Anda di halaman 1dari 10

Resume Tendensi Sentral (Mean, Median, Modus, dan

Standar Deviasi)

TENDENSI SENTRAL
Jika dilakukan penelitian terhadap motivasi, pada umumnya dapat diketahui bahwa sebagian besar dari orang
yang diteliti mempunyai motivasi yang normal. Kemudian jika diambil angka 100 sebagai indeks (ukuran)
normalitas, maka sebagian besar orang yang kita selidiki akan mempunyai angka motivasi di sekitar 100. Hanya
sebagian kecil saja dari mereka yang angka motivasinya menyimpang jauh dari indeks normalitas itu.
Salah satu tugas dari statistika adalah mencari suatu angka di sekitar mana nilai-nilai dalam suatu distribusi
memusat. Angka yang menjadi pusat suatu distribusi disebut tendensi sentral. Ada tiga macam tendensi
sentral yang sangat penting untuk dibahas, yakni: Mean, Median, dan Mode. Ketiganya mempunyai cara-cara
menghitung yang berbeda-beda, dan mempunyai arti yang berbeda pula sebagai alat untuk mengadakan
deskripsi suatu distribusi.
1.

RATA RATA ( MEAN)


Adalah suatu nilai rata-rata dari semua nilai data observasi. Nilai rata-rata data observasi di beri
simbul u (miyu)

Ada2 macam Mean :


a. Rata rata data observasi tidak berkelompok
Merupakan nilai yang diperoleh dari penjumlahan semua data observasi dibagi dengan banyaknya
data.

Contoh :
Berikut ini adalah skor tes prestasi 10 tenaga sales PT. Probo :
70
56
66
94
48
82
80
70
76
Rata rata skor tes tersebut adalah :
N = 10

50

b.

Rata rata data observasi berkelompok


Merupakan jumlah hasil kali antara frekuensi dengan nilai tengah semua kelas jumlah frekuensi.

Contoh :
Berikut ini data observasi mengenai laba setiap hari yang diperoleh PT Probo selama 30 hari pada
bulan april 2006

Rata-rata laba setiap hari :

2.

MEDIAN
Adalah nilai data observasi yang berada di tengah-tengah urutan data tersebut, atau data observasi
yang membagi data observasi yang sudah diurutkan menjadi 2 bagian yang sama banyak.
Nilai median data observasi diberi symbol Md
Ada 2 macam Median :
a. Median data observasi tidak berkelompok, dapat ditentukan dengan langkah-langkah sebagai berikut
:
o Urutkan data observasi dari kecil ke yang besar
o Tentukan letak median dengan rumus

o Tentukan nilai median


Contoh :
Data Ganjil
Berikut ini adalah skor tes prestasi 9 karyawan PT. Probo :
78
56
66
94
48
82
80
70
76
Median skor tes 9 karyawan tersebut ditentukan dengan cara :

No urut
Nilai

1
48

2
56

3
66

4
70

5
76

6
78

Letak Median : 9 + 1
2
:5
jadi letak median pada urutan data ke 5
Data Genap
Berikut ini adalah skor tes prestasi 10 karyawan PT probo
78
56
66
94
48
82
80
70
76
Median skor tes 10 karyawan tersebut ditentukan dengan 2 cara :

No urut
Nilai

1
48

2
56

3
6

4
70

5
76

6
78

7
80

7
80

8
82

9
94

96

8
82

9
94

10
96

Letak median : 10 + 1
2
: 5.5
Jadi letak median pada urutan data 5.5 atau terletak di antara no urut 5 dan 6 kemudian di bagi 2
Median (Md) = 76 + 78 = 77
2
b. Median data observasi berkelompok, dapat ditentukan dengan langkah-langkah :

o Tentukan kelas median dengan rumus


Kelas Median : N
2
o Tentukan median dengan rumus

Contoh berikut ini data mengenai laba PT Probo bulan April 2006

Langkah untuk menentukan median :


o Letak median =
Jadi kelas median adalah kelas yang ditempati oleh frekuensi kumulatif 15
Frekuensi kumulatif berada di kelas no 3
o Menentukan Median dengan rumus

3.
a.

MODUS (Mo)
Merupakan suatu nilai yang paling sering muncul (nilai dengan frekuensi muncul terbesar)

b.
c.

Jika data memiliki dua modus, disebut bimodal


Jika data memiliki modus lebih dari 2, disebut multimodal
Ada2 macam modus :
a. Modus data observasi tidak berkelompok
Contoh :
o Berikut ini skor tes prestasi PT Probo :
70 56
66
70
48
82
80
70
76
70
frekuensi terbesar adalah 70 yaitu ada 3 orang
jadi modus skor prestasi karyawan PT. Probo : 70
o Berikut adalah data sampel tentang nilai sewa bulanan untuk satu kamar apartemen ($). Berikut adalah
data yang berasal dari 70 apartemen di suatu kota tertentu:

Rata-rata Hitung (Mean)

Median
Karena banyaknya data genap (70), maka median merupakan rata-rata nilai ke-35 dan ke-36, yaitu
(475 + 475)/2 = 475
Modus = 450 (muncul sebanyak 7 kali)
b. Modus data observasi berkelopok, dapat ditentukan sebagai berikut :
o Tentukan kelas modus yaitu yang mempunyai frekuensi terbesar.
o Tentukan modus dengan rumus.

Contoh :Berikut ini data mengenai laba PT. Probo bulan April 2006

Dari contoh Bengkel Hudson Auto

DATA BERKELOMPOK (L)

Rata-rata Hitung (Mean)


Kelebihan:

Melibatkan seluruh observasi


Tidak peka dengan adanya penambahan data
Contoh dari data :
34
5
9
11
34
5
9
10
11
Kekurangan:
Sangat peka dengan adanya nilai ekstrim (outlier)
Contoh: Dari 2 kelompok data berikut
Kel. I
:
3
4
5
Kel. II :
3
4
5

Rata-rata = 6,4
Rata-rata = 7

9
9

11
30

Rata-rata = 6,4
Rata-rata = 10,2

Median
Kelebihan:
Tidak peka terhadap adanya nilai ekstrim
Contoh: Dari 2 kelompok data berikut
Kel. I
:
3
4
5
13
14
Kel. II :
3
4
5
13
30
Median I = Median II = 5
Kekurangan:
Sangat peka dengan adanya penambahan data (sangat dipengaruhi oleh banyaknya data)
Contoh: Jika ada satu observasi baru masuk ke dalam kelompok I, maka median = 9
Modus
Kelebihan:
Tidak peka terhadap adanya nilai ekstrim
Contoh: Dari 2 kelompok data berikut
Kel. I
:
3
3
4
7
8
9
Kel. II :
3
3
4
7
8
35
Modus I = Modus II = 3
Kekurangan:
Peka terhadap penambahan jumlah data
Contoh: Pada data
3
3
4
7
8
9
Modus = 3
3
3
4
7
7
7
8
9
Modus = 7
Hubungan antara Mean, Median, dan Modus
Mean, median, dan modus dapat digunakan untuk mengetahui kemiringan kurva poligon distribusi
frekuensi data observasi.

Standar Deviasi (Simpangan Baku)


Simpangan baku adalah suatu nilai yang menunjukan tingkat (derajat) variasi kelompok atau ukuran
standar penyimpangan dari reratanya. Simbol simpangan baku populasi ( atau n) sedangkan untuk
sampel (s, sd atau n-1)
a.
Simpangan Baku Data Tunggal

Data nilai ujian Teknik Pondasi mahasiswa Reguler Semester 4

b. Simpangan Baku Data Berkelompok

SUMBER :
1. http://www.slideshare.net/agphin/mean-median-modus-dan-simpangan-baku
2. http://www.scribd.com/doc/53139222/14/Pengukuran-Tendensi-Sentral
3. agusdwiatmoko.files.wordpress.com/2009/04/tengah-semester1.doc
4. http://p4tkmatematika.org/downloads/sd/Statistik.pdf