Anda di halaman 1dari 10

Dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, penderita diabetes harus memperhatikan jenis

karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut. Ada jenis karbohidrat yang cepat
diserap tubuh (sehingga kadar gula darah melonjak dan cepat terasa lapar lagi), ada juga
karbohidrat yang lambat diserap (sehingga kadar glukosa darah lebih stabil dan terasa
kenyang lebih lama).
Indeks glikemik adalah ukuran seberapa besar efek suatu makanan yang mengandung
karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan, dibandingkan dengan
glukosa atau roti putih. Makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan yang
cepat dicerna dan diserap sehingga kadar gula darah akan meningkat dengan cepat
secara signifikan. Makanan dengan indeks glikemik yang rendah mengalami pencernaan dan
penyerapan yang lebih lambat sehingga peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam darah
akan terjadi secara perlahan-lahan. Makanan dengan indeks glikemik rendah telah terbukti
memperbaiki kadar glukosa dan lemak pada pasien-pasien diabetes melitus dan memperbaiki
resistensi insulin. Selain itu, makanan dengan indeks glikemik rendah juga membantu
mengontrol nafsu makan, memperlambat munculnya rasa lapar sehingga dapat membantu
mengontrol berat badan pasien.
Indeks glikemik menunjukkan jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan, bukan
jumlah karbohidrat. Peningkatan kadar gula darah dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu
JUMLAH dan JENIS karbohidrat yang dikonsumsi. Pada sebagian besar orang, kadar
glukosa darah lebih dipengaruhi oleh jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Namun, jenis
karbohidrat juga berpengaruh terhadap gula darah. Jadi, strategi yang optimal adalah
mengontrol kedua aspek tersebut, yaitu jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi.
Efek dari indeks glikemik suatu makanan akan berubah jika dikonsumsi bersamaan dengan
makanan lain. Maka, jika seseorang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi
sebaiknya dikombinasikan dengan makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga
menyeimbangkan efek terhadap kadar glukosa darah.

Referensi: http://diabetesmelitus.org/pengertian-indeks-glikemik/
DiabetesMelitus.org

Di bawah ini adalah tabel indeks glikemik yang dapat Anda gunakan untuk mengatur pola makan diet. bagi penderita diabetes disarankan untuk memilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah. maka kadar glukosa darah akan semakin meningkat. yaitu: JUMLAH dan JENIS karbohidrat yang dikonsumsi. ditampilkan juga takaran saji dan beban glikemik yang dihasilkan jika suatu makanan dikonsumsi sebesar takaran sajinya: Jenis makanan Nama Indeks Takaran Saji Glikemik (gram) Beban Glikemik Tortila gandum BAKERY 30 50 8 46 63 17 47 60 14 52 50 12 55 60 12 61 30 9 68 30 10 71 30 10 Sponge cake Cake pisang dengan gula Tortila jagung Cake pisang tanpa gula Roti hamburger Pita bread Roti putih . Semakin banyak JUMLAH karbohidrat yang dikonsumsi (dengan kata lain: semakin banyak Anda mengkonsumsi suatu jenis makanan).Seperti dijelaskan pada artikel tentang indeks glikemik. peningkatan kadar gula darah dipengaruhi oleh dua faktor. Sedangkan JENIS karbohidrat suatu makanan dapat diketahui berdasarkan indeks glikemik makanan tersebut. Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi akan meningkatkan gula darah secara cepat. Jadi. Selain indeks glikemik.

Roti gandum utuh (whole wheat) 71 30 9 72 70 25 95 30 15 50 150 14 55 250 13 60 150 20 66 30 16 83 250 30 89 150 43 93 30 23 44 250 ml 30 50 250 ml 12 68 250 ml 23 32 250 ml 4 Bagel putih Baguette putih Nasi merah Oatmeal Jagung rebus Muesli SEREAL Oatmeal instan Nasi putih Cornflakes™ Jus apel tanpa pemanis Jus jeruk tanpa pemanis MINUMAN Soft drink Susu skim Dairy Product .

Yoghurt rendah lemak dengan buah 33 200 11 41 250 ml 5 57 50 6 25 120 3 38 120 4 39 120 6 40 120 4 40 120 5 42 120 5 43 120 5 59 120 11 62 120 16 64 60 28 72 120 4 Susu penuh lemak Es Krim Jeruk Bali Pear Apel Jeruk Peach kalengan BUAH BUAHAN Peach Pear kalengan Anggur Pisang Kismis Semangka .

Kacang tanah 7 50 0 15 150 1 27 50 3 29 150 7 30 150 7 40 150 6 32 180 15 47 180 23 58 180 26 42 50 11 51 50 12 55 20 6 83 30 16 35 80 2 Kacang kedelai Kacang mede asin KACANG KACANGAN Kacang merah Kacang hitam Kacang panggang Fettucini Makaroni PASTA Spaghetti direbus 20 menit Keripik jagung asin Keripik kentang MAKANAN RINGAN Berondong jagung tawar Pretzel Wortel SAYURAN .

Mengikutsertakan makanan GI rendah dalam program diet akan membantu program penurunan berat badan menjadi lebih sehat dan sukses. maka:  indeks glikemik rendah adalah ≤ 55  indeks glikemik sedang adalah 56 -69  indeks glikemik tinggi adalah ≥ 70 Referensi: http://diabetesmelitus. Mentega. Oleh karena itu.org Tujuan utama dalam program diet adalah pembakaran lemak tubuh. Keju. Makanan yang tidak banyak mengandung karbohidrat akan sangat sulit untuk mendapatkan nilai GI. Kacang-kacangan. Sayuran Konsep GI tidak ditujukan untuk dilaksanakan secara terpisah GI tidak . lemak dan karbohidrat). Ikan. Nilai GI hanya akan dapat dihitung dari makanan yang tinggi akan karbohidrat. Daging. penting sekali untuk memakan makanan yang bervariasi.Green peas 51 80 4 54 150 20 70 150 22 87 150 17 46 100 7 61 25 12 Talas Ubi Mashed potato instan Chicken nuggets dipanaskan di microwave LAIN LAIN Madu Sebagai catatan: jika indeks glikemik glukosa adalah 100. Telur. Makanan rendah karbohidrat Jenis makanan: Ayam.org/daftar-indeks-glikemik-makanan/ DiabetesMelitus. Berikut adalah poin-poin penting mengenai konsep GI : GI hanya dapat dipakai untuk makanan yang berkarbohidrat tinggi Diet yang sehat menganjurkan asupan gizi yang seimbang (seperti protein. Krim.

Oleh karena itu. Akan tetapi. Tabel GI untuk beberapa jenis makanan Makanan Nilai GI Maltose (beer) 105 Glukosa 100 Kentang panggang 60 . penting sekali untuk turut mengikutsertakan faktor nutrisi lainnya. Untuk mendapatkan nilai GI yang pasti benar akan sulit sekali. GL = (GI x g karbohidrat) Contoh: Makanan = 1 serving spaghetti (150 g) yang sudah dimasak Kandungan karbohidrat = 48 g GI = 44 GL = (44 x 48) = 36 Estimasi GI dalam satu menu/ resep yang terdiri dari kombinasi makanan Apabila dalam satu kombinasi makanan terdiri dari beberapa sumber karbohidrat. Apabila hal ini belun dilakukan. Contoh. Bukan berarti hanya memakan GI rendah Makanan GI tinggi tetap penting dalam memenuhi kebutuhan gizi sehingga tidak semua makanan di dalam menu harus mempunyai GI rendah. Kunci dari diet yang sehat adalah bagaimana anda merencanakan menu makanan anda sehingga asupan gizi seimbang. Anda dapat mengkonsumsi low fat yoghurt dengan GI = 33. Diet rendah gula (tinggi lemak) lebih banyak memberikan kerugian dibanding diet tinggi gula (rendah lemak).85 Kentang goreng 75 Bubur kentang 85 Roti tawar (white bread) 70 Beras 64 .menentukan apakah makanan itu baik atau buruk. fermentasi. dll). Makanan rendah gula cenderung tinggi lemak dan begitupula sebaliknya. Mengkonsumsi makanan GI rendah tetapi tinggi lemak jenuh tidak berarti makanan itu lebih baik dari makanan GI tinggi. Cara yang benar adalah menghitung nilai GI berdasarkan proporsi karbohidrat yang ada. mengetahui nilai GI didalam makanan akan membantu menjalankan program diet yang sedang berjalan. Bahkan tipe makanan yang sama persis tetapi beda produsennya cenderung mempunyai GI yang berbeda pula. Nilai GI yang ada cukup untuk memberikan gambaran dalam membantu kita menyusun menu makanan. Kategori Nilai GI GI rendah GI intermediate GI tinggi < 55 56-69 >70 Tahukah anda? Studi klinis menunjukkan bahwa makanan GI rendah mempunyai kecenderungan untuk memberikan rasa kenyang lebih lama GI dan Glycemic Load (GL) GL digunakan untuk mengetahui efek makanan terhadap level gula darah berdasarkan nilai GI dan jumlah karbohidrat yang terdapat di dalam makanan tersebut. gantilah sebagian sumber karbohidrat yang memiliki GI tinggi ke GI rendah. apabila mengkonsumsi kentang dengan GI=90. Tetapi hal yang perlu diingat adalah selalu menyertakan makanan GI rendah di dalam setiap menu. menggoreng. nilai GI tidak dapat dihitung dengan hanya menjumlahkan dan mengambil rata rata dari GI setiap makanan tersebut. Contoh: 1 menu terdiri dari ice cream dan beberapa buah peach GI ice cream = 61 GI peaches = 42 Total karbohidrat = 60 g Total karbohidrat ice cream = 40 g Total karbohidrat peach = 20 g Hitungan: Proporsi GI ice cream = 61 x 40/60 = 41 Proporsi GI peach = 42 x 20/60 = 14 GI dari menu ini = 14 + 41 = 55 Nilai GI yang ada bukan nilai GI yang fix Dikarenakan adanya berbagai faktor yang mempengaruhi karakteristik karbohidrat di dalam makanan seperti cara olah makanan (contoh: merebus. Tahukah anda? Lemak dan gula mempunyai hubungan timbal balik. Apabila makanan tersebut memiliki GI tinggi. makanlah dalam jumlah yang lebih sedikit sehingga GL tidak terlalu tinggi. nilai GI yang didapat merupakan perkiraan secara kasar.

68 Jus nanas (tanpa penambahan gula) 46 Jus apel (tanpa penambahan gula) 40 Jus tomat (tanpa penambahan gula) 38 Snack .Pasta Fettucini 40 Spaghetti direbus 5 menit 38 Spaghetti direbus 20 menit 61 Macaroni 47 Produk susu Ice cream 61 Susu skim 32 Yoghurt reduced fat 27 Sayuran Jagung 53 Legume 14 .48 Wortel 47 Kacang polong 48 Buah Semangka 72 Kiwi 53 Pisang 51 Mangga 51 Anggur 46 Orange 42 Apel 38 Pir 38 Minuman Soft drink 58 .

Potato chips 54 Popcorn 72 corn flakes 81 Cookies 74 Recent Posts  Sweet Dessert & Beverages  .