Anda di halaman 1dari 18

Laporan hasil rapat

Hari/tanggal
Waktu
Tempat
Topik
Jumlah peserta

a.
b.
c.
d.
e.

a.

a.
b.
c.
d.
e.

: Kamis, 12 september 2013


: pukul 09.25-10.00
: Ruang belajar akselerasi 2
: Perencanaan kegitan rekreasi
: 18 orang

Isi laporan
1. Topik yang diangkat
Tempat rekreasi
Waktu rekreasi
Transportasi
Dana rekreasi
Panitia rekreasi
2. Permasalhaan yang muncul
a. Belum diputuskannya tempat, waktu, transportasi, dana, dan panitia rekreasi
3. Pemecahan masalah
Meminta pendapat para peserta rapat untuk menentukan, tempat, waktu, transportasi, dana, dan panitia
rekreasi
4. Kesimpulan
a. tempat rekreasi : palette (kab. bone)
b. waktu rekreasi : minggu, 6 oktober 2013
c. transportasi
: 1 unit bus
d. dana rekreasi : dana diambil peserta rekreasi
1) jumlah
Transportasi
: Rp. 1.000.000,00
Konsumsi
: Rp. 400.000,00
Dokumentasi : Rp. 150.000,00
Cadangan
: Rp. 150.000,00
Jumlah
: Rp. 1.700.000,00
e. panitia rekreasi
:
- ketua
: muhammad erwin tomodi
- wakil
: yusmifatika erwin
- bendahara
: Anid ummy
5. Saran
a. Semua peserta diharapkan membayar paling lambat pada tanggal 4 oktober 2013
b. Semua peserta diharapkan datang dan berkumpul di smansa sengkang selambat-lambatnya pada pukul
06.45

CONTOH LAPORAN HASIL


DISKUSI/RAPAT
LAPORAN HASIL DISKUSI/RAPAT
RENCANA STUDY TOUR KE SMA NEGERI 1 BULUKUMBA
A. Pendahuluan
Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, prestasi para pelajar dan juga untuk
mempererat tali silaturahmi bagi para siswa. Maka SMA Negeri 1 Bontomarannu, khususnya
siswa kelas XII IPA 1 akan mengadakan kunjungan yang disebut denganStudy Tour ke SMA
Negeri 1 Bulukumba. Kegiatan ini dilakukan supaya para siswa dapat bertukar pikiran untuk
bisa meningkatkan mutu pendidikan dan juga kedisiplinan sehingga bisa menjadi acuan untuk
masa yang akan datang. Dalam hal ini kami telah menggagas sebuah tema yang berjudul
Rencana Study Tour ke SMA Negeri 1 Bulukumba.
B.

Nama Kegiatan
Rencana Study Tour ke SMA Negeri 1 Bulukumba

C. Pelaksanaan:
Rapat dilaksanakan pada:
Hari/tanggal
: Selasa, 22 November 2011
Waktu
: pukul 07.30 08.30 WITA
Tempat diskusi
: Ruangan kelas XII IPA 1
D.

Pembina/Pengarah
Yang bertindak sebagai pembina dalam rapat ini yaitu Dra. Hj. Rahmawati, S.pd. Beliau
adalah guru bidang studi bahasa Indonesia yang membimbing kelas XII IPA 1.

E.

Peserta
Jumlah peserta rapat adalah 33 orang.
9 siswa laki-laki,
24 siswi perempuan.

F. Uraian Singkat Diskusi/Rapat


Kegiatan studi tour ke SMA Negeri 1 Bulukumba akan dilaksanakan pada tanggal 21 dan 22
mei 2012. Kegiatan studi tour ini juga akan dirangkaikan dengan kunjungan para siswa SMA
Negeri 1 Bontomarannu khususnya kelas XII IPA 1 ke tempat-tempat wisata yang ada di
Bulukumba. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi bagi para siswa dan
antar sekolah masing-masing karena pada malam harinya akan dilaksanakan malam bina
akrab.
G. Penutup

Demikian laporan yang telah kami buat mengenai hasil rapat rencana study tour ke SMA
Negeri 1 Bulukumba, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami
menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kami
mengharapkan saran dan kritik agar kedepannya kami bisa membuat laporan yang mendekati
kesempurnaan.

MEMBUAT CATATAN HASIL PERTEMUAN/RAPAT


Diposkan oleh Manajemen dan administrasi di 22.38 Label: manajemen dsb

PENGERTIAN NOTULA
Pada saat rapat, tentunya harus ada orang yang bertugas untuk mencatat jalannya
rapat. Untuk mencatat jalannya rapat diperlukan suatu ketrampilan. Nah, ketrampilan
apakah yang harus dimiliki oleh petugas tersebut? Apakah istilah untuk orang yang
bertugas mencatat jalannya rapat? Ayo kita pelajari lebih mendalam!
PENGERTIAN NOTULA
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka dijelaskan
bahwa notula adalah catatan singkat mengenai jalannya persidagan (rapat) serta hal yang
dibicarakan dan diputuskan. Orang yang melakukan pekerjaan notula disebut juga sebagai
notulis. Apakah notulis dengan sekretaris sama? Dalam situasi tertentu sekretaris dapat pula
menjadi seorang notulis, namun seorang notulis tidaklah otomatis menjadi seorang sekretaris.
Notulen merupakan sumber informasi atau sebagai dokumen otentik, karena notulen harus
ditulis dengan teliti, tepat dan jelas. Penyusunan notulen memerlukan kemampuan menulis
secara jalas dan singkat. Penulisan notulen harus didahului dengan judul yang menyatakan
dengan jelas badan yang mengadakan rapat, serta dimana rapat tersebut diselenggarakan.
Setelah itu menyusun daftar nama peserta rapat beserta jabatannya dan yang terakhir adalah
peserta rapat yang berhalangan hadir juga harus ditulis.
Kemudian notuis mencatat apa yang terjadi dalam rapat. Yang pertama dicatat ialah
pengesahan notulen rapat sebelumnya bila rapat yang diadakan waktu itu adalah lanjutan dari
rapat terdahulu. Selanjutnya yang perlu dicatat adalah pembahasan-pembahasan serta
keputusa-keputusan yang dambil mengenai hal-hal yang tercantum didalam agenda rapat.
Dan yang terakhir adalah mencatat pukul berapa rapat tersebut ditutup.
MACAM-MACAM NOTULA
Telah dikemkakan bahwa notula adalah catatan singkat mengenai jalannya
persidanga (rapat) serta hal yang dibicarakan dan diputuskan. Notula ini dapat disusun
sebelum rapat, pada saat rapat berlangsung atau sesudah rapat. Notula terbagi menjadi dua
jenis yaitu:
1. Notula Harfiah
Yang dimaksud dengan notula harfiah adalah laporan atau pencatatan secara kata demi
kata seluruh pembicaraan dalam rapat, tanpa menghilangkan atau menambahka kata lain
(kata dari notulis). Notula harfiah biasanya berbentuk dikte atau catatan stenografi, menulis
kembali hasil rekaman, dan gabungan dari keduanya.
2. Notula Rangkuman
Notula rangkuman adalah laporan ringkas tentang pembicaraan dalam rapat. Oleh
karena itu, notulis harus terampil menilai isi pembicaraan setiap peserta rapat. Notulis harus
dapat memilah dan memilih setiap pembicaraan. Hal-hal yang ditulis oleh seorang notulis
adalah yang sesuai dengan tema rapat da tujuan rapat. Apabila pembicaraannya tidak seseuai
dengantema dan tujuan rapat, maka notulis tidak perlu menulis di dalam notula rapat.

Notulis juga harus dapat meringkas setiap pembicaraan dan menuliskannya dalam
kalimat yang komunikatif dan efektif. Dalam kata lain notula harus ditulis dengan kalimat
yang jelas, singkat, dan tepat serta dapat dipahami oleh orang lain. Untuk itu, seorang notulis
harus terampil mendengarkan setiap pembicaraan, meringkas, mencatat sambil
mendengarkan pembicaraan berikutnya.
FUNGSI NOTULA
1. Sebagai Alat Bukti
Apabila ada kasus, maka notula dapat digunakan sebagai bahan pembuktian di
pengadilan. Sebagai contoh: pendaftaran suatu organisasi, bila ada perubahan bentuk atau
penutupan suatu organisasi, membuktikan adanya pelaksanaan tugas tau tidak dilaksanakan
tugas tersebut.
2. Sebagai Sumber Informasi Untuk peserta Rapat Yang Tidak Hadir
Meskipun peserta berhalangan hadir, sebaiknya peserta tersebut tetap mengetahui
materi rapat yang dibahas dan mengetahui hasil rapat.
3. Sebagai Pedoman Untuk Rapat Berikutnya
Rapat terdahulu yang memerlukan tindak lanjut, direlisasikan dalam rapat berikutnya
sehingga notula dapat dijadikan pedoman.
4. Sebagai Alat Pengingat Untuk Peserta Rapat
Biasanya setelah pembukaan rapat, dibacakan notula hasil rapat sebelumnya sehingga
dapat mengingatkan para peserta rapat.
5. Sebagai Dokumen
Notula sebagai dokumen sehingga harus disusun dengan rapi menurut kronologis dan
dijilid secara rapi lalu dismpan engan baik sesuai dengan sistem pengarsipan.
6. Sebagai Alat Untuk Rapat Semu
Yang dimaksud dengan rapat semu adalah rapat yang tidak pernah dilaksanakan atau rapat
fiktif. Pada saat menyususn notula biasanya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada ahli
hukum.

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Untuk menjadi notulis yang handal, diperlukan beberapa keahlian yang harus
dimiliki seorang notulis. Seorang notulis harus terampil atau mampu:
Mendengarkan da menulis
Memilah dan memilih hal yang penting dan yang tidak penting
Konsentrasi yang tinggi
Menulis cepat
Bersikap obyektif dan jujur
Menguasai bahsa teknis baku dan menguasai materi pembahasan
Mengetahui dan memenuhi kebutuhan pembaca notula
Menguasai metode pencatatan secara sistematis
Menguasai metode pengolahan data
Menguasai berbagi hal yang berhubungan dengan rapat.
Menyimpulkan hasil rapat

1.

2.
3.
4.
5.

7.
8.
9.
10.

Seorang notulis memiliki beberapa fasilitas penunjang untuk membantu dalam


menyelesaikan tugasnya. Beberapa fasilitas dan keistimewaan yang harus diperoleh seorang
notulis adalah sebagai berikut:
Notulis diberi informasi mengenai perihal latar belakang rapat, tujuan rapat, pokok masalah
rapat, dan jenis rapat sebelum rapat dilaksanakan. Notulis harus mengetahui susunan acara
beserta pokok masalah atau materi yang akan dirapatkan agar dapat dipelajari sehingga
memudahkan dalam menyusun notula.
Notulis diberi dokumen atau makalah yang dibagikan kepada para peserta rapat yang lain
pada saat pelaksanaan rapat.
Notulis diperbolehkan untuk meminta agar peserta rapat menjelaskan atau menyempurnakan
kesimpulan yang dikemukakan notulis.
Notulis mempunyai kesempatan untuk mengajukan pertanyaan pada saat rapat berlangsung.
Setiap sesi berakhir, notulis mempunyai hak untuk memperoleh rangkuman dan kesimpulan
rapat.
Agar dapat menyempurnakan notulanya, notulis berhak berbicara pada setiap sesi.
Notulis duduk disebelah pemimpin rapat, agar mudah berkomunikasi dan memperoleh
informasi secara maksimal.
Apabila rapat berlangsung terlalu lama, maka perlu disiapkan beberapa orang untuk menulis
notulis.
Ketika menyusun notula, seorang notulis tidak boleh mengerjakan hal lain karena menyusun
notula memerlukan konsentrasi yang penuh.
Jika rapat membutuhkan waktu pengkajian yang lebih lama dan berlagsung alot dan rumit,
maka notulis berhak memperoleh keleluasaan waktu untuk meyusun notula akhir.
GARIS BESAR NOTULA

1.

ISI NOTULA
Notula yang baik bukan notula yang panjang lebar, tetapi isinya kurang lengkap dan
pembicaraan yang bertele-tele. Notula yang baik adalah yang ringkas tetapi lengkap serta
jelas.
Notula yang lengkap berisi hal-hal seperti dibawah ini, walaupun ada organisasi
yang menyimpang dari urutan-urutan berikut :
a. Nama badan atau lembaga yang menyelenggarakan rapat.
b. Sifat rapat (rutin, biasa, luar biasa, tahunan, rahasia dan lain-lain).
c. Hari dan tanggal diselenggarakannya rapat.
d. Tempat rapat.
e. Waktu mulai dan berakhirnya (kalau tidak pasti, ditulis sampai dengan selesai).
f. Nama dan jabatan pimpinan rapat.
g. Daftar hadir peserta.
h. Koreksi dan perbaikan rapat yang terdahulu.
i. Catatan semua persoalan yang belum ada keputusannya.
j. Usul-usul atau perbaikan-perbaikan.
k. Tanggal atau bulan kapan akan diadakan rapat berikutnya.
l. Penundaan rapat dan tanggal penundaan (bila ada).
m. Tanda tangan notulis dan ketua rapat.

a.
b.
c.
d.
e.
f.
2.

1.
2.

Notula harus obyektif tanpa ada hal-hal yang dikarang sendiri oleh notulis, sehingga
menyimpang dari isi pembicaraan yang asli. Notula yang baik juga harus memenuhi
ketentuan sebagai berikut :
Lengkap berisi tentang semua informasi walaupun dalam penulisannya ringkas (tidak
bertele-tele).
Bahasa notula mudah dipahami pembaca.
Setiap pembicaraan ditulis secar terperinci dan satu sama lain saling terkait.
Dapat membantup impinan dalam pengambilan kebijakan dan keputusan.
Dapat dijadikan sebagai alat bukti apabila terjadi suatu permasalahan.
Dapat membantu untuk mengingatkan kembali setiap orang yang terkait bila memerlukan
lagi notula tersebut.
SUSUNAN NOTULA
Susunan notula secara garis besarnya hampir sama, walaupun tidak persis. Karena
masih ada perbedaan sedikit-sedikit, maka dibawah ini ada beberapa hal yang harus
diperhatikan pada saat menyusun notula.
Nomor rapat dan jenis rapat perlu disebutkan, apalagi jika pembicaraan itu dilaksanakan
secara berkala.
Jam berapa dibuka, harus disebutkan secara jelas dan jam berapa rapat tersebut ditutup.
Tetapi jika rapat tersebut belum selesai maka ditulis mulai pukul ..... sampai selesai ......

3.
4.
5.
6.
7.

Daftar hadir semua ditandatangani oleh peserta dan harus dilampirkan pada notula.
Meskipun notula ditulis secara ringkas, tetapi setiap pembicaraan harus disebutkan namanya.
Misalnya Saudara Majid mengemukakan bahwa ............, maka ketua menyetujui usulan
tersebut dan .........
Tetapi nama pendukung, terutama yang tidak disetujui, jangan ditulis. Lebih baik ditulis
jumlanya, misalnya yang setuju ......... orang dan yang tidak setuju ......... orang. Orang yang
setuju dan tidak setuju cukup dengan mengancungkan tangan saja, tidak perlu berbicara.
Setelah rapat selesai, notulis mengoreksi lagi notula dan menyalin kembali salinannya,
diketik dengan rapi, dan ditandatangani oleh notulis serta Ketua rapat tersebut.
Bila perlu, digandakan untuk dibagikan pada peserta rapat yang tidak hadir pada saat rapat
berlangsung.

CONTOH NOTULA
Notulen
Rapat Pemilihan Calon Ketua Departemen
Bahasa dan Sastra Indonesia FKSS IKIP Malang 2009
I.

II.

III.

Hari
Tanggal
Jam
Bertempat

:
:
:
:

Selasa
28 Juli 2009
10.00 12.30
di ruang P-8

Ketua
:
Ketua Departemen
Sekretaris
:
Sekretaris Departemen
Hadir
Tidak hadir
(Di lihat dalam daftar hadir)

Pembukaan
Penjelasan tentang tata cara pemilihan calon Ketua Departemen
Pemilihan calon Ketua Departemen
Tanya, jawab , dan lain-lain
Penutup
Acara
:

IV.
Jam 10.00 rapat dibuka oleh sekretaris departemen.
Sekretaris membacakan para dosen yang hadir dan tidak hadir
Sekretaris membaca jadwal pemilihan Pembantu Dekan, Ketua, dan Sekretaris Departemen.
Risalah Pembicaraan :
Acara ke-1 :
acara ke -2
Syarat-syarat calon pejabat Departemen
Pemilihan
Prosedur pencalonan
Prosedur pertimbangan
Prosedur penetapan
Jam 10.00 rapat dibuka oleh sekretaris
departemen.
Sekretaris membacakan para dosen
yang hadir dan tidak hadir
Sekretaris membaca jadwal pemilihan
Pembantu Dekan, Ketua, dan Sekretaris
Departemen

Acara ke3
:
Pemilihan
Calon Ketua
Departemen

1. Berdasarkan SK Rektor IKIP Malang NO. Sp 222/R/1/2009, pasal 2, ada 6 orang dosen yang
dapat dicalonkan, yaitu:
a. Prof. Drs. S. Wojowasito
b. Drs. R. Umar Wirasno
c. Drs. Imam Hanafi
d. Dra. Anis Aminoedin
e. Drs. Abd. Rachman HA
f. Dres. I.L. Marsoedi Oetama
2. a. Prof. Drs. S. Wojowasito dan Dra, Anis Aminoedin tidak bersedia dicalonkan.
b. Drs. R. Umar Wirassno dan Drs. Imam Hanafi bertugas sebagai penat di P3G Jakarta,
sehingga tidak mungkin dicalonkan.
c. Drs. I.L. Marsoedi Oetama sudah dicalonkan sebagai Pembantu Dekan I.
d. Calon satu-satunya adalah Drs. Abd. Rachman HA

Acara ke-4 :
Tanya jawab dan lain-lain
1. Drs. Imam Syafii menanyakan prosedur pertimbangan dan penetapan Ketua Departemen
2. Pejabat lama tetap menjalankan tugasnya sampai dikeluarkannya SK pengangkatan pejabat
yang baru.
Acara ke-5 :
Penutup
Tepat pada pukul 12.30 rapat ditutup oleh Ketua dengan ucapan terimakasih.
Mengetahui dan Menegaskan
Ketua

Malang, 28 Juli 2009


Sekretaris

Drs. Sujanto

Drs. Soedjito

NIP. 130112406

NIP. 130078312

Home Contoh Surat Surat Resmi Contoh Surat Berita Acara


SATURDAY, DECEMBER 13, 2014 CONTOH SURAT SURAT RESMI

Contoh Surat Berita Acara


Berita acara adalah sebuah dokumen legalitas untuk dijadikan sebagai bahan bukti suatu transaksi
atau kegiatan tertentu. Jadi, pada dasarnya pengertian surat berita acara adalah sebuah dokumen
yang isinya berupa catatan, termasuk berita acara serah terima.
Dalam lingkup dunia bisnis biasanya kita sering mendengar surat berita acara serah terima barang
dimana fungsinya adalah untuk mencatat bahwa telah terjadi kegiatan serah-terima barang antara
pihak 1 dengan pihak ke-2 sehingga nantinya akan ada sebuah bukti yang kuat jika terjadi
percecokan.
Nah, dibawah ini adalah salah satu contoh surat berita acara yang dapat Anda pelajari sebagai bahan
perbandingan serta pembelajaran.

CV. ADJI MUMPUNG DJAYA


Jln. Pramuka No. 11 Palembang
No. Telp ..............................

BERITA ACARA PENYERAHAN BARANG

Pada hari ini tanggal (sebutkan tanggal berapa) telah dilaksanakan serah terima barang : Buku
Panduan Pendidik (BPP)

1. Nama
Pekerjaan
Alamat

: BURHANUDDIN HUDA
: Pimpinan CV. ADJI MUMPUNG DJAYA
: (sebutkan alamatnya)

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA (I)


2. Nama
N.I.P
Pekerjaan / Jabatan
Alamat

: HATTA RAJA, S.Pd


: 19660608 100 xxxx
: Kepala Sekolah
: (sebutkan alamatnya)

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA (II)


PIHAK PERTAMA menyerahkan barang berupa Buku Panduan Pendidik (BPP) kepada PIHAK
KEDUA berdasarkan Nota Pesanaan tanggal (sebutkan detail tanggalnya).
PIHAK KEDUA menerima barang Buku Panduan Pendidik (BPP) sesuai dengan mata pelajaran
KTSP untuk meningkatkan ilmu pengetahuan siswa di Sekolah (sebutkan nama sekolahnya) kota
Palembang. Barang tersebut dalam keadaan baik dan sesuai dengan Nota Pesanan.
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan sebenarnya untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA (II)

HATTA RAJA, S.Pd


Nip. 19660608 xxxx x xxx

PIHAK PERTAMA (I)

BURHANUDDIN HUDA, SP
Manager Area

Note:
Alamat dan nama yang tertera pada contoh surat berita acara diatas adalah fiktif dan hanya
digunakan sebagai contoh.

LATEST NEWS

Apa itu Situs Quipper School ? | Pendidik/Guru WAJIB Tahu Media yang satu ini !!! 10/15/2014

About

Privacy Policy

Disclaimer

Contact

Guest Book

ARDI WASILA CHANDRA BLOG


Blog Membahas Seputar Komputer, Pendidikan dan Blog ...

HOME

SITEMAP

TEKNOLOGI

PENDIDIKAN

DAPODIK

CONTOH SURAT

TIPS DAN TRIK

Home Edukasi Notulen Pendidikan Pengertian Notulen, Contoh Notulen, Membuat Notulen yang baik dan Benar
dan Contoh Notulen Yang Benar dan Penjelasan Notula/Notulis

Pengertian Notulen, Contoh Notulen, Membuat Notulen


yang baik dan Benar dan Contoh Notulen Yang Benar dan
Penjelasan Notula/Notulis
Ardi Wasila Chandra
Add Comment
Edukasi, Notulen, Pendidikan

Materi Kali ini membahas tentang Notulen dan hal yang


berkaitan dengan notulen, sabarrr.. . kita pelajari satu
persatu
biar
lebih
mengerti.
Apa itu Notulen ?
=======================================================================

A.

Pengertian

Notulen

Notulen adalah sebuatatan tentang perjalanan suatu kegiatan baik rapat,


seminar, diskusi, atau sidang yang dimulai dari awal sampai akhir acara yang
ditulis oleh seorang Notulis, yang akan dilaporkan oleh Ketua kegiatan, dan akan
dipertanggung jawabkan suatu saat pada seluruh anggota atau peserta acara.
Notulen adalah naskah dinas yang membuat catatan jalannya acara (kegiatan)
mulai dari pembukaan, pembahasan masalah, sampai dengan pengambilan
keputusan,
serta
penutupan.
Notulen sekurang-kurangnya berisi:

Tujuan kegiatan
Pikiran-pikiran yang akan dibahas dalam kegiatan
Saran dan keputusan dalam kegiatan
Waktu pelaksanaan
Pihak-pihak yang hadir dalam kegiatan.

B. Susunan Notulen
Susunan kepala notulen dilakukan agar para notulis dapat dengan mudah
mengerti bagaimana cara penulisan notulen dengan baik dan benar. Selain itu,
juga agatr notulen dapat tersusun dengan rapi dan sistematis.
a. Kepala Notulen

Kepala Notulen merupakan bagian-bagian yang pertamakali harus diingat dalam


penulisan tanpa
tertinggal. Adapun kepala notulen terdiri atas :
1. Nama atau tema yang akan dibahas
2. Hari dan tanggal acara dilaksanakan
3. Waktu (Jam) pelaksanaan acara
4. Tempat pelaksanaan acara
5. Acara saat berlangsung
6. Unsur-unsur yang terlibat dalam rapat, yaitu :
-Ketua dan Wakil Ketua
-Sekretaris
-Notulis
-Peserta

b. Isi Notulen
Isi Notulen merupakan suatu bagian dari susunan notulen yang isinya berupa
hal-hal yang dianggap penting dalam kegiatan tersebut, tanpa ada yang
tertinggal.Maksud dari pembuatan isi notulen adalah agar dapat membedakan
dari susunan matematis dalam notulen tersebut.
Adapun susunan sistimatika dalam penulisan notulen adalah :

Kata pembukaan
Pembahasan
Pembacaan Keputusan dari Hasil
Waktu (Jam) penutupan

C. Bagian Akhir Notulen


Bagian Akhir dari notulen merupakan penulisan atau penjelasan tentang hal-hal
yang berada pada akhir penulisan notulen. Namun, walaupun letaknya diakhir,
pengertian dan kedudukannya sangat penting dalam penulisan notulen.

Susunan sistematika dari bagian akhir notulen adalah :


Nama Jabatan
Tanda tangan
Nama pejabat, pangkat, dan NIP

D. Penandatanganan
Penandatanganan merupakan kumpulan tanda tangan orang-orang yang
dianggap penting terhadap pertanggung jawaban acara yang dilaksanakan.

Berikut adalah penjelasan tentang penandatanganan :


Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan sekretariat daerah
dibuat dalam kertas ukuran folio

dengan menggunakan kop naskah dinas

sekretariat.
Notulen yang ditanda tangani oleh pejabat dilingkungan satuan organisasi dibuat
dalam kertas ukuran folio, dengan menggunakan kop naskah dinas satuan
organisasi yang bersangkutan.
Notulen ditanda tangani oleh Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Notula.

=======================================================================

Pengertian dan Fungsi Notulen Rapat


Notulen dapat diartikan sebagai rangkuman yang singkat, sistematis, padat dan menyeluruh dari suatu
kegiatan rapat atau sidang.

Notulen sendiri memiliki fungsi yang tentunya sangat penting dalam kegiatan

rapat, karena disinilah semua kegiatan rapat akan dibuktikan secara tertulis, berikut beberapa fungsi
notulen :

Notulen dapat digunakan sebagai bukti tertulis bahwa rapat telah dilaksanakan.

Notulen dapat digunakan sebagai tolak ukur sukses atau tidaknya pelaksanaan rapat. Dan juga
digunakan untuk acuan pelaksanaan kegiatan yang dihasilkan dari hasil keputusan rapat.
=======================================================================

Yang Membuat Notulen

Orang yang mempunyai kewajiban untuk membuat sebuat notulen rapat adalah sekretaris namun yang
mencatatnya adalah notulis. Sebaiknya dalam pemilihan notulis harus memperhatikan kemampuan
notulis, karena notulis harus dapar menangkap dengan terperinci apa saja yang perlu ditulis pada kegiatan
rapat yang dilaksanakan.

Pengertian

Notula

Notula adalah catatan tentang rapat yang telah dijalankan, sedangkan orang yang melakukan pekerjaan
sebagai pencatat disebut notulis dan bila sudah disahkan dalam sebuah laporan disebut notulen. Notula
dibuat setelah rapat dilakukan. Dilihat dari proses terjadinya, maka pembuat notula harus berada di tengah
rapat sehingga ia dapat menangkap nuansa atau suasana rapat dengan baik dan menuliskannya.
Biasanya pembuatan notula diserahkan kepada sekretaris atau dapat pula pihak lain yang ditunjuk.
Pembuat

notula

biasa

disebut

dengan

notulis.

Pembuat notula harus dapat bersifat objektif atau tidak memihak. Ia tidak boleh menuangkan gagasan
gagasan yang dimilikinya ke dalam notula, pembuat notula harus murni berdasarkan pembicaraan dalam
rapat. Tanggung jawab penulisan notula menjadi tanggung jawab notulis, sementara tanggung jawab isi
ada

pada

pemimpin

rapat.

Merupakan tindakan yang bijaksana, bila sebelum menandatangani notula seorang pemimpin rapat
membaca terlebih dahulu secara teliti.

=======================================================================

Contoh Notulen Rapat


Contoh Notulen Rapat OSIS

Rapat Persiapan Menyambut HUT RI ke-68


SMP Negeri <<Nama Sekolah>>

Hari, TanggalTempat
Waktu
Materi Rapat

: Selasa,28 Mei 2013: Aula SMP Negeri ..


: 10.00 s/d 12.00 WIB
: Persiapan Menyambut HUT RI Ke-68

Rapat persiapan menyambut HUT RI Ke-68 ini dihadiri oleh :

Pimpinan RapatNotulis
Peserta
Terdiri atas
Tidak Hadir

: AISYA ALIYA MADINA (Ketua Osis): AHMAD WAFA


: 30 Orang
: Kepala Sekolah, Anggota OSIS dan Ketua Kelas 7, 8, 9
: Tida ada

Pelaksanaan Rapat :
Kegiatan Pembukaan
Acara Pembukaan Kegiatan Rapat dibuka oleh Ketua OSIS.
Sambutan Kepala Sekolah
Dalam sambutan Kepala Sekolah menyarankan agar Panitia Pelaksana Kegiatan terdiri dari perwakilan
dari setiap kelas, pelaksanaan lomba-lomba sebaiknya terdiri dari lomba bidang keolahragaan, kebersihan
kelas, dan lomba yang berhubungan dengan akademik, hadiah dari pemenang lomba akan dibagikan
setelah pelaksanaan HUT RI Ke-68
Acara Inti:
Pembentukan Panitia Pelaksana
Mempehatikan dari arahan yang diberikan oleh Kepala Sekolah, dan Usulan dari peserta rapat maka
panitia pelaksana kegiatan adalah sebagai berikut :

KetuaSekretaris : HENDRA: YUSNI


Bendahara
: TRIYANI
Seksi Lomba
: HERYANTO
dibantu oleh beberapa anggota sebanyak 10 orang yakni :1. M.
Luthfillah
2. Sutarto
3. Rahman Hadi
4. Susiani
5. Tanti Rohani
6. Rahimah Rahmah
7. Ernawati
8. Annisa
9. Tari Wulandari
10. Rahimawati

Pelaksanaan Kegiatan :

Persiapan lomba diadakan mulai tanggal 6-10 Agustus 2013

Rapat kepanitianaan tanggal 10 Agustus 2013

Pelaksanaan Kegiatan Lomba Tanggal 11 s/d 16 Agustus 2013

Pemberian hadiah kepada pemenang lomba tanggal 17 Agustus 2008

Hal-hal lainnya:
Perwakilan dari kelas 7 mengusulkan agar diadakannnya lomba melukis dan usulan tersebut disetujui oleh
seluruh peserta rapat.
Penutup
Kegiatan rapat ditutup oleh Ketua OSIS selaku pimpinan rapat pada pukul 12.00 WIB.
Notulis,

AHMAD WAFA

============================

THE END=============================

Demikian Bahasan Kita Mengenai Notulen dan Notula/Notulis, semoga bisa membantu yang sedang
membutuhkan. dan menambah wawasan kita. Semoga Bermanfaat !

Ditulis Oleh : Ardi Wasila Chandra ~ Kumpulan Informasi, Pendidikan


dan Tips dan Trik

Sobat sedang membaca artikel tentang Pengertian Notulen, Contoh Notulen,


Membuat Notulen yang baik dan Benar dan Contoh Notulen Yang Benar dan Penjelasan
Notula/Notulis. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini,
namun

inShare

jangan

lupa

untuk

meletakkan

link

dibawah

ini

sebagai

sumbernya