Anda di halaman 1dari 2

Sejarah Perkembangan Seismologi

Setelah bencana besar melanda Indonesia pada tahun 2004, ilmu seismologi
semakin banyak diketahui oleh masyarakat hingga yang awam sekalipun. Kini
seismologi semakin banyak dilirik untuk dipelajari hingga dapat digunakan untuk
eksplorasi hidrokarbon melalui metode seismik pada geofisika. Seismologi berasal
dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu seismos yang berarti getaran atau
goncangan dan logos yang berarti risalah atau ilmu pengetahuan. Orang Yunani
menyebut gempa
bumi dengan
kata-kata seismos
tes
ges yang
berarti Bumi bergoncang atau bergetar. Dengan demikian, secara sederhana
seismologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari fenomena getaran pada
bumi, atau dengan kata sederhana, ilmu mengenai gempa bumi. Seismologi
merupakan bagian dari ilmu geofisika. Diawali dengan gempa bumi besar yang
terjadi pada tanggal 1 November 1755 di Lisboa, Portugal menghancurkan seluruh
kota dan memicu tsunami besar, dapat dicatat sebagai tonggak awal pemicu
perkembangan seismologi modern.
Alat
seismometer
pertama
yang
diketahui oleh para arkeolog untuk
sementara ini adalah alat seismometer
Chang Heng (132 M). Alat ini dapat
menentukan arah pusat gempa yang terjadi

Seismologi Kuno
Pada awalnya seismologi merupakan ilmu yang bersifat takhayul dan sangat
tidak ilmiah. Berbagai negara memiliki mitologi atau kepercayaan nenek moyang
terkait peristiwa terjadinya gempa bumi. Di India, bumi ditopang oleh empat gajah
yang berdiri diatas cangkang kura-kura raksasa. Kura-kura tersebut berada diatas
kobra. Ketika hewan-hewan ini bergerak, bumi bergetar ada terjadilah gempa bumi.
Di Jepang, hidup ikan lele raksasa bernama Namazu dibawah laut dimana pulau pulau Jepang berada diatasnya. Seorang manusia dewa menaruh batu yang berat
diatas kepalanya agar Namazu tidak bergerak. Suatu ketika manusia dewa terganggu,

Namasu bergerak dan menyebabkan bumi berguncang. Kebudayaan Yunani pun


mencoba mendefinisikan kejadian gempa bumi, Thase (624 BC - 546 BC)
mengungkapkan bumi (yang dianggap datar) dianalogikan sebagai kapal besar yg
mengapung diatas lautan. Saat terjadi goncangan pada lautan, menyebabkan bumi
bergetar atau bahkan retak. Aristoteles (384 BC 322 BC), menyatakan terdapat
angin yang berhembus terjebak dibawah tanah dan menyebabkan getaran saat keluar.
Seismologi Modern
Penelitian gempa bumi secara ilmiah dilakukan pertama kali pada gempa
Lisbon (1 November 1755 pukul 09.40 waktu setempat). Gempa tersebut diikuti oleh
tsunami dan kebakaran, yang menyebabkan kerusakan mendekati total di Lisbon dan
area sekitarnya. Ahli Geologis saat ini memperkirakan gempa Lisbon mencapai
magnitudo 9 Skala Richter, dengan episenter di Samudra Atlantik sekitar 200 km dari
barat daya Tanjung St. Vincent. Diperkirakan total kematian antara 60.000 hingga
100.000 orang, yang menyebabkan gempa ini menjadi salah satu gempa paling
merusak dalam sejarah.
-

Getaran yang terjadi disuatu tempat disebabkan oleh gelombang yang


merambat dari tempat tertentu
Penyebab gempa adalah air yang menguap secara tiba-tiba akibat kontak
dengan underground fire

Gempa ini menandakan dimulainya era modern dari seismologi, mendorong


berbagi penelitian untuk mengetahui dampak, posisi, dan waktu terjadinya gempa
bumi.

Anda mungkin juga menyukai