Anda di halaman 1dari 1

pertanian Organik : Pengertian, Sejarah,

Prinsip, dan Metodenya


Diposkan pada: January 17, 2014 Oleh: Chy Rohmanah Pada Kategori: Edukasi
Pengertian pertanian organik adalah suatu jenis pengolahan berbagai bidang pertanian dengan
menggunakan bahan alami serta tidak menggunakan bahan kimia. Sebagai salah satu negara
yang memiliki lahan agraris yang sangat besar, Indonesia memiliki potensi besar untuk
mengembangkan sektor pertanian. Lahan dan daerah yang subur dapat dijadikan sebagai
modal kuat untuk mengembangkan dan melancarkan sistem pertanian berbasis organik ini.
Bahkan penghasilan utama beberapa negara terkaya di dunia adalah dari hasil pertanian.
Sistem pertanian organik ini sangat populer karena dapat dipastikan produk pertanian yang
dihasilkan bebas dari zat aditif berbahaya dan sehat untuk dikonsumsi. Ini merupakan produk
yang dibutuhkan oleh manusia modern agar tidak terkena berbagai penyakit berbahaya yang
mengancam jiwa. Bahan kimia untuk pertanian ini dapat meliputi pestisida, herbisida, pupuk
kimia atau buatan, dan zat untuk mempercepat tumbuh tanaman.

Sejarah Pertanian Organik


Sejarah pertanian organik telah ada sejak zaman pra sejarah, pada zaman dahulu tentu seluruh
konsep pertanian menggunakan konsep organik. Selain belum ada teknologi yang
memungkinkan penggunaan bahan kimia, pada zaman tersebut masih sangat mudah dalam
mengembangkan pertanian. Lahan dan tempat yang subur menjadi alasan utama, selain
sumber daya alam yang sangat kaya pada zaman prasejarah tersebut.

Awal Abad ke 18

Bapak Pertanian Organik

Prinsip Pertanian Organik


Prinsip pertanian organik adalah suatu dasar yang harus dipegang dalam pengembangan
konsep dan pertanian yang bersifat organik agar berhasil dan dapat dikatakan sebagai salah
satu pertanian jenis organik. Prinsip ini dijadikan sebagai salah satu patokan dalam
mengembangkan konsep organik pada lahan pertanian.