Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN

BRAWIJAYA COPTER COMPETITION


2014

LABORATORIUM APTRG
FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS TELKOM

LembarPengesahan Proposal KegiatanLomba


Kreatifitas Mesin Brawijaya Kategori Brawijaya Copter Competition 2014

1) Nama proposal
Namaketuatim
Nim
Jurusan

3)
4)

: Kreatifitas Mesin Brawijaya


: Yan Bagus Arief Setio
: 6305134112
: D3 Teknik Telekomunikasi

Fakultas

: Ilmu Terapan

Alamat
No. HP
Email

: Asrama Putra, Telkom University


: 085838675874
: yanbagus30@gmail.co,

Jumlahanggota
: 2 orang
NamadosenPendamping: Burhanuddin D ,Ir.,MT
NIP/ NIDN

: 0424046802

Alamat
No. HP

: Komp. Mekar Sari Endah B5 No 13


:
Bandung, 4 November 2014

Ketua Tim

DosenPendamping

Burhanuddin D ,Ir.,MT

Menyetujui,

NIDN: 0424046802

Yan Bagus Arief Setio


NIM : 6305134112

Direktur Kemahasiswaan
Universitas Telkom

A. Latar Belakang
Dalam upaya mengembangkan pemikiran-pemikiran yang kreatif dan aplikatif dalam
Hendratno, SE., Akt., MM.
bidang teknologi sekaligus perwujudan peningkatan kualitas sumber daya manusia
NIP. 06580340-3
terutama mahasiswa, maka diperlukan suatu wahana yang tepat untuk mewujudkannya.
Berangkat dari ide tentang pembuatan kegiatan yang edukatif, inovatif, kreatif serta

menarik, pada Kreativitas Mesin Brawijaya tahun ini, akan diadakan acara Brawijaya
Copter Competition 2014, Brawijaya Copter Competition 2014 merupakan kegiatan
yang diharapkan dapat membantu pengembangan teknologi kedirgantaraan dalam bidang
Quadcopter. Dewasa ini Quadcopter dirasa masih asing bagi masyarakat dan dipandang
hanya mampu digunakan untuk hal riset dan memakan biaya yang sangat mahal. Dengan
diadakan

acara

Brawijaya

Copter

Competition

2014

diharapkan

mampu

memperkenalkan Quadcopter pada masyarakat dan mengubah perspektif masyarakat


bahwa Quadcopter pun bisa menjadi daya tarik hiburan tersendiri dengan biaya murah
namun juga dapat dimanfaatkan fungsinya seperti sebagai alat yang

berguna

bagi

masyarakat, contohnya alat pemetaan wilayah, alat ekslporasi daerah tak terjangkau,
bahkan sebagai alat bantu dalam pembibitan atau pemupukan di bidang pertanian.
Pada era sekarang masyarakat cenderung kurang memanfaatkan ilmu pengetahuan
dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, padahal ilmu pengetahuan dan teknologi ini
mampu membuat manusia merasakan kemudahan dalam beraktivitasnya, hingga lebih
efektif

serta

efisien.

Dengan

harapan

mampu meningkatkan kualitas sumber daya

manusia, maka diperlukan suatu wadah yang tepat untuk mewujudkannya. Kreativitas
Mesin Brawijaya 2014 yang akan dilaksanakan ini adalah

komitmen dari Fakultas

Teknik

fungsinya

Mesin

Universitas Brawijaya

dalam

memenuhi

penyelenggara pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat.


Brawijaya Copter Competition 2014 merupakan kegiatan
pengembangannya

dapat

menjadi

landasan

dalam

baik

perintis di

Brawijaya

sebagai
mana
Copter

Competitionselanjutnya,serta mampu memberikan manfaat dalam pengembangan ilmu


pengetahuan dan teknologi.
B. Tujuan
1. Sebagai sarana untuk mengajak, mendidik dan menarik minat mahasiswa dalam
rangka
2. Menyiapkan bibit unggul peneliti dan ahli robotika di bidang kedirgantaraan
untuk kemajuan dan kemandirian Bangsa Indonesia
3. Menumbuh-kembangkan dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa di Perguruan
Tinggi dalam bidang teknologi kedirgantaraan khususnya pada quadcopter
4. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pengembangan rancang bangun
kontsruksi pada quadcopter.
C. Penanggung Jawab

Berikut adalah penanggung jawab keikutsertaan tim dalam perlombaan KRTI 2014:
a. Bapak Burhanuddin Dirgantoro, Ir., MT. selaku dosen pembina dari Laboratorium
APTRG.
b. Muhammad Andhika Rachman selaku koordinator asisten Laboratorium APTRG.
D. Sasaran Kegiatan
Adapun sasaran dari mengikuti kegiatan tersebut antara lain:
a. Menambah pengalaman dan jam terbang dalam hal kompetisi robot terbang yang ada
di Indonesia.
b. Sebagai sarana menguji kemampuan dan hasil riset yang selama ini dikembangkan di
dalam laboratorium.
c. Menambah wawasan dari perkembangan robot terbang Indonesia dengan cara
bertukar wawasan dengan peserta dari perwakilan institusi lain.
d. Mengharumkan nama Universitas Telkom pada kompetisi berkala nasional.
E. Waktu Pelaksanaan
Waktu pelaksanaan lomba dimulai pada hari Senin 17 November 2014 sampai hari
Kamis 20 November 2014 yang bertempat di Kampus Universitas Brawijaya, Malang.
F. Indikator Keberhasilan
Pada ajang Brawijaya Copter Competition ini tim Sky Fighter APTRG sebagai
perwakilan dari Lab. APTRG Telkom University memiliki beberapa point penting yang
dapat dijadikan sebagai indikator keberhasilan.
a. Dapat menjalankan misi tanpa terjadi crash (wahana terjatuh).
b. Dapat mejalankan misi dengan waktu yang cepat.
c. Dapat meraih penghargaan berupa juara, baik juara 1 juara 2 ataupun juara 3.
G. Realisasi
Adapun realisasi selama kegiatan berlangsung antara lain :
a. Hari Pertama (Senin, 17 November 2014)
Pada hari pertama perlombaan masih belum dimulai. Amsing-masing peseta menuju
kepenginapan untuk melakukan check-in dan daftar ulang. Setelah melakukan daftar
ulang peserta melakukan free-practice untuk mencoba arena yang akan digunakan
sebagai arena perlombaan. Pada malam hari peserta melakukan technical meeting
untuk mereview peraturan yang diberikan oleh panitia penyelenggara.
b. Hari Kedua (Selasa, 18 November 2014)
Pada hari kedua perlombaan diawali dengan mempresentasikan hasil karya wahana
para peserta. Para peserta diberi waktu selama 30 menit untuk presentasi. Proses
presentasi dibagi menjadi dua sihift. Shit pertama dari jam 8 sampai jam 12, untuk
shift ke dua dimulai jam 1 sampai jam 4 sore. Tim Sky Fighter APTRG presentasi di
shift ke dua. Proses presentasi sangat lancer dan sempat terjadi perdebatan dengan juri.

Dan untuk poin presentasi Tim Sky Fighter menempati urutan ke dua dibawah
Universitas Diponogoro.
c. Hari Ketiga (Rabu, 19 November 2014)
Pada hari ketiga misi pertama dilakukan. Diawali dengan pembukaan perlombaan yang
dibantu oleh PR Universitas Brawijaya. Untuk misi pertama para peserta harus
melewati rintangan dimana terdapat 2 jenis rintangan yaitu melewati tiang vertical
setinggi 2,5 meter dan tiang horizontal sejauh 40 meter. Perhitungan poin dihitung dari
kecepatan para peserta dan dari jumlah tiang yang berhasil dilewati. Tim Sky Fighter
APTRG berada diposisi ke 4, karena waktu yang didapat masih kalah cepat di banding
3 tim di atas Sky Fighter.
d. Hari Keempat (Kamis, 20 November 2014)
Pada hari keempat misi kedua dilakukan. Dimana para peserta harus melewati
rintangan dan mengambil gambar yang telah disediakan oleh panitia. Tim Sky Fighter
APTRG mendapat jatah terbang urutan pertama dan mendapatkan poin maksimal dan
berhasil berada di posisi kedua diabawah Universitas Dipogoro. Pada hari keempat ini
pula pengumuman juara di umumkan, Tim Sky Fighter APTRG berhasil mendapatkan
juara ke dua.
H. Rincian Biaya
1. Pengeluaran
Komponen

Satuan

Jumlah

Jumlah Harga

Pcs

Barang
2

Rp 23000

AAA
Poster Print
Rp 8000
Electric HQ-Prop Rp 70000

Lembar
Pair

2
4

Rp 16000
Rp 280000

9x5
Electric

HQ-Prop Rp 70000

Pair

Rp 280000

9x5 R
Doeble Tape Besar Rp 12500
Double Tape Tipis Rp 3500
Foto
Copy Rp 6500

Item
Item
Item

1
1
1

Rp 12500
Rp 3500
Rp 6500

Proposal
Foto copy + jilid
Batere Li-po
Materai 6000
Kwitansi
Tiket Pulang +

Item
Item
Lembar
Lembar
Orang

1
1
2
2
3

Rp 5000
Rp 584900
Rp 14000
Rp 1000
Rp 1900000

ABC

Pergi

Harga Satuan

Alkaline Rp 11500

Rp 5000
Rp 584900
Rp 7000
Rp 500

Kable ties
Uang makan
Cetak Frame
Daftar ulang
Total

Rp 22900
100000

2. Pemasukan
a. Dana Kampus
b. Kas LAB APTRG
Total
3. Rekapitulasi Biaya
a. Pemasukan
b. Pengeluaran
Total

Pcs
Hari
Item

3
4
1

Rp 68700
Rp 400000
Rp 200000
Rp 750000
Rp 4.545.000

Rp 3.740.000
Rp 800.000
Rp 4.540.000
Rp 4.140.000
Rp 4.545.000
- Rp
5.000

I. Hambatan dan Solusi


1. Hambatan
Adapun hambatan yang telah dihadapi dalam pelaksanaan lomba tersebut antara lain:
a. Jadwal kompetisi yang berganti-ganti
b. Jadwal keberangkatan dan kepulangan berbenturan
c. Lamanya dana yang turun dari kampus
d. Cuaca yang tidak mendukung pada saat perlombaan
e. Jarak tempat kompetisi yang jauh
2. Solusi
Adapun solusi dari hambatan yang telah dihadapi antara lain:
a. Merubah jadwal keberangkatan dan kepulangan sehingga tepat dengan waktu
yang ditentukan
b. Menggunakan uang kas sementara dari LAB APTRG
c. Menempatkan melakukan misi di urutan pertama untuk menghindari hujan yang
kerap terjadi di siang hari
d. Menggunakan transportasi kereta untuk menjangkau tempat kompetisi dengan
mudah
J. Evaluasi
Sebagai hasil evaluasi yang dihasilkan dari mengikuti perlombaan tersebut adalah
Tim Sky Fighter APTRG berhasil mendapatkan

Juara ke 2.

K. Rekomendasi
Adapun rekomendasi dalam melaksanakan perlombaan selanjutnya antara lain:
a. Mempersiapkan wahana sebaik mungkin sebelum berangkat melaksanakan lomba
agar dapat meraih hasil maksimal pada saat lomba berlangsung.
b. Berlatih lebih giat lagi agar lancer dalam menjalani misi dengan waktu yang cepat
dan tepat.
L. Penutup

Sebagai penutup, tim dari APTRG Fakultas Teknik Elektro telah melaksanakan lomba
dengan sebaik mungkin dan telah mencapai target dengan gelar juara kedua. Semoga
APTRG dapat terus mengharumkan nama Universitas Telkom di kancah nasional
maupun internasional.

LAMPIRAN
Lampiran 1. Foto Kegiatan Perlombaan

Sky Fighter APTRG Meraih Juara II

Sky Fighter APTRG Bersama LO Pendamping

Sky Fighter APTRG Bersama Pantia dan Tim dari PT Lain

Arena Perlombaan BCC 2014

Foto Yang Berhasil didapat dari Misi ke 2

Foto Yang Berhasil didapat dari Misi ke 2

Lampiran 2. Kwitansi Pembayaran


a. Tiket Berangkat dan Pulang

b. Pembelian Propeller

C. Pembelian Batere Li-po dan Alkalin

D. Perlengkapan Pendukung (Double Tape, Kabel Tise Dll)

e. Percetakan Proposal + Poster