Anda di halaman 1dari 10

JOURNAL READING

Amitriptyline Vs Divalproate In
Migraine Prophylaxis:
A Randomized Controlled Trial

RESUME Amitriptylin Dibandingkan Divalproat Sebagai Profilaksis Migraine: Uji Kontrol Acak .

Tujuan penelitian Penelitian ini membandingkan efikasi serta keamanan terapi divalproat dan amitriptylin sebagai terapi profilaksis migrain. .

Hasil sekunder yang dinilai meliputi ketidakmampuan fungsional.Bahan dan metode 300 pasien migraine yang mengalami >4 kali serangan bulanan di acak untuk mendapatkan terapi divalproat atau amitriptylin. perbaikan fungsional dan efek samping. >1 peningkatan keparahan serta >50% perbaikan menurut skor analog visual (VAS). Hasil utama yang dilihat adalah reduksi >50% frekuensi serangan. .

terdiri dari 241 wanita dan 59 pria. Tidak ada perbedaan efek samping yang signifikan antara dua kelompok penelitian (68%:81%). 150 subjek mendapat terapi divalproat dan 150 subjek lainnya mendapat terapi amitriptylin.3% dan amitriptylin 54% (p=0.47) dan parameter hasil lainnya.005).7% kelompok divalproat sedangkan kelompok amitriptylin 64% (p=0. .90) yang menunjuklan tidak terdapat perbedaan signifikan. Namun dibulan keenam kelompok divalproat 65.02).7% yang mendapat terapi divalproat terjadi pengurangan frekuensi migrain dan 62% pada subyek amitriptylin (p=0. Dengan hasil pada bulan ketiga 74.(69. p=0.Hasil Usia rata-rata subjek penelitian adalah 32 tahun.3% divalproat: 56% amitriptylin. Di bulan keenam tidak ada perbedaan skor VAS yang signifikan antara dua kelompok penelitian. Hasil skor VAS di bulan ketiga meningkat >50% pada 80.

Namun pada bulan keenam kedua terapi sama efektifnya sebagai profilaksis migraine.Kesimpulan Divalproat lebih efektif dibandingkan amitriptylin pada bulan ketiga.   .

Sehingga baik pasien maupun peneliti mengetahui obat apa yang mereka konsumsi. dan sebutkan dimana penjelasan tersebut No Pertanyaan Jawab ditemukan.” 1c Apakah antara subyek penelitian dan peneliti ‘blind’ terhadap terapi / perlakuan yang akan diberikan? Tidak Material and Method halaman 66 Penelitian ini tidak dilakukan secara double blind. “This is a single-center prospective study with randomized controlled open-labelled design” .” Apakah Ya Material and method halaman 66 randomisasi Penelitian ini merupakan penelitian RCT dan pasien diacak dilakukan menggunakan computer-generated random table numbers. tuliskan juga potongan kalimat yang dimaksud 1a 1b Apakah alokasi Ya Material and method halaman 66 pasien terhadap Penelitian ini merupakan penelitian RCT dan pasien diacak terapi / perlakuan menggunakan computer-generated random table numbers. dilakukan secara “The patients were randomized to amitriptyline or DVA-ER random ? using the computer-generated random table numbers. tersembunyi? “The patients were randomized to amitriptyline or DVA-ER using the computer-generated random table numbers.Jelaskan.

(apakah pengamatannya Pengamatan juga dilakukan cukup lengkap. pasien cukup lengkap?) di follow up pada bulan ke-3 dan ke-6 mengenai frekuensi sakit kepala. penggunaan obat-obatan dan perubahan VAS.” . and their headache frequency. “The patients were followed up at 3 and 6 months. severity. keparahan. number of rescue medication. severity. and overall improvement on a 0–100 visual analogue scale (VAS) were recorded. and their headache frequency. Penjelasan perhitungkan dalam mengenai hal ini dapat dilihat pada halaman 2 hasil / kesimpulan ? dibagian hasil. and overall improvement on a 0–100 visual analogue scale (VAS) were recorded.2a Apakah semua subjek Iya Figure 1 dan Material and method 66 yang ikut serta dalam Seluruh partisipan yang ada pada awal penelitian penelitian di diikutsertakan dalam analisis hasil.” 2b Apakah pengamatan yang dilakukan cukup panjang ? Ya Material and Method halaman 66 Pasien di follow up pada bulan ke-3 dan ke-6 “The patients were followed up at 3 and 6 months. number of rescue medication. functional disability. functional disability.

Selain pemberian obat migraine setiap kelompok apakah subyek mendapatkan perlakuan yang sama dan mereka sama- diperlakukan sama? sama mendapatkan ibuprofen jika terdapat efek samping merugikan. “Ibuprofen 400 mg was used as rescue medication.2c Apakah subjek Ya Material and Method halaman 67 dianalisis pada Semua subjek dianalisis pada kelompok masing-masing kelompok dimana menggunakan ANOVA subyek tersebut The severity and frequency of headache. The patients were advised to report if there was any adverse effect.” . and functional disability at baseline randomisasi ? 3 months and 6 months following treatment within the group were compared using analysis of variance (ANOVA). 3a Selain perlakuan yang Ya Material and Method Halaman 66 dieksperimenkan. number of dikelompokkan dalam rescue medication.

Figure 1 .3b Apakah kelompok dalam Ya Material Methode Halaman 66 penelitian sama pada Jumlah pasien tiap kelompok sebesar 150 orang baik awal penelitian ? kelompok Amitriptilin maupun Divalproate dan dibagi secara acak sehingga dua kelompok serupa.