Anda di halaman 1dari 45

LAPORAN KASUS

DERMATITIS
STATIS
Widya Mutiara Sherly
(030.11.308)
Fakultas Kedokteran Universitas
Trisakti
SMF Kulit dan Kelamin RSUD
Pembimbing:
dr. Tegal,
Sri Primawati
Indraswari,
Kardinah
Jawa Tengah
Sp.KK, MM

Pembahasan
PENDAHULUAN

Dermatitis

PENDAHULUAN(2) (Etiopatogenesis)

PENDAHULUAN(3) (Etiopatogenesis)

PENDAHULUAN
Pembahasan
(3)

PENDAHULUAN
Pembahasan
(3)

PENDAHULUAN(3)

PENDAHULUAN
Pembahasan
(3)

Insiden Dermatitis Statis di Poliklinik Kulit Kelamin


RSUD Kardinah periode Januari 2014 Desember 2014
1.2
1

0.8
0.6
Jumlah Kasus Baru

0.4
0.2
0

Insiden Dermatitis Statis di Poliklinik Kulit Kelamin


RSUD Kardinah periode Januari 2014 Desember 2014
2.5
2
1.5
1
0.5
0

Insiden Dermatitis Statis di Poliklinik Kulit Kelamin


RSUD Kardinah periode Januari 2014 Desember 2014

33%

67%

Laki-laki
Perempuan

PERBANDINGAN INSIDENSI
DERMATITIS NUMULARIS TERHADAP
JENIS DERMATITIS LAINNYA PERIODE
JANUARI 2014 DESEMBER 2014
12%

17%

2%
5%

23%

42%

Dermatitis
Iritan
Dermatitis
Alergi
Dermatitis
Dermatitis
Dermatitis

Kontak
Kontak
Atopi
Venerata
Statis

Pembahasan

KASUS

ANAMNESIS KHUSUS (AUTOANAMNESIS)


2

ANAMNESIS KHUSUS (AUTOANAMNESIS)


Tidak

Pembahasan FISIK
PEMERIKSAAN

Status generalis:
Keadaan umum: baik, tampak sakit ringan
Kesadaran: Compos mentis

Vital Sign:
TD= 120/80
Suhu= afebris
Nadi = 88x/menit
Respirasi = 18x/menit

Status gizi
Berat badan = 84 kg
Tinggi badan = 168 cm
BMI = 29,76 (Gizi obes serajat I)

Pembahasan
STATUS
GENERALIS

KEPALA
Bentuk
: Normocephali
Mata : CA (-/-), SI(-/-)
Hidung : Septum deviasi (-), sekret (-)
Mulut
: Bibir kering (-), faring hiperemis (-),
tonsil T1/T1 tenang
Telinga
: Normotia, tanda radang (-),
serumen (-)
Leher
: pembesaran KGB (-)
Kulit kepala : kelainan kulit (-)

Pembahasan
STATUS GENERALIS
(1)
THORAX

Inspeksi: Bentuk normal, gerak nafas simetris


Palpasi : Vokal fremitus +/+ simetris
Perkusi : Sonor dikedua lapang paru
Auskultasi
Jantung : S1S2 reguler, murmur (-), gallop (-)
Paru
: SN vesikuler, rhonki -/-, wheezing -/-

Pembahasan
STATUS GENERALIS
(2)
ABDOMEN

Inspeksi
Palpasi

: Datar, lesi kulit (-)


: supel, Hepar dan lien tidak teraba
membesar
Perkusi : Timpani
Auskultasi : Bising usus (+) normal

Pembahasan
STATUS GENERALIS
(3)
EKSTREMITAS
Superior

Pembahasan
STATUS DERMATOLOGIKUS

Pembahasan
STATUS DERMATOLOGIKUS(1)

Gambar 1. Regio tungkai bawah

Pembahasan
STATUS DERMATOLOGIKUS(2)

Gambar 2. Regio punggung kaki

Pembahasan
STATUS DERMATOLOGIKUS(3)

Gambar 3 : gambaran varises di tungkai

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang

Pembahasan
RESUME

Seorang

Pembahasan
RESUME(2)

Keluhan

Pembahasan
RESUME(3)

Keluhan

Pembahasan
RESUME(4)

Pasien

Pembahasan
RESUME(5)

Pada pemeriksaan fisik didapatkan status generali

Pembahasan
DIAGNOSIS
BANDING

Dermatitis Statis
Dermatitis Kontak Iritan
Dermatitis kontak alergika
Dermatitis numularis
Dermatitis atopi

Pembahasan
DIAGNOSIS
KERJA

Dermatitis Statis

Pembahasan
PENATALAKSANAAN

Penatalaksanaan
Penatalaksaan
Umum
khusus
( (medikamentosa

Pembahasan (2)
PENATALAKSANAAN

MEDIKA
Topikal
MENTOSA

Pembahasan (2)
PENATALAKSANAAN

NON MEDIKA MENTOSA


Memberikan penjelasan pada pasien tentang penyakit yang di derita
dan pengobatannya
Menyarankan pasien agar tidak berdiri dalam waktu yang lama
Menyarankan tungkai dinaikkan waktu tidur dan waktu duduk untuk
mengatasi edema setiap 2 jam selama 15 menit.
Menyarankan bila tidur, kaki di angkat di atas permukaan jantung
selama 30 menit, dilakukan 3 hingga 4 kali sehari agar sirkulasinya
lancar.
Menyarankan agar pada saat menjalani aktivitas dapat memakai
kaos kaki penyangga varises.
Untuk mengurangi pembengkakan di bagian tungkai dapat
menggunakan kompres.

Pembahasan
PROGNOSIS

Quo ad

Pembahasan
PEMBAHASAN

DIAGNOSA

Pembahasan
ANAMNESIS
Bruntus-bruntus

Pembahasan
ANAMNESIS
Keluhan

Pembahasan FISIK
PEMERIKSAAN

PEMERIKSAAN PENUNJANG ANJURAN

Prick test

Medikamentosa
Sistemik

PENATALAKSANAAN
Non

PROGNOSIS

Pembahasan

TERIMA
KASIH