Anda di halaman 1dari 15

SKALA PENGUKURAN

ADI APRIYAN KUSWARA


MATAKULIAH : STATISTIK DESKRIPTIF
Ada beberapa jenis pengukuran :
Skala Nominal
Skala Ordinal
Skala Interval
Skala Rasio
Skala Nominal
Skala nominal ukuran yang Contoh :
paling sederhana, dimana
angka yang diberikan
kepada objek mempunyai Jenis kelamin> pria=1,
arti sebagai LABEL saja, perempuan = 2 dan
dan tidak menunjukan waria =3
tingkat apa-apa.
Skala nominal hanya
digunakan data atau objek Angka-angka ini bukan
untuk beberapa menunjukan tingkatan;
kategorisasi. dimana 2 lebih tinggi dari
Setiap kategori tidak boleh 1 atau 3 lebih tinggi dari
saling tumpang tindih atau 2
peristiwa bersifat saling
lepas (mutually exclusie),
peristiwa yang tidak
mempengaruhi lainnya.
Skala Nominal
No Jenis Kendaraan Jumlah (unit)
1 Toyota 68.638

2 Daihatsu 15.721

3 Isuzu 20.521

4 BMW 1.515

5 Peugeout 1.367

6 Nissan Diesel 864


Contoh
• Variabel agama : 1. Islam, 2. Katolik, 3. Kristen,
4. Hindu, 5. Budha, 6. Kepercayaan
Skala Ordinal
Didalam skala ordinal menunjukan angka-
angka yang bertingkat
Ada urutan tingkatan/urutan objek atau data
yang terendah sampai tertinggi
Tidak menunjukan angka absolut
Skala Ordinal
Seperti sumberdata Indonesia Corp. Apabila
diurutkan dari terendah hinga tertinggi hasilnya
seperti; terendah anggaplah kita beri nomor 1
yaitu penjualan Nissan Diesel dan tertinggi kita
beri urut nomor 6 yaitu dengan 68.638 unit
penjualan pada Toyota.
Skala Ordinal
No Jenis Kendaraan Jumlah
Contoh lainnya :
pemberian pada 1 Sangat 2
saham BEJ (contoh prosfektif
disamping) dimana 2 Prosfektif 5
saham sangat
3 Cukup 9
prosfektif lebih baik
dari saham prosfektif. 4 Kurang 3

5 Tidak 1
Prosfektif
Contoh lainnya

• Variabel jenjang pendidikan : 1.


SD, 2. SLTP, 3. SMU/K, 4. PT
• Variabel harga bahan bakar
dibuat kategorisasi: 1. sangat
tidak setuju, 2. TS, 3. Ragu-ragu,
4. Setuju, 5. SS
Skala Interval
Mempunyai sifat ukuran ordinal,
dan ditambah satu sifat lain yaitu
jarak atau interval yang sama dan
merupakan ciri dari objek yang
diukur
Skala Interval

No Jenis Kendaraan Interval Jarak Jumlah

1 Sangat prosfektif 736 - 879 143 2


2 Prosfektif 592 – 735 143 5
3 Cukup 448 – 591 143 9
4 Kurang 304 – 447 143 3
5 Tidak Prosfektif 160 - 303 143 1
Skala Interval
• Berdasarkan Tabel 3; ada skala
interval, misalnya saham sangat
prosfektif mempunyai interval harga
saham antara 736-879/lembar
• Setiap interval memiliki jarak yang
sama yaitu 143
• Rangking
Contoh Lainnya
• Suhu dalam derajat Celcius,
contoh jarak antara 200C– 300C =
jarak antara 900C - 1000C.
Namun, tidak bisa dikatakan
bahwa suhu 1000C dua kali lebih
panas daripada 500C.
Skala Rasio
• Include skala nominal, • Perbedaan
ordinal dan interval dengan skala
• Adanya nilai absolut Interval :
dari objek yang 1. Memiliki titik nol
diukur, angka yang yang mempunyai
ditunjukan arti
menunjukan nilai
sebenarnya dari objek 2. Rasio keduanya
yang diukur memiliki arti
Contoh
• Berbeda dengan skala interval, dimana
suhu 1000C dua kali lebih panas daripada
500C. Disini juga menunjukan apabila
dalam kondisi terendahpun (titik nol)
menunjukan kondisi yang dingin sekali
• Variabel pendapatan; orang yang
berpenghasilan 1 juta memiliki dua kali
penghasilan dari orang yang
berpenghasilan 500rb. Titik nol mutlak
diperoleh pada saat tidak ada penghasilan
(nol rupiah)