Anda di halaman 1dari 16

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

SEKOLAH PASCASARJANA
Jl. A Yani Tromol Pos 1, Pabelan, Kartasura, Surakarta-57102, Phone: (0271)717417 Eks.
228.

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2014/2015


PROGRAM STUDI MAGISTER SAINS AKUNTANSI
SEKOLAH PASCASARJANA UMS
MATA KULIAH :ETIKA BISNIS DAN PROFESI
DOSEN :Dr.ERMA SETIAWATI , MM,AK
SIFAT : TAKE HOME
KASUS KEMATIAN DI MASSEY ENERGY COMPANY
A. PERISTIWA LEDAKAN DI UPPER BIG BRANCH MINE TANGGAL
5 APRIL 2010
Peristiwa ledakan besar tambang batu bara Upper Big Branch Mine di Montcoal,
West Virginia terjadi sekitar jam 15:00 pada hari Senin, 5 April 2010.
Upper Big Branch, adalah salah satu dari beberapa tambang yang dimiliki oleh
Massey Energy Company.
Tepat saat sebelum peristiwa ledakan, sedang terjadi pergantian shift pagi
penambang dengan shift sore. Anggota setiap kelompok sedang diangkut masuk
dan keluar dari pintu masuk tambang dengan alat transportasi yang disebut
"mantrips".
9 dari penambang shift pagi baru saja keluar dari salah satu mantrips dan berjalan
keluar dari tambang, ketika mereka tiba-tiba merasakan ledakan gumpalan udara
melewati mereka, begitu kuat hampir mendorong mereka. Mereka bergegas
kembali ke tambang dan tak lama kemudian tampak 7 sesama penambang tewas
di samping mantrip yang baru saja membawa mereka dari bawah. 2 orang lainnya
masih hidup tapi terluka.
Sebuah ledakan yang mematikan telah merobek tambang batubara bawah tanah,
membunuh atau memerangkap berapa jumlah penambang yang tidak diketahui,
di dalamnya. Pada saat ledakan, total terdapat 61 penambang yang bekerja di
bawah-tanah.
Stanley Stewart, salah satu penambang, kemudian menggambarkan seperti apa
kejadiannya sebagai "kekuatan badai". Beruntung, Stewart berhasil keluar dengan
selamat.
Penambang lain yang mencoba untuk turun ke gua penambangan untuk
membantu, tetapi dihentikan oleh asap dan asap beracun mengepul keluar dari
tambang.

Usaha penyelamatan korban tewas yang dilakukan pada hari-hari berikutnya


adalah:
Senin, 5 Juni 2010
Sekitar jam 18:00, meskipun udara berasap dan jarak pandang terbatas hanya
sekitar 2 meter, tim penyelamat masuk pertama kalinya ke dalam tambang dan
setiap penyelamat dilengkapi dengan tabung oksigen serta masker. Dikarenakan
pasokan udara dalam tangki terbatas, maka masing-masing tim hanya bisa
mencari sebagian kecil dari labirin besar lorong-lorong tambang, sebelum
akhirnya dipaksa untuk keluar dan digantikan oleh tim lainnya.
Kemajuan pencarian terjadi sangat lambat karena akibat dari kekuatan besar
ledakan tersebut berserakan di lantai tambang berupa puing-puing berserakan.
Tim pertama menemukan seorang penambang yang tewas dan tim berikutnya
sepanjang malam terus menemukan lebih banyak mayat lagi.
Selasa, 6 Juni 2010
Pada jam 02:00, mayat yang ditemukan oleh tim penyelamat menjadi 25
penambang. Meskipun 4 penambang masih belum ditemukan, upaya
penyelamatan terpaksa berhenti pada jam 02:30. Tingkat metan (suatu jenis gas
ledak) dan karbon monoksida (salah satu jenis gas beracun), meningkat kadarnya
di dalam tambang, sehingga terlalu berbahaya bagi tim penyelamat untuk
melanjutkan pencarian.
Jam 16.00, pengeboran lubang ventilasi mendapatkan jalur ke bawah. Keluarga
penambang yang hilang berharap bahwa para penambang berhasil membuat jalan
mereka ke salah satu "ruang perlindungan tambang", yaitu ruang gawat darurat
kecil yang dilengkapi dengan makanan, air dan oksigen yang cukup untuk
bertahan sekitar 90 jam. Ada dua ruang perlindungan di sekitar daerah ledakan.
Rabu, 7 Juni 2010
Rabu pagi, para pengebor telah menembus ke dalam tambang dan mulai
memompa keluar gas metan.
Kamis, 8 Juni 2010
Kamis pagi, tim penyelamat telah diijinkan untuk memasuki area ledakan
tambang lagi. Selanjutnya, mereka dipaksa untuk menghentikan pencarian, empat
jam kemudian, karena sampel udara menunjukkan bahwa area tambang masih
jenuh dengan gas metan.
Jumat, 9 Juni 2010
Jumat pagi, Tim penyelamat mencoba memasuki tambang, namun lagi-lagi
dipaksa untuk keluar saat meningkatnya kadar asap menunjukkan kebakaran
masih menyala di suatu tempat dalam tambang. Namun demikian, tim kedua telah
mencapai salah satu kamar berlindung. Ternyata kosong.
Sementara itu, pekerja telah memompa nitrogen ke tambang melalui lubang bor,
berharap dapat menetralisir gas ledak dan debu. Siang itu, ketika tim penyelamat
sekali lagi diijinkan untuk memasuki tambang, mereka menuju ruang
perlindungan kedua. Ternyata tetap tidak ada seorang pun di ruangan tersebut;
sebaliknya, para penyelamat menemukan bangkai-bangkai empat orang yang

hilang berbaring di terowongan. Secara keseluruhan, 29 penambang tewas dalam


bencana tambang terburuk dalam empat puluh tahun terakhir.
Sejak hari pertama setelah ledakan, surat kabar telah melaporkan bahwa Massey
Energy dan Upper Big Branch Mine pada khususnya, telah ditemukan ribuan kali
melakukan pelanggaran keselamatan oleh the U.S. Mine Safety and Health
Administration (MSHA), sebuah lembaga pemerintah federal yang bertugas
mengawasi keselamatan karyawan di industri pertambangan. Pada kenyataannya,
Upper Big Branch Mine telah ditemukan lebih dari 50 kali melakukan
pelanggaran keselamatan pada bulan sebelumnya dan banyak tambang batubara
Massey Energy lainnya, sama-sama memiliki catatan keselamatan yang buruk.
B. GAMBARAN UMUM MASSEY ENERGY COMPANY
Massey Energy Company didirikan pada tahun 1920 di Richmond, Virginia
sebagai bisnis broker batubara.
Mengakuisisi tambang batubara pertama pada tahun 1945.
Pada tahun 1981, perusahaan ini diakuisisi oleh Fluor Corporation dan dengan
dukungan perusahaan tersebut, bisnis pertambangan menjadi cepat tumbuhnya.
Tahun 1992, Don Blankenship, yang telah bergabung dengan perusahaan pada
tahun 1982, ditunjuk sebagai Kepala Direksi sekaligus CEO dari Massey.
Pada tahun 2000, dia mengawasi transformasi Massey menjadi perusahaan
independen dan memisahkan diri dari Fluor Corporation.
Selama beberapa tahun ke depan, perusahaan terus tumbuh dan pada tahun 2010,
setiap tahunnya mampu memproduksi sekitar 40 juta ton batubara bituminous
rendah sulfur di 42 tambang bawah tanah dan 14 tambang permukaan, yang
tersebar di seluruh West Virginia, Kentucky dan Virginia.
Massey memproses dan mendistribusikan batubara melalui 22 pengolahan dan
pengiriman terpusat.
Perusahaan memiliki 5.851 karyawan dan pada tahun 2009 laba bersih perusahaan
adalah sebesar US$104 juta pada total pendapatan sebesar US$2,7 miliar.
C. MASSEY ENERGY COMPANY DENGAN DON BLANKENSHIP SEBAGAI
CEO
Di bawah kepemimpinan CEO Don Blankenship, operasi perusahaan telah
menimbulkan kontroversi, banyak yang terkait dengan dampaknya terhadap
lingkungan.
1. Pada tahun 1984, ketika Blankenship adalah presiden Rawl, anak perusahaan
dari Massey Energy Company, dia dihadapkan pada masalah membuang jutaan
galon batubara slurry (kotoran batubara) yang dihasilkan oleh tambang. Bubur
batubara (coal slurry) disertai dengan beberapa zat beracun yang biasa
ditemukan dalam batubara, seperti arsenik, timbal dan kadmium.
2. Blankenship memberikan ide untuk membuang lumpur dengan pipa jauh ke
dalam tambang batubara yang ditinggalkan. Akan tetapi terjadi retakan-retakan

sepanjang dinding dan lantai dari tambang dan ternyata racun dalam bubur
batubara bocor melalui retakan tersebut dan akhirnya mencemari sumur akuatis
bawah tanah yang menjadi sumber bagi sumur masyarakat sekitarnya untuk
mengambil air minum mereka. Perusahaan dipaksa untuk membayar
US$3,5 juta denda untuk bencana lingkungan telah dibuat.
3. Pada tahun 2000 bendungan danau kecil yang penuh dengan bubur lumpur
batubara (slurry) runtuh, mengirimkan 250 juta galon banjir slurry beracun
melalui sungai Kentucky, sepanjang lebih dari 100 mil perairan yang
terkontaminasi dan menghancurkan sumber air minum bagi kota-kota
sekitarnya. Pada tahun yang sama, dua tambang batubara lainnya harus
membayar denda untuk pencemaran perairan West Virginia. Tahun 2006,
perusahaan membayar denda tambahan sebesar US$1,4 juta untuk
menyelesaikan lima tuntutan hukum lingkungan dan 14 tindakan penegakan
hukum lingkungan. Pada tahun 2008, perusahaan membayar lagi US$20 juta
untuk menyelesaikan gugatan pemerintah yang membebani perusahaan dengan
4.000 pelanggaran Undang-Undang Air Bersih.
Namun pada tahun 2010, sebagian besar kritik yang dilontarkan terhadap Massey
Energy Company berfokus pada kurangnya perhatian perusahaan terhadap
keselamatan karyawan.
1. Pada hari-hari setelah ledakan Upper Big Branch Mine, pada kenyataannya,
Massey berulang kali dituduh memiliki catatan keselamatan terburuk di
industri pertambangan. Jumlah rata-rata cedera pekerja di tambang Amerika
Serikat (AS) adalah 4,03 cedera per 200.000 penambang. Namun, sepuluh dari
tambang batubara bawah-tanah Massey Energy, termasuk tambang batubara
Upper Big Branch, memiliki tingkat kecelakaan cedera berkisar antara 4,49 dan
9,78 cedera per 200.000 pekerja. Tambang ini tidak hanya memiliki rata-rata
cedera pekerja lebih dari rata-rata nasional, tapi setidaknya empat pekerja lebih
atau dua kali lipat lebih dari rata-rata nasional. Rick Melberth, direktur
OMB Watch, sebuah kelompok pengawas peraturan, menunjukkan bahwa
Massey dan perusahaan tambang Upper Big Branch sudah terbiasa longgar
dalam bidang keselamatan pekerja.
2. Pada bulan Januari 2006, api telah meletus di sebuah tambang batubara Massey
di Logan County, West Virginia dan dua penambang tewas. Penyelidikan
negara bagian menyimpulkan bahwa api yang mematikan itu disebabkan oleh
beberapa pelanggaran keselamatan yang telah gagal diperbaiki perusahaan.
Salah satunya adalah kegagalan untuk memperbaiki konveyer berjalan yang
menyebabkan kebakaran; lainnya yaitu mengijinkan akumulasi bahan yang
mudah terbakar dan menyulut api; tidak adanya monitor karbon monoksida
yang bisa memperingatkan para penambang tentang munculnya api; tidak
adanya alat pemadam kebakaran; dan kontrol ventilasi yang tidak tepat.
Beberapa bulan sebelum kebakaran tahun 2006, CEO Blankenship telah
menulis memo menyarankan manajer harus berkonsentrasi pada memproduksi

batubara dan tidak membuang-buang waktu menanggapi permintaan untuk


memperbaiki hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya.
3. Pada tahun 2009, perusahaan membayar US$4,2 juta dalam hukuman pidana
dan perdata untuk menyelesaikan tuduhan federal bahwa perusahaan telah
sengaja melanggar standar keselamatan federal dan bahwa pelanggaranpelanggaran tersebut yang bertanggung jawab atas kematian dua penambang.
4. Pelanggaran keselamatan telah melanda Upper Big Branch Mine untuk
beberapa waktu. Setahun sebelum ledakan 2010, tambang telah tercatat
delapan kali melakukan pelanggaran "substansial" yang berhubungan dengan
monitor gas metan-nya. Peraturan mengharuskan tambang memiliki monitor
gas metan untuk memperingatkan penumpukan berbahaya gas metan. Operator
tambang seharusnya mengkalibrasi (mengecek kebenaran) monitor gas metan
dalam terowongan-terowongan, setidaknya sebulan sekali untuk memastikan
alat-alat tersebut berada pada ukuran yang benar dan mampu secara akurat
mampu pengindera saat gas telah mencapai tingkat berbahaya. Tetapi dua kali,
inspektur federal telah menemukan bahwa Massey mengkalibrasi monitor gas
metan-nya hanya sekali setiap tiga bulan, sehingga memunculkan risiko bahwa
monitor mungkin tidak dapat dengan benar mendeteksi tingkat bahaya gas
metan. Regulator federal juga menemukan bahwa perusahaan tidak membuat
ventilasi tambang dengan benar. Ventilasi mencegah akumulasi gas metan serta
debu batubara (sama seperti gas metan), yang mudah terbakar dan dapat
menambah kemungkinan ledakan. Para inspektur telah memaksa perusahaan
untuk berhenti bekerja sementara waktu di beberapa bagian tambang, sampai
masalah ventilasi diperbaiki. Sementara itu tidak jelas apa yang memicu
ledakan 5 April 2010, hampir pasti bahwa hal itu disebabkan oleh akumulasi
gas metan dan debu batubara.
Don Blankenship Secara Pribadi:
- Di tengah-tengah badai kritik yang melanda perusahaan setelah ledakan
tambang, CEO Blankenship telah dibayar sebesar US$11,8 juta dengan gaji,
bonus dan tunjangan lainnya pada tahun 2008. Keluarga beberapa penambang
menuduhnya menempatkan keuntungan di depan keselamatan.
- Lahir pada tahun 1950, Blankenship dibesarkan di Stopover, Kentucky, sebuah
desa miskin yang sebagian besar huniannya terdiri dari gubuk dan rumah
trailer. Ibunya bercerai dengan ayahnya tak lama setelah dia lahir, dan
Blankenship akhirnya dibesarkan oleh ibunya.
- Seorang teman masa kecilnya mengatakan dia adalah anak yang sangat
kompetitif, dia tidak ingin gagal dan dia selalu mencoba untuk mencari tahu
apa jalan keluar yang dapat dia lakukan.
- Di sekolah menengah atas, Blankenship bermain baseball dan terpilih sebagai
presiden kelasnya. Ketika dia lulus, dia terdaftar pada Marshall University di
Huntington, dan mengambil jurusan akuntansi, serta berhasil lulus dalam
waktu tiga tahun.

- Setelah lulus kuliah dia bekerja sebagai seorang akuntan untuk Perusahaan
Keebler, menikah dan memiliki dua anak.
- Kemudian, pada tahun 1982, Massey Energy Company menghubungi
Blankenship dan menawarkan pekerjaan di salah satu anak perusahaan,
bernama Rawl. Dia menerima tawaran tersebut dan dua tahun kemudian, dia
diangkat sebagai Presiden Rawl. Blankenship terus naik ke atas jajaran
perusahaan, sampai pada tahun 1992, ia diangkat menjadi CEO dan ketua
direktur seluruh perusahaan Massey.
D. HASIL PEMERIKSAAN THE U.S. MINE SAFETY AND HEALTH
ADMINISTRATION (MSHA)
1. Sebulan sebelum ledakan, MSHA telah mencatat bahwa Upper Big Branch Mine
telah melanggar total 50 pelanggaran keselamatan, 12 diantaranya terkait dengan
masalah ventilasi tambang yang seharusnya mencegah akumulasi gas metan dan
debu batubara. Sejak awal tahun inspektur bekerja, telah mengeluarkan 68 kutipan
untuk pelanggaran yang mereka sebut "kelalaian tinggi (high negligence)" dan
tiga dari tindakan tersebut dianggap "sembrono (reckless)". Selain ventilasi yang
buruk untuk debu batubara dan gas metan, tambang juga telah tercatat mengalami
kegagalan untuk mempertahankan cara-cara penyelamatan diri yang tepat,
kegagalan untuk mengontrol debu, kurangnya perlindungan memadai dari
rubuhnya atap dan untuk mengijinkan bahan mudah terbakar menumpuk di area
tambang.
2. Sejak tahun 2005, MSHA telah mencatat tambang tersebut melakukan total 1.342
pelanggaran keselamatan dan dikenakan usulan denda sebesar US$7,6 juta
terhadap Massey Energy. Perusahaan, bagaimanapun, telah membayarkan 422
dari total pelanggaran tersebut. Hal ini bertentang dengan catatan MSHA,
sehingga memungkinkan perusahaan untuk menunda membayar denda selama
bertahun-tahun. Lebih dari US$7,6 juta denda yang telah tertunda dibayar sejak
tahun 2005 terhadap Massey Energy, ternyata perusahaan hanya membayar
US$2,3 pada tahun 2010.
3. Keluarga penambang yang tewas menuduh Blankenship lebih mendorong
produksi lebih banyak batubara, tetapi Blankenship tegas membantah hal ini
dengan menyatakan bahwa sejak memimpin Massey 20 tahun dia telah membuat
keselamatan menjadi prioritas nomor satunya dan hasilnya telah terjadi penurunan
90 persen dalam tingkat waktu yang hilang atas kecelakaan (lost time accident
rate). Jadi Massey tidak menempatkan keuntungan di atas keselamatan. terjadi
sejumlah besar catatan keselamatan, wajar terjadi untuk sebuah perusahaan
batubara.
4. MSHA meminta beberapa perubahan sejak September 2009 yang membuat
rencana ventilasi secara signifikan. Perubahan ventilasi secara signifikan
mengurangi volume udara segar untuk menghadapi panjangnya dinding operasi
penambangan selama periode ini. Menurut para insinyur Massey sendiri percaya

5.

6.

7.

8.

bahwa hal tersebut membuat tambang justru kurang keselamatannya, bukan


karena mereka akan terbebani lebih mahal atau karena mereka akan terganggu
produksinya.
Setelah kejadian ledakan diadakan sidang kongres tentang Ledakan 5 Juni 2010,
dan berbagai pihak bersaksi bahwa kondisi di tambang tidak selalu sampai pada
standar, dan bahwa para penambang merasa sangat ternancam apabila
mengajukan keberatan.
- Stanley Stewart (korban selamat) bersaksi tidak adanya tindakan koreksi setiap
kali diperiksa oleh inspektur (terutama mengenai ventilasi).
- Alice Peters (ibu mertua dari Edward Jones Dean, korban tewas) bersaksi
tentang kondisi kerja yang kurang baik tetapi justru diancam oleh
supervisornya.
- Leo Long (cucunya korban tewas) bersaksi tentang kondisi gas metan dalam
tambang dan monitor gas yang tidak bekerja dengan baik.
Tetapi sementara banyak orang menyalahkan perusahaan atas kematian para
penambang, beberapa kritikus juga menyalahkan MSHA, agen federal yang
seharusnya melindungi penambang.
- Untuk satu hal, lembaga ini kekurangan staf dan inspekturnya terlalu banyak
bekerja. Selain itu, audit badan pemerintah ini yang dirilis pada minggu
sebelum ledakan tambang mengatakan bahwa lebih dari setengah inspektur
badan ini gagal mengikuti kursus pelatihan yang dibutuhkan dan badan juga
tidak segera melacak kehadiran mereka atau juga melakukan sanksi terhadap
mereka.
- Kritik juga menunjukkan bahwa peraturan yang disampaikan pada tahun 2007
menghambat kemampuan MSHA untuk memberikan sanksi kepada perusahaan
tambang. Perusahaan pertambangan, Massey Energy khususnya, secara teratur
menantang catatan dari inspektur MSHA, sebuah proses yang diperlukan
MSHA untuk mengirimkan banding pada panel hakim yang disebut Komisi
Tinjauan Keselamatan dan Kesehatan Tambang (the Federal Mine Safety and
Health Review Commission-MSHRC). Akan tetapi, karena MSHRC tidak
memiliki hakim yang cukup untuk meninjau banding secara tepat waktu, tahun
sering berlalu sebelum perusahaan dipaksa untuk mengatasi catatan
pelanggarannya.
Meskipun MSHA memiliki kewenangan untuk menutup tambang jika tambang
memiliki sejumlah besar catatan pelanggaran, ternyata catatan tersebut belum
mampu menutup tambang Upper Big Branch. Pada tanggal 6 Desember 2007,
MSHA telah mengirimkan surat kepada Rick Hodge, pengawas tambang Upper
Big Branch, menyatakan bahwa tambang telah mengumpulkan begitu banyak
pelanggaran yang akan dihapuskan jika MSHA tidak menerima lagi pelanggaran
yang "signifikan dan substansial".
Setelah menerima surat itu, bagaimanapun juga, pejabat Massey Energy
melakukan banding berdasarkan beberapa catatan pelanggaran tersebut dan
koreksi tentang cukup terjadi pelanggaran signifikan dan substansial yang telah

diterima selama 24 bulan sebelumnya, guna memungkinkan turunnya jumlah


pelanggaran yang dijatuhkan, di bawah tingkat koreksi yang diperlukan untuk
memaksa penutupan tambang. Akibatnya, meskipun MSHA telah sering menutup
beberapa bagian dari tambang, dengan menuntut perusahaan memperbaiki
masalah ventilasi tertentu, ternyata tidak pernah memaksa seluruh tambang untuk
dihentikan atau untuk memaksa perusahaan melakukan perubahan yang
signifikan.
9. Pada bulan Oktober 2009, MSHA sekali lagi meninjau catatan pelanggaran
tambang Upper Big Branch yang telah diterima. Tetapi, regulator kemudian
menemukan bahwa program komputer yang memproses tinjauan mengalami
kesalahan di dalam prosesnya. Menurut Sekretaris Ketenagakerjaan, Hilda L.
Solis, "Terjadinya kesalahan dalam program komputer telah diperbaiki, tambang
tetap saja ditempatkan ke dalam status pola potensi pelanggaran pada bulan
Oktober 2009". Ternyata kesalahan itu tidak diperbaiki sampai 29 penambang
tewas dalam ledakan yang terjadi.
10. Cecil Roberts, Presiden Serikat Pekerja Tambang Amerika (the United Mine
Workers of America-UMWA), serikat penambang terbesar di Amerika Serikat,
memfokuskan kritik terhadap serikat pekerja di Massey dan kaitannya dengan
kurangnya perwakilan serikat pekerja dengan catatan buruk atas keselamatan
tambang. Sebuah serikat pekerja, dia rasa akan berjuang untuk penegakan yang
lebih baik atas peraturan keselamatan guna melindungi para penambang. Tetapi
CEO Blankenship adalah anti-serikat pekerja secara agresif. Pada tahun 1996,
dia telah meyakinkan perusahaan untuk meninggalkan perjanjian kerja bersama
dengan UMWA.
11. Pada tanggal 15 Juni 2010, tim investigasi menjelajahi tambang dan menemukan
celah besar di lantai tambang. Berbicara untuk perusahaannya, Blankenship
mengatakan bahwa keretakan itu yang telah memungkinkan gas metan bocor ke
terowongan sebelum terjadi ledakan pada tanggal 5 April, yang kemudian
menjadi pristiwa yang tak terduga dan tidak dapat dihindari. Blankenship juga
merilis sebuah surat menanggapi catatan MSHA yang telah mengirim surat
kepada perusahaan pada tanggal 15 Juli 2004.
12. Pada tanggal 22 Juli 2010, penyidik mengumumkan bahwa pengujian data dari
ventilasi utama exhaust fan tambang, telah ditemukan bahwa pada hari
kecelakaan, gelombang besar gas metan yang besar dan tiba-tiba, telah terjadi
dalam tambang. Pelepasan misterius gas begitu besar, ahli mengatakan, bahwa
hal itu bisa dengan cepat mengisi sebagian besar interior tambang". Penyidik
juga menemukan di dekat mayat dari beberapa penambang yang tewas, monitor
gas metan genggam portabel menunjukkan tingkat gas metan di daerah kejadian
meninggalkan angka nol dan menunjukkan angka 5 persen dalam 3 menit. Gas
metan tidak meledak sampai mencapai konsentrasi 5 persen menjadi 15 persen.
Tidak jelas apakah ada hubungan antara retakan di lantai tambang dan
gelombang gas metan dan antara salah satu hal tersebut terjadilah ledakan pada
tanggal 5 April.

13. Pada hari Jumat, 3 Desember 2010, Massey Energy Company mengumumkan
bahwa pada akhir tahun, Blankenship akan mundur dari jabatannya sebagai CEO
dan Ketua direktur perusahaan. Tidak jelas apakah dewan direktur perusahaan
telah memintanya untuk mengundurkan diri atau dia telah memutuskan untuk
melakukannya sendiri. Dalam sebuah pernyataan Blankenship hanya berkata,
"Setelah hampir tiga dekade di Massey, saatnya bagi saya untuk berubah".
NAMA : FAIZ RAHMAN SIDDIQ
NIM : W 100 140 002
MATA KULIAH : ETIKA BISNIS DAN PROFESI
PENGAMPU : Dr. ERMA SETIAWATI,MM,AK
PROGRAM STUDI : MAGISTER AKUNTANSI

E. PERTANYAAN
1. Dalam penilaian Anda dan hanya berdasarkan fakta-fakta yang dijelaskan dalam
kasus di atas, Apakah seharusnya manajemen Massey Energy Company
bertanggung jawab secara moral atas kematian dari 29 penambang? Jelaskan
jawaban Anda.
Jawab : Manajemen Massey Energy Company seharusnya bertanggung jawab
secara moral atas kematian dari 29 penambang karena suatu perusahaan harus
memiliki standar perusahaan dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah kepentingan pengusaha,
pekerja dan pemerintah di seluruh dunia. Menurut perkiraan ILO, setiap tahun di
seluruh dunia 2 juta orang meninggal karena masalah-masalah akibat kerja.
Dari jumlah ini, 354.000 orang mengalami kecelakaan fatal. Disamping itu,
setiap tahun ada 270 juta pekerja yang mengalami kecelakaan akibat kerja dan
160 juta yang terkena penyakit akibat kerja. Beaya yang harus dikeluarkan untuk
bahaya-bahaya akibat kerja ini amat besar. ILO memperkirakan kerugian yang
dialami sebagai akibat kecelakaan-kecelakaan dan penyakit penyakit akibat kerja
setiap tahun lebih dari US$1.25 triliun atau sama dengan 4% dari Produk
Domestik Bruto (GDP).Tingkat kecelakaan-kecelakaan fatal di negara-negara
berkembang empat kali lebih tinggi dibanding negara-negara industri. Di
negara-negara berkembang, kebanyakan kecelakaan dan penyakit akibat kerja
terjadi di bidang-bidang pertanian, perikanan dan perkayuan, pertambangan dan
konstruksi. Tingkat buta huruf yang tinggi dan pelatihan yang kurang memadai
mengenai metode-metode keselamatan kerja mengakibatkan tingginya angka
kematian yang terjadi karena kebakaran dan pemakaian zat-zat berbahaya yang
mengakibatkan penderitaan dan penyakit yang tak terungkap termasuk kanker,
penyaki jantung dan stroke. Praktek-praktek ergonomis yang kurang memadai
mengakibatkan gangguan pada otot, yang mempengaruhi kwalitas hidup dan

produktivitas pekerja. Selain itu, masalah-masalah sosial kejiwaan di tempat


kerja seperti stres ada hubungannya dengan masalah-masalah kesehatan yang
serius, termasuk penyakit-penyakit jantung, stroke, kanker yang ditimbulkan oleh
masalah hormon, dan sejumlah masalah kesehatan mental. Masalah-masalah K3
merupakan bagian penting dalam agenda ILO. Konperensi Perburuhan
Internasional di tahun 2003 membicarakan standar-standar K3 sebagai bagian
dari pendekatan yang terintegrasi dan mencapai persetujuan mengenai strategi
K3 global yang menghimbau dilakukannya suatu aksi yang jelas dan terpusat
untuk mengurangi angka kematian, luka-luka dan penyakit akibat kerja. ILO
menghimbau adanya usaha bersama untuk meningkatkan keselamatan para
pekerja. Strategi global mengenai K3 terdiri dari terciptanya budaya keselamatan
dan kesehatan kerja yang kuat di semua perusahaan dan pengenalan akan
pendekatan yang sistematis terhadap manajemen K3. Suatu pendekatan sistematis
terhadap manajemen K3 di tingkat perusahaan telah dikembangkan dalam
Panduan ILO mengenai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(ILO-OSH-MS- 2001). Jadi pihak manajemen harus dan wajib bertanggung
jawab secara moral terhadap seluruh karyawan yang meninggal tersebut dengan
memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
2. Misalkan tidak ada lagi pembelajaran tentang ledakan selain apa yang
digambarkan dalam kasus di atas. Apakah Anda pikir Don Blankenship
seharusnya bertanggung jawab secara moral atas kematian dari 29 penambang?
Jawab : Apabila tidak ada lagi pembelajaran tentang ledakan selain yang
digambarkan pada kasus diatas menurut saya Don Blankenship tetap harus
bertanggung jawab secara moral atas kematian dari 29 penambang. Karena Don
Blankenship sebagai CEO Massey Energy Company tidak hanya bertanggung
jawab terhadap perusahaan akan tetapi harus lebih bertanggung jawab dan
memperhatikan para pekerja dan karyawan dari segi kesejahteraan keselamatan
dan kesehatan para pekerja. Kecelakaan kerja yang menimbulkan kematian
didalam suatu perusahaan merupakan resiko yang tidak bisa dihindari oleh
karena itu sebagai CEO Don Blankenship harus memberikan proteksi
keselamatan jiwa terhadap seluruh pekerja tambang mengingat pertambangan itu
resiko kematiannya lebih besar. Sehingga apabila terjadi kecelakaan kerja yang
menimbulkan kematian seperti kasus diatas korban bisa mendapatkan santunan
atau ganti rugi terhadap keluarga yang ditinggalkan sehingga CEO seolah olah
meberikan rasa tanggung jawab moralnya. Bukan sekedar diam dan ga mau tau
atas apa yang terjadi pada setiap karyawannya tetapi harus memberikan
tanggung jawab moral yang sangat tinggi.
3. Mengingat hanya fakta-fakta yang dijelaskan dalam kasus di atas, apakah
seharusnya MSHA bertanggung jawab secara moral (setidaknya sebagian) atas
kematian 29 penambang?

Jawab : mengingat hanya fakta fakta yang dijelaskan dalam kasus MASSEY
ENERGY COMPANY MSHA menurut saya tidak perlu bertanggung jawab secara
moral terhadap kematian 29 penambang tersebut karena MSHA adalah sebuah
lembaga pemerintah federal yang bertugas mengawasi keselamatan karyawan di
industri pertambangan. Sejak hari pertama setelah ledakan, MSHA telah
melaporkan pada surat kabar bahwa Massey Energy dan Upper Big Branch Mine
pada khususnya, telah ditemukan ribuan kali melakukan pelanggaran
keselamatan, Upper Big Branch Mine telah ditemukan lebih dari 50 kali
melakukan pelanggaran keselamatan pada bulan sebelumnya dan banyak
tambang batubara Massey Energy lainnya, sama-sama memiliki catatan
keselamatan yang buruk. MSHA merupakan lembaga pengawas perusahaan
pertambangan jadi dalam hal ini MSHA tidak perlu bertanggung jawab secara
moral atas kematian 29 penambang. Sebelumnya MSHA telah berkali kali
memberikan peringatan terhadap Massey Energy Company untuk lebih
memperhatikan keselematan pekerja dengan mematuhi anjuran dan saran yang
diberikan MSHA atas fasilitas kerja yang kurang baik untuk menunjang
keselamatan pekerja, akan tetapi dari pihak Massey Energy Company tidak
pernah melaksanakan anjuran dan saran tersebut. Jadi menurut saya MSHA
sudah berusaha memberikan solusi pencegahan untuk kecelakan kerja tersebut.
Akan tetapi jika pihak MSHE memberikan tanggung jawab moral atas kematian
penambang tersebut akan lebih baik tetapi sifatnya tidak harus. Dan sebenarnya
tidak perlu untuk memberikan tanggung jawab moral atas korban kecelakaan
tersebut.
4. Para penambang tampaknya telah memiliki beberapa gagasan tentang risiko
bekerja di Upper Big Branch Mine. Apakah seharusnya mereka setidaknya
sebagian ikut bertanggung jawab atas kematian mereka sendiri?
Jawab : Para penambang seharusnya bertanggung jawab atas kematian mereka
sendiri, karena sebelum mereka bergabung untuk bekerja di Upper Big Branch
Mine seharusnya para penambang sudah mengerti bagaimana resiko pekerjaan
yang akan mereka jalani, penambang harus bertanggung jawab atas keselamatan
mereka sendiri sedangkan dari pihak perusahaan memfasilitasi bagaimana
keselamatan mereka bisa terjamin. Apabila keduanya bisa saling menjaga hal
tersebut maka keselamatan kerja para penambang dapat terjamin. Dalam kasus
ini sebenarnya dapat diamati bahwa keselamatan para penambang tidak terjamin
karena kesalahan dari Massey Energy Company. Jadi para penambang harus
lebih mengenali lingkungan dimana mereka bekerja dan harus mengerti resiko
kecelakaan kerja yang akan terjadi sehingga akan timbul kesadaran pada masing
masing pekerja untuk bertanggung jawab menjaga keselamatan atas diri mereka
sendiri dan para penambang lainnya. Keselamatan kerja adalah tanggung jawab

bagi para pekerja itu sendiri, karena kecelakaan kerja terjadi karena kelalaian
dari seluruh karyawan perusahaan.
5. Mengingat terdapat perbedaan antara tambang tanpa serikat pekerja seperti
tambang Massey, dan tambang lainnya yang memiliki serikat pekerja, Menurut
Anda apakah semua tambang seharusnya dipaksa untuk memiliki serikat pekerja?
Jawab : Menurut saya semua perusahaan terutama tambang harus memiliki
serikat pekerja, sebenarnya serikat pekerja mempunyai fungsi yang sangat
banyak untuk seluruh pihak karyawan perusahaan. Serikat Pekerja adalah
organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik diperusahaan
maupun diluar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis
dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak
dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh
dan keluarganya. Sedangkan tujuan pendirian serikat pekerja adalah
a. Pihak dalam pembuatan perjanjian kerja
b. Wakil pekerja/buruh dalam lembaga kerja
c. Sarana menciptakan hubungan industri
d. Sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan
anggotanya
e. Perencana, pelaksana dan penanggungjawab pemogokan pekerja/ buruh.
f. Wakil pekerja dalam memperjuangkan kepemilikan saham di perusahaan.
Pekerja/buruh merupakan mitra kerja pengusaha yang saling membutuhkan satu
sama lain. Jadi dengan adanya Serikat Pekerja hendaknya dapat membawa
dampak yang positif bagi hak-hak pekerja mengingat dalam kasus kematian
penambang di Massey Energy Company ini karena kurangnya keperpihakan
kepada buruh karena lemahnya perlindungan dari negara. Pelatihan pelatihan
seharusnya diberikan kepada para pekerja untuk menjaga keselamatan kerja
mereka.
6. Penambang di tambang Upper Big Branch dibayar sekitar US$60.000 setahun
(dalam beberapa kasus lebih sedikit, dan dalam kasus lain lagi, tergantung pada
senioritas dan beberapa faktor lain) untuk pekerjaan yang diperlukan dengan
tingkat pendidikan tidak lebih dari sekolah menengah atas. Gaji rata-rata untuk
semua pekerjaan di Amerika Serikat adalah sekitar US$43.000. Mengingat
pembahasan pada bab ini adalah tentang risiko pekerjaan, Akankah Anda
mengatakan bahwa perusahaan yang menangani risiko pekerjaan harus dilakukan
dengan etika yang tepat?
Jawab:
Perusahaan yang menangani risiko pekerjaan harus dilakukan dengan
etika yang tepat karena perusahaan selain bertanggung jawab kepada
stakeholders juga harus bertanggung jawab kepada seluruh karyawan

dan tenaga kerja yang ada dalam perusahaan tersebut. Penambang di di


tambang Upper Big Branch dibayar sekitar US$60,000 dalam setahun
untuk pendidikan tidak lebih dari sekolah menengah atas sebenarnya
sudah tepat. Para penambang dengan pendidikan tingkat sekolah
menengah atas menjadi penambang dengan resiko yang tidak setimpal
dengan gaji yang diterima menurut saya dalam menangani risiko
pekerjaan ini sudah tepat. Penambang pada umumnya yang dibutuhkan
hanya sekedar tenaga mereka saja tidak perlu ide ide dan keatifitas. Oleh
karena itu pekerja dengan tingkat sekolah menengah atas sudah cukup
memenuhi kriteria. Gaji yang diberikan olej Upper Big Branch kepada
tenaga penambang sebenarnya sudah cukup diatas UMR atau gaji rata
rata suatu negara, dengan risiko kerja yang sangat tinggi gaji tersebut
sudah cukup.
Perusahaan tambang beroperasi selama 24 jam, sistem kerja shift.
Pekerjaan di tambang menguras fisik dan pikiran. Pekerjaan di tambang
diperlukan kewaspadaan karena bekerja diantara mesin, alat berat. Tidak
sedikit perusahaan tambang yang akhirnya tutup karena kelalaian dan
tindakan yang tidak beretika dari perusahaan tersebut..

7. Buatlah daftar semua kewajiban etika yang Anda yakini bahwa manajemen
Massey Energy Company TIDAK memenuhinya. Jelaskan dasar etika dari
masing-masing kewajiban yang ada pada daftar Anda.
Jawab :
Etika profesi adalah sikap etis sebagai bagian integral dari sikap hidup dalam
menjalankan kehidupan sebagai pengemban profesi. Etika profesi adalah cabang
filsafat yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip moral dasar atau normanorma etis umum pada bidang-bidang khusus (profesi) kehidupan manusia. Etika
Profesi adalah konsep etika yang ditetapkan atau disepakati pada tatanan profesi
atau lingkup kerja tertentu, contoh : pers dan jurnalistik, engineering (rekayasa),
science, medis/dokter, dan sebagainya. Etika profesi Berkaitan dengan bidang
pekerjaan yang telah dilakukan seseorang sehingga sangatlah perlu untuk
menjaga profesi dikalangan masyarakat atau terhadap konsumen (klien atau
objek). Etika profesi adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan
pelayanan profesional dari klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai
pelayanan dalam rangka kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap
para anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai refleksi yang
seksama, (Anang Usman, SH., MSi.)
Prinsip dasar di dalam etika profesi :
1. Tanggung jawab
Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau
masyarakat pada umumnya.
2. Keadilan.

3. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang
menjadi haknya.
4. Prinsip Kompetensi,melaksanakan pekerjaan sesuai jasa profesionalnya,
kompetensi dan ketekunan
5. Prinsip Prilaku Profesional, berprilaku konsisten dengan reputasi profesi
6. Prinsip Kerahasiaan, menghormati kerahasiaan informasi
8. Dalam kasus diatas , bagaimana pendapat saudara tentang pelanggaran tersebut,
jawablah sesuai dengan etika bisnis dilihat dari perspektif Islam .
Jawab :
Dalam kasus Massey Energy Company ini pelanggaran pelanggaran yang
dilakukan menurut etika bisnis dilihat dari perpsektif islam adalah sangat
buruk sekali, pihak Massey Energy Company dan Don Blankenship telah
melakukan penyimpangan etika dari bisnis yang dilakukan baik dari segi
etika kepada karyawan, konsumen, masyaratakat, dan perusahaan.
Adapun penjelasan dari etika bisnis dalam perspektif islam adalah
sebagai berikut :
PRINSIP DASAR ETIKA ISLAM
ETIKA MENURUT ISLAM
Etika dalam istilah umum adalah ukuran perilaku yang baik. Al Quran
adalah wahyu Allah yang berasal dari Allah, diturunkan secara bertahap,
dan merespons berbagai masalah sosial, individu, ibadah etika yang
dihadapi Rasulullah. Al Quran berasal dari Allah SWT dan diturunkan
melalui Jibril. Al Quran dijamin keaslian, kebenaran dan kesahihannya
sampai akhir zaman. Al Quran adalah Al-Furqon atau Al-Fasal yang
dapat membedakan antara yang benar dengan yang salah. Jika kita ingin
mengetahu yang benar atau yang salah maka sumber utama adalah Al
Quran dan pengamalannya oleh sang kekasih Allah Muhammad SAW.
Dengan demikian etika bisnis dan apa pun harus bersumber dari AlQuran
dan AlHadis. Semua bisnis sebaiknya dijalankan sesuai dengan yang
diperintahkan dalam al-quran supaya bisnis tidak mengalami
penyimpangan penyimpangan etika. Etika bisnis menurut perspektif islam
telah mengatur semua etika yang baik diterapkan dlam perusahaan sesuai
dengan islam. Adapun Kandungan ajaran islam digolongkan menjadi tiga
kelompok yaitu:
1.
Akidah(iman),
2.
Syariat(hukum),
3.
Akhlak(etika).
Menurut Qardhawi (2001),akhidah islami dibangun di atas beberapa
unsur berikut.
1. iman kepada Allah SWT, yang maha tinggi.
2. Manusia bukan hanya jasmani, tetap juga roh.
3. Manusia adalah hanya hamba Allah, bukan hamba lainnya.

4.

Allah tidak membiarkan manusia dalam kebingungan , Allah


memberikan petunjuk dan utusan untuk membimbingnya.
5. Muhammad saw. Adalah penyempurnaan para nabi dan rasul
sebelumnya, pemberi contoh teladan pelaksanaan syariat-Nya.
6. Fungsi manusia di dunia tidak hanya makan-minum atau mencari
harta, tetapi beribadah kepada-Nya.
7. Kematian bukan akhir perjalanan. Akhirat adalah kehidupan akhir
yang kekal yang seharusnya menjadi tujuan utama manusia.
Dengan akidah yang kuat, seseorang akan menjadi pengamal syariat
secara menyeluruh serta akan berbuah amal saleh dan perilaku yang
berupa akhlaqul karimah, seperti halnya ayat dalam AlQuran Surah
Ibrahim ayat 24-25 sebagai berikut :
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat
perumpamaan kalimat yang baik (tauhid) seperti pohon yang kuat,
akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit. Pohon itu
memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah
membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya
mereka selalu ingat (kepada kekuasaan dan kebenaran Tuhan).
Menurut Imam Al-Ghozali, al-maqsud syariah adalah untuk menciptakan
kesejahteraan manusia dunia akhirat, individu, dan sosial yang terletak
pada lima dasar (Chapra, 2000):
1. Menjamin hidupnya akidah, iman atau keyakinan yang benar (din),
2. Menjaga keberadaan dan peran diri (nafsu),
3. Mendorong dan menghidupkan pemanfaatan dan kebebasan
berpendapat atau intelektual (aql),
4. Menjamin langgengnya generasi penerus (nasl),
5. Menjamin pemilikan kekayaan (mal).
Semua aturan syariat dimaksudkan untuk menjamin kelima unsur ini.
Dalam Islam sumber tata nilai adalah satu yaitu Allah Swt. Dia yang
menciptakan manusia dan alam dan Dia memberikan petunjuk kepada
kita bagaimana sebaiknya menjalani hidup yang bersifat nyata dan gaib
agar kita selamat dunia dan akhirat. Untuk memudahkan manusia
memahami tuhan dan petunjuk-Nya, Allah Swt. Menurunkan Rasul dan
kitab suci sebagai pedoman dan teladan, serta membuktikan bahwa
konsep Ilahi dapat diterapkan tidak hanya impian. Maka sesuai hadis
nabi ada dua pegangan manusia dalam kehidupan dunia dan akhirat
yaitu AlQuran dan Sunah atau Hadis. Etika ekonomi, politik dan bisnis
juga tidak lepas dari dua sumber ini.
Sifat Kepemimpinan Rasulullah adalah :
1. Siddiq adalah selalu menyatakan yang benar atau memiliki integritas
yang tinggi.

2. Istiqomah adalah memiliki sikap yang konsisten terhadap kebenaran


yang berasal dari Allah Swt. Tanpa dapat digoyang oleh berbagai
godaan atau paham lainnya yang berbeda dari islam.
3. Fathonah adalah sifat profesional yang mengutamakan keahlian,
kecerdasan kebijaksanaan, kompetensi dalam melaksanakan semua
tugas yang dibebankan kepadanya.
4. Amanah adalah sifat dapat dipercaya, bertanggung jawab, dan selalu
dapat menyelesaikan tugas, kewajiban dan tanggung jawab yang
dibebankan kepadanya secara memuaskan bahkan melebihi
panggilan tugas yang diberikan tanpa memikirkan imbalan material.
5. Tablig adalah kemampuan untuk dapat menyampaikan,
berkomunikasi secara benar, menyampaikan kebenaran, serta mampu
mendidik dan mengarahkan orang mematuhi peraturan dan syariat
Allah dan Rasul-Nya.
Rosulullah merupak tauladan yang baik bua umat manusia, beberapa
contoh dari sifat rosululloh bisa diterapkan dalam etik bisnis. Jika
Massey Energy Company menerapkan etika dari sift sifat Rosulullah
maka Perusahaan tersebut akan tetap terjaga kualitasnya dan jauh dari
penyimpangan penyimpangan sehingga masih bisa bertahan sampai saat
ini.
Jawaban soal UAS dikirim by email terakhir tanggal 30 Juni 2015
Alamat email : setiawatierma@ymail.com