Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA.

Sudart dan Burnner, (1996). Keperawatan Medikal-Bedah. Edisi 8. Vol 3. EGC : Jakarta.
Johnson, M., et all. 2000. Nursing Outcomes Classification (NOC) Second Edition. New Jersey: Upper Saddle River
Mc Closkey, C.J., et all. 1996. Nursing Interventions Classification (NIC) Second Edition. New Jersey: Upper Saddle River
Santosa, Budi. 2007. Panduan Diagnosa Keperawatan NANDA 2005-2006. Jakarta: Prima Medika
Chariene J. 2001. Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 1. Jakarta : Salemba Medika

ASUHAN KEPERAWATAN SOPT

PENGKAJIAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Pemeriksaan fisik
Status Sirkulasi
Status respirasi
Sistem hematologi
Kesadaran
Sistem perkemihan
Sistem pencernaan
Sistem pernafasan
Psikososial

Ketidakefektifan bersihan jalan nafas


NOC
a.
Respiratory status : ventilation, airways
patency
Intervensi :
Airways Suction
1.
Kaji KU, TTV
2.
Kaji kebutuhan oral/tracheal suctioning
3.
Auskutasi suara nafas sebelum dan
sesudah suction
4.
Berikan O2
5.
Monitor ststus O2
Airways Management
1.
Buka jalan nafas
2.
Posisikam pasien semiflower
3.
Lakukan fisioterapi dada jika perlu
4.
Keluarkan mukus dengan batuk atau
suction
5.
Auskultasi suara nafas
6.
Kolaborasi pemberian bronkodilator

1.
2.
3.
4.
5.

DIAGNOSA
Ketidakefektifan bersihan jalan nafas b.d sekreksi mukus berlebih
Gangguan pertukaran gas b.d perubahan membran alveolar-kapiler
Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan b.d ketidak mampuan
mencerna makanan : peningkatan sekresi mukus berlebih, anorexia atau
dyspneu
Resiko infeksi
Defisit pengetahuan b.d kurang pajanan tentang informasi penyakit

Gangguan pertukaran
gas
Noc : respiratory status : gas
exchange, ventilation, vital sign
status
Intervensi
Airways management,
respiratory monitoring

1.
2.
3.
4.

Monitor peningkatan
restlessness dan cemas.
Monitor saturasi oksigen
Monitor warna kulit
Kaji tingkat kesadaran

Ketidakseimbangan
kebutuhan tubuh

nutrisi

kurang

dari

NOC
a.
Nutritional status: nutrient
Intervensi :
Nutrition Management
1.
2.
3.
4.
5.

6.

7.
8.

Monitor tanda - tanda malnutrisi.


Jelaskan pentingnya mematuhi diet dan program latihan
yang dianjurkan.
Pada pasien dengan nafsu makan menurun, tawarkan
makan yang biasa dimakan.
Siapkan pasien untuk makan
Jika klien anoreksi dan muntah karena efek samping
obat-obatan, berikan cairan setiap hari dengan sedikit
gula misal permen.
Bandingkan makanan sehari-hari dengan piramida
makanan,jangan menghilangkan kelompok makanan
yang sesuai standar.
Observasi kemampuan makan pasien. Jika pasien ingin
makan, setidaknya sediakan waktu 35 menit.
Monitor intake makanan, catat persentase makanan yang
dimakan (25%, 50%). Buat catatan makanan harian
selama 3 hari untuk mengetahui intake actual, konsultasi
dengan ahli gizi untuk kebutuhan gizi pasien.

Defisit pengetahuan
Resiko infeksi
NOC: immune status, knowledge
(infection control), risk control
1. Monitor tanda gejala infeksi
2. Pertahankan teknik isolasi
3. Batasi pengunjung bila perlu
4. Instruksikan pada pengunjung
untuk mencuci tangan saat
dan setetlah berkunjung
meninggalkan klien
5. Cuci tangan sebelum dan
sesudah melakukan tindakan
dengan sabun antimikroba
6. Tingkatkan intake nutrisi
7. Kolaborasi pemberian
antibiotik bila perlu

NOC: knowledge: disease


process, health behavior
Intervensi :
Teaching: disease process
1.
Kaji pengetahuan klien dan
keluarga
2.
Jelaskan tentang proses
penyakit : patofisiologis
3.
Diskusikan penyebab,
tantda gejala penyakit
4.
Diskusikan pilihan terapi
atau penaganan
kliendukung klien dan
keluarga dalam mencari
informasi sebnyak
banyaknya terkait penyakit

LAPORAN PENDAHULUAN

SOPT
(Sindrom Obstruksi Post TB)

Etiologi

Definisi
Suatu

peradangan

yang

berlangsung lama akibat post


infeksi TB.

Infeksi yang dipengaruhi oleh reaksi imun


perorangan
Akibat timbulnya destruksi jaringan paru
karena proses penyakit paru.

Pemeriksaan penunjang
Test Laboraturium
Tanda Gejala

Test Radiologis
Tesrt Rontgen

Demam (subfebris, kadang-kadang 40 - 41 C, seperti

Test tuberkulin

demam influensa.

Test Sputum

Batuk (kering, produktif, kadang-kadang hemoptoe


(pecahnya pembuluh darah).
Sesak napas, jika infiltrasi sudah setengah bagian paru.
Nyeri dada, jika infiltrasi sudah ke pleura kadang ada
kadang tidak
Riwayat TB (+)
Malase

Penatalaksanaan
Terapi medikasi
Terapi diet TB