Anda di halaman 1dari 7

POLI TEHNIK KESEHATAN KEMENKES ACEH

PRODI D-III KEPERAWATAN BANDA ACEH


MATA AJARAN : KEPERAWATAN JIWA
BEBAN STUDY : 4 SKS
PENEMPATAN : SEMESTER GENAP
WAKTU
: 80 MENIT
PENGASUH
: SETIO BUDI RAHARJO
Ns.LISA SAFRINA,SKep
PETUNJUK:
Pilihlah satu option jawaban soal multiple choice
dibawah dengan benar sesuai dengan soal dimaksud.
1.

Seorang wanita umur 30 tahun dirawat selama 12


hari di ruang RSJ dengan alasan masuk bahwa
pasien merasa dirinya sebagai presiden dan semua
idenya tidak boleh disangkal serta harus dengar
apa yang dikatakan. Tiga hari setelah dirawat
pasien mengatakan bahwa ia mulai mengenal
status identitas dirinya. Disamping itu, pasien juga
mengatakan kadang-kadang mendengar suarasuara yang mengejeknya namun ia sanggup
mengontrolnya
dengan
cara
menghardik.
Manakah jenis terapi modalitas keperawatan yang
dapat dilakukan kepada pasien wanita tersebut?
a. Terapi individu
d. Terapi lingkungan
b. Terapi kognitif
e. Terapi keluarga
c. Terapi aktifitas kelompok
2. Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke Poli
Psikiatri dibawa oleh ibunya. Penampilannya
terlihat lusuh, kontak mata kurang, sering melamun
dan kadang-kadang tertawa. Bagaimanakah
tindakan keperawatan yang harus dilakukan untuk
dapat mengenali dan mengekspresikan perasaan
pasien?
a. Tunjukkan respon emosional dan menerima
pasien
b. Gunakan tehnik komunikasi terapeutik seperti
empati, eksplorasi, atau klarifikasi
c. Bantu
pasien
untuk
mengekspresikan
perasaannya
d. Bantu pasien mengidentifikasi kondisi atau
situasi kehidupan yang tidak dapat dikontrol
oleh diri sendiri.
e.
Dorong pasien untuk menyatakan secara
verbal
perasaan

perasaannya
yang
berhubungan dengan kondisi atau situasi
tersebut.
3. Seorang perawat mengatakan kepada pasien Saya
mengerti bahwa Nani merasa ibu Nani akan
meracuni Nani, tapi sukar bagi saya untuk
mempercayainya karena menurut saya tidak ada
orang tua didunia ini yang ingin mencelakakan
anaknya. Tindakan Keperawatan manakah yang
sesuai dengan pernyataan diatas?
a. berbicara dengan pasien dalam konteks realitas
b. tidak mendukung atau membantah waham pasien
c. membina hubungan saling percaya dengan pasien
d.
meyakinkan pasien bahwa ia berada dalam
keadaan aman
e.
memberikan pujian pada penampilan dan
orientasi pasien yang sesuai dengan realitas

4. Ibu Pasien, 1 hari yang lalu datang ke RSJ dengan


membawa makanan, tetapi pasien tidak mau samasekali
mengambil makanan tersebut. Saat ditanyakan, pasien
mengatakan bahwa ibu saya mau meracuni saya karena
dia tidak suka dengan calon istri saya, pokoknya saya
tidak mau makan makanan yang diberikan oleh ibu saya.
Manakah klasifikasi yang tepat untuk jenis waham ini ?
a. Waham agama
d. Waham nihilistik
b. Waham curiga
e. Waham kebesaran
c. Waham somatik
5.Seorang pasien laki-laki berusia 42 tahun mengalami
gangguan jiwa dan dirawat di RSJ mengatakan, Tolong
jaga anak-anak Saya. Mungkin saya tak akan bisa
membimbing mereka lagi!. 2 hari ini pasien terlihat lebih
senang menyendiri.
Manakah klasifikasi yang tepat dilihat dari jenis prilaku
bunuh diri?
a. Isyarat bunuh diri
d. Rencana bunuh diri
b. Percobaan bunuh diri e. Usaha bunuh diri
c. Ancaman bunuh diri
6. Seorang perempuan usia 35 tahun di rawat di RSJ terlihat
berbicara sendiri seolah mendengarkan sesuatu. Pasien
bangun dan bergerak kesatu arah untuk mendengarkan
suara-suara itu.
Apakah respon yang paling tepat dari
pasien yang
menunjukan pemahaman kemampuan
menghardik halusinasi ?
a.
Katakan Saya tidak mau
dengar kamu suara palsu.
b.
Saya senang sekali setiap
suara-suara ini datang
c.
Silahkan saja kamu bicara saya
tidak akan dengar
d.
Jangan coba ganggu saya lagi
e.
Terima kasih, tapi saya tidak
mau dengar kamu
7. Seseorang laki-laki umur 28 tahun
mengalami
ketidakstabilan emosi dengan menunjukan tanda gejala,
yaitu sering marah, mudah tersinggung, dan sulit
konsentrasi. Selama ini, semua masalah individu tersebut
sering dibicarakan dengan ayah kandungya. Bila anda
sebagai perawat CMHN di puskesmas. Apa upaya
perawat agar individu tetap dapat melakukan aktifitas
kehidupan sehari-hari.
a. memberi kesempatan megekspresikan perasaan
b. menjaga hubungan baik dengan ayah kandungnya
c. mengikutkan Pasien dalam aktifitas sosial
d. membagun percaya diri pasien
e. menggali perilaku positif pada diri pasien
8. Dialog diruang poliklinik jiwa antara perawat-pasien

sebagai berikut:
Pasien : Saya baru mengalami kecelakaan.
Perawat: Ceritakan kepada saya tentang
kecelakaan yang anda alami.
Apa jenis nama tehnik komunikasi terapeutik yang
dilakukan oleh perawat diatas?
a. Klarifikasi
d. Refleksi
b. Sublimasi
e. fokusing
c. Empati
9. Pasien telah dirawat di ruang rawat inap RSJ. Hasil
pengkajian diperoleh bahwa pasien menolak mandi
atau berpakaian, berdiam diri, berbicara sendiri. Dx
Keperawatan pada pasien tersebut adalah:
a. Halusinasi
d. Kurang perawatan diri
b. Konplik pengambilan
e. Isolasi sosial
keputusan
c. Waham

10. Dari riwayat penyakit ditemukan bahwa pasien telah


mengalami halusinasi pendengaran selama ber
tahun-tahun dan ia mengatakan bahwa suara-suara
tersebut melarang untuk berpartisipasi dalam program
pengobatan. Dari keadaan tersebut di atas, mana yang
harus diajarkan oleh perawat kepada
Pasien:
a. Menganalisa isi halusinasi pendengaran
b. Berpartisipasi bila suara-suara tersebut berhenti
c. Minum obat sesuai dengan resep dokter
d. Menggunakan tehnik menghentikan
pikiran/menghardik halusinasi
e. Melakukan aktifitas secara terjadwal
11. Pengkajian psikososial pada lansia bertujuan untuk
mengetahui personality, mood, emosi perasaan,pola
koping dan kemampuan kognitif pada lansia. Adapun
komponen inti pengkajian psikosial lansia adalah:
a. hubungan sosial
b. komunikasi individu
c. dukungan sosial

d. kondisi lingkungan keluarga


e. Perubahan psikososial

12. Depresi pada lansia dapat dideteksi atau diidentifikasi


melalui prosedur khusus dengan menggunakan salah
satu instrumen penkajian, yaitu:
a. Short Portable Mental Status Questioner (SPSMQ)
b. Mini mental state Examination(MMSE)
c. Geriatrik Depression Scale (GDS)+
d. PTSD
e. Post Traumatik
13. Kualitas terapis yang harus dimiliki oleh seorang
leader dalam pelaksanaan terapi aktifitas kelompok
diruang rawat inap RSJ adalah:
a. memiliki latar belakang pendidikan tinggi
b. memiliki pengetahuan TAK dan pengalaman
merawat pasien
c. memiliki kemampuan berkomunikasi
d. bersikap empati
e. berkemampuan menjadi pemimpin
14.Salah satu bentuk peran Leader yang dapat
diperlihatkan pada tahap orientasi dalam kegiatan
terapi aktifitas kelompok, yaitu:
a. aktif memberikan pengarahan
b. memberi penjelasan secara singkat
c. mengarahkan aturan kelompok
d. Merespon peserta terapi aktifitas kelompok
e. bersikap sabar dan tegas
15. Dalam melakukan pengkajian pasien di poli kinik RSJ
perawat harus menerapkan hubungan terapeutik perawat
pasien yang mencakup, yaitu:
a. Empati, menjadi pendengar yang baik dan klasrifikasi
b. Simpati, terbuka, dan hangat
c. Mampu berkomunikasi efektif
d. Sabar, ramah,dan simpatik
e. Memiliki kepribadian yang stabil
16. Ny.B mengalami kecelakaan lalu lintas saat akan pergi

menjemput anaknya. Kaki kirinya mengalami luka


berat sehingga harus diamputasi. Ny. B merasa
dirinya tidak berguna lagi sehingga Ny.B mencoba
untuk mengakhiri hidupnya dengan cara memotong
urat nadinya. Diagnosa keperawatan yang tepat untuk
Ny.B diatas adalah:
a. Isyarat bunuh diri
d. Percobaan bunuh diri
b. Harga diri rendah
e. Risiko bunuh diri
c. Bunuh diri
17. Pasien baru saja kehilangan suaminya dengan keluhan
merasa dirinya tidak berarti, ingin mencoba untuk

mengakhiri hidupnya dan dikamar pasien terdapat


benda-benda tajam yang akan digunakan untuk bunuh
diri.
Kemudian,
seorang
perawat
CMHN
mengamankan benda-benda tanjam tersebut. Tindakan
perawatan CMHN ini dapat dikategorikan dalam
tindakan:
a. SP I risiko bunuh diri
d. SP IV risiko bunuh diri
b. SP II risiko bunuh diri e. SP V risiko bunuh
c. SP III risiko bunuh diri
18. Pasien dirawat di ruang akut RSJ. Hasil pengkajian
diperoleh bahwa pasien menolak mandi atau
berpakaian, mengurung diri dikamar sepanjang hari,
jarang berbicara dengan teman. Dx Keperawatan pada
pasien tersebut adalah:
a. Anxietas
d. Kurang perawatan diri
b. Konplik pengambilan
e. Isolasi Sosial
keputusan
c. Menarik diri
19. Seorang perempuan, karyawati dipindah tugsakan ke
bagian operator. Sejak itu sering melamun, mengoceh
sendiri, jika teman mengobrol di dekatnya ia merasa
curiga. Gangguan kejiwaan pada keadaan ini dapat
dikategorikan ke dalam :
a. Flight of ideas
d. Waham paranoid
b. Waham agama
e. Menarik diri
c. Isolasi sosial
7.20.Ny.K berumur 40 tahun, pekerjaan IRT, dalam aktifitas
sehari-hari Ny.K tidak mau keluar rumah dan tidak
mau bergaul dengan tetangga sekitar rumahnya. Ny. K
merasa wajahnya jelek, dan hitam, tidak berani bertatap
muka dengan lawan bicara karena merasa dirinya tidak
punya kelebihan.
Keadaan Ny.K tersebut dapat
diagnosa keperawatan dengan HDR, dan tindakan
keperawatan yang dapat dilakukan oleh seorang
perawat adalah:
a. Mengajak Ny.K bergaul dengan para ibu disekitar
rumah
b. Mengakui bahwa Ny.K tidak mempunyai kelebihan
c. Membiarkan Ny.K terus seperti itu
d. Memarahi Ny. K secara verbal
e. Mengkaji kelebihan Ny.K dan mengembangkan
potensi yang dimiliki Ny.K
21. Halusinasi pendengaran hampir sekitar 80 % terjadi
pada kasus:
a. Psikotik
d. Gangguan jiwa
b. Neurosa
e. Depresi.
c. Psikosomatik
22. Seorang remaja berusia 18 tahun diantar keluarga ke
Unit Gawat Darurat psikiatri karena mengamuk dan
mengancam
membunuh
kakaknya.
Pasien
mengatakan kakaknya ingin meracuninya. Menurut
informasi keluarga, seminggu ini pasien mengurung
diri di kamar, bicara sendiri, serta menolak mandi dan
makan. Apakah prioritas diagnosis keperawatan ada
kasus tersebut?
a.Halusinasi
d. Perilaku kekerasan
a.
b.Gangguan proses
e. Isolasi sosial
b.
pikir : Waham
c.
c.Defisit Perawatan Diri.
23. Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di Rumah Sakit
Jiwa dengan keluhan yang diperoleh perawat dari keluarga,
pasien terus mengurung diri di kamar semenjak pulang dari
Rumah Sakit Jiwa, dia mengatakan bahwa dirinya tidak berguna

lagi dan hanya membuat malu anak-anaknya, selama


berbincang dengan perawat pasien terus menunduk, kontak
mata tidak ada, pasien kadang terdiam lama dan menangis.
Strategi pelaksanaan (SP) apakah yang dapat
diberikan oleh perawat?
a.
b.
c.

Membantu orientasi realita


Mengidenfikasi kemampuan dan aspek positif yang
dimiliki pasien.
Membimbing pasien membuat jadwal kegiatan
harian.
Mengajarkan cara menghardik
Memvalidasi masalah

d.
e.
24. Seorang perempuan usia 45 tahun kembali dirawat di RSJ,

informasi yang diperoleh perawat dari keluarga, pasien sudah


putus obat selama 1 bulan, semenjak putus obat pasien
mengatakan mulai mendengar suara-suara. Pada saat perawat
berbincang-bincang dengan pasien, tiba-tiba muncul
halusinasinya, suara itu yang mengatakan Kamu tidak baik;
kamu tidak dapat melakukan sesuatu dengan baik. Kamu tidak
bisa merawat dirimu sendiri, kami akan menangkap kamu lagi.
Berdasarkan data diatas, tindakan apa yang harus
dilakukan perawat?
a. Membatu pasien mengenal halusinasi :
Menyebutkan waktu, frekuensi dan situasi
terjadi halusinasi, perasaan dan cara mengontrol
halusinasi (cara menghardik).
b. Mengajarkan pasien untuk berbincang-bincang
dengan orang lain saat halusinasinya timbul.
c. Memasukkan kegiatan harian pasien
d. Mengajarkan pasien cara meminta, menolak
dengan benar.
e. Menvalidasi masalah dan latihan sebelumnya.
25. Seorang laki-laki berusia 20 tahun sedang berinteraksi dengan
perawat di ruangan. Pasien : Saya mau melukis hari ini.
Perawat: bagus sekali, bapak akan melukis apa? . Pasien:
saya bisa melihat dengan mata hati lukisan alam ini . Proses
pikir apakah yang diperlihatkan pasien pada
interaksi diatas?
a. Blocking
d. Flight of ideas
b. Tangensial
e. Sirkumstansial
c. Perseverasi
26.Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa Ke IGD RSJ setelah
dilihat mondar- mandir dan bergumam sendiri di sebuah mesjid.
Tasnya berisi kertas-kertas, alquran. Pasien mengatakan
pelindung dunia, selama pembicaraan perawat pasien
mengatakan "aku adalah nabi yang di utus untuk
menyelamatkan dunia dengan suara lembut berulang dan
mengatakan bahwa ia melihat dunia dengan mata
hatinya
Apakah diagnosa dari kasus diatas
pasien?
a. Harga Diri Rendah
d. Isolasi sosial
b. Perilaku Kekerasan
e. Halusinasi
c. Waham Agama
27.Keluhan pasien masuk rumah sakit jiwa, adalah
pasien sering jalan keluyuran pada malam hari
karena perintah suara dari halusinasinya, sehingga
respon yang terbaik dari seorang perawat bila
asuhan kperawatan di ruang IGD adalah:
a. Memberikan SP-I Halusinasi
b. Memberikan SP-I Isolasi sosial
c. Membina hubungan saling percaya
d. Memberikan SP-I Menarik diri
e. Memberikan SP-I Depisit Perawatan diri

28. Dari intervensi keperawatan berikut ini mana yang


paling tepat untuk pasien risiko perilaku kekerasan :
a. membentuk hubungan yang sifanya tidak
menuntut
b. memdorong keterlibatan pasien dalam aktifitas
kelompok
c. menghabiskan lebih banyak waktu bersama
pasien
d. menunggu sampai pasien memulai interaksi
e. mendorong pasien mengekspresikan perasaan
29. Strategi asuhan keperawatan yang tepat dalam
asuhan keperawatan pasien menarik diri adalah:
a. selalu berupaya membina hubungan saling
percaya
b. membuat interaksi kelompok sebagai fokus
utama terapi
c. melakukan konseling satu lawan satu secara
mendalam
d. mengadakan interaksi secara singkat, sering dan
tidak menuntut
e. bersikap empati
30. Dalam menangani pasien yang mengalami HDR akibat
bagian tubuhnya diamputasi, maka pendekatan yang
dapat digunakan oleh perawat adalah:
a. Ramah dan serius
b. Sabar dan empati
c. Suportif
d. Humoris dan pengertian
e. Sopan dan menyenangkan
31.Pasien usia 30 tahun di rawat di RSJ terlihat dengan
penampilan rapih, bersih, berbicara pelan, kontak mata
positif, ekspresi wajah tumpul. Emosi pasien akan
meningkat bila dituduh dirinya telah berbuat seuatu
meskipun itu belum tentu benar. Tindakan perawatan
yang tepat pada pasien tersebut adalah:
Memberikan SP 1 HDR
b. Memberikan SP 3 PK
c. Memberikan SP 3 Halusinasi
d. Memberikan terapi kognitif
e. Memberikan SP 2 HDR
32. Mekanisme pembelaan diri dengan cara menyangkal
disebut:
a. Dissosiation
d. Regresi
b. Denial
e. Subsitusion
c. Introjeksion
33. Langkah pertama dalam menjalin hubungan saling
percaya antara perawat-pasien adalah:
a. Menaruh perhatian penuh kepada pasien
d.
empati
b. Mengenalkan diri
e. simpati
c. Bersikap ramah dan sabar
34. Seorang laki-laki usia 33 tahun, dirawat di RSJ
mengatakan bahwa dirinya adalah orang yang paling
kaya sedunia, punya mobil 10, punya rumah 4 dan
semua orang suka padanya. dan saat berbicara dengan
orang lain pasien memperkenalkan dirinya bahwa dia
punya segalanya. Perawat mengidentifikasi bahwa
pasien tersebut waham kebesaran.
Apakah tujuan keperawatan yang tepat pada kasus
tersebut?
a. Pasien dapat meningkatkan harga dirinya
b.Pasien dapat merawat diri secara mandiri
c.Pasien dapat berorientasi pada realita secara bertahap

d. Pasien dapat berinteraksi dengan orang lain secara


bertahap
e.Pasien dapat menyalurkan energi marahnya secara
konstruktif
35.Seorang laki-laki usia 37 tahun yang berada di ruang
perawatan RSJ terlihat menyendiri di sudut ruangan
kamarnya dan menunduk. Apakah data yang perlu
dikaji pada kasus tersebut ?
a.
Pola makan pasien
b.
Kontak mata pasien.
c.
Hal-hal positif pasien
d.
Cara mengontrol marah pasien
e.
Kebutuhan istirahat pasien
36. Seorang perempuan berusia 37 tahun dengan
riwayat penggunaan obat-obatan terlarang dan
sebelumnya pernah dirawat karena gangguan
psychiatric mengalami kebingungan. Pasien terlihat
sedang bicara-bicara sendirian dan saat ditanya
perawat, pasien kurang menanggapi.
Apakah
Diagnosa keperawatan yang bisa ditegakkan untuk
kasus ini?
a Waham
d. Isolasi sosial
b Prilaku Kekerasan
e. Halusinasi
c Harga Diri Rendah
37. Seorang laki-laki yang mengalami gangguan jiwa. Usia
60 tahun dibawa ke UGD oleh polisi yang
menemukannya sedang mengamuk dan menyerang
orang lain di trotoar, pasien berteriak dan memaki
polisi tsb. Setelah penanganan awal memeriksa tekanan
darah hasilnya 140/90 mmHg.
Bagaimana penanganan selanjutnya yang paling tepat
diberikan dengan berkolaburasi dengan dokter melalui
intravena?
a. Pemberian diazepam d. Pemberian Ludiomil
b. Pemberian stelazin
e. Pemberian modicate
c. Pemberian lidocain
38. Seorang pasien laki-laki usia 44 tahun dirawat di ruang
perawatan RSJ, mengamuk, memukul, melempari
barang-barang apa saja yang dekat dengannya dan
memaki dengan suara yang tinggi. Oleh perawat sudah
diajarkan
sesuai diagnosanya. Dan saat ini
memerlukan evaluasi tindakan. Apakah respon pasien
yang dinilai pada kasus tersebut?
a.
pasien mampu berinteraksi dengan
orang lain
b.
pasien mampu merawat diri sendiri
tanpa bantuan
c.
pasien mampu mengontrol suarasuara yang didengarnya
d.
pasien mampu mengungkapkan
marahnya secara konstruktif
e.
pasien mampu mengungkapkan
keyakinannya sesuai dengan kenyataan
39. Seorang pasien laki-laki usia 80 tahun, mengalami
disorientasi waktu, tempat dan orang, pasien tampak
bingung dan berjalan mondar mandir. Untuk
menegakkan
diagnosa
keperawatan,
perawat
membutuhkan informasi pendukung lainnya. Apakah
data yang perlu dikaji pada kasus tersebut?
a
Menjelaskan tujuan dan aktivitas yang akan
dilakukan
b Menciptakan lingkungan yang terapeutik

c
d
e

Membina hubungan saling percaya


Mengobservasi perilaku pasien lansia
Menanyakan tentang keluhan yang dirasakan oleh
pasien lansia

40. Seorang laki-laki berusia 34 tahun pada saat dilakukan


wawancara di dapat data; mengatakan dirinya adalah
presiden dan saya akan mengadakan rapat dengan pejabat,
saya orang hebat dan semua yang ada disini adalah staf dan
bawahan saya. Kontak mata ada, bicara kacau, tidak betah,
diam ditempat duduk, selalu mondar mandir sambil
menghardik teman-temannya. Apakah masalah utama pada
pasien ini ?
a. Gangguan konsep diri
b. Isolasi sosial
c. Gangguan persepsi sensori
d. Perubahan proses pikir
e. Resiko perilaku kekerasan

41. Seorang wanita usia 45 tahun baru saja diberitahukan


oleh dokter bahwa hasil biopsi payudara menunjukkan
adanya tanda keganasan. Ketika suaminya berkunjung
dan menanyakan hasil pemeriksaan laboratoriumnya,
wanita tersebut mengatakan hasil biopsinya salah dan
keliru. Sebutkan jenis mekanisme pertahanan ego dari
wanita tersebut ?
a. Disiosasi
d. kompesansi
b. Identifikasi e. denial
c. Introjeksi
42. Hasil pengkajian yg dilakukan perawat dengan pasien X di
dapat data subjektif ; pasien mengatakan tidak berguna, tidak
bisa merawat anak-anaknya, tidak punya rumah, tidak
berdaya dan lemah, juga mengatakan tidak ada yg istimewa
dalam dirinya, sudah tua, tidak cantik lagi dan hidung pesek.
Data objektif ; pasien sulit berbicara, kontak mata kurang,
ekspresi wajah tidak bergairan, bicara pelan dan lambat.
Apakah masalah keperawatan yang timbul dari kasus diatas ?
a. Gangguan konsep diri: harga diri rendah
b. Isolasi sosial : menarik diri
c. Gangguan persepsi sensori : halusinasi
d. Gangguan proses pikir : waham
e. Resiko bunuh diri
43. Seorang wanita usia 40 tahun yg telah mengalami keguguran
akibat terjatuh dari kamar mandi, saat wawancara oleh
perawat mengatakan seandainya saya lebih hati-hati pasti
kejadian ini tidak akan terjadi dan kalau kejadian ini bisa di
tunda maka saya akan lebih sering lagi berdoa kepada tuhan.
Apakah yang dialami pasien diatas dalam rentang respon
individu terhadap kehilangan/berduka ?
a. Denial (penyangkalan)
d. depresi
b. Anger (marah)
e. acceptance
c. Bergaining (tawar menawar)
44. Pasien berusia 32 tahun,sejak satu bulan terakhir berperilaku
aneh,dimana sudah tidak lagi keluar rumah,takut melihat
orang
bahkan kadang-kadang masuk kolong tempat
tidur,kadang-kadang menunjuk-nunjuk kearah tertentu.dan
berbicara sendiri,Pada saat pengkajian pasien mengatakan
melihat orang yang mengatakan ingin membunuh
dirinya,hari berikutnya pada pasien terlihat tidak lagi
memperhatikan perawatan dirinya sehingga terlihat
kotor,rambut acak-acakan,pakaian kotor dan mengatakan
malas mandi karena kedinginan.
Apakah Diagnosa keperawatan yang muncul selain gangguan
persepsi halusinasi?
a.Isolasi sosial
b.Gangguan sensori persepsi halusinasi
c.Defisit perawatan diri mandi dan berdandan
d.Menarik diri
e.Ansietas

45. Pasien berusia 32 tahun,sejak satu bulan terakhir berperilaku


aneh,dimana sudah tidak lagi keluar rumah,takut melihat
orang
bahkan kadang-kadang masuk kolong tempat
tidur,kadang-kadang menunjuk-nunjuk kearah tertentu.dan
berbicara sendiri,Pada saat pengkajian pasien mengatakan
melihat orang yang mengatakan ingin membunuh dirinya
Apakah tindakan keperawatan yang pertama dilakukan oleh
perawat?
a.Membina hubungan saling percaya
b.Bantu pasien mengenali halusinasi
c.Diskusikan pentingnya kebersihan diri
d.Ajarkan cara menghardik
e.Ajarkan cara minum obat yang benar
46. Disebuah RSJ, seorang wanita yang berada di ruang
rawat,tiba-tiba bangun dari duduknya sambil berbicara
sendiri seolah-olah orang lain yang bersamanya,ia tampak
sesekali tersenyum sendiri dan diam sesaat seperti sedang
mendengarkan lawan bicaranya..
Apakah tindakan pertama yang perlu dilakukan oleh perawat
pada kondisi tersebut?
a. Tanyakan apa yang dilihat dan didengar pasien
b. Mengiakan apa yang dilihat dan didengar pasien
c. Mengajarkan cara menghardik
d. Membina hubungan saling percaya
e. Mengajarkan minum obat yang teratur
47. Seorang perempuan usia 42 tahun masuk RSJ dengan alasan
mengamuk, membanting barang-barang, gelisah tidak bisa
tidur, berdiam diri dalam kamar mandi selama beberapa jam
(4 Jam). Menurut keluarga pasien biasanya mengamuk karena
di tegur atas kesalahannya, klein juga mengatakan mudah
kesal dan jengkel, membanting barang dan menganggap
semua barang tidak ada artinya. Pasien kelihatan
bersemangat, wajah tegang, muka merah ketika menceritakan
masalahnya yg berhubungan dengan suaminya yang suka
memukulinya. Apakah masalah keperawatan yang muncul
dari kasus diatas?
a. Gangguan konsep diri
d. Gangguan proses pikir
b. Isolasi sosial
e. Perilaku kekerasan
c. Gangguan persepsi sensori
48. Seorang perempuan usia 55 tahun mengalami luka ganggren
pada kaki sebelah kanan dengan diameter luas luka 3x5 cm,
luka mengeluarkan pus dan berbau. Dari wawancara pasien
mengatakan malu ikut dalam kegiatan di lingkungan
rumahnya karena lukanya dan menyatakan gagal sebagai
sorang istri dan ibu karena harus sering kali pergi ke RS
Manakah konsep diri dari kasus diatas yang bermasalah ?
a. Citra tubuh
d. Identitas diri
b. Ideal diri
e. Peran
c. Harga diri
49. Kriteria evaluasi ; Pasien mau membalas salam, mau berjabat
tangan, mau menyebutkan nama, tersenyum dan kontak
mata ada, mau duduk disamping perawat,dan mau
mengutarakakn masalah yang dihadapi. Manakah tujuan
khusus yang cocok dari kriteria evaluasi diatas ?
a. Pasien dapat membina hubungan saling percaya dengan
perawat
b. Pasien dapat mengidentifikasi penyebab dari perilakunya
c. Pasien dapat mengidentifikasi tanda dan gejala dari yang
dialaminya
d. Pasien dapat melaksanakan interaksi sosial secara bertahap
e. Pasien dapat mengindentifikasi manfaat dari interkasi yang
dilakukan
50.Seoarang pasien dengan halusinasi pendengaran bercerita
kepada perawat mendengar suara ajakan dari langit untuk
membunuh kawan sekamarnya. Apakah tindakan perawat
kepada pasien ini ?
a. Menganjurkan kepada pasien untuk mendiamkan saja suarasuara tesebut

b. Menganjurkan kepada pasien untuk minum obat bila


mendengar suara tersebut
c. Menganjurkan kepada pasien untuk melakukan aktifitas saat
mendengar suara tersebut
d. Mengajarkan kepada pasien untuk mengatakan saya tidak
mau dengar! kamu tidak ada !
e. Menganjurkan kepada pasien untuk bercakap-kacap dengan
temannya saat mendengan suara tersebut
51.Pasien H usai 17 tahun mengalami amputasi pada kaki
mengatakan kepada perawat saya tidak mau lagi melihat
kaki saya, sekarang saya berjalan harus pakai tongkat, tidak
ada lagi nanti laki-laki yg suka sama saya. Manakah konsep
diri yang bermasalah pada pasien ini ?
a. Gangguan body image
d. Gangguan Identitas diri
b. Gangguan ideal diri
e. Gangguan peran diri
c. Gangguan harga diri
52.Sorang perempuan berusia 15 tahun memotong pendek
rambutnya, bertingkah laku dan berpakaian juga gaya
bicaranya berubah seperti artis yang di sukainya. Apakah
jenis mekanisme pertahanan ego yang dialami perempuan
ini?

a. Disosiasi
d. Introyeksi
b. Identifikasi
e. Kompensasi
c. Intelektualisasi
53.Seorang perawat sedang melakukan komunikasi
dengan pasiennya Saya akan kembali 20 menit lagi
untuk melihat kondisi bapak, dan jika kondisi bapak
sudah lebih tenang, saya akan mengajarkan cara
menghilangkan perasaan kesal/marah supaya bapak
tidak dimasukkan keruangan ini lagi. Bagaimana pak,
setuju?.
Berada pada fase apakah suasana
komunikasi hubungan perawat pasien tersebut di atas?
a. Fase prainteraksi
d. Fase kerja
b. Fase perkenalan
e. Fase terminasi
c. Fase orientasi
54.Seorang wanita berusia 45 tahun yang menderita Cancer
mamae mengatakan kepada perawat saya tidak usah lagi
dirawat disini, biarkan saja saya pulang kerumah saya, ini
sudah menjadi nasib saya seperti ini. pasien tampak menarik
diri, merasa kesepian, tidak mau bicara dan putus asa juga
susah tidur dan tidak mau makan. Apakah yang dialami
pasien diatas dalam rentang respon individu terhadap
kehilangan/berduka ?
a. Denial (penyangkalan)
d. Depresi
b. Anger (marah)
e. Acceptance
c. Bergaining (tawar menawar)
55.Seorang Ibu berusia 40 tahun,mondar mandir didalam
rumahnya karena anak gadisnya sudah sampai larut malam
belum pulang.,ia tampak gelisah,berkeringat,pucat dan
mengatakan jantungnya terasa berdebar-debar, persepsinya
kacau, tidak dapat berfikir logis dan ketakutan ,suara kadangkadang meninggi. Manakah kategori ansietas yang sesuai
untuk kasus tersebut?
a. Antisipasi
d. Anxietas berat
b. Ansietas ringan
e. Panik
c. Ansietas sedang
56.Seorang laki-laki,berusia 50 tahun,dirawat dirumah sakit
dengan diagnosa medic tumor paru,dengan rencana medis
adalah operasi,pasien mengatakan cemas akan keadaan
penyakitnya saat ini,pasien sering melamun dan
termenung,pasien
selalu
bertanya
tentang
penyakitnya,ekspresi wajah tampak tegang ,verbalisasi
cepat,kadang-kadang blocking. Diagnosa keperawatan dari
masalah diatas adalah?
a. Antisipasi
d. Anxietas berat
b. Anxietas ringan
e. Panik
c. Anxietas sedang

57.Pasien berusia 38 tahun,saat ini menerima pemutusan


hubungan kerja ( PHK ) dari kantornya setelah 9 tahun
bekerja disana,sekarang dia berkata itu tidak mungkin dan
saya tidak percaya , Pasien sering menunjukkan sikap
menarik diri,tidak mau bicara dan sering menangis,kemudian
dia menjadi pendiam dan murung . Apakah masalah
keperawatan pasien tersebut diatas?
a. Anxietas
d. Kehilangan
b. Ketakutan
e. Depresi
c. Penolakan
58. Pasien X mengatakan bahwa ia sering mendengar suarasuara yang ingin membunuh dirinya. Apakah tindakan
perawat saat mendengerkan pasien mengungkapkan
halusinasinya ?
a. Diam dan mendengarkan semua cerita pasien
sampai habis
b. Memotong pembicaraan dan mengatakan suarasuara itu tidak ada
c. Memarahi pasien karena sudah mendengarkan
suara-suara tersebut
d. Mengatakan pasien sudah berbohong dan
mengarang cerita
e. Mengatakan percaya atas pengakuan pasien tetapi
tidak mendengar suara tersebut
59.Seorang pasien mengatakan bahwa ia sering mendengar
suara-suara yang ingin membunuh dirinya. Apakah tindakan
perawat saat mendengerkan pasien mengungkapkan
halusinasinya ?
f. Diam dan mendengarkan semua cerita pasien sampai
habis
g. Memotong pembicaraan dan mengatakan suara-suara itu
tidak ada
h. Memarahi pasien karena sudah mendengarkan suarasuara tersebut
i. Mengatakan pasien sudah berbohong dan mengarang
cerita
j. Mengatakan percaya atas pengakuan pasien tetapi tidak
mendengar suara tersebut
60. Seorang laki-laki berusia 34 tahun, pada saat dilakukan
wawancara di dapat data; mengatakan dirinya adalah
presiden dan saya akan mengadakan rapat dengan pejabat,
saya orang hebat dan semua yang ada disini adalah staf dan
bawahan saya. Kontak mata ada, bicara kacau, tidak betah,
diam ditempat duduk, selalu mondar mandir sambil
menghardik teman-temannya. Apakah masalah utama pada
pasien ini ?
a. Gangguan konsep diri
b. Isolasi sosial
c. Gangguan persepsi sensori
d. Perubahan proses pikir
e. Resiko perilaku kekerasan
61. Pasien A laki-laki berumur 25 tahun dengan dx.keperawatan
harga diri rendah, saat dilakukan pengkajian diperoleh datadata obyektif
yang mendukung
terhadap diagnosa
keperawatan tersebut. Manakah data objektif yang harus ada
pada pengkajian pasien harga diri rendah?
a. Kontak mata sering
d. Bicara dengan suara keras
b. Tersenyum sendiri
e. Sering lupa
c. Produktivitas menurun
62. Pasien W perempuan berusia 16 tahun datang ke poliklinik
jiwa RSJ diantar oleh keluarganya. Adapun keluhan, keluarga
mengatakan anaknya merasa dirinya jelek dan berpenampilan
kurang menarik, keluarga mengatakan tidak ada yang suka
padanya, merasa bersalah dan khawatir. Berdasarkan kasus
tersebut, di posisi manakah pasien berada pada rentang
respon adaptif dan maladaptif?
a. Aktualisasi diri
d. Kerancuan identitas
b. Konsep diri positif
e. depesoalisai

c. Harga diri rendah


63. Dalam asuhan keperawatan dengan Isolasi sosialSxperlu
adanya tindakan keperawatan yang ingin dicapai pada suatu
diagnosa keperawatan, pada kasus isolasi sosial ada beberapa
tindakan yang yang diharapkan. Bagaimana tindakan
keperawatan yang diharapkan pada pasien dengan kasus
isolasi sosial ?
a. Pasien dapat mendemonstrasikan keinginan dan hasrat
untuk bersosialisasi dengan orang lain.
b. Pasien dapat mengikuti aktivitas kelompok dengan
anjuran perawat
c. Pasien dapat beinteraksi hanya dengan perawat
d. Pasien merasa dapat menikmati kesehariannya dengan
bekerja sendiri
e. Pasien dapat melakukan kontak mata saat berkomunikasi
dengan orang lain.
64. Pada kasus isolasi sosial, biasanya pasien memiliki beberapa
karakteristik yang menunjuknya indikasi terhadap kasus
tersebut. Apa saja karakteristik pasien dengan kasus isolasi
sosial ?
a. afek datar dan menyendiri
b. afek labil dan menarik diri
c. sedih dan merasa sepi
d. sedih dan tidak ada perhatian terhadap lingkungan
e. kontak mata kurang dan sulit berkomunikasi
65. Pasien berumur 28 tahun dirawat dengan kasus isolasi sosial,
selama 14 hari berada di ruang rawat inap RSJ di ruang
seulanga dan sudah diajarkan cara berkomunikasi dengan
orang lain secara bertahap. Kondisi pasien saat ini sudah ada
kemajuan yang telah dicapai. Menurut rentang respon,
kondisi pasien termasuk adaptif bila bersifat?
a. Menarik diri
d. Manipulasi
b. Ketergantungan
e. Curiga
c. Otonomi
66. Disebuah RSJ,Seorang wanita yang berada di ruang
rawatnya,tiba-tiba bangun dari duduknya sambil berbicara
sendiri seolah-olah orang lain yang bersamanya,ia tampak
sesekali tersenyum sendiri dan diam sesaat seperti sedang
mendengarkan lawan bicaranya.. Apakah tindakan pertama
yang perlu dilakukan oleh perawat pada kondisi tersebut?
a.Tanyakan apa yang dilihat dan didengar pasien
b. Menyetujui apa yang dilihat dan didengar pasien
c. Mengajarkan cara menghardik
d. Membina hubungan saling percaya
e. Mengajarkan minum obat yang teratur
67. Intervensi keperawatan agar klien mampu menyatakan secara
verbal mengatasi stress dan frustasi adalah:
a. Ajarkan klien metode-metode nondestruksi dalam
mengekspresikan emosi yang kuat
b. Dorong klien untuk mengekspresikan perasaannya yang
kuat kepada perawat
c. Dorong klien untuk menghadiri aktifitas kelompok
d. Tetapkan waktu untuk berinteraksi setiap hari dengan
klien
e. memberi kesempatan klien mengungkapkan perasaaan
68. Terapi aktifitas kelompok pada klien Isolasi sosial dapat
difokuskan pada kegiatan:
a.Ajarkan klien tentang cara membentuk dan
mempertahankan hubungan interpersonal
b. Eksplorasi perasaan kehilangan, dan fasilitas respon
berduka
c. beri kesempatan kepada klien seperti berdiskusi, dan
bermain peran
d. Diskusikan perilaku menyalahkan diri sendiri dan
harapan yang tidak realitas
e. mengekspresikan kemampuan diri dalam berteman
69. Salah satu gejala positif yang sering ditemukan pada klien
schizofrenia adalah:
a. waham
d. Afek datar
b. Hiperaktifitas
e. Kehilangan minat

c. Gelisah
mengurus dirinya sendiri
c. Gelisah
70. Dalam merencanakan asuhan keperawatan klien schizofrenia
maka fokus asuhan keperawatan yang dapat dilakukan oleh
perawat adalah harus mengantisipasi masalah:
a. halusinasi pendengaran
d. Gagasan rujukan
b. perilaku aneh
e. Motivasi untuk beraktifitas
c. keyakinan klien yang salah
71. Jenis terapi aktifitas kelompok yang dapat diberikan pada
klien dengan defisit perawatan diri adalah:
a.Perkenalan
d. Menjaga kebersihan diri
b.Berkawan
e. Berpikir positif
c. Beraktifitas/bermain
72. Etiologi dari klien dengan menarik diri adalah:
a. Harga diri rendah
d. Merasa tidak berguna
b. Merasa tidak diterima
e. Selalu percaya diri
c. Tidak percaya diri
73. Konsep diri individu mulai muncul pada usia;
a. 0 - 1 tahun
d. 2 3 tahun
b. 4 5 tahun
e. 1,5 tahun
c. 2 - 4 tahun
74.Krisis psikososial yang dapat terjadi pada periode
perkembangan l pada masa dewasa muda ialah:
a. keintiman
d. isolasi sosial
b. identitas diri
e. kecemasan
c. pekerjaan
75. Seorang perempuan berusia 45 tahun dibawa ke Unit Gawat Darurat
psikiatri oleh warga karena mencoba bunuh diri di jembatan penyebrangan.
Berdasarkan hasil pengkajian, pasien gelisah, berteriak, menangis, dan
mencoba melarikan diri dari ruangan. Apakah tindakan yang paling
tepat dilakukan oleh perawat terhadap pasien tersebut?
a. Mengawasi pasien
b. Melakukan restrain
c. Memberikan obat penenang
d.
Mencoba menenangkan pasien
e.
Mengamankan pasien di ruang isolasi
76. Seorang laki-laki sedang berinteraksi dengan perawat. Pasien:
suster, sekarang saya sedang hamil, apa ? sepertinya ada
sesuatu dileher saya. Perawat : Boleh saya lihat ibu?.
Perawat: Ibu, kaku kuduk ibu disebabkan karena efek obat.
Pasien: saya yakin, ada kanker di leher saya, ibu saja yang

tidak nampak. Proses Isi pikir apakah yang terjadi pada


interaksi diatas?
a. Obsesi
d. Hipokondria
b. Phobia
e. Depersonalisasi
c. Waham
77. Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di Rumah Sakit Jiwa karena . Dari
hasi pengInformasi yang diperoleh perawat dari keluarga, pasien terus
mengurung diri di kamar semenjak pulang dari Rumah Sakit Jiwa, dia
mengatakan bahwa dirinya tidak berguna lagi dan hanya membuat malu
anak-anaknya, selama berbincang dengan perawat pasien terus menunduk,
kontak mata tidak ada, pasien kadang terdiam lama dan menangis. Strategi
pelaksanaan (SP) apakah yang dapat diberikan oleh
perawat?
a. Membantu orientasi realita
b. Mengidenfikasi kemampuan dan aspek positif yang
dimiliki pasien.
c. Membimbing pasien membuat jadwal kegiatan harian.
d. Mengajarkan cara menghardik
e.
Memvalidasi masalah
78.