Anda di halaman 1dari 3

DAFTAR PUSTAKA.

Bobak, Lowdermilk, & Jensen. (2004). Buku Ajar Keperawatan Maternitas, alih bahasa Maria A. Wijayarini, Peter I. Anugrah (Edisi 4). Jakarta:
EGC.
Heardman. (2011). Diagnosa Keperawatan. Jakarta. EGC.
Hefner, Linda J. & Danny J.Schust. (2008). At a Glance Sistem Reproduksi Edisi II. Jakarta : EMS, Erlangga Medical Series.
Johnson, Meridian Maas, & Sue Moorhead. (2000). Nursing Outcame Clasification. Mosby. Philadelphia.
Mansjoer, Arif. (2002). Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Media Aesculapius.
McCloskey & Gloria M Bulechek. (1996). Nursing Intervention Clasification. Mosby. USA.
Sjamjuhidayat & Wim de Jong. 2005. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi 2. Jakarta : EGC.
Smelzer & Bare. (2002). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.
Williams, Rayburn F. (2005). Obstetri dan Ginekologi. Jakarta: Widya medika.
Winkjosastro, Hanifa, (2005), Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka

Nyeri (akut)
1. Kaji tingkat nyeri, perhatikan lokasi dan karakteristik, termasik
intensitas, perhatikan petunjuk nyeri non verbal.
2. Pertahankan imobilisasi bagian yang sakit dengan tirah baring
3. Dorong menggunakan teknik manajemen, sterss, contoh relaksasi
progresif, latihan nafas dalam, imajinasi visual.
4. Berikan obat sesuai indikasi:analgetik (kolaborasi)

Asuhan Keperawatan Kista


Ovarium

1.
2.
3.
4.
5.
6.

PENGKAJIAN
Pemeriksaan fisik
Aktivitas
Sirkulasi
Neurosensori
Nyeri/Keamanan
Pemeriksaan
diagnostik

Diagnosa:

1. Nyeri akut
2. Hambatan
fisik
3. Cemas
4. Kerusakan
jaringan

mobilisasi

integritas

Hambatan mobilitas fisik


1. Dorong partisipasi pada aktivitas terapeutik.
2. Instruksikan pasien untuk latihan rentang gerak pada ekstremitas.
3. Berikan/bantu dalam mobilisasi dengan kursi roda.Instruksikan
keamanan dalam menggunakan alat mobilitas.
4. Awasi TD saat beraktivitas.

Kerusakan integritas jaringan


1. Mobilisasi setiap 2 jam sekali
2. Jaga kulit agar bersih dan kering
3. Monitor aktivitas dan mobilisasi pasien
4. Monitor status nutrisi pasien
5. Ajarkan keluarga tentang luka dan perawatan luka

Ansietas
1. Perhatikan tanda peningkatan ansietas.
2. Bantu klien menyalurkan energi secara konstruktif.
3. Gunakan obat bila perlu.
4. Dorong pemecahan masalah.
5. Berikan informasi akurat dan fuktual.
6. Sadari penggunaan mekanisme pertahanan.
7. Bantu dalam mengidentifikasi keterampilan koping yang berhasil.
8. Pertahankan cara yang tenang dan tidak terburu.
9. Ajarkan latihan dan tehnik relaksasi.

LAPORAN PENDAHULUAN

KISTA OVARIUM

Pemeriksaan penunjang
USG

Definisi
pertumbuhan
sel
yang
berlebihan/abnormal
pada
ovarium yang membentuk seperti
kantong.

Etiologi
Gaya hidup tridak sehat :
Konsumsi makanan yang tinggi lemak dan
kurang sehat
Zat tambahan pada makanan
Kurang olah raga dan sering stress
Merokok dan konsumsi alcohol
Terpapar polusi dan agen infeksius
Faktor genetic
Didalam tubuh terdapat gen-gen berpotensi
memicu kanker, yaitu protoonkogen karena
suatu hal seperti makanan yang bersifat
karsinogen, terpapar zat kimia tertentu,
protookogen berubah menjadi onkogen, gen
pemicu kanker.

Laparoskopi
Hitung darah lengkap
Foto rontgen
Pap smear

Tanda Gejala
Perut terasa penuh, berat, kembung
Tekanan pada dubur dan kandung kemih (sulit buang air
kecil)
Haid tidak teratur
Nyeri panggul yang menetap atau kambuhan yang dapat
menyebar ke punggung bawah dan paha
Nyeri sanggama
Mual, ingin muntah, atau pengerasan payudara mirip seperti
pada saat hamil.
Nyeri perut yang tajam dan tiba-tiba disertai demam

Penatalaksanaan
Laparotomy
Kistektomi atau laparotomy
salpingooforektomi
Kontrasepsi oral

Anda mungkin juga menyukai