Anda di halaman 1dari 3

PEMBUATAN AMONIA DARI UREA

TUJUAN
Mempelajari pembuatan amonia dari urea dan penentuan kadar amonia dalam urea
TEORI
Amonia adalah suatu senyawa yang dapat dengan mudah dicairkan pada tekanan yang
tinggi sehingga dapat digunakan sebagai pendingin. Amoniaini merupakan gas yang tak berawarna,
mudah larut dalam air, berbau busuk dan merangsang selaput lendir. Kelarutan amonia dalam air
dalam temperatur 80C dan tekanan 1 atm lebih kurang 1150 L NH 3 larut dalam 1 L H2O.larutannya
bersifat basa dan dapat membirukan lakmus merah dan memerahkan larutan fenolftalein. Kegunaan
dari amonia:

Sebagai pupuk (NH4)SO4

Untuk pembuatan nitrat

Pembuatan garam-garam amonium

Untuk obat-obatan

Sebagai pewarna

Garam-garam amonium umumnya adalah senyawa yang larut dalam air dan membentuk
larutan tidak berwarna, kecuali anionnya berwarna. Penjelasan yang lebih rinci dari kegunaan
amonia adala:
Sebagai bahan untuk pembuatan pupuk, misalnya pupuk urea dan pupuk ZA.

2 NH3 + CO2 (NH2)2CO + H2O


2 NH3 + H2SO4 (NH4)2SO4
Sebagai pendingin pada pabrik pembuatan es

Sifat-sifat kimia yang dimiliki oleh urea adalah:


Bersifat polar dan sangat larut dalam air. Hal ini disebabkan karena terbentuknya ikatan H antara

molekul air dan amonia.


Dapat bertindak sebagai donor proton atau akseptor proton, tergantung pada posisi kondisi reaksi.
Bersifat reduktor.
Ketika dipanaskan dengan senyawa alkali akan berubah menjadi amina
Jika dipanaskan dengan logam alkali tanah, atau Al menjadi senyawa nitrida.

Sifa-sifat fisika yang dimilki oleh amonia adalah:


Merupakan gas yang tidak berwarna, mudah larut dalam air dan berbau merangsang.
Amonia adalah pelarut bebas air yang paling umum digunakan dalam senyawa sistem nitrogen
amonia air, analog dengan air dalam senyawa oksigen. Perbedaanutama antara amonia dan air

adalah derajat ikatan hidrogennya, dalam hal ini ikatan hidrogen amonia cair lebih kecil dari air
sehingga titik didihnya lebih rendah dari air.
Gas ini lebih ringan dari udara dengan tetapan dielektrik lebih rendah dari tetapan dielektrik air yaitu

16,9 pada suhu 250C.


Amonia cair bersifat basa dan berbentuk amonium hidroksida.

NH3 + H2O
NH4OH
NH3 + H2O
NH4+ + OHPada suhu 10000C akan terurai menjadi:
2NH3
N2 + 3H2
Amoia dapat dibuat dengan melarutkan urea dalam air dimana urea terurai menjadi amonia, jika
ditambahkan dengan NaOH akan terbentuk natrium karbonat, seperti reaksi berikut:
(NH2)2CO + NaOH
2NH3 + Na2CO3
Beberapa pembuatan amonia y ang lain:
Hidrolisis NaOH
NaCN + 2 H2O HCOONa + NH3
Reaksi senyawa nitrit dengsn air
2 MgNO3 + H2O

2 Mg(OH)2 + 2 NH3
Pemanasan garm dengan basa kuat
(NH4)2SO4 + Ca(OH)2

2NH3 + CaSO4 + 2H2O


Pemanasan garam amonium dengan reaksi reversibel
(NH4)2SO4 + H3PO4

NH3 + Na2PO4 + 2 H2O


Secara industri dibuat dari:
a. Proses sianida
Pembentukan kalsium sianida dari reaksi sianida berupa kalsium karbida dengan nitrogen dalam
tanur listrik pada suhu 900-10000C akan menghasilkan gas amonia.
CaCO3
CaO + CO2
CaO + 3C CaC2 + CO2
CaC2 + N2
CaCN2 + C
CaCN2 + 3 H2O

CaCO3 + 2 NH3
b. Proses Bosch-Haber
Amonia langsung dibuat dari unsur-unsurnya, campuran gas nitrogen dan gas hidrogen dengan
bantuan katalis.
N2 + 3 H 2
2 NH3
ALAT DAN BAHAN

Satu set labu destilasi


Pemanas
Pipet gondok
Gelas ukur
Gelas kimia
Erlenmeyer
Labu ukur

Pipet tetes
Urea
Aquadest
Fenolftalein
HCl
Asam oksalat
NaOH

1.

PROSEDUR KERJA
Timbang 5 gram urea, masukkan ke dalam labu distilasi

set alat destilasi

2.
3.
4.
5.
6.

Siapkan HCl 2 N sebagai penampung hasil disitilasi sebanyak 50 ml ke dalam erlenmeyer


Tambahkan air dan NaOH pekat ke dalam labu distilasi sampai semua urea larut
Lakukan distilasi sampai timbul lagi gelembung udara dalam dalam gelas penampung
Titrasi HCl sisa yang terdapat dalam gelas penampung dengan NaOH
Tentukan kadar amonia yang terdapat dalam urea