Anda di halaman 1dari 3

Ada 5 tahapan dalam mendirikan Daycare sbb :

I.

Persiapan Dokumen
1. Membentuk sebuah Yayasan
Yayasan inilah nantinya yang akan menaungi dan bertanggungjawab dalam operasinal Daycare ini nantinya.
2. Mengurus Surat Izin Persetujuan Warga Sekitar
a) Membuta Surat keterangan yang ditanda tangani oleh RT dan
RW
b) Membuat Surat Pernyataan Persetujuan yang ditandatangani
oleh warga sekitar
3. Mengurus Surat Izin Domisili
Berbela Surat Keterangan dari RT dan RW kita mengurus Surat Izin
Domisili yang ditandatangani oleh kelurahan dan kecamatan.

II.

Persiapan Lokasi

III.

Persiapan Sarana & Fasilitas

IV.

Persiapan Tenaga Pengelola dan Pengasuh

V.

Pemasaran

Untuk sebuah Daycare lokasi dimana saja sebenarnya tidak masalah. Yang
penting tempatnya nyaman dan membuat anak-anak betah. Cuma saja ada
beberapa point yang bisa menunjang keberadaan lokasi suatu DayCare untuk
bisa menjadi prioritas pilihan bagi pelanggan, yaitu sbb:
1. Terletak di Jalan Utama Kedua ( yaitu gang pada jalan utama )
Bila lokasi dijalan utama seperti boulevard biasanya suara gaduh,hiruk
pikuk lalu lintas bisa menggangu ketenangan anak-anak. Di samping itu
jalan utama kedua lalu lintas tidak begitu rami sehingga parker kendaraan
bisa lebih leluasa.
2. Posisi Berada di Gang Buntu.
Biasanya orang menghindari lokasi yang berada di gang buntu. Padahal
gang buntu bisa memberikan nilai lebih. Lokasi gang buntu lebih aman
dari segi lalu lintas kendaraan. Jalan di depan gang buntu dipaki untuk
parker kendaraan tanpa harus menggangu pengguna lalu lintas lainnya.
Pada waktu sore menjelang anak-anak dijemput, pengasuh bisa mengajak
bermain dijalanan depan gang buntu dengan rasa aman.
3. Persimpangan Jalan (Tanah Hook)
Dari segi marketingnya persimpangan jalan memang lebih
menguntungkan. Keberadaan suatu DayCare bisa dilihat dari 2
arah,sehingga untuk dikenal lebih mudah. Sisi jalan atau pagar

dipersimpangan juga bisa dimanfaatkan untuk pemasangan spanduk yang


lebih leluasa. Arah pandang penghuni DayCare pun lebih variatif kerena
bisa melihat 2 posisi.

4. Lokisi Daycare Menyatu atau Berdekatan dengan lokasi TK dan TPQ


Idealnya lokasi Daycare menyatu atau sekompleks dengan sarana
pendidikan lainnya seperti TK dan TPQ. Itulah salah satunya alasan kenapa
Daycare Baitul Aini Islamic Daycare kami sebut dengan Daycare Terpadu
karena memang Daycare-nya menyatu dengan bangunan sekolah TKIT
dan TPQ. Sehingga orang tua tidak direpotkan dan dipusingkan untuk
sekolah TK &TPQ anak mereka. Bagi pengelola Daycare juga, menyatunya
lokasi Daycare mereka bisa lebih membuat Daycare mereka jadi pilihan
dan menjadikan kerja pengasuhan lebih fokus.
Jika seandainya Daycare yang mau kita dirikan tidak dilengkapi dengan TK dan
TPQ maka carilah posisi yang berdekatan dengan kedua tempat tsb. Sehingga
bagi orang tua Daycare yang lokasinya berdekatan dengan TK & TPQ tentunya
akan menjadi pilihan yang lebih diprioritaskan. Karena Daycare bisa diminta
bantu untuk antar jemput anak-anak menuju TK dan TPQ, Dan bagi Daycare pun
ini bisa menjadi salah satu point service dalam mempromosikan Daycare-nya.
1) Surat Permohonan Izin Pendirian dari Yayasan penyelenggara.
2) Akte Pendirian Yayasan
3) Surat Persyaratan Tidak keberatan dari warga setempat
4) Rekomendasi dari Kepala Desa
5) Rekomendasi dari Kecamatan
6) SK Pengangkatan Penyelenggara (Yayasan/UPTD)
7) Status Kepemilikan Tanah dan bangunan (sewa, menumpang,HGB atau
SHM)
8) Identitas dan Alamat Daycare
9) Daftar fasilitas sarana dan prasarana belajar
10)

Struktur Organisasi

11)

Fotocopy Ijazah penyelenggara dan tenaga pengasuh

12)

Denah/peta lokasi Daycare

13)

Foto bangunan tampak depan, belakang, samping kiri dan kanan

(asumsi per 10 orang anak, 1 bln = 22 hari,senin-jumat):

Makan dan minum anak perhari (2x makan + camilan + susu)=


Rp. 25.000,- /anak atau Rp. 550.000,- perbulan

Perlengkapan anak (diapers,dsb) Rp. 5.000,-/hari per anak atau Rp.


110.000,- perbulan

Gaji 2 orang Baby Sitter Rp. 1.000.000,-/bln atau Rp. 100.000,- per anak

Biaya kunjungan Dokter Rp. 300.000,- per bln untuk 2x kunjungan ,atau
RP. 30.000,-/bulan per anak

Biaya operasional ( listrik,air,kebersihan) Rp. 600.000,- per bulan atau Rp.


60.000,- per anak

Total Biaya = Rp. 550.000,- + Rp. 110.000,- + Rp. 100.000,- + Rp.


30.000,- + Rp. 60.000,- = Rp. 850.000,-/hari per anak perbulan,

Jasa/komisi anda tentukan 25% dari total biaya diatas (Rp. 850.000,- x
25%) = Rp. 22.1500 ,-per bulan per anak

Tarif yang ditetapkan per anak = Rp. 850.000,- + Rp. 22.1500 ,- = Rp.
1.100.000 ,-/anak perbulan

Perhitungan Laba Rugi per bulan :


Asumsi 10 anak,2 baby sitter (1 baby sitter maks=5 anak), 1 pembimbing, 2x
kunjungan dokter:
Pendapatan (Rp. 1.100.000,- x 10 anak) = Rp. 11.000.000 ,Biaya-biaya:
Makan dan minum

= Rp. 5.500.000,-

Perlengkapan anak

= Rp. 1.100.000,-

Gaji 2 org baby sitter

= Rp. 1.000.000,-

Biaya kunjungan dokter

= Rp.

Biaya Operasional

= Rp.

300.000,600.000,- +

Total Biaya

= Rp. 8.500.000,-

Laba Bersih

= Rp. 2.500.000,-