Anda di halaman 1dari 3

Chain Conveyor

A. Latar Belakang
Chain Conveyor (DCC) adalah salah satu jenis alat transport untuk memindahkan
material baik powder maupun granular dari suatu unit produksi ke unit produksi
yang lain. konveyor ini terdiri dari rantai sebagai komponen utamanya yang mana
rantai ini dikaitkan dengan papan papan pembawa atau dengan penggaruk,
disesuaikan dengan material yang akan dibawanya. Rantai ini digerakkan oleh
sprocket yang dihubungkan dengan motor listrik yang mana putarannya
diturunkan dengan reduction gear.

B. Jenis Chain Conveyor

Chain Sliding ( Penyorongan rantai )

Metode ini adalah sederhana didalam kontruksi, memiliki bagian pergerakan yang
lebih sedikit dan biasanya paling rendah/murah biayanya untuk beban yang
diberikan. Hal ini paling efektif pada peralatan kotor dan kontruksi tak datar,
baik/cocok untuk pengaruh kondisi. Peralatan daya kuda adalah lebih tinggi
daripada untuk rantai penggulung.

Chain Rolling (Penggulungan rantai)

Metode ini memiliki operasi yang lebih halus, polusi yang lebih sedikit bila
dibandingkan dengan penyorongan rantai. Semakin lebih rendah gesekan pada
pusat yang lebih rendah, maka semakin sedikit pergerakan dan semakin rendah

biaya operasi. Hal ini tidak cocok untuk peralatan kotor sebagaimana bahan luar
dapat mengganggu penggulungan.

C.Perawatan Chain Conveyor


a. Pelumasan Tipe A
Pelumasan manual, penggunaan pelumas secara periode dapat disikatkan atau di
usapkan. Pelumasan drip, oli diberikan diantaea link plates edge dari drip
lubricator
b. Pelumasan Tipe B
Oil bath atau oil slinger, ketinggian minyak oli ini selalu dilihat sesuai yang telah
ditetapkan.
c. Pelumasan Tipe C
Oil stream, minyak dipasok oleh pompa circulating loop dalam rantai pada Lowes
span.
d. Periksa chain stretch/tegangan rantai
Jika elongation dalam exess sebesar 3%, ganti dengan rantai baru. Periksa panjang
setelah 1000 jam pertama.
e. Periksa Sprocket
Jika gigi memiliki penampilan yang bengkok, ganti. pemeriksaan awal 24 jam,
kedua 1000 jam, ketiga 500 jam. Dan berkala sesudahnya, periksa panjang rantai.

f. Periksa alignment / Kesejajaran


Jika saat pemakaian terlihat pada permukaan dalam dari roller link side bars dan
pada sisi gigi sproket, ada misalignment. Seting kembali sproket.

D.Aplikasi Chain Conveyor


a. Krepyak tebu atau biasa disebut cane carrier (pengangkut tebu) atau cane
conveyor, ialah pembawa tebu yang dicurahkan dari meja tebu menuju
kegilingan.
b. Intermediate carrier atau disebut juga dengan krepyak antar gilingan
adalah krepyak yang lokasinya berada diantara perangkat gilingan dengan
perangkat gilingan lainnya. Berfungsi untuk menghantarkan atau
membawa sisa tebu/ampas yang telah diperah pada satu gilingan
kegilingan berikutnya untuk diperah kembali setelah diberi imbibisi nira
maupun air. Digerakkan oleh gilingan melalui roda gigi/sprocket dan rantai

atau oleh motor listrik tersendiri.


Pada dasarnya ada beberapa type /jenis krepyak :
Apron atau slat conveyors.
Drag atau rake conveyors atau hark carriers.
Krepyak tetap atau fixed carriers.