Anda di halaman 1dari 3

Faktor risiko

Faktor resiko adalah hal-hal yang mempengaruhi/meningkatkan kecenderungan masyarakat


untuk sakit/ timbulnya penyakit namun bukan penyebabnya.
Macam faktor resiko :
1. Menurut dapat tidaknya resiko itu diubah
a. Unchangeable risk factor : Faktor resiko yang tidak dapat diubah, seperti umur,
genetik, jenis kelamin.
b. Changeable risk factor : Faktor resiko yang dapat diubah seperti kebiasaan merokok
dan olahraga.
2. Menurut kestabilan peranan faktor resiko
a. Suspected risk factor : Faktor resiko yang dicurigai belum mendapat dukungan
sepenuhnya. Contoh : merokok dapat mengakibatkan kanker rahim
b. Established risk factor : Faktor resiko yang telah mendapat dukungan. Contoh :
merokok dapat menyebabkan kanker paru
3. Menurut Ryadi dan Wijayanti
a. Predisposising factor : Faktor yang menyebabkan kondisi semankin peka
(susceptibility) terhadap kesempatan timbulnya penyakit. Contoh : umur, seks, dan
ras.
b. Anabling factor : Faktor yang makin memacu terhadap timbulnya penyakit. Contoh :
tingkat pendapatan keluarga yang rendah, gizi buruk, perumahan maupun sanitasi
yang buruk, pelayanan medis yang tidak terjangkau maupun pelayanan yang tidak
adekuat.
c. Precipitating factor : Faktor yang merupakan paparan terhadap suatu penyakit yang
memang terkait dalam timbulnya penyakit tersebut. Contoh : merokok terhadap
kanker pari-paru, debu asbestos terhadap kanker.
d. Re-enforcement factor : Faktor yang merupakan pengulangan papran sehingga
mempertahankan berlangsungnya penyakit
Kegunaan factor resiko pada dasarnya untuk mengetahui proses terjadinya penyakit dalam
hal ini penyakit tidak menular. Misalnya :
1

Untuk memprediksi, meramalkan kejadian penyakit, misalnya perokok berat

mempunyai kemungkinan 10 kali untuk kanker paru daripada bukan perokok.


Untuk memperjelas penyebab artinya kejelasan atau beratnya factor resiko dapat
menjadikannya sebagai factor penyebab, tentunya setelah menghilangkan pengaruh

dan factor pengganggu sehingga factor resiko itu adalah factor penyebab.
Untuk mendiagnosa artinya membantu proses diagnose

Kriteria faktor resiko

Untuk memastikan bahwa suatu sebab layak disebut sebagai faktor resiko, maka harus
memiliki 8 kriteria menurut Austi bradford Hill), yaitu
1)Kekuatan hubungan : Yaitu adanya resiko relatif yang tinggi.
2)Temporal : Kausa mendahului akibat
3)Respon terhadap dosis : Makin besar paparan, makin tinggi kejadian penyakit
4)Reversibilitas : Penurunan paparan akan diikuti dengan penurunan kejadian penyakit
5)Konsistensi : Kejadian yang sama akan terulang pada waktu,tempat dan penelitian yang lain
6)Kelayakan biologis : Sesuai dengan konsep biologi
7)Specifitas : Satu penyebab menimbulkan satu akibat
8)Analogi : Ada kesamaan untuk penyebab dan akibat yang serupa
Untuk mencegah atau prevensi. Jika suatu faktor resiko merupakan penyebab suatu penyakit
tertentu, maka dapat diambil tindakan untuk pencegahan terjadinya penyakit tersebut
Pencegahan faktor resiko
a

Pencegahan primordial: Merupakan upaya mengkondisikan masyarakat supaya merasa


penyakit tersebut tidak dapat berkembang karena tidak adanya peluang dan dukungan

dari kebiasaan.
b Pencegahan tingkat I
a. Promosi Kesehatan Masyarakat :
Kampanye kesadaran masyarakat,
Promosi kesehatan
Pendidikan Kesehatan Masyarakat
b. Pencegahan Khusus :
Pencegahan keterpaparan
Pemberian kemopreventif
Pemberian komopreventif
c Pencegahan tingkat II
Diagnosis dini, misalnya dengan screening
Pengobata, misalnya dengan kemoterapi atau pembedahan
d Pencegahan tingkat III : Dengan cara rehabilitasi

RASIO, PROPORSI DAN RATE


a. Rasio
Rasio adalah nilai relatif yang dihasilkan dari perbandingan dua nilai kuantittif yang
pembilangnya tidak merupakan bagian dari penyebut
Contoh:
Kejadian Luar Biasa (KLB) diare sebanyak 30 orang di suatu daerah. 10 diantaranya adalah
jenis kelamn pria. Maka rasio pria terhadap wanita adalah R=10/20=1/2
b. Proporsi

Proporsi adalah perbandingan dua nilai kuantitatif yang pembilangnya merupakan bagian
dari penyebut. Penyebaran proporsi adalah suatu penyebaran persentasi yang meliputi
proporsi dari jumlah peristiwa-peristiwa dalam kelompok data yang mengenai masingmasing kategori atau subkelompok dari kelompok itu.
Pada contoh di atas, proporsi pria terhadap perempuan adalah
P= 10/30=1/3
c. Rate
Rate adalah perbandingan suatu kejadian dengan jumlah penduduk yang mempunyai risiko
kejadian tersebut. Rate digunakan untuk menyatakan dinamika dan kecepatan kejadian
tertentu dalam masyarakat
Rumus:

Rate:

x
x
y

X: angka kejadian

Y: populasi berisiko

K: konstanta (angka kelipatan dari 10)