Anda di halaman 1dari 4

RMK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

TINJAUAN PEMRORESAN TRANSAKSI DAN


SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Oleh KELOMPOK I :
ENDAH TITI WIGATI

(F1314038)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SEBELAS MARET

TINJAUAN PEMROSESAN TRANSAKSI DAN SISTEM ENTERPRISE


RESOURCE PLANNING

A. Siklus Pengolahan Data Serta Perannya Dalam Menyelenggarakan


Aktivitas Bisnis Dan Menyediakan Informasi Bagi Pengguna
Siklus pengolahan data adalah operasi yang dilakukan pada data untuk
menghasilkan informasi yang penting dan relevan yang terdiri dari 4
tahapan, yaitu :
PENYIMPANAN DATA

INPUT DATA

PENGOLAHAN DATA

OUTPUT INFORMASI

a. Input data
Adalah mengambil data transaksi dan memasukkannya ke dalam
sistem.
Sebagian besar bisnis menggunakan dokumen sumber (dokumen
untuk memperoleh data transaksi) dan dokumen turnaround (output
perusahaan untuk pihak eksternal.
b. Penyimpanan data
Peyimpanan data datas terdiri dari :
1. Buku Besar
Terdiri dari :
Buku besar umum yaitu berisi ringkasan level data untuk setiap
akun

aktiva,

kewajiban,

ekuitas,

pendapatan

dan

beban

organisasi.
Buku besar pembantu yaitu berisi data detail tentang beberapa
akun buku besar dengan banyak sub akun terpisah.
Penghubung antara akun buku besar umum dengan akun buku
besar pembantu disebut akun kontrol.
2. Teknik Pengodean
Adalah penetapan sistematis dari angka atau huruf pada item
untuk menghasilkan klasifikasi dan mengatur item-item tersebut.
Ada 4 macam pengkodean :
a. Kode berurutan
b. Kode blok

c. Kode grup kode mnemonik

KONSEP PENYIMPANAN BERBASIS KOMPUTER


Entitas adalah sesuatu mengenai yang disimpan informasinya
(data-data). Setiap entitas akan memiliki atribut. Atribut entitas
disimpan dalam field yang merupakan catatan atau record. Record
yang saling berhubungan akan tersimpan dalam file.
3. Bagan Akun
Aalah daftar angka yang ditetapkan untuk setiap akun buku besar
umum.
4. Jurnal
Jurnal umum : digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak
sering

atau

tidak

rutin

seperti

pembayaran

pinjaman

dan

penyesuaian akhir periode jurnal penutup


Jurnal khusus : mencatat sejumlah besar transaksi yang berulang
seperti penjualan, penerimaan kas dan pengeluaran kas.
5. Jejak audit
Jalur transaksi yang dapat ditelusuri melalui sistem pengolahan
data dari titik asal ke output final atau sebaliknya.
c. Pengolahan data
Ada 4 aktivitas pengolahan data :
1. Membuat record data baru
2. Membaca, mengambil atau melihat data yang sudah ada
3. Memperbaharui data yang tersimpan sebelumnya
4. Menghapus data
d. Output Informasi
Output informasi tersaji dalam tiga bentuk, yaitu :
1. Dokumen
: catatan transaksi atau data perusahaan lainnya.
2. Laporan
: digunakan oleh karyawan untuk mengendalikan
aktivitas perusahaan dan pengambilan keputusan oleh manajer.
B. Sistem Enterprice Resource Planning (ERP)
Adalah suatu sistem yang mengintegrasikan semua aspek aktivitas
organisasi, seperti akuntansi, keuangan, pemasaran, sumber daya
manusia, manufacture, manajemen persediaan ke dalam satu sistem.
ERP

memfasilitasi

arus

informasi

antara

berbagai

fungsi

bisnis

perusahaan

dan

mengelola

komunikasi

dengan

para

pemangku

kepentingan di luar.
Sistem ERP bersifat modular, yang mencakup :
a. Keuangan (sistem buku besar dan laporan)
b. Sumber daya manusia dan penggajian
c. Memesan ke kas (siklus pendapatan)
d. Membeli untuk membayar (siklus pngeluaran)
e. Manufaktur (siklus produksi)
f. Manajemen proyek
g. Manajemen hubungan pelanggan
h. Alat sistem
Keuntungan dari sistem ERP database terpusat :
a. Tampilan tunggal atas data organisasi dan situasi keuangan yang
terintegrasi di seluruh perusahaan.
b. Input data diambil atau dikunci sekali saat dimasukkan ke dalam
sistem yang berbeda.
c. Manajemen mendapat visibilitas yang lebih besar ke tiap area
perusahaan dan lebih leluasa untuk memonitor.
d. Organisasi memperoleh pengendalian akses yang lebih baik.
e. Prosedur dan laporan yang telah distandardisasi antarunit bisnis.
f. Pelayanan pelanggan meningkat karena karyawan dapat dengan cepat
mengakses pesanan.
g. Pabrik manufaktur menerima pesanan baru secara realtime.
Kerugian dari sistem ERP, yaitu :
a. Biaya yang cukup tinggi untuk penerapan sistem ERP
b. Waktu yang lama untuk memilih dan mengimplementasikan ERP
secara penuh
c. Perubahan proses bisnis yang dapat merusak pemetaan sistem ERP
d. Kompleksitas dari berbagai aktivitas dan sistem bisnis.
e. Resistansi atau penolakan dari karyawan atas penerapan sistem ERP
secara efektif.