Anda di halaman 1dari 12

RENCANA TATA

RUANG KAWASAN
EKOGEOWISATA
KARST

TUJUAN RTR KAWASAN


EKOGEOWISATA KARST
a) melindungi kelestarian bentang alam
karst;
b) mengembangkan riset dan edukasi; dan
c) mengembangkan ekonomi berbasis
ekogeowisata karst.

TUJUAN 1
Melindungi Kelestarian Bentang Alam
Karst
KEBIJAKAN
Membatasi dan melarang kegiatan yang
merusak karakter fisik bentang alam karst

Mengelola limbah pencemar sistem


tata air kawasan ekogewisata karst.

STRATEGI
a) membatasi pembukaan kegiatan
pertambangan baru pada kawasan
penyangga;
b) melarang kegiatan pertambangan
baru pada kawasan inti;
c) menghentikan perpanjangan masa
operasi kegiatan pertambangan lama
di kawasan inti;
d) mewajibkan ijin lingkungan untuk
segala jenis kegiatan eksploitasi karst;
dan

a) mengendalikan jenis
kegiatan di kawasan
penyangga yang berpotensi
mengalirkan limbah ke
kawasan inti; dan
b) mengolah limbah di
kawasan ekogeowisata
karst.

TUJUAN 2
Mengembangkan Riset dan Edukasi
KEBIJAKAN
mengembangkan pariwisata edukatif berbasis
konservasi alam dan budaya masyarakat

melatih dan mendidik sumber daya


manusia untuk mengelola kegiatan wisata.

STRATEGI
a) mengintegrasikan kegiatan-kegiatan
budaya dengan fitur-fitur karst;
b) mengembangkan dan mempromosikan
kegiatan budaya dan kearifan lokal
sebagai daya tarik wisata;
c) mengarahkan kegiatan pariwisata massal
pada pantai bertopografi landai dan
wisata buatan yang dirancang untuk
menampung wisatawan dalam jumlah
besar; dan
d) mengarahkan kegiatan wisata minat

a) mengembangkan
kurikulum berbasis
ekogeowisata; dan
b) mengembangkan
pelatihan bagi
pengelola wisata

TUJUAN 3
Mengembangkan Ekonomi Berbasis
Ekogeowisata Karst
KEBIJAKAN
mengembangkan kegiatan ekonomi
pendukung kepariwisataan

mengembangkan kegiatan agrikultur


sesuai dengan karakteristik lahan

STRATEGI
a) mendukung pengembangan
paket perjalanan wisata
bertema petualangan;
b) mendukung pengembangan
kegiatan komersial di dalam dan
di sekitar kawasan wisata oleh
masyarakat lokal;
c) mengembangkan kegiatan IMKM
pada komoditas unggulan
setempat; dan
d) menyediakan sarana dan

a) mengembangkan kegiatan
pertanian dg komoditas tahan
kekeringan di sebagian besar
kawasan inti ekogeowisata karst;
b) mengembangkan kegiatan hutan
rakyat dengan komoditas tanaman
berakar kuat pada bagian barat
kawasan ekogeowisata karst yang
memiliki topografi curam;
c) melakukan penelitian untuk
menemukan komoditas-komoditas

RENCANA PENGEMBANGAN
KAWASAN EKOGEOWISATA KARST
I. struktur ruang;
II. pola ruang kawasan;
1. rencana pengelolaan kawasan inti :
. rencana pengelolaan kawasan lindung di dalam
kawasan inti; dan
. rencana pengelolaan kawasan budidaya di dalam
kawasan inti
2. rencana pengelolaan kawasan penyangga :
. rencana pengelolaan kawasan lindung di dalam
kawasan penyangga; dan
. rencana pengelolaan kawasan budidaya di dalam
kawasan penyangga

III. kawasan prioritas.

Kawasan Prioritas

Kws Prioritas 1: Parangtritis-Girijati


Pengendalian Pertumbuhan

Perubahan Guna
Lahan menunjukkan
adanya pertumbuhan
lahan terbangun ke
arah perbukitan
bertopografi curam
Jalan akan
ditingkatkan menjadi
JJLS
Terdapat view yang
indah ke arah
parangtritis ideal
untuk bisnis
perhotelan

Kws Prioritas 2: Baron-KrakalPulangsawal


Pengendalian Pertumbuhan

Perubahan Guna Lahan menunjukkan adanya pertumbuhan lahan


terbangun ke arah perbukitan yang merupakan kawasan inti karst,
didorong oleh pertumbuhan wisata pantai
Jalan akan ditingkatkan menjadi JJLS.

PERLU PENGENDALIAN GUNA LAHAN

Kws Prioritas 4: Kawasan Wisata


Bejiharjo
Pembatasan Volume dan Intensitas Kegiatan

Kawasan Prioritas Bejiharjo merupakan pusat kegiatan pariwisata alam


dengan daya tarik goa dan situs purbakala. Diantaranya adalah goa pindul,
siyoyot, hingga situs Sokoliman. Goa Pindul terutama sudah begitu terkenal
dan menarik banyak wisatawan. Meskipun demikian, kondisi fisik goa yang
tertutup dan berair menjadikan jumlah pengunjung harus dibatasi demi
menjamin keselamatan. Demikian juga dengan situs purbakala yang perlu
pembatasan kegiatan agar tidak rusak oleh pengunjung yang tidak
bertanggung jawab. Dengan demikian penanganan kawasan ini adalah
pembatasan volume dan intensitas kegiatan wisata sesuai dengan karakter
obyek wisata dan daya tampung kawasan wisata.

Kws Prioritas 4: Wediombo


Isu Strategis: Pertambangan-Wisata-Geoheritage

Kws Prioritas 5: Sadeng


Isu Strategis: Perikanan-Wisata-Bentang Alam Sungai Purba