Anda di halaman 1dari 5

HUBUNGAN KEBIASAAN

POSISI TIDUR DENGAN RESIKO


DENGANKEJADIAN SERANGAN
ULANG PADA PASIEN PENYAKIT
JANTUNG KORONER DI POLI
JANTUNG RSUD GAMBIRAN KOTA
KEDIRI

Hasil penelitian
A. karakteristik variabel
1.
Kebiasaan
posisi
tidur
pada
pasien
penyakit jantung koroner di poli jantung RSUD
gambiran
kediri
adalah
dasarkan
hasil
observasi diatas bahwa menunjukan sebagian
besar kebiasaaan tidur miringkiri penyakit
jantung koroner yaitu 55% atau 11 responden
2.Resiko terjadinya serangan ulang pada pasien
penyakit jantung kor oner adalah menunjukan
bahwa sebagian besar pasien memiliki resiko
tinggi untuk terjadinya serangan ulang yaitu
sebanyak 60%(12 orang)

B. hasil uji statistik


dari uji statistik speaman rho didapatkan
nilai.
Sign
(2.tailed)
sebesar
p=0,00<a=0,05artinyaH0
di
tolak
kesimpulannya adahubungan posisi
tidur
dengan resiko terjadinya serangan ulang pada
pasien penyakit jantung koroner di poli
jantung.

Kesimpulan
1.

kebiasaan posisi tidur miring ke kiri pada


pasien penyakit jantung koroner sebanyak
55%.
2. Resiko terjadinya serangan ulng pada pasien
penyakit jantung koroner sebagian besar
pasien memiliki resiko tinggi untuk kejadian
serangan ulang yaitu sebanyak 60%.
3. Terbukti ada hubungan kebiasaan posisi tidur
dengan resiko terjadinya serangan ulang pad
pasien penykit jantung koroner di poli jantung
RSUD Gambiran dengan uji statistik spearman
Rho di dapatkn nilai sig. (2 tailed) sebesar
p=0,000 a=0,05 artinya H0 di tolak