Anda di halaman 1dari 3

Makalah Penyakit Ebola

Juni 30, 2011


Vhyrda Tak Berkategori Tinggalkan komentar
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Berbagai penyakit menular pada manusia yang bersumber dari hewan telah banyak mewabah
di dunia. Istilah zoonosis telah dikenal untuk menggambarkan suatu kejadian penyakit infeksi
pada manusia yang ditularkan dari hewan vertebrata. Hal inilah yang dewasa ini menjadi
sorotan publik dan menjadi objek berbagai studi untuk mengkaji segala aspek yang berkaitan
dengan wabah tersebut yang diharapkan nantinya akan diperoleh suatu sistem terpadu untuk
pemberantasan dan penanggulangannya. Kemunculan dari suatu penyakit zoonosis tidak
dapat diprediksi dan dapat membawa dampak yang menakutkan bagi dunia, terutama bagi
komunitas yang bergerak di bidang kesehatan masyarakat dan veteriner.
Pada negara yang berkembang seperti Indonesia, zoonosis belum mendapatkan perhatian
yang cukup baik pemerintahnya maupun rakyatnya. Bukti konkritnya adalah kasus emerging
zoonosis Avian Influenza di Indonesia dimana sejak Agustus 2003, sebanyak 4,7 juta ayam
mati akibat wabah ini. Sejumlah 62 orang positif terinfeksi AI dan 47 orang diantaranya
meninggal dunia. Di samping itu, masih banyak kasus-kasus zoonosis lainnya yang mewabah
di Indonesia seperti antraks dan rabies. Kesuksesan penanggulangan penyakit zoonosis di
negara lain menjadi tantangan bagi Indonesia untuk keluar dari kungkungan penyakit
zoonosis.
Kemunculan kasus-kasus penyakit zoonosis membuka suatu pemahaman baru dari lembaga
kesehatan hewan sedunia atau OIE (Office Internationale des Epizootes) mengenai musuh
dunia. OIE berpendapat bahwa dewasa ini, musuh dunia bukan lagi perang dunia, bom nuklir
ataupun serangan teroris, melainkan alam itu sendiri. Kemunculan yang tak terduga dari suatu
penyakit zoonosis juga memunculkan istilah emerging zoonosis. Istilah ini dapat
didefinisikan secara luas sebagai suatu kejadian penyakit zoonosis dengan (1) agen penyakit
yang telah dikenal dan muncul pada area geografik yang berbeda (2) agen penyakit yang
telah dikenal atau kerabat dekatnya dan menyerang hewan yang sebelumnya tidak rentan (3)
agen penyakit yang belum dikenal sebelumnya dan terdeteksi untuk pertama kalinya.
Sedangkan re-emerging zoonosis adalah suatu penyakit zoonosis yang pernah mewabah dan
sudah mengalami penurunan intensitas kejadian namun mulai menunjukkan peningkatan
kembali (Morse 2004).
Setiap era sejarah kehidupan manusia selalu disertai kemunculan dari suatu penyakit yang
baru. Perubahan sosial dan ekologi yang berkaitan dengan penyebaran populasi manusia,
perubahan lingkungan dan globalisasi dapat berimplikasi pada kemunculan suatu penyakit
zoonosis. Peningkatan populasi manusia dan globalisasi menyebabkan perpindahan manusia
dari satu benua ke benua lainnya. Seiring dengan hal tersebut maka juga akan terjadi
perpindahan hewan antar wilayah, bahkan benua, melalui perusakan habitat, perdagangan,

permintaan pribadi dan kepentingan teknologi, dimana mikroorganisme, termasuk


mikroorganisme patogen, juga mengalami perpindahan ke daerah yang baru. Pada dasarnya,
penyakit yang ada di dunia juga mengalami perkembangan yang sejalan dengan
perkembangan dunia yang cukup pesat.

Sehingga sampai sekarang belum dapat diketahui dari mana virus itu berasal, atau hewan apa
yang menjadi host awalnya. Berbagai binatang yang dijumpai di sekitar tepian sungai
Ebola diteliti, dari serangga, ular, sampai monyet, tetapi tidak ditemukan indikasi bahwa
virus itu dari hewan-hewan tersebut. Sehingga membuat para peneliti yang melakukan
penelitian akan penyebab terjadinya penyakit ini hingga menyebabkan wabah di daerah
kongo dan Uganda belum dapat dipecahkan dan didapatkan solusi pengobatannya.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah :
1.Bagaimana tinjauan umum penyakit ebola
2. bagaimana epidemiologi penyakit ebola
3. bagaimana etiologi penyakit ebola
4. bagaimana pencegahan penyakit ebola
1.3 TUJUAN
1.
2.
3.
4.

Untuk mengetahui tinjauan umum penyakit ebola


Untuk mengetahui epidemiologi penyakit ebola
Untuk mengetahui etiologi penyakit ebola
Untuk mengetahui pencegahan penyakit ebola
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Tinjauan Umum Penyakit Ebola


Ebola adalah sejenis virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae, dan juga nama dari
penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Penyakit Ebola sangat mematikan. Gejalagejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam.
Tingkat kematian berkisar antara 50% sampai 90%. Asal katanya adalah dari sungai Ebola di
Kongo. Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau
kulit. Masa inkubasinya dari 2 sampai 21 hari, umumnya antara 5 sampai 10 hari. Saat ini
telah dikembangkan vaksin untuk Ebola yang 100% efektif dalam monyet, namun vaksin
untuk manusia belum ditemukan.
Gejala-gejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar Anus, dan
demam. Tingkat kematian sampai 90%. Asal katanya adalah dari sungai Ebola di Kongo.

Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit.Virus
Ini mulai menular dari salah satu spesies kera di kongo kemudian mulai menyebar ke
manusia, jangka waktu manusia mulai terjangkit virus ini sampai menemui ajalnya sekitar 1
minggu karena saking ganasnya virus ini.
lebih lengkapnya silahkan didownload disini