Anda di halaman 1dari 2

2.

The enemy is out there (musuh ada di luar sana)


The enemy is out there adalah kecenderungan untuk menyalahkan orang lain atau hal lain
di luar diri kita apabila sesuatu hal berjalan keliru. Dengan kata lain, menganggap bahwa
penyebab masalah berasal dari luar, bukan berasal dari diri sendiri. Kecenderungan ini
merupakan produk dari I am my position (saya ada dalam posisi saya) dan cara melihat yang
tidak sistematis atas dunia yang berkembang. Sindrom I am my position memfokuskan hanya
pada posisi dirinya dan tidak melihat pekerjaannya berpengaruh terhadap pekerjaan orang lain.
Sehingga saat suatu masalah muncul dalam sebuah kelompok, ia akan mengiranya sebagai sebab
eksternal dan mencari orang lain yang disalahkan.
Sindrom The enemy is out there tidak terbatas hanya pada mempermasalahkan organisasi,
tetapi juga faktor eksternal atau pesaing lainnya. Perusahaan penerbangan misalnya,
menyalahkan harga bahan bakar yang naik mengakibatkan perusahaannya rugi.
Sebagai contoh saat banjir kembali melanda Jakarta. Warga Jakarta mempermasalahkan
pemerintah Jakarta yang dianggap tidak mampu menyelesaikan permasalahan banjir di ibu kota.
Tata kota dan drainase masih buruk. Sedangkan Pemerintah Jakarta mempermasalahkan warga
Jakarta yang masih membuang sampah ke sungai. The enemy is out there selalu mencari pihak
eksternal yang dipersalahkan atau kambing hitam. Dalam hal ini, warga mencari pihak eksternal
untuk disalahkan yaitu pemerintah dan sebaliknya pemerintah menyalahkan warga.
Contoh lainnya dalam pelayanan di Puskesmas. Seorang pasien menyalahkan pihak
puskesmas karena tidak dapat menyediakan sarana prasarana yang lengkap. Kepala puskesmas
menyalahkan pemerintah daerah karena pemerintah daerah tidak menganggarkan anggaran yang
cukup untuk puskesmas tersebut.
Sumber:
Nichol, Graeme. 2005. The Enemy is Out There - Learning Disabilities 2 [Online]. Available
from: http://www.sunzu.com/articles/the-enemy-is-out-there-learning-disabilities-254510/ [12 Februari 2014]

Senge, Peter M. (1990), The Fifth Discipline, Doubleday, New York