Anda di halaman 1dari 28

PENDEKATAN DLM MEMPELAJARI GENETIKA

1. Genetika Penerusan
2. Analisis Sitologi terhadap Materi Genetika
3. Aktifitas Biokimia dan molekuler
4. Kajian Tentang Struktur Genetika dan Populasi
5. Penelitian Dasar dan Terapan dlm Genetika
6. Keuntungan Pengembangan Genetika
GENETIKA PENERUSAN?
Mempelajari tentang bagaimana sifat-sifat
suatu organisme diturunkan dari satu
generasi ke generasi berikutnya,
dan
utk keperluar tsb perlu dilakukan
percobaan-percobaan persilangan yang
dirancang sedemikian rupa sehingga pola
pewarisan sifat dari tetua kepada
keturunannya dpt diamati dengan baik.

MANUSIA … analisis silsilah


ANALISIS SITOLOGI
TERHADAP MATERI GENETIKA

• Alat bantu utama dalam melakukan analisis


sitologi adalah mikroskop

• Dengan bantuan mikroskop, ini dapat diamati


struktur kromosom yang normal dan
abnormal

• Melalui analisis sitologi, dapat ditemukan


berbagai macam penyakit kelainan
kromosom pada manusia.
ANALISIS BIOKIMIA DAN MOLEKULER

• Analisis biokimia dan molekuler,


berkembang pesat terlebih lagi setelah
ditemuaknnya struktur DNA oleh
Watson dan Crick pada tahun 1953

• Analisis biokimia dan molekuler……


mengarah pada rekayasa genetika dan
kajian-kajian rekombinasi DNA.
KAJIAN TENTANG STRUKTUR GENETIKA
DAN POPULASI

Dalam kajian ini dipelajari:

• Peranan gen dalam populasi,

• Bagaimana variasi genetik dapat bertahan di dalam


suartu populasi, atau sebaliknya hilang atau punah,

• Frekwensi gen pada generasi yg akan datang.


PENELITIAN DASAR DAN TERAPAN DALAM
GENETIKA

KEEMPAT PENDEKATAN DI ATAS, merupakan cara


pendekatan utk mempelajari atau mendalami genetika.
Namun utk mengembangkan penelitian di bidang
genetika perlu diperhatikan 2 cara pendekatan yg saling
menunjang:

1.Penelitian dasar,

2.Penelitian terapan.
KEUNTUNGAN PENGENBANGAN GENETIKA:

• IMUNOGENETIK……. Transfusi, transplantasi,


• Konsultasi genetik,
• Teknolgi inseminasi buatan,
• Analisis DNA,…….. Sidik jari,
• Klonisasi gen

PENEMUAN-PENEMUAN YANG DEMIKIAN PESAT MEMBAWA KITA PADA SUATU KESIMPULAN YANG MEYAKINKAN,

BAHWA

ERA-ERA MENDATANG MERUPAKAN ABAD GENETIKA


TERMINLOGI

PENDAHULUAN

HUKUM SEGREGASI

HUKUM PEMILIHAN BEBAS

FORMULASI MATEMATIKA
TERMINOLOGI
P→individu tetua
F1 → keturunan pertama
F2 → keturunan kedua
Gen D →gen atau alel dominan
Gen d →gen atau alel resesif
Alel → bentuk alternatif suatu gen yang terdapat pada lokus
(tempat) tertentu.
Gen dominan → gen yang menutupi ekspresi alelnya
Gen resesif → gen yang ekspresinya ditutupi oleh ekspresi
alelnya
heterozigot → Dd
Fenotip →ekspresi gen yang lansung dapat diamati sebagai
suatu sifat pada suatu individu
Genotip →susunan genetik yang mendasari pemunculan suatu
sifat
PENDAHULUAN
 Gregor Johann Mendel abad ke-19
Percobaan persilangan pada
kacang ercis (Pisum
sativum)→prinsip-prinsip pewarisan
sifat
 Mendel menyilangkan tanaman
kacang ercis yang tinggi dengan
yang pendek
 Keturunannya memperlihatkan
nisbah(perbandingan) tanaman
tinggi terhadap tanaman pendek
sebesar 3:1
HUKUM PEWARISAN
SIFAT
 Mendel mengamati melalui penyilangan
kacang kapri (ercis / Pisum sativum).
 Karena alasan :
Memiliki banyak varietas (warna bunga,
bentuk biji, warna biji, mengadakan
penyerbukan sendiri, dalam setiap
bunganya terdapat serbuk sari dan kepala
putik).
Dalam genetika teori mendel sangat penting
dan menjadi dasar dalam memahami
genetika.
7 characters had been studied
❧ Seed shape
❧ Seed colour
❧ Flower colour
7 characters had been studied
❧ Seed shape
❧ Seed colour
❧ Flower colour
❧ Pod shape
❧ Pod colour
7 characters had been studied
❧ Seed shape
❧ Seed colour
❧ Flower choler
❧ Pod shape
❧ Pod colour
❧ Flower position
7 characters had been studied
❧ Seed shape
❧ Seed colour
❧ Flower colour
❧ Pod shape
❧ Pod colour
❧ Flower position
❧ Stem height
Kacang er cis ( Pisum
sativum )
 Variasi kacang ercis
Kacang er cis ( Pisum
sativum )
 Bentuk bunga.  Bentuk biji.
Kacang er cis ( Pisum
sativum )
Kacang er cis ( Pisum
sativum )
 Bunga ercis.
HUKUM SEGREGASI
(HUKUM MENDEL I)

☼Pada waktu berlangsung


pembentukan gamet, tiap pasang
gen akan disegregasi ke dalam
masing-masing gamet yang
terbentuk.
Persilangan Monohibrid untuk sifat tinggi
tanaman
P: ♀ Tinggi x Pendek ♂
DD dd
Gamet D d

F1 : Tinggi
Dd

Menyerbuk sendiri (Dd x Dd)



F2 : Gamet D d

Gamet E
D DD Dd
(tinggi) (tinggi)

d Dd dd
(tinngi) (pendek)
HUKUM PEMILIHAN BEBAS
(HUKUM MENDEL II)

Segregasi suatu pasangan gen tidak


bergantung kepada segregasi
pasangan gen lainnya, sehingga di
dalam gamet-gamet yang terbentuk
akan terjadi pemilihan kombinasi
gen-gen secara bebas.
P: ♀ Kuning, halus x Hijau, keriput ♂
GGWW ggww
Gamet GW gw

F1 : Kuning, halus
GgWw

Menyerbuk sendiri (GgWw x GgWw )


F2 :
Gamet ♂ GW Gw gW gw

Gamet ♀
GW GGWW GGWw GgWW GgWw
(Kuning, halus) (Kuning, halus) (Kuning, halus) (Kuning, halus)

Gw GGWw GGww GgWw Ggww


(Kuning, halus) (Kuning, keriput) (Kuning, halus) (Kuning, keriput)
gW GgWW GgWw ggWW ggWw
(Kuning, halus) (Kuning, halus) (Hijau, halus) (Hijau, halus)
gw GgWw Ggww ggWw ggww
(Kuning, halus) (Kuning, keriput) (Hijau, halus) (Hijau, keriput)
FORMULASI MATEMATIKA PADA
BERBAGAI PERSILANGAN

Persilangan Macam Jumlah Macam Macam Nisbah fenotip F


gamet individu fenotip genotip

Monohibrid 2 4 2 3 3:1

Dihibrid 4 16 4 9 9:3:3:1

Trihibrid 8 64 8 27 27:9:9:9:3:3:3:1

N hibrid 2n 4n 2n 3n (3:1)n
SEKIAN