Anda di halaman 1dari 17

Fraktur Shaft Humerus

 Pada umumnya fraktur shaft humerus tidak memerlukan pembedahan  Komplikasi yang dapat terjadi:  Infeksi  Nonunion  Radial nerve palsy .Pendahuluan  Fraktur dapat disebabkan oleh trauma langsung atau tidak langsung.  Tempat tersering adalah sepertiga tengah atau sepertiga distal batang humerus.

Anatomi .

AO/OTA Classification .

Pemeriksaan Fisik   Cardinal signs:  nyeri  oedema  deformitas Cek fungsi nervus radialis  Cek ekstensi metacarpophalangeal joint .

Pemeriksaan X-ray   Standard X-ray:  AP/Lateral  Tampak dua sendi CT/MRI bila dicurigai fraktur patologis atau tidak jelas gambaran x-ray .

 Pergelangan dan jari-jari pasien harus diberi latihan sejak awal. dimana dipasang mulai pundak hingga pergelangan. . antebrachii digantung dengan sling pada leher.Tatalaksana Nonsurgical  Kebanyakan fraktur humerus tidak memerlukan pembedahan  rigid immobilisasi tidak diharuskan  perfect alignment tidak diharuskan untuk mendapat hasil yang dapat diterima  “Hanging cast” dapat diberikan pada pasien. dengan siku posisi fleksi 90.

misalnya: combustion. dimana membutuhkan mobilisasi ekstremitas atas.Tatalaksana Surgical/Pembedahan Indikasi Faktor Trauma Terapi nonsurgical gagal  reduksi gagal / pasien non kooperatif Open fraktur Fraktur segmental dan fraktur patologis Trauma vascular Gangguan Floating neurologis (terutama nervus radialis) elbow Malunion/nonunion Faktor fraktur pasien Multitrauma. trauma thoraks Pasien tidak bisa dalam posisi tegak .

Terapi Surgical  Plate osteosynthesis  Intramedular  External fixation fixation .

terutama dalam mempertahankan fungsi  Reduksi dan reposisi fraktur secara langsung  Fiksasi stabil untuk shaft humerus  Dalam penatalaksanaannya dapat melihat langsung serta mereservasi nervus .Plate Osteosynthesis  Memberi hasil yang baik.

terutama bagian posterior  Sulit memasang plat pada bagian lateral humerus.Anterolateral Approach  Keuntungan  Posisi supine  Dapat diperluas ke proximal  Kekurangan:  Ekspose nervus radialis kurang. terutama untuk fraktur bagian distal .

radialis  Memberi ruang untuk pemasangan plat pada bagian distal humerus Kekurangan  Memerlukan posisi prone atau miring. dimana meningkatkan resiko terjadinya gangguan neurologis .Posterior Approach   Keuntungan  Memberi ekspose lebih terhadap n. yang sulit dilakukan pada pasien multitrauma  Perlu memobilisasi nervus untuk pemasangan plate.

Lateral Approach   Keuntungan  Memberi ekspose langsung terhadap nervus radialis  Dapat dilakukan ekstensi pembedahan  Posisi supine Kerugian  Tidak familiar dilakukan  Resiko mengenai nervus cutaneous antebrachii posterior .

Komplikasi Cepat Cedera nervus radialis Cedera vaskular Lambat Nonunion / malunion Kekakuan sendi .

Faktor predisposisi Nonunion  Usia tua  Gizi kurang/buruk  osteoporosis  Gangguan endokrin. yang mempengaruhi balance kalsium  Penggunaan steroid  Penggunaan antikoagulan .

Kesimpulan  Terapi non surgical memberi hasil yang baik untuk fraktur shaft humerus  Dibutuhkan pemeriksaan yang baik terutama pada fungsi nervus radialis  Terapi surgical diutamakan plating .

TERIMA KASIH .