Anda di halaman 1dari 47
EVALUASI MANAJEMEN PROGRAM PUSKESMAS KELURAHAN LEBAK BULUS Disusun oleh : Andika Widyatama (030.09.014) Dhika Claresta (030.09.068) Pradita Adiningsih (030.09.128) Pembimbing : Dr. Oktavianus BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang  Di bidang kesehatan Program KINERJA mendorong pemerintah daerah memperbaiki dan meningkatkan pelayanan Kesehatan Ibu & Anak  Save delivery, immediate breast feeding, exclusive breas tfeeding  Peningkatan pelayanan tersebut dimaksudkan agar unit pelayanan dapat menyelenggarakan kegiatannya untuk pencapaian standar pelayanan publik (SPP), standar pelayanan minimal (SPM), dan standar nasional serta mencapai tujuan-tujuan MDG (Millennium Development Goals)  Program Kinerja mempunyai sasaran: - Menciptakan insentif untuk meningkatkan kinerja pelayanan pemerintah daerah - Mendorong pengadopsian penyelenggaraan pelayanan yang inovatif - Mereplikasi sistem manajemen yang lebih baik dan mendiseminasinya dengan skala yang lebih luas melalui organisasi-organisasi perantara dan konsultan - Menerapkan skema evaluasi dampak yang cermat dengan menggunakan kabupaten kontrol yang dipilih secara teliti dan studi mendalam Perumusan Masalah  Mengetahui hasil kegiatan pelayanan di Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus dibandingkan dengan SPM yang berlaku periode Januari–Desember 2013 Tujuan Penulisan 1. Tujuan umum Mengetahui, menganalisa, dan mendeskripisikan pelaksanaan manajemen program dan dibandingkan dengan SPM di Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus pada bulan Januari–Desember 2013 dalam upaya perbaikan kinerja Puskesmas. 2. Tujuan khusus Mengetahui proses P1, P2, dan P3 pada Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus. Mengetahui hasil pencapaian upaya kesehatan dasar dan pengembangan pada Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus pada bulan Januari s/d Desember 2013. Mengidentifikasi masalah manajemen pelayanan yang terjadi di Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus pada periode Januari–Desember 2013.  Menentukan prioritas masalah yang ada pada Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus.  Menentukan alternatif pemecahan masalah dari prioritas masalah yang terpilih dipuskesmas Kelurahan Lebak Bulus.  Menganalisa berbagai faktor yang menyebabkan masalah pencapaian upaya kesehatan Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus.  Menbuat rencana kegiatan dari pemecahan masalah terpilih di Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus. Manfaat Kegiatan 1. Bagi Mahasiswa : Sebagai syarat untuk mengikuti ujian kepaniteraan klinik Ilmu kesehatan Masyarakat. Mengetahui sistem manajemen puskesmas secara keseluruhan. Mengetahui upaya-upaya pokok maupun tambahan yang di puskesmas. Melatih kemampuan analisis dan pemecahan terhadap masalah yang ditemukan didalam program puskesmas. 2. Bagi Puskesmas : Mengetahui upaya puskesmas yang belum memenuhi target SPM. Membantu Puskesmas dalam mengidentifikasi penyebab dari upaya puskesmas yang belum memenuhi target SPM. Membantu Puskesmas dalam memberikan alternatif penyelesaian terhadap masalah tersebut. Metodologi Penulisan  Data diambil dari data primer dan data sekunder yang didapatkan di Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus  Data primer  wawancara  Data sekunder  SIMPUS (Sistem Informasi Puskesmas) dan laporan hasil kegiatan puskesmas.  Data dianalisa  membandingkan SPM  Hasil kegiatan yang pencapaian yang kurang dari 100% berdasarkan SPM merupakan masalah  upaya pemecahan dengan menerapkan problem solving cycle  analisa penyebab dengan mempergunakan diagram fishbone  Tentukan prioritas pemecahan masalah dengan menggunkan metode kriteria matriks  Setelah didapatkan pemecahan masalah terpilih lalu dibuat rencana kegiatan dalam bentuk POA (Plan Of Action). BAB II ANALISIS SITUASI Lingkungan Adapun batas wilayah Kelurahan Lebak Bulus sebagai berikut : Sebelah Utara : Jl. RA. Kartini Kelurahan Cilandak Barat Sebelah Selatan : Desa Pangkalan Jati , Kota Depok Sebelah Timur : Kali Grogol, Kelurahan Cilandak Barat Dan Kelurahan Pondok Labu Sebelah Barat : Kali Pesanggrahan, Desa Cirendeu Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tanggerang.  Luas wilayah kerja Kelurahan Lebak Bulus adalah 411,40 Ha  Wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Lebak bulus terbagi dalam 9 RW dan 79 RT, adapun daerah yang terluas adalah RW 04 yaitu 63,10 Ha sedangkan yang terkecil adalah RW 01 & RW 09 yaitu 3 Ha  Lokasi wilayah kelurahan lebak bulus yang sering rawan banjir adalah RW 04 dan RW 08 Keadaan penduduk :  Jumlah penduduk : 34.080 jiwa, terdiri dari penduduk  Laki-laki : 19.224 jiwa  Perempuan : 14.842 jiwa  Jumlah Rukun Warga : 9 RW  Jumlah Rukun Tetangga : 79 RT  Jumlah Rumah Tangga : 6.870 KK RW 04 memiliki jumlah penduduk terbanyak sebesar (1408 KK) sedangkan RW 09 memiliki jumlah penduduk paling sedikit (225 KK) SOSIAL BUDAYA  Pemeluk agama  Tempat peribadatan KOMPONEN MASUKAN (INPUT)  Data ketenagaan Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus  Sarana/upaya kesehatan lain:  Jumlah tenaga kesehatan, tenaga batra, dan partisipan menurut jenisnya: DATA 10 BESAR PENYAKIT TERBESAR DI PUSKESMAS KELURAHAN LEBAK BULUS TAHUN 2013 DERAJAT KESEHATAN MANAJEMEN PUSKESMAS 1. Perencanaan (P1) a. Tahap Persiapan  memberikan bahan perencanaan kepada masing-masing tim penanggungjawab dan menjelaskan mengenai Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP) b. Tahap Analisis Situasi  Tiap unit mengumpulkan data hasil pencapaian kegiatan selama satu tahun kemudian diolah dan ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel dan pet  Bandingkan dengan target SPM c. Tahap Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan  Masingmasing tim mempertimbangkan faktor-faktor pendukung dan penghambat  tentukan preoritas masalah d. Tahap Penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan  Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) disusun untuk setahun yang akan datang 2. Penggerakan, Pelaksanaan dan Pengendalian (P2) a. Pengorganisasian  Puskesmas sebagai organisasi fungsional dalam menjalankan fungsinya b. Kepemipinan dan Pengisian Staf  Pemimpin Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus berfungsi sebagai manajer, konsultan medis, dan penggerak masyarakat 3. Pengawasan, Penilaian dan Pertanggungjawaban (P3) proses memperoleh kepastian, kesesuaian penyelenggaraan, dan pencapaian tujuan Puskesmas terhadap rencana dan Undang- undang yang berlaku Pengawasan terdiri dari: - Internal - Eksternal BAB III DATA KHUSUS PUSKESMAS KELURAHAN LEBAK BULUS PROGRAM POKOK PUSKESMAS Upaya Kesehatan Wajib Puskesmas  KIA & KB Jenis Kegiatan KIA dan KB antara lain :  Pelayanan Kesehatan ibu dan bayi  Pelayanan Kesehatan Anak Pra sekolah dan Usia Sekolah  Pelayanan keluarga berencana  Pelayanan Usila  GIZI Hasil pemantauan pertumbuhan balita Hasil kegiatan pelayanan  KESEHATAN LINGKUNGAN Indikatornya : 1. Institusi yang dibina 2. Rumah sehat 3. Penduduk yang memanfaatkan jamban 4. Rumah yang mempunyai SPAL  Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) 1. P2 TB Paru 2. P2 ISPA Indikatornya : Cakupan pneumonia balita yang ditangani (100%). 3. P2 Diare 4. Imunisasi 5. P2 DBD 6. P2 Malaria Hasil kegiatan Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Januari – September 2013: Cakupan suspek TB paru 80% Penemuan kasus TB BTA (+) 70% Angka kesembuhan 85% Cakupan bayi dengan pneumoni yang ditemukan / ditangani sesuai standar 100% Balita dengan diare yang ditangani sesuai standar 100%  PENGOBATAN Jangkauan Pengobatan Rawat Jalan Upaya Kesehatan Gigi Kesehatan Jiwa  PROMOSI KESEHATAN BAB IV ANALISIS MASALAH Pendekatan sistem Cakupan Program yang Masih Bermasalah Teknik Prioritas Masalah  Metode Hanlon Kuantitatif (A + B) x C x D 1. Kriteria A : Besar Masalah (nilai 0-10) 2. Kriteria B : Kegawatan Masalah (nilai 15) 3. Kriteria C : Kemudahan Penanggulangan(nilai 1-5) 4. Kriteria D : PEARL Faktor (nilai 0 atau 1)  Kriteria A : Besar Masalah 1. 100% dikurang skor pencapaian (dalam persen) dari masing-masing masalah, maka akan dihasilkan besar masalah. 2. Menentukan jumlah kolom yang akan digunakan: K = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 4 = 1 + ( 3,3 x 0,60) = 2,98 ~ 3 3. Selisih dari besar masalah yang tertinggi dan terendah kemudian dibagi jumlah kolom, akan didapatkan range : Range =(63,25-0,26)/3= 20,99% 4. Setelah mendapatkan range, kita akan mendapatkan skala besar masalah. 0,26 + 20,99 = 21,25 → skala I : 0,26 – 21,25 21,3 + 20,99 = 42,29 → skala II : 21,3 – 42,29 42,3 + 20,99 = 63,29 → skala III : 42,3 – 63,29 5. Kemudian besar masalah dapat diklasifikasikan ke dalam skala - skala yang telah kita tentukan sebelumnya  Kriteria B : Kegawatan Masalah  Kriteria C : Kemudahan Penanggulangan Bobot penilaian antara 1-5 yaitu : a.Sulit ditanggulangi :1 b.Cukup sulit ditanggulangi :2 c.Tidak mudah ditanggulangi :3 d.Mudah ditanggulangi :4 e.Sangat mudah ditanggulangi :5  Kriteria D : PEARL Factor P E : Propriate (Kesesuaian dengan program nasional/kesepakatan dunia/ program daerah) : Economic (Secara ekonomi murah, kegiatan tersebut untuk dilaksanakan) A : Acceptable(Dapat diterima oleh masyarakat, Pemda, dll) R : Resource (Tersedianya sumber daya yang mendukung kegiatan) L : Legality (Ada landasan hukum/etika kedokteran, dll) Bobot nilai bila dijawab ”ya” bernilai 1 dan bila dijawab ”tidak” bernilai 0 Penentuan Prioritas Masalah Kegiatan Pelayanan Kesehatan  Nilai Prioritas Dasar (NPD) : (A + B) C  Nilai Prioritas Total (NPT) : (A + B) C x D Urutan Prioritas Masalah Berdasarkan tabel urutan prioritas masalah, didapatkan urutan masalah di Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus sebagai berikut : Jumlah bumil yang mendapat TT 1 Jumlah bumil yang mendapat TT 2 Balita yang mendapatkan vitamin A Cakupan bufas mendapat kapsul vitamin A Terima kasih