Anda di halaman 1dari 2

Tugas Karangan singkat Manajement:

Implementasi Manajement dalam perusahaan

Nama: Ferryco Enggi Laventosa


Nim: 0810220094
Kelas: BC
Absen: 12

Kondisi:

Sebuah perusahaan yang dipimpin seorang manajer dalam 5 tahun terakhir


penjualannya terus menurun. Perusahaan ini bergerak dalam bidang produk konsumsi
di pasar domestik. Sebetulnya ia sudah berupaya dengan caranya sendiri untuk
mengendalikan posisi perusahaan pada 5 tahun lalu tetapi tidak pernah tercapai.
Akhirnya pemilik perusahaan memutuskan untuk mengganti manajer tersebut.
Upaya-upaya apa saja yang akan anda lakukan untuk mengembalikan perusahaan
tersebut pada posisi semula dan lebih baik lagi bila dapat meningkatkannya pada
posisi yang lebih tinggi, apabila anda menjadi pengganti manager tersebut.

Permasalah yang timbul:

1. Produktivitas pegawai tidak optimal dan kedisiplinan menurun.


2. Persaingan sangat ketat karena banyak sekali perusahaan yang menjual
barang-barang sejenis di dalam pasar yang sama.
3. Setiap ada masalah dalam perusahaan dengan cepat dapat diselesaikan sendiri
oleh manager tersebut. Masalah selalu muncul silih berganti, hingga
merenggut seluruh pikiran dan waktu manager untuk berpikir solusinya.
4. Fungsi-fungsi manager sering diabaikan.
5. Manager sering terjebak dengan lingkungan eksternal yang dapat merugikan
perusahaan.
6. Keputusan-keputusan diambil melalui pengamatan dan dilakukan tanpa
memperhatikan saran sesama koleganya. Sistim yang digunakan berorientasi
pada tugas dan kurang memperhatikan kemanusiaan bahkan tidak adanya
perbedaan antara pegawai teladan dengan yang malas.

Solusi:

1. Ada banyak faktor yang membuat para pegawai menjadi kurang produktif,
seperti kurangnya fasilitas yang diberikan oleh perusahaan, terlalu banyaknya
jumlah pegawai dari pada jumlah dari pekerjaan tersebut, suasana lingkungan
kerja yang kurang nyaman, hingga tidak adanya upah tambahan akan prestasi
yang telah dicapai oleh pegawai tersebut. Untuk mengetahui apa penyebab
dari tidak optimalnya produktivitas seorang pegawai, diperlukan sebuah
evaluasi serta survey pada pegawai perusahaan tersebut. Apabila telah
ditemukan penyebabnya maka harus segera ditanggulangi. Contohnya: apabila
jumlah pegawai yang terlalu banyak merupakan penyebabnya maka PHK
perlu dilakukan untuk mengurangi cost yang tidak perlu. Sedangkan untuk
masalah kedisiplinan pegawai diperlukan sikap tegas dari atasannya, untuk itu
perlu diterapkan sistem administratif dalam penegakkan kedisiplinan dalam
perusahaan, seperti pemberian surat peringatan, pemotongan gaji, penurunan
jabatan, hingga pemberhentian secara tidak terhormat.
2. Persaingan dalam bisnis produk konsumsi memang tidak bisa dihindari,
namun ada banyak cara untuk dapat bertahan dalam pasar tersebut seperti
diversifikasi produk, memperluas target konsumen, meningkatkan efisiensi
dalam produksi sehingga harga produk kita dapat lebih bersaing dan promosi
agar produk kita dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas serta memperlancar
distribusi produk.
3. Dalam penyelesaian masalah, akan memakan waktu yang lama apabila
dilakukan oleh satu orang saja, sedangkan hasilnya pun rata-rata tidak akan
dapat menyelesaikan masalah dengan menyeluruh. Apabila kita mengambil
keputusan dengan bermusyawarah maka kita dapat menemukan solusi yang
banyak dengan sudut pandang yang berbeda. Walau pun Pertemuan ini
menghabiskan dana yang tidak sedikit dan waktu yang juga lama, namun
dapat menghasilkan solusi dari permasalahan yang ada secara menyeluruh.
4. Manajer tidak akan berfungsi apabila salah satu dari fungsi manajement tidak
dilakukan. Ada lima fungsi dasar dari manajement yaitu
Planning(merencanakan), Organizing(mengorganisasi),
Commanding(memimpin), Coordinating(mengkoordinasi), dan
Controling(mengendalikan). Setiap fungsi dasar ini harus dilaksanakan untuk
melakukan manajemen(managing).
5. Untuk mencegah hal ini terjadi maka diperlukan sebuah hubungan yang baik
antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Pada peraturan pemerintah
dijelaskan bahwa sebuah perusahaan harus menyerap tenaga kerja pada
penduduk sekitarnya.
6. Keputusan-keputusan yang diambil melalui pengamatan memang bagus akan
tetapi alangkah baiknya apabila kita juga mempertimbangkan pendapat dari
sesama kolega karena pengalaman merupakan guru yang sangat berharga.
Selain itu gaya kepemimpinan yang berorientasi pada tugas memiliki dampak
buruk terhadap tingkat kreativitas pegawai, akan lebih baik lagi apabila kita
menggunakan gaya kepemimpinan yang berorientasi pada karyawan. Gaya
kepemimpinan ini sangat menguntungkan kedua pihak, yaitu memberikan
kesejahteraan bagi pegawai dan memperlancar produksi perusahaan karena
dengan gaya kepemimpinan ini masalah no 1. (Produktivitas pegawai tidak
optimal) dapat teratasi. Selain itu gaya kepemimpinan ini dapat menciptakan
suasana lingkungan kerja yang menyenangkan dengan begitu dapat
mempererat hubungan antara pegawai dengan manajer yang pada akhirnya
dapat memperingan tugas manajer.