Anda di halaman 1dari 5

PEMBAHASAN TENTANG TICKER TIMER DAN

TETESAN OLI PADA GLB DAN GLBB


Pembahasan tentang GERAK LURUS
Gerak Lurus adalah gerak benda dengan lintasan berupa garis
lurus.
Gerak lurus dapat dibedakan pada arah mendatar (horizontal)
atau arah tegak (vertikal).
Pada arah mendatar Gerak Lurus dapat dibedakan menjadi 2,
yaitu :
1. Gerak Lurus Beraturan (GLB), yaitu gerak lurus dengan
kecepatan tetap
Dalam kehidupan sehari-hari jarang benda dapat bergerak
lurus beraturan secara terus menerus, namun demikian pada
beberapa saat tertentu, benda dapat bergerak lurus dengan
kecepatan tetap.
Contoh :
a) Gerak mobil pada jalan tol yang lurus dengan kecepatan
tetap
Ketika di jalan bebas hambatan (jalan tol) kendaraan dibatasi
pada kecepatan minimal dan kecepatan maksimal tertentu,
selain itu jalan tol pada beberapa kilometer memiliki lintasan
berupa garis lurus.
b) Gerak pesawat terbang di udara ketika menuju tempat
tertentu
Pesawat ketika sudah lepas landas (take off) dan berada pada
ketinggian tertentu memiliki kecenderungan untuk
mempertahankan kecepatan dan arah geraknya dikendalikan
dengan arah koordinat tertentu, sehingga dapat dikelompokkan
sebagai GLB
c) Gerak kapal laut di tengah laut menuju arah tertentu. Kapal
laut dan pesawat di udara pada prinsipnya bergerak dengan
navigasi arah koordinat tertentu dan kecepatan yang
cenderung tetap di lautan.
d) Gerak kereta pada lintasannya. Ketika kereta menuju arah
tertentu di antara 2 stasiun yang jaraknya cukup jauh
cenderung untuk mempertahankan pada kecepatan tertentu
dengan lintasan lurus.

Penyelidikan gerak lurus beraturan dapat dilakukan dengan


ticker timer yang mana hasilnya akan berupa titik titik jejak
gerak benda yang jaraknya sama setiap saat, seperti gambar
berikut :

jika pita ticker timer dipotong-potong pada ukuran yang sama


kemudian disusun sedemikian rupa akan menunjukkan
hubungan antara waktu dengan besar kecepatan benda,
seperti gambar berikut :

Berdasarkan pola tickertimer di atas maka Gerak lurus


beraturan jika digambarkan dalam bentuk grafik ditunjukkan
pada gambar berikut :

2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), yaitu gerak lurus


dengan kecepatan yang berubah secara tetap setiap waktu.
GLBB dapat dibedakan menjadi 2 yaitu
a. GLBB dipercepat, yaitu gerak lurus berubah beraturan di
mana kecepatan bertambah secara tetap setiap waktu sehinga
gerak benda semakin lama semakin cepat
Contoh :
1) Kendaraan yang mulai bergerak
2) Kendaraan yang meninggalkan lampu lalu lintas
3) Pembalap yang meninggalkan garis start

4) Pesawat yang akan lepas landas (take off)


b. GLBB diperlambat, yaitu gerak lurus berubah beraturan di
mana kecepatan berkurang secara tetap setiap waktu sehingga
gerak benda semakin lama semakin lambat dan dimungkinkan
untuk kemudian berhenti.
Contoh :
1) Kendaraan yang direm
2) Kendaraan yang mendekati lampu lalu lintas yang menyala
merah
3) Pesawat yang sedang mendarat (landing)
4) Pembalap yang meninggalkan garis finish
Penyelidikan terhadap GLBB juga dilakukan dengan ticker timer
yang percobaannya dapat digambarkan seperti gambar
berikut :

Pita ticker timer rekaman jejak gerak GLBB dipercepat


digambarkan sebagai titik-titik yang jaraknya semakin jauh jika
dibaca berlawanan dengan arah gerak, seperti gambar berikut :

Jika dipotong pada jumlah titik yang sama dan disusun


sedemikian rupa akan membentuk seperti gambar berikut :

atau kalau digambarkan dalam bentuk grafik hubungan


kecepatan terhadap waktu dapat dilihat pada gambar berikut :

Untuk GLBB yang diperlambat penggambaran jejak ticker


timer, grafik kecepatan terhadap waktu memiliki arah yang
berlawanan.

Catatan :
Jejak gerak lurus juga dapat digambarkan dengan tetesan oli
atau tetesan air dari kendaraan yang sedang bergerak.
Perbedaannya dengan jejak pada ticker timer adalah pada cara
membaca. Jika pola tetesan oli/air dibaca searah gerak benda,
sedangkan pola jejak pada ticker timer dibaca arah berlawanan
dengan arah gerak benda.
Pola jejak tetesan oli di belakang kendaraan yang semakin
merapat (dibaca ke arah kendaraan) menandakan kendaraan
melakukan gerak lurus berubah beraturan diperlambat,
sedangkan jika semakin renggang kendaraan melakukan gerak
lurus berubah beraturan dipercepat.

Nama : Tirtalia Annisa


Kelas : VIIIE