Anda di halaman 1dari 2

TUGAS

1. Mengapa pemanasan tidak boleh terlalu lama dilakukan pada pemeriksaan KOH 20%
Larutan KOH adalah larutan penjernih yang akan melarutkan protein, lipid, dan melisiskan
epitel. Untuk mempercepat proses tersebut dilakukan pemanasan. Elemen jamur akan
bertahan terhadap larutan KOH karena mengandung khitin dan glikoprotein. Pemanasan
tidak boleh terlalu lama hanya sampai timbulnya gelembung pertama dikarenakan bila terjadi
penguapan maka akan terbentuk kristal KOH, sehingga tujuan yang diinginkan tidak tercapai
dan akan menggangu hasil pemeriksaan.

2. Kapan diberikan terapi oral pada tinea kruris?


- Bila terdapat lesi yang banyak dan luas dan meradang
- Bila penyakit/lesi sering kambuh
- Pada pemberian terapi topikal tidak berhasil (sudah resisten)

3. Mengapa pemberian obat griseofluvin 28 hari?


Griseofulvin merupakan obat anti jamur yang bersifat fungistatik, berikatan dengan protein
mikrotubular dan menghambat mitosis sel jamur. Ketika diabsorpsi griseofulvin pertama kali
akan berikatan dengan serum albumin dan didistribusi di jaringan yang ditentukan dengan
plasma free consentration selanjutnya menyebar melalui cairan transepidermal dan keringat
dan akan dideposit di sel prekursor keratin kulit (stratum korneum) dan terjadi ikatan yang
kuat dan menetap. Lapisan keratin yang terinfeksi akan digantikan dengan lapisan keratin
baru yang lebih resisten terhadap serangan jamur. 28 hari karena ini berkaitan dengan proses
perubahan dari stratum germinativum sampai menjadi stratum corneum yang dinamakan
keratinasi membutuhkan waktu 21-28 hari ini disebut dengan cell turn over time. Selain itu
efek samping dari griseofulvin biasanya ringan berupa nyeri kepala, nausea, dll.

4. Mengapa Ketokonazol pemberian 14 hari lebih cepat dari griseofulvin


Ketokonazol bekerja menghambat biosintesis ergosterol yang merupakan sterol utama untuk
mempertahankan integritas membran sel jamur. Bekerja dengan cara menginhibisi enzim
sitokrom P-450 yang bertanggung jawab merubah lanosterol menjadi ergosterol, hal ini akan
mengakibatkan dinding sel jamur permiabel dan terjadi penghancuran jamur. Ketokonazol
mempunyai ikatan yang kuat dengan keratin dan mencapai keratin dalam waktu 2 jam
melalui kelenjar keringat eccrine. Penghantaran akan menjadi lambat ketika mencapai lapisan
basal epidermis, sehingga dalam waktu 2-4 minggu konsentrasi ketokonazol masih tetap

dijmpai sekurangnya 10 hari setelah obat dihentikan. Selain itu mempertimbangkan efek
samping ketokonazol yaitu hepatotoksik.

5. Apakah griseofulvin dapat diberikan pada kandidiasis intertriginosa?


- Tidak bisa, karena griseofulvin bekerja pada inti sel jamur, menghambat mitosis dan tampak
konfigurasi metafase abnormal, bersifat fungistatik, efektif hanya terhadap golongan
dermatofita yaitu: trichophyton, microsporum, dan epidermophyton, sedangkan kandidiasis
intertriginosa disebabkan oleh candida

JIENSHI PANTOW
080 111 143