Anda di halaman 1dari 12

1.

Dasar :
a.
b.

2.

Maksud dan tujuan peninjauan lapangan :


a.
b.

3.

Hasil Peninjauan :
a. informasi dan hasil focus grup discussion di kantor UPP Kelas III Reo sebagai berikut
1) Kepala UPT:
2) Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi:
3) Perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten:
4) Perwakilan Instansi lain yang diundang:
5)
b. Dokumen perencanaan Pelabuhan Reo yang telah tersedia
No

Dokumen Pendukung

1
2
3
4
5
6

Pra FS
FS
SID
DED
RIP
Dokumen
Lingkungan
(UKL/UPL, Amdal)

Sumber Dana
(APBN / APBD
Tk.I / APBD Tk.II)

Tahun
Penyusunan

c. Fasilitas pelabuhan laut dibangun sejak tahun , yang berfungsi untuk (bongkar
muat barang/kontainer dan/atau naik turun penumpang; fungsi/peruntukan
pelabuhan) pada (... kabupaten di sekitarnya, antara lain : Kabupaten ,
Kabupaten dan Kabupaten ; sebutkan nama daerah hinterland pelabuhan)
d. Kapasitas kapal terbesar yang beroperasional di pelabuhan laut adalah
GT/DWT (Lampirkan data kapal yang beroperasional);
e. Data Fasilitas Pelabuhan Eksisting :
No
1
2
3
4
5
6
7
8

Fasilitas Pelabuhan
Dermaga segmen I
Dermaga segmen II
Dermaga segmen III
Dermaga segmen IV
Dermaga segmen V
Trestle I
Trestle II
Trestle III

Dimensi
(x) m2
(x) m2
(x) m2
(x) m2
(x) m2
(x) m2
(x) m2
(x) m2

Tahun
Pembangunan

f.

9
10
11
12

Reklamasi
Lapangan Penumpukan
Terminal Penumpang
Gudang

13
14
15

Gedung Kantor
Pagar
Pos Jaga

16

Rumah Genset / sumber


listrik

(x) m2
(x) m2
(x) m2
unit @ (x) m2
unit @ (x) m2
(x) m2
m
unit @ (x) m2
unit @ (x) m2
unit @ (x) m2

Kejadian luar biasa yang terjadi (di lokasi pelabuhan sehingga mempengaruhi
kegiatan pembangunan (seperti gempa, tsunami, tertabrak kapal dsb).

g. Tahapan kegiatan pembangunan fasilitas pelabuhan laut sejak tahun hingga


tahun , adalah sebagai berikut :
Tahun

Kegiatan Pembangunan Fasilitas


Pelabuhan

PAGU DIPA
(Rp. X1.000)

198
199
200
201

h. Cantumkan juga kronologis kegiatan pembangunan jika ada yang bersumber dari
dana APBD;
i.

Pada Tahun Anggaran 2015 terdapat kegiatan Pelabuhan melalui dana


(APBN/APBNP/APBD) sebesar Rp. ...000,- yang hingga saat ini kegiatan tersebut
(cantumkan progress kegiatan pembangunan);

j.

Informasi yang diperoleh dari perwakilan UPT (KUPP Kelas III Reo) sebagai berikut:
6) Pelabuhan reo
7) Pada tahun ditabrak kapal dsb

k. Berdasarkan pengamatan visual terhadap fasilitas pelabuhan laut diketahui halhal sebagai berikut (contoh pengisian):
1) Dermaga I dan II
No
1

Elemen Struktur
Pelat Lantai

Keterangan
a. Berupa half-precast slab dengan
tebal precast 15 cm dan in situ 13

cm;
b. Cacat beton : gompal beton, beton
keropos;
c. Pada beberapa pelat lantai terlihat
selimut beton telah hilang;
d. tulangan beton terlihat dan telah
mengalami korosi;
e. Terjadi keretakan beton dengan tebal
lebih dari 2 mm.
2

Balok

a. Cacat beton : gompal beton, beton


keropos;
b. Selimut beton pada bagian bawah
balok telah hilang;
c. Tulangan beton terlihat dan telah
mengalami koros;
d. Terjadi keretakan beton dengan tebal
lebih dari 2 mm;

Pile Cap

a. Cacat beton : gompal beton, beton


keropos;
b. Selimut beton pada bagian bawah
balok telah hilang;
c. Tulangan beton terlihat dan telah
mengalami koros;
d. Terjadi keretakan beton dengan tebal
lebih dari 2 mm;
e. Pada beberapa titik, sambungan/stek
tulangan antara pile cap dengan
balok
telah
patah.

Tiang Pancang

a. Berupa tiang pancang beton 450


mm;

b. Beberapa tiang
hilang/patah;

pancang

telah

c. Pada area pasang surut, tiang


pancang telah ditutupi oleh biota laut;
d. Terjadi kegagalan long vertical pile
with fixed head pile akibat beban
horisontal;
5

Aksesoris

Kestabilan Struktur

a. Bollard terdapat beberapa unit bollard


yang telah hilang. Bollard eksisting
telah mengalami korosi.
b. Fender beberapa bagian fender telah
robek dan untuk bagian fender yang
telah hilang, digunakan ban bekas.

a. Struktur dermaga segmen II telah


mengalami
kemiringan
akibat
adanya
patahan
pada
tiang
pancang. Kemiringan dermaga
tersebut, bertambah seiring waktu.
b. Walaupun pada tampak atas
dermaga segmen I tidak mengalami
kemiringan maupun pergoyangan
namun struktur dermaga sangat
membahayakan karena banyaknya
tiang pancang yang patah;
c. Opersional pelabuhan yang tetap
menggunakan dermaga segmen I
dan II menambah beban struktur
dermaga yang tidak stabil. Jika
kegiatan tersebut tetap dilakukan,
berpotensi
terjadi
keruntuhan
dermaga secara tiba-tiba.

2) Dermaga Segmen III


No

Elemen Struktur

Keterangan

Pelat Lantai

Secara visual terdapat beberapa retak


rambut pada tampak atas pelat lantai.

Balok

Masih dalam kondisi baik

Pile Cap

a. Pile cap masih dalam kondisi baik;


b. Terdapat tiang pancang yang tidak
berada di tengah as pile cap;
c. Terdapat sisa tulangan bekisting yang
mencuat dari pile cap dan berpotensi
menimbulkan korosi.

Tiang Pancang

a. Tiang pancang baja 700 mm


dengan selimut beton;
b. Selimut beton tiang pancang masih
dalam kondisi baik walaupun pada
area pasang surut, telah ditumbuhi
oleh biota laut;
c. Tidak terdapat tiang pancang miring.

Aksesoris

a. Kapasitas bollard 50 ton dan


kapasitas bitt adalah 30 ton. Masih
dalam kondisi baik walaupun terdapat
korosi ringan.
b. Fender masih dalam kondisi baik.

Kestabilan Struktur

Struktur
dermaga
mengalami
pergoyangan ringan dengan kombinasi
pembebanan orang, arus dan mooring
(1 titik).

3) Dermaga segmen IV dan V


No

Elemen Struktur

Keterangan

Pelat Lantai

Permukaan atas pelat lantai tidak rata

Balok

Masih dalam kondisi baik namun


terdapat beberapa bagian yang masih
tersisa papan bekisting.

Pile Cap

a. Pile cap masih dalam kondisi baik;


b. Terdapat tiang pancang yang tidak
berada di tengah as pile cap;
c. Terdapat sisa tulangan bekisting yang
mencuat dari pile cap dan berpotensi
menimbulkan korosi.

Tiang Pancang

a. Tiang pancang baja 700 mm


dengan selimut beton;
b. Selimut beton tiang pancang masih
dalam kondisi baik walaupun pada
area pasang surut, telah ditumbuhi
biota laut;
c. terdapat tiang pancang miring.

Aksesoris

Kestabilan Struktur

a. Kapasitas bollard 50 ton dan


kapasitas bitt adalah 35 ton. Masih
dalam kondisi baik walaupun terdapat
korosi ringan;
b. Fender
masih
dalam
kondisi
walaupun baut fender pada area
pasang surut telah terjadi korosi.

Struktur dermaga dengan kombinasi


pembebanan arus dan orang, stabil.

4) Trestle I dan II
No
1

Elemen Struktur
Pelat Lantai

Keterangan
a. Berupa half-precast slab dengan
tebal precast 15 cm dan in situ 13
cm;
b. Walaupun tampak atas pelat lantai
terlihat dalam kondisi baik namun
pada
tambah
bawah
terjadi
keretakan beton dengan tebal lebih
dari 2 mm.
c. Pada beberapa bagian pelat lantai
terdapat sisa bekisting.

Balok

a. Cacat beton : gompal beton, beton


keropos;
b. Selimut beton pada bagian bawah
balok telah hilang;
c. Tulangan beton terlihat dan telah
mengalami korosi;

d. Terjadi keretakan beton dengan tebal


lebih dari 2 mm;
3

Pile Cap

a. Cacat beton : gompal beton, beton


keropos;
b. Selimut beton pada bagian bawah
balok telah hilang;
c. Tulangan beton terlihat dan telah
mengalami korosi;
d. Terjadi keretakan beton dengan tebal
lebih dari 2 mm;

Tiang Pancang

a. Berupa tiang pancang beton 450


mm;
b. Pada area pasang surut, tiang
pancang telah ditutupi oleh biota laut;

Kestabilan Struktur

Trestle II terdiri dari 2 segmen trestle.


Terjadi
kemiringan?perpindahan?
pergoyangan? struktur antar segmen
sebesar

5) Reklamasi

10 cm

No

Elemen Struktur

Keterangan
Talud masih dalam kondisi baik tanpa
adanya gerusan ataupun patahan;
Timbunan masih dalam kondisi baik tanpa
adanya differential settlement namun
tinggi elevasi reklamasi lebih rendah

5 cm

dari elevasi lantai dermaga.

6) Fasilitas Darat
Terminal Penumpang

Gudang

Container yard

l.

Setelah melaksanakan pengamatan visual terhadap fasilitas pelabuhan laut Reo,


kepada konsultan perencana PT.Media Multi Teknik Konsultan dalam rangka
penyusunan Detail Engineering Design (DED) Fasilitas Pelabuhan Laut Serui APBN
TA 2015 diberikan beberapa arahan dalam melaksanakan survei pendahuluan dan
survei antara sebagai berikut :

1)

Konsultan perencana diminta untuk mengkaji studi-studi perencanaan terdahulu,


membandingkan Rencana Induk Pelabuhan Serui dengan kondisi eksisting
pelabuhan, kondisi jaringan transportasi dan data-data sekunder lainnya yang
diperlukan dalam penyusunan laporan pendahuluan;

2)

Melaksanaan pendataan operasional kepelabuhanan antara lain, data jenis, ukuran


dan jumlah kapal dalam 5 tahun terakhir, rute asal tujuan kapal, komoditas yang
diangkut, data operasional bongkar muat dan naek turun penumpang serta rute dan
ukuran kapal perintis/pelni;

3)

Melaksanakan pengujian lebih lanjut pada fasilitas pelabuhan laut ... yang hasilnya
dilaporkan secara ilmiah, sebagai berikut :
No
1

Item Kegiatan
Hammer Test

Keterangan
Sebanyak 46 titik yang dilaksanakan
pada dermaga segmen I s/d V dan

trestle I s/d III.

Pengukuran keretakan

a. Menggunakan micro crack meter dan


UPV;
b. UPV dilaksanakan 3 titik :
- 1 titik di dermaga segmen I
- 2 titik di dermaga segmen III dan IV

4)

Melaksanakan pendataan lebih lanjut terhadap kelaikan kesuluruhan tiang pancang


pada dermaga dan trestle eksisting yang hasilnya dilaporkan secara ilmiah;

5)

Melaksanaan identifikasi penyebab kerusakan pada fasilitas pelabuhan yang dinilai


berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan sendiri namun dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah oleh Konsultan Perencana;

6)

Setelah mendapatkan data lapangan mengenai kondisi eksisting fasilitas pelabuhan


Serui, Konsultan Perencana diminta untuk menganalisa kondisi eksisting fasilitas
pelabuhan secara kualitatif dan kuantitatif serta merekomendasikan saran perbaikan
terhadap kerusakan yang terjadi;

7)

Konsultan memberikan tanggapan tindak lanjut terhadap kondisi fasilitas eksisting


sebagai berikut :
a) Terhadap dermaga segmen I dan II dimana terdapat tiang pancang yang
mengalami patah di sebagian besar titik, konsultan agar segera melakukan
perencanaan ulang untuk replacement dermaga segmen I dan II;
b) Terhadap dermaga segmen III dimana kestabilan struktur dermaga pada
saat peninjauan mengalami pergoyangan ringan akibat beban mooring dan
arus konsultan agar segera melakukan pengujian, memberikan penilaian
dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap kondisi dermaga
segmen III;
c) Terhadap dermaga segmen IV dan V konsultan agar melakukan pengujian,
memberikan penilaian dan memberikan rekomendasi terhadap kondisi
dermaga segmen IV dan V;

d) Kondisi trestle I dan II agar segera melakukan perencanaan ulang untuk


replacement;
e) Kondisi trestle III perlu penilaian kembali...

8)

Dalam penyusunan Laporan Antara DED Fasilitas Pelabuhan Serui, pada lokasi
pekerjaan, Konsultan diminta untuk :
No

Item Kegiatan

Keterangan

Benchmark

Menggunakan benchmark eksisting.

Topografi

Luasan topografi disesuaikan dengan


KAK namun melingkupi sungai yang
berada di sekitar pelabuhan.

Bathymetri

Luasan bathymeteri disesuaikan dengan


KAK dengan melingkupi alur masuk
pelabuhan, kolam putar dan areal
pengembangan pelabuhan.

Pasang Surut

Disesuaikan dengan KAK dengan


penempatan palem di daerah yang
selalu terendam air walaupun pada saat
surut.

Arus

Jumlah
titik
pengukuran
disesuaikan dengan KAK.

Sample sedimen dasar dan Jumlah titik pengambilan disesuaikan


layang
dengan KAK. Titik pengambilan sample
sedimen disesuaikan dengan kondisi
lapangan sehingga dapat menjustifikasi
secara teknis pengaruh sedimen
terhadap

arus

9) Setelah mendapatkan data primer dilapangan, kemudian Konsultan diminta untuk


mengumpulkan data distribusi angin bulanan di lokasi laut pekerjaan (10 tahun
terakhir) yang kemudian Konsultan menentukan area pembangkitan gelombang
sehingga diperoleh distribusi gelombang bulanan 10 tahun terakhir di lokasi
pekerjaan. Melaksanakan peramalan tinggi dan periode gelombang rencana 50
tahunan yang kemudian melakukan permodelan transformasi gelombang, arus
dan sedimen (jika ada) terhadap fasilitas pelabuhan eksisting maupun rencana
pengembangan dermaga (jika diperlukan).