Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: Terapi bermain kelereng dalam sendok

Sasaran

: Anak sekolah usia 6-12 tahun

Target

: Anak sekolah usia 6-12 tahun dusun Krajan desa


Sumberjambe
Kecamatan Sumberjambe Jember

Waktu

: 15.00 WIB

Hari/tanggal

: Jumat, 2 Desember 2014

Tempat

: lapangan RT 3 RW 8 Dusun Krajan Desa Sumberjambe

A. LATAR BELAKANG
B. Bermain merupakan cerminan kemampuan fisik, intelektual, emosional, dan sosial dan
bermain merupakan media yang baik untuk belajar karena dengan bermain, anak-anak
akan berkata-kata (berkomunikasi), belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan,
melakukan apa yang dapat dilakukannya, dan mengenal waktu, jarak serta suara (Wong,
2003).
C. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
1. Mestimulasi tumbuh kembang anak usia sekolah dengan terapi
bermain
D. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
1.
E. GARIS BESAR MATERI

Fungsi bermain adalah merangsang perkembangan sensorik-motorik,


perkembangan intelektual, sosial, kreatifitas, kesadaran diri, moral dan bermain
sebagai terapi.

a. Perkembangan sensorik-motorik merupakan komponen terbesar yang


digunakan anak dan bermain aktif sangat penting untuk perkembangan
pengobatan.

b. Perkembangan intelektual anak melakukan eksplorasi dan manipulasi


terhadap segala sesuatu yang ada dilingkungan sekitar.

c. Perkembangan sosial anak akan memberi dan menerima serta


mengembangkan hubungan sesuai dengan belajar memecahkan masalah
dan hubungan sulit.

d. Perkembangan kreatifitas anak belajar merealisasikan diri.


e. Perkembangan kesadaran diri, anak belajar mengenal kemampuan dengan
mencoba peran-peran baru dan mengetahui dampak tingkah lakunya
terhadap orang lain.

f. Perkembangan moral, anak akan belajar mengenai nilai dan moral dan etika
belajar membedakan mana yang benar dan mana yang salah serta belajar
bertanggung jawab atas segala tindakan yang telah dilakukan.

g. Bermain sebagai terapi, anak akan mengalihkan rasa sakitnya pada


permainannya dan relaksasi melalui kesenangannya bermain

F. METODE
Metode yang digunakan adalah dengan bermain aktif,
G. MEDIA
1. Kelereng
2. Sendok
3. Hadiah
H. PENGORGANISASIAN
A. Leader
: Angga Alif, S.Kep
B. Co Leader
: Aulia Merdekawati, S.Kep
Siwi Lutfia Mustikasari, S.Kep
C. Observer
D. Fasilitator

: Fifty Nurani, S.Kep


:Moch. Salman Al farisi, S.Kep
Mohamad Rofiq, S.Kep
Nurafifah, S. Kep
Enggar Municha, S.Kep
Bagus Setyo Prabowo, S.Kep
Ahdya Islaha Widyaputri, S.Kep

E. PROSES KEGIATAN
Waktu
: 15.00 16.30 WIB
Hari/ tanggal : Jumat, 2 Desember 2014
Tempat
: di lapangan RT 3/ RW 8 Dusun krajan Desa Sumberjambe
Kegiatan terapi bermain yang kelompok buat untuk mengembangkan kecerdasan
anak (memasangkan, menghitung, mengenal dan membedakan warna), melatih kerjasama,
menerapkan keadilan, kejujuran dan ketrampilan serta ketepatan. Kegiatan diawali dengan
penjelasan tatacara permainan dan tujuannya. Tatacara permainan dimulai dengan anak
dibagi menjadi 4 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 3 orang. 3 orang tersebut harus
membawa kelereng dengan menggunakan sendok yang digigit di mulut secara estafet,
apabila kelereng jatuh maka harus kembali dari awal. Kelompok yang paling cepat akan
menjadi pemenang dan mendapatkan reinforcement, bagi kelompok yang kalah akan
mendapatkan punishment .....................
Setting tempat

F. EVALUASI
a. Evaluasi Struktur
1) Pengorganisasian penyelenggaraan kegiatan dilakukan sebelum
pelaksanaan.
2) Tersedia lingkungan yang nyaman.
b. Evaluasi Proses
1) Penyuluh dapat menfasilitasi dan

meningkatkan

kemampuan

pemanfaatan jamban.
2) Peserta dapat mengikuti pendidikan kesehatan dan pengarahan
pemanfaatan jamban dari awal sampai selesai.
3) Peserta antusias terhadap kegiatan yang dilakukan.
4) Peserta berpartisipasi dalam kegiatan dengan mengajukan dan
menjawab pertanyaan dengan benar.
5) Proses pendidikan kesehatan dan pengarahan pemanfaatan jamban
berjalan secara sistematis.
c. Evaluasi Hasil
1) Peserta memahami materi yang telah disampaikan.
2) Peserta dapat merasakan manfaat pendidikan kesehatan dan
pengarahan pemanfaatan jamban.

3) Kegiatan pendidikan kesehatan dan pengarahan pemanfaatan


jamban sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
G. DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
1. MATERI
2. MEDIA