Anda di halaman 1dari 6

PERJANJIAN PENGAKUAN HUTANG

Perjanjian Pengakuan Hutang ini (Perjanjian) dibuat pada hari ________ tanggal _____
Agustus 2015 oleh dan antara:
1. PT. RUDI DIVISI SENTOSA, yang beralamat di Jalan Galuh Nomor 8 RT 007 RW 06 N
Blok E.50 Jakasampurna, Bekasi Barat 17145, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Rudi
dalam kedudukannya selaku Direktur Utama, dari dan oleh karenanya bertindak untuk dan
atas nama serta mewakili PT. RUDI DIVISI SENTOSA (RDS);
2. DEKI ROHAENDY, pemilik Kartu Tanda Penduduk dengan nomor identitas
_______________________________________________
yang
beralamat
di
Jalan________________________________________, Bekasi Barat (Deki); dan
3. SAMBA,
pemilik
Kartu
Tanda
Penduduk
dengan
nomor
identitas
______________________ yang beralamat di _______________, Bekasi Barat
(Samba).
(RDS, Deki dan Samba secara sendiri-sendiri disebut sebagai Pihak dan secara bersamasama disebut sebagai Para Pihak).
Para Pihak masing-masing dalam kedudukan sebagaimana tersebut di atas menerangkan
terlebih dahulu:
A. Bahwa, RDS Memiliki 2 (dua) unit Mobil Isuzu ELF jenis Dump Truck(Mobil)dimana
masing-masing Mobil tersebut memiliki Nomor Mesin B062035 dan B062036 serta Nomor
Rangka MHCNKR71HEJ062035 dan MHCNKR71HEJ062036 yang memiliki nilai masingmasing Mobil tersebut sebesar Rp 337.825.000,- (tiga ratus tiga puluh juta delapan ratus
dua puluh lima ribu rupiah), didapat RDS dari hasil pengajuan Permohonan Fasilitas
Pembiayaan Kredit Mandiri Tunas Finance pada tanggal 2 Januari 2015 dengan jangka
waktu 36 bulan dan besar angsuran per bulan masing-masing adalah Rp 8.304.000,(delapan juta tiga ratus empat ribu rupiah);
B. Bahwa, sebelum ditandatanganinya Perjanjian ini, RDS telah menyerahkan 2 (dua) unit
Mobil tersebut kepada Tarsa melalui Deki dan Samba pada tanggal __________________,
dengan maksud awal untuk dilakukannya Pengalihan kewajiban pembayaran kredit kepada
Mandiri Tunas Finance sehingga selanjutnya beban pembiayaan kredit menjadi tanggung
jawab Deki dan Samba sekaligus Hak Kepemilikannya berpindah kepada mereka;
C. Bahwa, hingga tanggal Perjanjian ini, Deki dan Samba belum membayar cicilan yang
sudah ditentukan oleh Mandiri Tunas Finance melalui RDS dan belum juga membayar
uang muka yang telah dibayar oleh RDS sebesar Rp 201.150.000,-(dua ratus satu juta

seratus lima puluh ribu rupiah), sedangkan 2 unit Mobil sudah berada dalam penguasaan
Tarsa yang juga diketahui oleh Deki dan Samba;
D. Bahwa, untuk menghindari keragu-raguan, Para Pihak setuju untuk membuat suatu
pengakuan hutang atas nilai yang menjadi tanggung jawab Tarsa, Deki dan Samba;
Maka oleh karena itu Para Pihak sepakat saling mengikatkan diri dalam pengakuan utang ini
berdasarkan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

PASAL 1
PENGAKUAN HUTANG
1. Deki dan Samba dengan ini mengakui bahwa dirinya benar-benar dan secara sah berutang
kepada RDS sejumlah 2 unit Mobil seharga Rp 675.650.000,- (enam ratus tujuh puluh lima
juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) (Total Hutang).
2. RDS akan mengalihkan total Hutang tersebut untuk mengganti biaya uang muka yang
telah dibayarkannya beserta angsuran per bulan yang selama ini telah dibayarkannya ke
Mandiri Tunas Finance, kemudian selebihnya untuk melunasi angsuran ke Mandiri Tunas
Finance.
3. Deki dan Samba mengakui telah menguasai 2 unit mobil atas nama RDS sehingga secara
sah tanggung jawab yang melekat pada 2 unit mobil tersebut menjadi tanggung jawab Deki
dan Samba setelah menyelesaikan segala urusan terkait hak kepemilikan atas 2 unit Mobil
tersebut dengan Pihak RDS.
4. Pengakuan Hutang ini berlaku sejak tanggal Perjanjian ini, sampai diakhiri atas
kesepakatan Para Pihak.
PASAL 2
PELUNASAN HUTANG
1. Para Pihak sepakat mengenai pelunasan Hutang Deki dan Samba kepada RDS adalah
senilai dengan Total Hutang dikurangi

biaya uang dan angsuran perbulan yang telah

dibayar oleh RDS kepada Mandiri Tunas Finance sebagaimana telah tercantum di atas
secara tunai atau berdasarkan kesepakatan bersama.
2. Apabila Uang muka ditambahkan dengan angsuran per bulan yang telah dibayarkan oleh
RDS kepada Tunas Finance sudah di serahkan oleh Deki dan Tarsa kepada RDS maka
selanjutnya Deki dan Tarsa dapat melakukan Pengalihan tanggung jawab Angsuran
kepada Mandiri Tunas Finace dengan ketentuan yang diatur terkemudian oleh Mandiri
Tunas Finance sehingga selanjutnya tidak mengikutsertakan RDS.

3. Pelunasan Hutang juga dapat diselesaikan dengan adanya itikad baik mengembalikan 2
unit Mobil secara utuh tanpa kurang satu apapun kepada RDS sehingga kemudian Deki
dan Samba tidak memiliki tanggung jawab serta kewajiban apapun dalam perikatan antara
RDS dan Mandiri Tunas Finance dalam hal Fasilitas pembiayaan kredit atas 2 unit Mobil.
4. Para Pihak sepakat mengenai Pelunasan Hutang ini merupakan tanggung jawab dari Deki,
Samba dan Pihak lain yang terkait secara tanggung renteng.
PASAL 3
DOKUMEN TERKAIT
1. Bahwa, Dokumen terkait kepemilikan hak atas 2 unit mobil dan terkait Perikatan dengan
Mandiri Tunas Finance yang menjelaskan mengenai Fasilitas pembiayaan kredit
Pembelian 2 unit Mobil berada di RDS sebagai bukti yang sah sehingga menimbulkan
Perjanjian Pengakuan Hutang ini.
2. Bahwa, Para Pihak mengetahui yang sebenar-benarnya dengan penuh kesadaran
mengenai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan dokumen-dokumen
penunjang kepemilikan hak 2 unit mobil sebagian masih berada di Mandiri Tunas Finance
sebagai Kreditur yang memfasilitasi Pembiayaan kredit atas 2 unit Mobil sampai Pelunasan
angsuran perbulan telah dipenuhi semua oleh RDS.
PASAL 4
JAMINAN DAN JANGKA WAKTU
1. Deki dan Samba menyatakan dan menjamin kepada dan untuk kepentingan RDS dalam
perjanjian ini bahwa:
A. Kewajiban dan tanggung jawab berdasarkan perjanjian ini adalah sah secara hukum,
mengikat dan dapat dilaksanakan.
B. Penandatanganan dan/atau penyelenggaraan dari atau pemenuhan atas kewajibankewajibannya menurut Perjanjian ini tidak melanggar perjanjian apa pun yang mana
Pihak tersebut merupakan pihak di dalamnya atau yang mengikat atasnya atau hartahartanya.
C. Baik antara Para Pihak ataupun siapapun Pihak yang terkait di dalamnya yang
mengikat pada Perjanjian ini akan berkedudukan sama oleh Para Pihak yang
bertanggung jawab karena adanya Perjanjian ini sehingga Para Pihak yang
menyepakati Perjanjian ini menjadi penangungjawab mutlak atas resiko yang terjadi.

D. Jangka waktu yang disepakati dalam hal Pelunasan Hutang adalah selama 2 bulan
terhitung sejak ditandatanganinya Perjanjian ini, sehingga memiliki jatuh tempo pada
tanggal ________ Oktober 2015
E. Dalam Perjanjian ini Deki dan Samba bersedia memberikan jaminan berupa uang
senilai 25% (Dua puluh lima persen) dari Total Hutang sebagaimana yang tercantum
dalam pasal 2 butir 1 pasal ini atau memberi jaminan dalam bentuk benda yang sama
nilainya dengan 25% (dua puluh lima persen) dari Total Hutang.
F. Jaminan yang dimaksud pada pasal 4 butir 5 tersebut diserahkan seketika saat
ditandatanganinya Perjanjian ini kepada RDS.
2. RDS menyatakan dan menjamin kepada dan untuk kepentingan Para Pihak dalam
perjanjian ini bahwa:
A. RDS memiliki kewenangan untuk menandatangani, melaksanakan hak-haknya dan
menjalankan

dan

memenuhi

kewajiban-kewajibannya

berdasarkan

Perjanjian

Pengakuan Hutang ini.


B. Jaminan yang diberikan tidak akan dialihkan kepada siapapun selama masih terlihat
adanya itikad baik dari Deki dan Samba.
C. Jaminan akan dikembalikan ketika Perjanjian ini berakhir.
PASAL 5
CIDERA JANJI DAN KONSEKUENSI
1. Hutang yang menjadi tanggung jawab Deki dan Samba harus diselesaikan sebelum jatuh
tempo sebagaimana jangka waktu yang telah dijelaswkan sebelumnya.
2. Bilamana Deki dan Samba tidak dapat menyelesaikan tanggung jawabnya (Wanprestasi)
maka jaminan dalam Perjanjian ini akan menjadi milik RDS sepenuhnya
3. Apabila Deki dan Samba mengembalikan 2 unit mobil kepada RDS dalam keadaan utuh
maka Perjanjian ini dapat dibatalkan atas kesepakatan bersama.
4. Apabila sampai pada jatuh tempo tetap terdapat wanprestasi pada perjanjian ini maka Para
Pihak Sepakat:
A. RDS menguasai penuh jaminan yang dilekatkan pada perjanjian ini;
B. RDS dapat melaporkan pada instansi yang berwenang di Republik Indonesia atas
tindakan yang dilakukan oleh Deki dan Samba sesuai dengan hukum yang berlaku
dan diselesaikan melalu jalur Pidana sebagai Premium Remedium;

C. Jangka waktu dapat diperpanjang dengan adanya kesepakatan bersama dengan


konsekuensi yang diatur kembali dalam addendum yang menjadi satu kesatuan yang
tidak dapat dipisahkan oleh perjanjian ini;
PASAL 6
PENGALIHAN HAK DAN KEWAJIBAN
Deki dan Samba tidak dapat mengalihkan hak dan kewajiban yang timbul atau berhubungan
dengan Pengakuan Hutang ini tanpa persetujuan RDS.
PASAL 7
HUKUM YANG BERLAKU DAN PENYELESAIAN SENGKETA
1. Perjanjian ini beserta seluruh hak dan kewajiban Para Pihak di dalamnya tunduk kepada
dan ditafsirkan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia.
2. Apabila terjadi perselisihan, perbedaan, sengketa, permasalahan dan/atau kontroversi
(Sengketa), yang timbul sehubungan dengan isi dari Perjanjian ini maupun
pelaksanaannya, termasuk tidak terbatas pada sengketa terkait keberadaan, keabsahan,
pengakhiran dari hak dan kewajiban Para Pihak, maka Para Pihak akan mengupayakan
penyelesaian secara damai dalam waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak diterimanya
pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Sengketa dari salah satu pihak.
3. Apabila Sengketa tersebut tidak dapat diselesaikan dengan cara musyawarah dalam
jangka waktu 7 (tujuh) hari kalender sejak tanggal pemberitahuan tertulis dari salah satu
Pihak mengenai adanya Sengketa tersebut atau dalam jangka waktu lainnya yang
disepakati oleh Para Pihak maka Sengketa tersebut dapat diselesaikan secara litigasi di
Pengadilan Negeri Bekasi.
4. Para Pihak sepakat dalam hal pembatalan perjanjian ini berdasarkan kesepakatan
bersama, akan dilaksanakan dengan mengesampingkan ketentuan dari pasal 1266 dan
1267 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

PASAL 8
LAIN-LAIN

1. Judul yang digunakan dalam Perjanjian ini adalah untuk semata-mata hanya kemudahan
refrensi dan tidak dimaksudkan untuk membantu interpretasi dari Perjanjian.
2. Perjanjian merupakan keseluruhan pemahaman antara Para Pihak. Perjanjian ini
mengantikan segala kesepakatan yang ada antara Para Pihak baik lisan maupun tertulis.
3. Setiap

perubahan

atau

penambahan

dari

Perjanjian

ini

dibuat

secara

tertulis,

ditandatangani oleh Pihak yang berwenang, dilampirkan dalam bentuk addendum dan
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.
Demikian Perjanjian ini dibuat dengan keinginan bebas Para Pihak, dalam keadaan sehat
rohani dan jasmani, pada hari dan tanggal sesuai dengan yang tercantum dalam Perjanjian.
Para Pihak menyatakan bahwa Perjanjian ini telah ditandatangani oleh orang yang berwenang
pada tanggal sebagaimana disebutkan pada bagian awal Perjanjian ini, dalam 3 (tiga) dokumen
asli
Setiap penandatangan dengan ini menyatakan bahwa ia telah membaca Perjanjian ini dan
memahami isinya dan bahwa Perjanjian ini telah ditandatangani secara sukarela tanpa adanya
paksaan.
RDS,
PT. RUDI DIVISI SENTOSA

DEKI,

Rudi
Direktur Utama

Deki
SAMBA

Samba