Anda di halaman 1dari 3

Contoh Kasus nyata proses pengadilan

Kasus kecelakan lalu lintas di jalan by pas I.B matra simpang empat mas ceti
Pada hari senin tanggal 04 januari 2014 tlah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor
Yamaha DK 2121 MD yang di kendarai oleh Bapak BD dengan sepeda motor Honda DK 3321
MO yang di kendarai oleh NM . TKP Jl By pas I.B Mantra simpang empat masceti jam 08.00
wita
Setelah menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi kecelakaan , petugas olah TKP
laka lantas menuju tempt kejadian di simpang empat mas ceti . Langsung melakukan tindakantindakan yaitu
STEP I
1. Menolong korban
2. Menutp tempat kejadian perkara
3. Mencatat Identitas yang terlibat kecelakan
4. Mencari Keterangan saksi saksi yang berada di TKP
5. Mengamankan Barang bukti
6. Melakuan Pengukuran dan membuat sketsa kasar di TKP
7. Mengecek korban ke Rumah Sakit dan menghbungi keluarganya
STEP II
Tindakan selanjutnya
1. Membuat Laporan Polisi
2. Membuat Berita Acara Pemeriksaan di TKP (BAP)
3. Membuat Sketsa gambar kecelakaan
STEP III
Mengajukan laporan ke Penyidik /Pemeriksa sebagai dasar untk melakukan pemanggilan.
STEP IV
1. Memangil saksi untuk di dengar keterangan nya
2. Memanggil yang terlibat kecelakaan dengan surat pemangilan dari kepolisian
Dari pemeriksaan saksi-saksi dan laporan polisi beserta gambar kecelakaan , Bahwa pengemudi
sepeda motor Yamaha DK 2121 MD di tetapkan sebagai tersangka karena melanggar pasal 287
Undang Undang Lalu lintas tentang menerobos lampu merah dan pasal 360 KUHP tentang
Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan luka beratdengan ancaman hukuman maksimal 5tahun
penjara

STEP V
Setelah pemeriksaan lengkap Polisi mengajukan ke penuntut umum (kejaksaan) . Setelah
nyatakan lengkap oleh Jaksa , Jaksa mengajukan ke Pengadilan Negeri untuk di adili.
STEP VI
Proses siding pengadilan
Setelah hakim mendengarkan keterangan , Hakim memutuskan 2 tahun Penjara . Karena
pertimbangan Hakim yang meringan kan adalah
1. Pengemudi sepeda motor DK 2121 MD yang di kemudikan oleh Tersangka sopan
selama persidangan
2. Belum pernah di hokum
3. Tulang punggung keluarga
4. Adanya surat pernyataan pe damaian dari yang terlibat kecelakaan
STEP VII
Selanjutnya di serahkan ke Lembaga Pemasyarkatan ( LP ) untuk di bina )

Ini foto ane pas wawancara sama polisi nya gan

di