatu tempat ketempat yang lain akan berada walaupun
mungkin jenisnya sama. Hal ini disebabkan oleh proses genesa batuan yang
akan mempengaruhi karakteristik massa batuan secara fisik maupun
mekanik. perlu diamati pula kenampakan struktur geologi (retakan,
rekahan, sisipan, bidang diskontinuitas dan sebagainya. Kondisi geologi
seperti itu mempengaruhi kemampu-ledakan. Tentunya pada batuan yang
relatif kompak dan tanpa di dominasi struktur geologi, jumlah bahan
peledak yang diperlukan akan lebih banyak, untuk jumlah produksi
tertentu dibanding batuan yang sudah terdapat rekahannya. Jumlah bahan
peledak tersebut dinamakan Specific Charge atau Powder Factor (PF) yaitu
jumlah bahan peledak yang dipakai per m3 atau ton produksi batuan (kg/m3
atau kg/ton). Dengan demikian makin keras suatu batuan pada daerah
tertentu memerlukan PF yang tinggi agar tegangan batuan terlampaui oleh
kekuatan (strength) bahan peledak.
Geometri Peledakan Jenjang
Terdapat beberapa cara untuk menghitung geometri peledakan yang
diperkenalkan oleh para ahli, antara lain : Anderson (1952), Pearse
(1955), R.L. Ash (1963), Langefors (1978), Konya (1972), Foldesi (1980),
Olofsson (1990), Rustan (1990) dan lainnya. cara - cara tersebut
menyajikan batasan konstanta untuk menentukan dan menghitung geometri
peledakan, terutama menentukan dan menghitung geometri peledakan,
terutama menentukan ukuran burden berdasarkan diameter lubang tembak,
kondisi batuan setempat dan jenis bahan peledak setempat. Disamping itu
produsen bahan peledak memberikan cara coba - coba (rule of thumb) untuk
menentukan geometri peledakan, diantaranya ICI Explosive, Atlas Powder
Company, Sasol SMX Explosives Engineers Field Guide dan lainlain. Gambar
1 memperlihatkan geometri peledakan dan cara menghitung dimensi geometri
peledakan tersebut.

RANCANGAN MENURUT R.L. ASH


Burden dihitung berdasarkan diameter lubang ledak dengan
mempertimbangkan konstanta KB yang tergantung pada jenis atau grup
batuan dan bahan peledak. Konstanta KB dihitung dirumuskan sbb:
KB = KB.std x AF1 x AF2
Di mana: KB = Konstanta burden
KB.std = Konstanta yang tergantung jenis batuan dan bahan peledak (lihat
Tabel 1)
Selanjutnya dimensi geometri peledakan dihitung sebagai berikut:
Burden (B), ft = _K x D(in) _
12
Kedalaman lubang ledak (L) = KL x B ; KL antara 1,5 4
Subdrilling (J) = KJ x B ; KJ antara o,2 0,4
Stemming (T) = KT x B ; KT antara o,7 1,0
Spasi (S) ; KS untuk mengukur spasi tergantung pada kondisi retakan
(joints) di sekitar lokasi yang akan diledakkan, jumlah bidang bebas dan
sistem penyalaan (firing) yang diterapkan. Beberapa contoh kemungkinan
perbedaan kondisi di lapangan sebagai berikut:
a) Bila orientasi antar retakan hampir tegak lurus, sebaiknya S = 1,41 B
<http://1.bp.blogspot.com/-hRVesn3tEfc/Uts6HAFMPSI/AAAAAAAAAEA/2HxU25oniqU/s1600
/Gambar+2.jpg>
b) Bila orientasi antar retakan mendekati 60 derajat sebaiknya S = 1,15
B dan merepkan interval waktu long - delay (lihat gambar 3)
<http://1.bp.blogspot.com/-L14WiI6Xip4/Uts6JXNcy7I/AAAAAAAAAEI/NFpGpQGFVzI/s1600
/Gambar+3.jpg>
c) Bila peledakan dilakukan serentak antar baris, maka rasio spasi dan
burden (S/B) dirancang seperti pada gambar 4 dan 5 dengan pola bujur
sangkar (square pattern)
<http://2.bp.blogspot.com/-Hkzi06AoJCw/UttOYCAKHkI/AAAAAAAAAEk/EGAfkPTmDgc/s1600
/gambar+5.jpg>
<http://3.bp.blogspot.com/-JreKRAuBTHY/UttN33t6BbI/AAAAAAAAAEc/4tXHcmYppYM/s1600
/gambar+4.jpg>
d) Bila peledakan dilakukan pada bidang bebas yang memanjang, maka
sistem penyalaan dan S/B dapat diatur seperti pada Gambar 6 dan 7.
<http://2.bp.blogspot.com/-ePdPVdL941k/UttQseIrqeI/AAAAAAAAAEw/ChrbbUQ81Ug/s1600
/gambar+6.jpg>
<http://1.bp.blogspot.com/-2XfgxgcXVPk/UttSx8mysTI/AAAAAAAAAFQ/YRFredKpzRI/s1600
/gambar+7.jpg>
RANCANGAN MENURUT C.J. KONYA
Burden dihitung berdasarkan diameter lubang ledak, jenis batuan dan
jenis bahan peledak yang diekspresikan dengan densitasnya.
Rumusnya adalah :
dimana B = burden (ft), De = diameter bahan peledak (inci), e = be at

jenis bahan peledak dan

= be at jenis batuan.

spasi ditentukan be dasa kan system delay yang di encanakan yang


kemungkinannya adalah :

penentuan diamete lubang dan tinggi jenjang mempe timbangkan 2 aspek,


yaitu
efek uku an lubang ledak te hadap f agmentasi, ai blast, fly ock, dan
geta an tanah
biaya pengebo an
tinggi jenjang (H) dan bu den (B) sangat e at hubungannya untuk
kebe hasilan peledakan dan atio H/B (yang dinamakan Stifness Ratio)
yang be va iasi membe ikan espon be beda te hadap f agmentasi,
ai blast, fly ock, dan geta an tanah yang hasilnya dapat dilihat pada
tabel dibawah.

sementa a diamete lubang ledak ditentukan seca a sede hana dengan


menggunakan "Pe atu an Lima (Rules of Five)", yaitu ketinggian jenjang
(ft) "Lima" kali diamete lubang ledaknya (inci)
*RANCANGAN MENURUT ICI-EXPLOSIVES*
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>Menya ankan bahwa
dalam me ancang peledakan jenjang yang pe tama dipe timbangkan adalah
tinggi jenjang (H) dan diamete lubang ledak (D), yaitu :
(1) Tinggi jenjang (H): disesuaikan dengan kondisi batuan setempat,
pe atu an yang be laku dan uku an da i alat muat yang akan digunakan.
Atau seca a empi is H = 60D 140D.
(2) Bu den (B) anta ba is; B = 25D 40D
(3) Spasi anta lubang ledak sepanjang ba is (S); S = 1B 1,5B
(4) Subg ade (J); J = 8D 12D
(5) Stemming (T); T = 20D 30D
(6) Powde Facto (PF);
Bu den dan spasi, buti (2) dan (3), dapat be ubah te gantung pada
sekuen penyalaan yang digunakan, yaitu:
i. Tipe system penyalaan te gantung pada bahan peledak yang dipilih dan
pe atu an setempat yang be laku.
ii. Delay anta lubang sepanjang ba is yang sama disa ankan minimal 4 ms
pe mete panjang spasi.
iii. Delay minimum anta a ba is lubang yang be sebe angan anta a 4 ms
8 ms pe mete . Dikhawati kan apabila lebih kecil da i angka ms te sebut
tidak cukup waktu untuk batuan be ge ak ke depan dan konsekuensinya
bagian bawah setiap ba is mate ial akan te tahan.
iv. In-hole delay di ekomendasikan untuk meledak te lebih dahulu sampai
selu uh su face delay te p opagasi selu uhnya.

<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>JUMLAH

BAHAN PELEDAK
BATAS WAKTU PENIMBUNAN BAHAN PELEDAK
Bahan peledak yang ditimbun atau disimpan dalam gudang bahan peledak
dibatasi jumlahnya ka ena bebe apa alasan, anta a lain:
Ta get p oduksi pe usahaan yang menentukan kapasitas gudang
Kestabilan kimia bahan peledak dipenga uhi oleh lingkungan uda a di
dalam dan disekita gudang yang akan membuat bahan peledak usak
Pe atu an yang be laku, bahwa izin Pembelian dan Penggunaan (P2)
be laku hanya 6 bulan.
Da i tiga batasan di atas dapat ditentukan bahwa waktu maksimum
penyimpanan bahan peledak dalam gudang hanya 6 bulan, a tinya bahwa
bahan peledak dalam gudang ha us habis sampai batas waktu 6 bulan dan
kemudian gudang diisi ulang oleh bahan peledak ba u.
Pe mohonan P2 untuk bahan peledak yang ba u dapat dilakukan 1 2 bulan
sebelum masa pakai bahan peledak lama be akhi . Pe mohonan dilayangkan
kepada Di ekto at Teknik Pe tambangan Umum (DTPU), Di jen Sumbe Daya
Mine al dan Batuba a, Depa temen Ene gi dan Sumbe Daya Mine al yang
akan membe ikan ekomendasi pembelian bahan peledak ba u dan ditujukan
kepada Kepala Kepolisian Repulik Indonesia. Setelah mendapat ekomendasi
da i DTPU, be kas pe mohonan yang dilampi i ekomendasi da i DTPU
diajukan kepada kepolisian, mulai da i Posek, Pol es, Polwil, Polda dan
te akhi Mabes Pol i di Jaka ta.
Setelah mendapat Su at Izin P2 da i Mabes Pol i (biasanya ditandatangi
oleh Di ektu Intelijen Pol i), maka pembelian bahan peledak ba u ke PT.
Dahana atau p odusen bahan peledak lainnya dapat dilakukan.
PERHITUNGAN JUMLAH BAHAN PELEDAK
Untuk menghitung jumlah bahan peledak, baik untuk sekali peledakan
maupun yang ditimbun dalam gudang selama 6 bulan, pe lu diketahui
te lebih dahulu ta get p oduksi peledakan yang ditentukan oleh
pe usahaan. Ca a menghitungnya dapat dite apkan salah satu atau
kombinasi da i ketentuan yang telah diu aikan dalam bab Geomet i
Peledakan. Untuk contoh be ikut digunakan ca a da i C.J. Konya yang
dikombinasikan dengan ca a lain.
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
Contoh
Untuk mencapai ta get p oduksi batuba a 2 juta ton pe tahun pe lu
dikupas ove bu den (o/b) sebanyak 7 juta bcm (ka ena St ipping Ratio =
3 : 1) . Densitas o/b hasil pengujian ata- ata 2,5 ton/m3 dan bahan
peledak yang akan digunakan adalah ANFO dengan densitas 0,85 g /cc. Alat
bo yang dimiliki Tam ock type D illtech D25K yang mampu membuat lubang
be diamete 4 - 6 inci. F agmentasi hasil peledak ha us baik, a tinya
sesuai dengan dimensi bucket alat muat, ai blast, fly ock dan geta an
ku ang. Alat muat mampu menjangkau sampai 12 m. Tahapan pe hitungan
sebagai be ikut:

a) Ta get p oduksi = 7 juta bcm/12 = 584.000 bcm/bulan. Pe lu


bahwa yang dimaksud p oduksi adalah o/b yang ha us dibuang.
peledakan dilakukan setiap ha i dengan ha i
ke ja ata- ata pe bulan 30 ha i, makaP oduksi pe peledakan
bcm/30
= 19.470 bcm/peledakan
b) H/B = 3; apabila H efektif = 12 m 36 ft, maka B = 36/3 =
Dengan menggunakan umus

diingat
Apabila
= 584.000
12 ft.

<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>


<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186><https://www.blogg
e .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186><https://www.blogge .com/blogge .g?b
logID=2436297841279092186><https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=243629784127
9092186><https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186><https://w
ww.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186> c)
Pa amete geomet i peledakan lainnya dihitung sbb:
T = B = 12 ft 4 m ; T= 4 m
J = 0,3B = 0,3 x 12 = 4 ft 1 m ; J = 1 m
L = H + J = 12 + 1 = 13 m ; L = 13 m
PC = L T = 13 4 = 11 m ; PC = 11 m
Spasi ditentukan dengan mempe timbangkan sekuen peledakan, H dan B
dan hasilnya adalah:
d) Jumlah lubang ledak yang ha us dibuat:
e) Ca a cepat untuk menentukan jumlah bahan peledak adalah dengan
memanfaatkan Loading Density pada Tabel 3.
Untuk diamete 5,5 inci dan densitas bahan peledak 0,85 g /cc
dipe oleh Loading Density = 13,08 kg/m.
Jumlah bahan peledak dipe lukan:
o Untuk PC =11 m/lub, maka bahan peledak = 11 x 13,08 = 143,88 kg/lub.
o Dengan n = 139 lubang, jadi total bahan peledak (We): We = 81 x 143,88
= 11.654,28 kg/peledakan
o Kebutuhan bahan peledak selama 6 bulan: We 6 bln = 6 x 30 x 11654,28 =
2.097.770,4 kg/6 bulan.
f) Powde Facto
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186#edito /ta get=pos
t;postID=8617193971938201142;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;post
Num=0;s c=postname>
Da i pengalaman dalam ope asi utin (bukan tahap development) dipe oleh
bahwa PF yang ekonomis be kisa anta a 0,2 0,3 kg/bcm, jadi PF di atas
te lalu besa dan mengakibatkan pembo osan bahan peledak se ta biaya
peledakan. PF di atas dapat diku angi dengan memodifikasi geomet i
peledakan,
te utama spasi dan bu den. Yang menjadi patokan kebe hasilan peledakan
pada akhi nya adalah uku an f agmentasinya yang ha us sesuai dengan

p oses selanjutnya, anta a lain uku an mangkok (bucket) alat muat atau
sebagai umpan c ushe .
g) Misalnya dilakukan modifikasi te hadap S, B dan penghematan
ahan peledak menjadi b sebagai be ikut :
h) Powde Fakto
*JUMLAH PERLENGKAPAN PELEDAKAN *
Disamping bahan peledak utama; misalnya ANFO, heavy-ANFO, emulsi, dan
wate gel (slu y), pe lu dihitung juga jumlah pe lengkapan peledakan
lainnya. Pe lengkapan peledakan adalah bahan-bahan yang dipe lukan dalam
sistem peledakan dan sifatnya habis pakai (hanya dipakai sekali
peledakan saja). Jenis pe lengkapan peledakan te gantung pada sistem
peledakan yang dite apkan, apakah peledakan menggunakan detonato biasa,
detonato list ik, nonel, detonating co d atau kombinasinya. Paling
tidak pe lengkapan peledakan pokok yang dipe lukan sepe ti diu aikan
dibawah ini.
a) Bila menggunakan detonato biasa
* P ime (booste + detonato biasa) sebanyak lubang yang akan
diledakkan dengan jumlah booste sesuai dengan diamete lubang ledak
atau sekita 1% da i be at bahan peledak utama pe lubang.
* Panjang sumbu api (safety fuse) sesuai kepe luan.
* Plastic Ignite Co d (PIC) dan konekto nya. PIC ada dua jenis, yaitu
(1) Fast PIC dengan kecepatan ambat sekita 30 cm/detik pasangannya
adalah Bean Connecto dan (2) Slow PIC dengan kecepatan ambat hanya
3 cm/detik dengan pasangan Slotted Connecto s.
b) Bila menggunakan detonato list ik
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
<https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
* <https://www.blogge .com/blogge .g?blogID=2436297841279092186>
P ime (booste + detonato list ik) minimal sebanyak lubang yang
akan diledakkan dengan jumlah booste sesuai dengan diamete lubang
ledak atau sekita 1% da i be at bahan peledak utama pe lubang.
* Panjang kabel sambungan, yaitu connecting wi e.
c) Bila menggunakan detonato nonel
* P ime (booste + detonato nonel) minimal sebanyak lubang yang akan
diledakkan dengan jumlah booste sesuai dengan diamete lubang ledak
atau sekita 1% da i be at bahan peledak utama pe lubang.
* T unkline delay untuk sistem tunda di pe mukaan (su face delay).
* Lead-in-line tube atau sebuah detonato list ik atau detonato biasa
d) Bila menggunakan detonating co d

* P ime (booste + detonating co d) sebanyak lubang yang akan


diledakkan dengan jumlah booste sesuai dengan diamete lubang ledak
atau sekita 1% da i be at bahan peledak utama pe lubang.
* Panjang sumbu ledak (detonating co d) sesuai kepe luan.
* Sebuah detonato list ik, biasa atau nonel (salah satu saja)
digunakan sebagai pemicu ledak detonating co d.
REFERENSI
1. Ash, R.L., Design of Blasting Round, Su face Mining, B.A.
Kennedy, Edito , Society fo Mining, Metallu gy, and
Explo ation, Inc, 1990, pp. 565 - 584.
2. , Handbook of Blasting Tables, ICI Explosives Aust alia
Ope ations Pty Ltd, Sydney, 1989, 36 pp.
3. Jimeno, C. L., cs, D illing and Blasting of Rocks, A.A. Balkema,
Nede lands, 1987, pp. 191 216
4. Konya, C.J dan Walte , E.J, Su face Blast Design, P entice Hall,
New Je sey, U.S.A, pp. 105 217
5. Langefo s, U. dan Kihlst om, B., The Mode n Technique of Rock
Blasting, John Wiley & Sons, Sydney, 1978, pp. 117 - 178.
6. , Su face Shot Design and Shot Calculations, Atlas Powde
Company, Texas, U.S.A, 18 pp.
Diposkan oleh Ha y Ku nia
<https://plus.google.com/115217530107583268502> di 17.45
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/pe encanaan-peledakan.html>
<https://www.blogge .com/post-edit.g?blogID=2436297841279092186&postID=861719397
1938201142&f om=pencil>
Ki imkan Ini lewat Email
<https://www.blogge .com/sha e-post.g?blogID=2436297841279092186&postID=86171939
71938201142&ta get=email>BlogThis!
<https://www.blogge .com/sha e-post.g?blogID=2436297841279092186&postID=86171939
71938201142&ta get=blog>Be bagi
ke Twitte
<https://www.blogge .com/sha e-post.g?blogID=2436297841279092186&postID=86171939
71938201142&ta get=twitte >Be bagi
ke Facebook
<https://www.blogge .com/sha e-post.g?blogID=2436297841279092186&postID=86171939
71938201142&ta get=facebook>Bagikan
ke Pinte est
<https://www.blogge .com/sha e-post.g?blogID=2436297841279092186&postID=86171939
71938201142&ta get=pinte est>
Posting Lebih Ba u
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/kegiatan-eksplo asi.html>
Posting Lama
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/blog-post_16.html>
Be anda <http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/>
Langganan: Poskan Komenta (Atom)
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/feeds/8617193971938201142/comments/de
fault>

A sip Blog
* <javasc ipt:void(0)> 2014
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/sea ch?updated-min=2014-01-01T00:
00:00-08:00&updated-max=2015-01-01T00:00:00-08:00&max- esults=4>
(4)
o <javasc ipt:void(0)> Janua i
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014_01_01_a chive.html>
(4)

+ Tahapan Eksplo asi


<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/kegiatan-eksplo a
si.html>
+ PERENCANAAN PELEDAKAN
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/pe encanaan-peled
akan.html>
+ DOWNLOAD Dasa Teo i Kualitas Batuba a
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/blog-post_16.html
>
+ PERENCANAAN TAMBANG
<http://ha yku niafi mansyah.blogspot.com/2014/01/pe encanaan-tamba
ng-1.html>
<//www.blogge .com/ ea ange?blogID=2436297841279092186&widgetType=BlogA chive&w
idgetId=BlogA chive1&action=editWidget&sectionId=sideba - ight-1>

Mengenai Saya
Ha y Ku nia <https://plus.google.com/115217530107583268502>
Lihat p ofil lengkapku <https://plus.google.com/115217530107583268502>
<//www.blogge .com/ ea ange?blogID=2436297841279092186&widgetType=P ofile&widge
tId=P ofile1&action=editWidget&sectionId=sideba - ight-1>

ha yku niafi mansyah. Template Pictu e Window. Gamba template oleh


Dizzo
<http://www.istockphoto.com/googleimages.php?id=351970&platfo m=blogge &lang egi
on=in>.
Dibe dayakan oleh Blogge <https://www.blogge .com>.
<//www.blogge .com/ ea ange?blogID=2436297841279092186&widgetType=Att ibution&w
idgetId=Att ibution1&action=editWidget&sectionId=foote -3>