Anda di halaman 1dari 75

Dermatologi Venereologi

Prof. DR. Dr. Prasetyowati Subchan, SpKK(K)


Bagian/SMF I.K. Kulit dan Kelamin
FK Universitas Diponegoro / RSUP Dr.Kariadi Semarang

Dermatologi & Venereologi

Pendahuluan

Terapi Dermatologik

Infeksi Menular Seksual

Dermatologi

Infeksi
Bakteri,
Virus,
Jamur
Piode
rma

Infes
tasi

Kus
ta

Derm
atitis
Eksem
a
Framb
usia

Pruri
go
Urtik
aria

Erupsi
Papul
o
skua
mosa

TBC
Kulit

Eru
psi
Bul
osa

Gaw
at
Daru
rat

Penyakit
Virus

Tum
or
Kulit

Miko
sis

Akne
,
Ram
but,
Kuku

Biologi Kulit

Epidermis (lanjutan)

Kelenjar Keringat
= Glandula Sudorifera

Menyediakan : Melindungi
:Membantu
:lipatan
Berperan
:-

hiasan menarik secara seksual


penyaring udara pada lubang hidung
tubuh dari sinar matahari
mengurangi gesekan pada daerah
pada persepsi stimulasi taktil
pada termoregulasi

Sel-Sel dalam Kulit


Sel

Lokasi

Fungsi

Keratinosit Epidermis
Folikel rambut
Kuku

Barier, proteksi UV,


pertahanan antimikrobial,
sekresi enzim dan molekul
pengatur, aktivitas
endokrin dan metabolik

Sebosit

Dermis; biasanya terkait


dgn folikel rambut (unit
pilosebaseus)

Produksi sebum, sekresi


enzim dan molekul
regulator, aktivitas
endokrin dan metabolik

Sel
kelenjar
apokrin

Subkutis; biasanya terkait


dgn folikel rambut (unit
folikulosebaseus-apokrin)

Produksi keringat
apokrin dan feromon

Sel
kelenjar
ekrin

Subkutis

Termoregulasi, ekskresi
lewat keringat ekrin

Sel

Lokasi

Fungsi

Miosit

Muskulus arektor pili


Otot polos pembuluh
darah

Kontraksi

Granulosit
(netrofil,
basofil,
eosinofil)

Vaskularisasi kulit

Imunitas alamiah

Sel
endotelial
vaskuler

Pembuluh darah

Pembentukan &
regenerasi pembuluh
darah, perfusi

Sel
endotelial
limfatik

Pembuluh limfe

Keseimbangan cairan
intrakutaneus, jalur lalulintas imunosit dan transpor
antigen, nutrisi, membuang
produk metabolik kulit dan
produk lain

Eritrosit

Vaskularisasi kulit

Oksigenasi

Sel

Lokasi

Fungsi

Sel Merkel

Epidermis
Folikel rambut

Sel mekanosensori
Pengaturan
pertumbuhan epitel?
Fungsi neurosekretori?

Melanosit

Epidermis
Folikel rambut

Proteksi dari kerusakan


oleh sinar UV dan
spesies oksigen reaktif
Pigmentasi batang
rambut
Aktivitas sekretori lain

Limfosit T

Semua kompartemen kulit


(terutama epidermis dan
epitel folikel rambut distal)

Pertahanan
antimikrobial
Imunosurveilans tumor
Pengaturan respon
inflamasi

Sel
Epidermis, dermis, epitel
Langerhan folikel rambut distal
s

Antigen-presenting-cell
utama pada kulit

Sel

Lokasi

Fungsi

Sel mast

Dermis, subkutis;
Terutama di sekitar saraf
kulit, pembuluh darah dan
folikel rambut

Komponen utama
imunitas alamiah

Neuron

Badan sel neuron untuk


sensoris terdapat pada
ganglion dorsalis atau
trigeminal

Sensasi
Fungsi trofik
Imunomodulasi (misal,
inflamasi neurogenik
melalui induksi
degranulasi sel mast)

Sel glia
(sel
Schwan)

Selubung serabut saraf


intrakutaneus yang
mengandung myelin.

Pemeliharaan dan
modulasi fungsi serabut
saraf
Pelepasan sinyal
trofik (nerve growth
factor)

Sel

Lokasi

Fungsi

Fibroblas

Dermis
Selubung jaringan ikat
Papila dermis pada folikel
rambut

- Sekresi, organisasi,
penghancuran, dan
remodelling matriks
ekstraseluler (serabut
kolagen dan elastin)
- Pembentukan dan
remodelling membran
basalis

Adiposit

Subkutis

- Menahan panas
- Bantalan fisik atau
peredam benturan
- Penyimpanan energi
oleh lemak
- Aktivitas endokrin dan
metabolik

Makrofag
= histiosit

Dermis, subkutis

- Fagosit utama pada


kulit
- Mengatur fungsi
fibroblas

Fisiologi Kulit

Pemeriksaan Dermatologi

Terminologi Lesi Kulit

= Ujud Kelainan Kulit


(UKK)

Hipopigmenta
si

Hiperpigment
asi

Eritem

Vesikel

Bula

Erosi

Ekskoriasi

Ulkus

Linier

Diskoid

Arkuata

Anuler

Polisiklik

Serpiginosa

Targetoid

Herpetiformis

Diskret

Konfluen

Dermatomal /
zosteriform

Generalisata

Dermatomal /
zosteriform

Universalis

Kelainan Histopatologik

EPIDERMIS (1)
Hiperkeratosis:

penebalan str.korneum

Parakeratosis:

inti (+)
Ortokeratosis: inti (-)
Hiperplasia:

epidermis yg menjadi lebih tebal


krn sel2nya bertambah
Hipoplasia: epidermis yg menipis krn sel 2nya
mengecil dan berkurang

EPIDERMIS
(2)
EPIDERMIS
(2)
Hipertrofi: epidermis yg menebal krn
sel2nya bertambah besar
Atrofi: penipisan epidermis krn
sel2nya mengecil dan berkurang
Hipergranulosis: penebalan str.
Granulosum
Spongiosis: penimbunan cairan
diantara sel2 epidermis

EPIDERMIS (3)
Degenerasi balon: edema di dlm sel
epidermis
Degenerasi hidropik: rongga2
dibawah atau diatas membrana
basalis
Akantosis: penebalan str. Spinosum
Akantolisis: hilangnya kohesi antar
sel2 epidermis, shg terbentuk celah

EPIDERMIS (4)
Eksositosis: sel2 radang yg msk ke
dlm epidermis
Diskeratotik: sel epidermis yg
mengalami keratinisasi lebih awal
Nekrosis: kematian sel atau jaringan
setempat pd organisme yg hidup
Cleft: ruangan tanpa cairan di
epidermis

Parakeratos
is

Spongiosis

Kelainan HistoPA pada dermatitis

Parakeratos
is

Akantosis

Kelainan HistoPA pada tinea

Celah
intraepiderm
al

Kelainan HistoPA pada herpes


zoster

Degenerasi
balon

Kelainan HistoPA pada herpes


zoster

DERMIS
Papilomatosis: papil yang
memanjang melampaui batas
permukaan kulit
Fibrosis: kolagen >>, fibroblas >>
Sklerosis: kolagen >>, fibroblas <<

Parakeratos
is

Papilomatosi
s

Kelainan HistoPA pada psoriasis

SUB KUTIS
Peradangan
Nekrosis
Vaskulitis
Proses degeneratif

Spongiosis

Eksositosis
eritrosit

Vaskulitis
Kelainan HistoPA pada vaskulitis