Anda di halaman 1dari 3

ASUHAN KEPERAWARTAN OSTEOSARKOMA

3.1 PENGKAJIAN
3.1.1 Data biografi
Data biografi biasanya mencakup nama, umur, alamat, pekerjaan, No. MR,
agama dan lain-lain yang dianggap perlu.
3.1.2 Riwayat kesehatan
3.1.2.1 Riwayat kesehatan sekarang
Klien mengatakan nyeri pada ekstremitas, sering berkeringat pada malam
hari, nafsu makan berkurang dan sakit kepala.
3.1.2.2 Riwayat kesehatan dahulu
Kemungkinan pernah terpapar sering dengan radiasi sinar radio aktif dosis tinggi
Kemungkinan pernah mengalami fraktur
Kemungkinan sering mengkonsumsi kalsium dengan batas narmal
Kemungkinan sering mengkonsumsi zat-zat toksik seperti : makanan dengan zat
pengawet, merokok dan lain-lain
3.1.2.3 Riwayat kesehatan keluarga
Kemungkinan ada salah seorang keluarga yang pernah menderita kanker.
3.1.3 Pemeriksaan fisik
Teraba massa tulang dan peningkatan suhu kulit di atas massa serta
adanya pelebaran vena
Pembengkakan

pada

atau

di

atas

tulang

atau

persendian

serta

pergerakan yang terbatas


Adanya tanda-tanda inflamasi
Pemeriklsaan TTV klien
3.1.4 Pemeriksaan Diagnostik
lakukan pemeriksaan radiografi, pemindaian tulang, dan biopsi tulang.

3.2 DIAGNOSA KEPERAWATAN


Nyeri yang berhubungan dengan proses patologik penyakit
Ansietas berhubungan dengan ketidak tahuan dengan penyakitnya
Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan status
hipermetabolik berkenaan dengan kanker.
Gangguan harga diri berhubungan dengan kehilangan peran
Gangguan harga diri berhubungan dengan kehilangan bagian tubuh
3.3 INTERVENSI KEPERAWATAN
3.4 EVALUASI
Pasien mampu mengontrol nyeri
Melakukan teknik manajemen nyeri,
Patuh dalam pemakaian obat yang diresepkan.
Tidak mengalami nyeri atau mengalami pengurangan nyeri saat
istirahat, selama menjalankan aktifitas hidup sehari-hari
Masukan nutrisi yang adekuat
Mengalami peningkatan berat badan
Menghabiskan makanan satu porsi setiap makan
Tidak ada tanda tanda kekurangan nutrisi
Memperlihatkan pola penyelesaian masalah yang efektif.
Mengemukakan perasaanya dengan kata-kata
Mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki pasien
Keluarga mampu membuat keputusan tentang pengobatan pasien
Memperlihatkan konsep diri yang positif
Memperlihatkan kepercayaan diri pada kemampuan yang dimiliki
pasien
Memperlihatkan penerimaan perubahan citra diri

Klien dan keluarga siap menghadapi amputasi