Anda di halaman 1dari 5

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT, Laporan Pendamping


Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) dapat diselesaikan, berkat adanya
dukungan berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi dan pemikirannya.
Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah
untuk

meningkatkan kesejahteraan social lanjut usia terlantar adalah dengan

mengadakan Program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) yang bertujuan
untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar hidup Lanjut Usia Terlantar sehingga
mereka dapat mempertahankan taraf kesejahteraan\ sosialnya.
Dalam penyusunan laporan ini saya telah berusaha semaksimal mungkin Namun
apabila terdapat beberapa kekurangan saya selaku penyusun laporan ini
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk perbaikan dimasa
mendatang dan pada kesempatan ini juga saya mengucapkan terima kasih kepada
semua pihak yang telah memberikan ide dan masukannya.

Ilanbatu Uru, 10, Agustus 2015


Pendamping ASLUT
Desa Ilanbatu Uru

A M I R , S.An

A. LATAR BELAKANG
Meningkatnya angka harapan hidup disatu sisi, tidak diikuti dengan
meningkatnya derajat kesejahteraan lansia.

Berdasarkan hasil penelitian

HelpAge Internasional, penduduk lansia terutama yang berada di usia 70


tahun dan 80 tahun keatas memiliki angka kemiskinan tertinggi diantara
kelompok populasi lansia, lebih besar daripada yang secara resmi
diklasifikasikan sebagai miskin, yang sangat rentan untuk jau kedalam
kemiskinan.
Aspirasi ini sejalan dengan Undang- Undang No.

13 tahun 1998

Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia Pasal 5 ayat (1) menyatakan bahwa lanjut
usia mempunyai hak yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, Berbangsa
dan Bernegara, ayat (2) sebagai penghormatan dan penghargaan kepada
lanjut usia diberikan hak
untuk meningkatkan kesejahteraan sosial yang meliputi:

a. Pelayanan

keagamaan dan mental spiritual; b Pelayanan Kesehatan; c

Pelayanan

kesempatan kerja; d Pelayanan pendidikan dan pelatihan; e Kemudahan


dalam penggunaan fasilitas, sarana dan prasarana umum;
dalam layanan bantuan hukum;

f Kemudahan

g Perlindungan sosial; dan h. bantuan

sosial; ayat (3) bagi lansia tidak potensial mendapatkan kemudahan


sebagaimana dimaksut ayat (2) kecuali huruf c, huruf d dan hurufh ;
ayat (4) bagi lanjut usia potensial mendapatkan kemudahan sebagaimana
dimaksut ayat (2) kecuali huruf ,g;
Berdasarkan Data SUSENAS tahun 2009 jumlah penduduk lanjut usia
Indonesia mencapai 19,32 Juta Jiwa dengan sebaran sebanyak 8,35 Juta Jiwa
di daerah perkotaan dan sisanya sebanyak 10,44 Juta Jiwa
pedesaan.

di daerah

Pada tahun tahun yang sama, Pusat Data dan Informasi

Kesejahteraan Sosial,

Kementerian sosial RI mencatat 1.594,330 Lanjut

Usia mengalami keterlantaran yang disebabkan berbagai hal


Permasalahan terbesar lanjut usia di Indonesia adalah kemiskinan,
sehingga mereka tidak mempunyai jaminan kesehatan,

di hari tua dan

pensiun, Kondisi lansia miskin yang di perburuk oleh keterlantaran,


disabilitas dan potensi mengalami sosial exclucion. Aksebilitas lansia juga

masih rendah,

dan lansia masi dianggap sebagai beban,

bukan sebagai

modal. Kondisi ini diperparah dengan realitas empiric yang menunjukan


bahwa lansia terlantar masih banyak yang belum tersentuh oleh program
kesejahteraan sosial dari pemerintah.
B. TUJUAN DAN PRINSIP PROGRAM
a. Tujuan
Program ASLUT bertujuan untuk menjamin pemenuhan sebagai
kebutuhan dasar hidup Lanjut Usia, sehingga dapat mempertahankan taraf
kesejahteraan sosialnya.

Untuk mencapai tujuan ini, Program ini

dilakukan dengan cara pemberian uang tunai sebesar Rp.200,000, (dua


ratus ribu rupiah) / orang / bulan

melalui PT.POS Indonesia dan

disalurkan oleh para Pendamping. Guna memastikan Program berjalan


sesuai dengan tujuan, Proses pemanfaatan dana oleh Lajut Usia dikontrol
oleh petugas.
Pendamping yang diusulkan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Kabupaten Luwu untuk melaksanakan fungsinya sebagai
Pendamping.
b. Prinsip Program
Untuk mewujutkan tujuan Program, inplementasi program
dilaksanakan dengan menggunakan prinsip-prinsip sebagai berikut:
1. Ketepatan, artinya yaitu tepat dalam menentukan sasaran program dan
tepat dalam penyaluran dana
2. kepada penerima.
3. Kebermanfaatan, yaitu program harus bermanfaat dalam memelihara
dan mempertahankan taraf
4. kesejahteraan Lanjut Usia.
5. Non diskriminatif, yaitu dalam penetapan perima tidak
membedahkan asal, suku, agama, ras,dan golongan tertentu.

tidak

6. Transparansi, yaitu program dilaksanakan secara terbuka dan setiap


orang dapat mengakses informasi dengan mudah.
7. Akuntabilitas, yaitu melaksanakan program,pengelolaan dana dapat
dipertanggung jawabkan dengan baik
C. INDIKATOR KEBERHASILAN
1. Terlayaninya 10 Lanjut Usia melalui Program ASLUT di Desa Ilanbatu
uru Kecamatan Walenrang Barat. Kab. Luwu.
2. Terjaminnya pemenuhan sebagian kebutuhan dasar hidup Lanjut Usia para
penerima Program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar ( ASLUT )
sehingga dapat

mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya,

ditandai dengan tingkat kesehatan yang lebih baik ,

yang

dan munculnya

optimisme atau semangat hidup dan interaksi sosial yang relative


harmonis dengan lingkungannya.
D. PELAKSANAAN PROGRAM
1. Pendataan dan seleksi Calon Penerima Program ASLUT.
2. Penetapan Penerima Program ASLUT.
3. Sosialisasi Program ASLUT di tingkat Kelurahan/ Desa
4. Pembinaan Pendamping di Tingkat Kabupaten Luwu
5. Penyaluran Dana ASLUT

oleh Kantor

berada di Kabupaten / Kota melalui

Cabang Pos Indonesia yang

PT. Pos Indonesia yang ada di

Kecamatan kepada Pendamping ASLUT.


6. Pendamping kepada Lanjut Usia Penerima Program ASLUT.
7. Pemantauan dan evaluasi oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Kabupaten Luwu.

E. PENUTUP
Laporan Pendamping ASLUT ini disusun sebagai evaluasi bagi
Pemerintah, Pemerintah

Daerah dan Seluru Pihak yang berkepentingan

dengan pelaksanaan Program Asistensi

Sosial Lanjut Usia Terlantar,

(ASLUT) di Kabupaten Luwu.


Dengan memahami

Laporan Pendamping ASLUT

diharapkan

Program ASLUT akan terlaksana Secara efisien, dan efektif .

dan menjadi

jaminan bagi Lanjut Usia dalam mempertahankan kesejahteraan sosialnya.


Oleh karena itu kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan
Program ini sangat di harapkan komitmennya.

Sehingga tidak terjadi

penyimpangan yang dapat berbagai pihak, terutama Lanjut Usia Penerima


Dana ASLUT.

Ilanbatu uru, 10, Agustus 2015


Kordinator ASLUT

Pendamping
ASLUT Desa Ilanbatu uru

M A S D A R . SE
NIP. 19601231 199303 1 048

A M I R. S.An

Mengetahui
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja
Dan Transmigrasi Kab, Luwu.

R I V A I. SE
Pangkat. Pembina Utama Muda
NIP. 19580701 198503 1 001