Anda di halaman 1dari 65

MANAJEMEN KAWASAN INDUSTRY DAN KAWASAN

EKONOMI KHUSUS
1. Definisi Kawasan Industri
Menurut National Industrial Zoning Committees (USA) 1967 , yang dimaksud
dengan kawasan industri atau Industrial Estate atau sering disebut dengan
Industrial Park adalah suatu kawasan industri diatas tanah yang cukup luas, yang
secara administratif dikontrol oleh seseorang atau sebuah lembaga yang cocok
untuk kegiatan industri, karena lokasinya, topografinya, zoning yang tepat,
kesediaan semua infrastrukturnya (utilitas), dan kemudahan aksesibilitas
transportasi.

2. Definisi Kawasan Industri


Menurut Industrial Development Handbook dari ULI ( The Urban Land Institute),
Washington DC (1975), kawasan industri adalah suatu daerah atau kawasan
yang biasanya didominasi oleh aktifitas industri. Kawasan industri biasanya
mempunyai fasilitas kombinasi yang terdiri atas peralatan-peralatan pabrik
(industrial plants), penelitian dan laboratorium untuk pengembangan, bangunan
perkantoran, bank, serta prasarana lainnya seperti fasilitas sosial dan umum
yang mencakup perkantoran, perumahan, sekolah, tempat ibadah, ruang terbuka
dan lainnya. Istilah kawasan industri di Indonesia masih relatifbaru.

3. Definisi Kawasan khusus


Definisi KEK sendiri yang diatur dalam draft RUU KEK Pasal 1 ayat 1, yaitu
Kawasan dengan batas-batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi
perekonomian yang bersifat khusus dan memperoleh fasilitas tertentu.

4. Definisi Kawasan khusus


Kawasan Ekonomi Khusus, yang selanjutnya disebut KEK adalah kawasan
dengan batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsiperekonomian dan
memperoleh fasilitas tertentu. (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 39 Tahun 2009
Tentang Kawasan Ekonomi Khusus).

PEMAHAMAN TOPIK 1

UU No 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal telah diundangkan pada tanggal 26


April 2007 dan dalam salah satu bab yang diatur pada Bab XIV yaitu tentang Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) sebagaimana diatur dalam Pasal 31. UU No 25 Tahun 2007 tidak
memberikan penjelasan resmi tentang makna hukum dalam KEK tersebut, tapi dalam
pelaksanaannya isu seputar KEK telah bergulir sebelum permasalahan KEK diatur dalam
UU No 25 Tahun 2007. Hal ini dapat dilihat pada tanggal 25 Juni 2006, Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono melakukan penandatanganan kerja sama pembentukan Special
Economic Zone (SEZ) bersama Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Turi
Beach Resort. Jadi sebelum pengaturan KEK tersebut, sebenarnya cikal bakal
terbentuknya KEK sudah dilakukan oleh Pemerintah RI dengan Pemerintah Singapora.
Jadi dengan pengaturan KEK dalam UU No 25 Tahun 2007 merupakan salah satu
justifikasi atau legalitas KEK dalam UU No 25 Tahun 2007 atau dalam RUU KEK di masa
mendatang. Keinginan pemerintah untuk merealisir KEK juga diungkapkan Wapres Jusuf
Kalla, bahwa gagasan memperjelas KEK di beberapa daerah yang diprediksi potensial
menjadi industrial cluster sesuai dengan kapasitas kawasan masing-masing, yakni sesuai
dengan UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Amanat pembentukan KEK dalam UU sebagaimana disebutkan dalam Pasal 31 ayat (3)
UU No 25 Tahun 2007, telah dilakukan pemerintah dengan disiapkannya Naskah
Akademis dan Draft RUU tentang Kawasan Ekonomi Khusus Bahkan dalam Program
Legislasi Nasional tahun 2008, RUU KEK merupakan salah satu di antara 31 RUU yang
akan menjadi prioritas pembahasan RUU antara Pemerintah dan DPR pada tahun
anggaran 2008.
Upaya pemerintah untuk mengembangkan daerah tertentu sebagai bagian dari KEK
pernah diungkapkan oleh Menteri Perdagangan RI Mari Pangestu dalam Rapat Kerja
dengan Komisi VI DPR-RI. Pembentukan KEK merupakan upaya pemerintah untuk
mempercepat peningkatan ekspor dan investasi diperlukan berbagai kebijakan khusus.
Hal ini juga sebagai upaya untuk menandingi negara pesaing utama seperti RRC,
Vietnam, Malaysia dan Thailand. Kebijakan khusus dimaksud dalam bentuk fasilitas
khusus di bidang perpajakan, kepabeanan, infrastruktur pendukung, kemudahan perijian,
keimigrasian dan ketenagakerjaan.
Selama ini ada beberapa bentuk atau kluster yang berhubungan dengan kawasan
pengembangan perekonomian, seperti :
1.
2.

Kawasan Industri (Keputusan Presiden No 41 Tahun 1996)


Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu/KAPET (Keputusan Presiden No
150 Tahun 2000)

3.

Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.(UU No 44 Tahun 2007


tentang Penetapan Perppu No 1 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan
Bebas dan Pelabuhan Bebas)

4.

Tempat Penimbunan Berikat (PP No 33 Tahun 1996) dalam bentuk :


1. Kawasan Berikat dan Kawasan Berikat Plus;
2. Gudang Berikat;
3. Entrepot Untuk Tujuan Pameran;
4. Toko Bebas Bea, dan

5.

Kawasan Ekonomi Khusus (Bab XIV UU No 25 Tahun 2007)

MANAJEMEN RANTAI PASOKAN DAN LOGISTIK


1. Definisi Manajemen rantai
Manajemen rantai pasok merupakan integrasi aktivitas-aktivitas yang berawal
dari pengadaan barang dan jasa, mengubah bahan baku menjadi barang dalam
proses dan barang jadi, serta mengantarkan barang-barang tersebut kepada
para pelanggannya dengan cara yang efisien. Dalam definisi tersebut, secara
umum pemahaman rantai pasok akan mengandung makna terjadinya aliran
material dari awal sampai ke konsumen dengan memperhatikan faktor ketepatan
waktu, biaya, dan jumlah produknya .

2. Definisi Manajemen rantai


Indrajit dan Djokopranoto dalam Qolbi Isnanto (2009:3) mengungkapkan Supply
chain management (SCM) adalah suatu sistem tempat organisasi menyalurkan
barang produksi dan jasanya kepada para pelanggannya. Rantai ini juga
merupakan jaringan dari berbagai organisasi yang saling berhubungan dan
mempunyai tujuan yang sama, yaitu sebaik mungkin menyelenggarakan
pengadaan atau barang tersebut, istilah supply chain meliputi juga proses
perubahan barang tersebut, misalnya dari barang mentah menjadi barang jadi.
Manajemen rantai pasok merupakan integrasi aktivitas-aktivitas yang berawal
dari pengadaan barang dan jasa, mengubah bahan baku menjadi barang dalam
proses dan barang jadi, serta mengantarkan barang-barang tersebut kepada
para pelanggannya dengan cara yang efisien.

3. Definisi logistik
Menurut Council of Logistic Management (Ballou, 1992) logistik didefinisikan
sebagai proses perencanaan, implementasi, dan pengendalian efisiensi, aliran
biaya yang efektif dan penyimpanan bahan mentah, bahan setengah jadi, barang
jadi dan informasi-informasi yang berhubungan dari asal titik konsumsi dengan
tujuan memenuhi kebutuhan konsumen.

4. Definisi logistik
Menurut Christopher (1992), logistik didefinisikan sebagai suatu proses
yang strategis dalam pengelolaan mulai dari pengadaan barang,
perpindahan barang hingga penyimpanan barang, bahan baku dan produk
jadi ( yang di dalamnya terkait pula aliran informasi) pada perusahaan dan
koneksi pemasaran untuk kepentingan mendapatkan keuntungan secara
maksimal dengan biaya yang efisien dan dalam rangka pemenuhan
kebutuhan konsumen.

PEMAHAMAN TOPIK 2
Secara umum dapat dikatakan bahwa logistik adalah aliran barang atau jasa mulai dari
sumber sampai tujuan. Pengertian logistik yang lebih rinci adalah proses perencanaan,
pelaksanaan, dan pengendalian aliran yang efisien dan efektif dari barang atau jasa dan
informasi terkait mulai dari titik asal sampai titik penggunaan untuk memenuhi keperluan
pelanggan. Kata kunci logistik adalah aliran dengan obyek barang atau jasa dengan
tujuan menyediakan barang dengan jumlah yang tepat, waktu yang tepat, lokasi yang
tepat, dan biaya yang tepat. Kegiatan utama logistik adalah pengadaan, penyimpanan,
persediaan, pengangkutan, pergudangan, pengemasan, keamanan, dan penanganan
barang dan jasa baik dalam bentuk bahan baku, barang antara, dan barang jadi.
Logistik memegang peranan penting dalam penentuan daya saing suatu organisasi.
Daya saing dapat dilihat dari dua dimensi yaitu keunggulan nilai (pelanggan bukan
membeli produk tetapi membeli nilai) dan keunggulan biaya (setiap kegiatan memerlukan
biaya). Secara sederhana bila masing-masing dimensi mempunyai skala tinggi dan
rendah. Maka kondisi biasa saja akan terjadi bila organisasi memiliki keunggulan yang
rendah pada nilai dan biaya. Sementara kondisi lebih murah terjadi bila organisasi
mempunyai keunggulan biaya. Sebuah organisasi akan disebut lebih baik bila
mempunyai keunggulan nilai yang dapat memuaskan pelanggannya. Organisasi unggul
terjadi bila mempunyai keunggulan yang tinggi baik pada nilai maupun biaya.
Peran logistik dalam mencapai lebih murah adalah proses rekayasa ulang logistik untuk
mengurangi biaya, antara lain dengan pengaturan kapasitas, skala ekonomi, logistik
ramping, dan pengurangan persediaan. Strategi lebih baik dapat dilaksanakan dengan
menggunakan keandalan dan ketanggapan yang akurat untuk menjamin pemenuhan
pesanan yang sempurna. Strategi antara adalah lebih cepat yang dapat diwujudkan
dengan melakukan pengelolaan waktu ancang antara lain dengan menggunakan
peramalan dengan data yang lebih baik, optimasi antrian, produksi dan distribusi tepat
waktu, dan pemilihan modal transportasi.
Logistik bukan hanya terjadi di dalam organisasi tetapi juga antar organisasi yang disebut
dengan rantai pasokan. Rantai pasokan adalah jaringan logistik yang saling terkait dan
dikelola oleh beberapa perusahaan mulai dari titik sumber sampai pada titik penggunaan.
Penerapan jaringan logistik atau rantai pasokan menuntut organisasi-organisasi terkait
melakukan koordinasi mengenai prioritas pelanggan, pengendalian produksi dan
pengantaran produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan pengembangan
sistem informasi yang terpadu. Koordinasi antar pelaku di sepanjang rantai pasokan
dapat mengurangi biaya persediaan dan pengangkutan sekaligus memperbaiki tingkat
pelayanan.
Pemecahan masalah logistik memerlukan pendekatan antar disiplin. Manajemen dapat
berkontribusi dalam perencanaan, pengendalian, dan perbaikan sistem logistik.
Rekayasa diperlukan untuk komputasi dan optimasi. Sementara ekonomika diperlukan
untuk alokasi sumber yang langka dan tata niaga yang efisien. Politik diperlukan dalam
penentuan kebijakan logistik. Oleh karena itu, kegiatan dialog dan komunikasi antar
pelaku logistik sangatkan diperlukan sehingga terwujud pertukaran gagasan dan
komitmen untuk perbaikan logistik secara keseluruhan.

Daftar pustaka
Sumber:
http://www.slideshare.net/WinnySanjaya/kawasan-industri-dan-kawasanberikat
http://maspurba.wordpress.com/hukum-industri/
sumber :
(http://eprints.undip.ac.id)
Diposkan oleh arhy ian di 20.45
http://arhyan37.blogspot.com/2012/02/kawasan-ekonomi-khusus.html

http://penelitihukum.org/tag/pengertian-kawasan-ekonomi-khusus/
http://aisgyfterdotcom.wordpress.com/manajemen-rantai-pemasok-supplychain-management/
http://id.wikipedia.org/wiki/Logistik
Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/technologyoperations-management/2352080-pengertian-logistik-menurut-paraahli/#ixzz3CvXmedbH

MENCARI 2 DEFINISI TIAP TOPIK DAN MEMBUAT


PEMAHAMAN

TUGAS MATA KULIAH


MANAJEMEN OPERASIONAL

Disusun Oleh:
DIMAS DWI PRAYOGO
13061102140

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 1 (Manajemen produksi jepang, jerman, korea, inggris,


amerika, indonesia)

Definisi manajemen produksi


Manajemen produksi adalah salah satu cabang manajemen yang kegiatannya mengatur
agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang dan jasa.
Sumber : http://caturdj.wordpress.com/softskill-bab-7-manajemen-produksi/
Menurut Drs. Sofjan Assauri (1993,17) Manajemen produksi dan operasi merupakan
proses pencapaian dan pengutilisasian sumber daya-sumber daya untuk memproduksi
atau menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa yang berguna sebagai usaha untuk
mencapai tujuan dan sasaran organisasi.
Sumber : http://alwayshares.blogspot.com/2013/03/pengertian-manajemen-produksidan.html

Manajemen produksi Korea


Sektor produksi semikonduktor Korea berada pada posisi terdepan dalam bidang
industri ini, terutama dalam bidang flash memory dan DRAM (Dynamic Random Access
Memory). Dua produsen semikonduktor terkemuka Korea, Samsung Electronics dan
Hynix, menempati urutan pertama dan kedua di dunia dalam sector memori
semikonduktor pada tahun 2010. Secara keseluruhan, dua produsen raksasa tersebut
menyumbang hampir 50% pangsa pasar dunia.
Bila melihat ke belakang, arah kebijakan industri Korea berubah secara signifikan
kurang lebih setiap dekade, membantu memacu perekonomian menuju masa depan
yang lebih cerah dan sejahtera. Dari awal tahun 1960- an, Korea mulai mempromosikan
ekspor dengan cara memberlakukan hokum-hukum dan aturan-aturan serta membangun
rencana pengembangan yang berorientasi pada ekspor. Industri Kimia Berat adalah
pusat kebijakan industry nasional pada tahun 1970-an dan terjadi restrukturisasi industri
pada tahun 1980-an. Proses restrukturisasi ini ditujukan untuk mengembangkan usaha
kecil dan menengah (UKM).
Liberalisasi dan keterbukaan pasar menandai tahun 1990-an. Ketika terjadi krisis
keuangan di Asia pada tahun 1997, Korea melakukan reformasireformasi yang berani
demi mempercepat proses pemulihan. Perusahaanperusahaan Korea mengambil inisiatif
untuk meningkatkan transparansi dan memenuhi standar global, sembari kebijakankebijakan yang memfasilitasi pembentukan usaha-usaha baru diberlakukan. Sejak tahun
2000, inovasi telah menjadi agenda nasional teratas. Untuk menciptakan inovasi-inovasi
baru, Korea mempromosikan kebijakan yang ramah bisnis maupun kebijakan-kebijakan
yang memperkuat kerjasama antara perusahaan besar dan UKM.
Korea memberikan penekanan utama pada usaha-usaha yang merangsang
motor pertumbuhan nasional dan memperbaiki struktur industrinya. Untuk melaksanakan
hal tersebut, Korea bertekad terus mengembangkan sektor komponennya dan sektor
jasa yang berbasiskan pengetahuan. Setelah berhasil mencapai perjanjian perdagangan
bebas dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa, kini Korea berharap untuk menjajaki
perjanjianperjanjian lain yang juga saling menguntungkan dengan mitra dagang lainnya.
Sumber:http://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=5&ved=0CEIQFjAE&url=http%3A%2F
%2Fwww.korea.net%2Fkoreanet%2FfileDownload%3FfileUrl%3D%2Fcontent%2FPDF
%2Fgeneral%2F2012_facts_indonesian.pdf&ei=Pjv4UW4CNXl8AWboYLoCQ&usg=AFQjCNGKlY3vbXSc9c02bReyKI7f1WOTLg&sig2=p9Meu
BTmzb-bYQNBmMvxCw&bvm=bv.73612305,d.c2E

Pemahaman Topik 1
Saat suatu proses dimulai biasanya tidak beranjak dari nol, tetapi kita telah
mempunyai pengetahuan dasar dan garis besar proses. Tetapi saat proses itu dijalankan,
tidak semua hal telah kita ketahui sepenuhnya dan tidak semua yang terjadi telah
diprediksikan. Ketika proses itu berjalan, kita belajar hal-hal baru dari masalahmasalah
yang timbul. Kita juga semakin mengenali bidang tersebut denganlebih terinci.
Hal-hal yang menyangkut pengambilan keputusan yang sangat berhubungan
erat dengan proses produksi sehingga akan membantu perusahaan ataupun organisasi
dalam mencapai keberhasilan yang diharapkan. Dalam hal ini diperlukan berbagai
keputusan yang sangat erat hubungannya dengan berbagai usaha. Dengan harapan
usaha-usaha yang dilakukan akan membantu agar barang atau jasa yang telah
dihasilkan oleh perusahaan mampu mencapai keberhasilan. Manajemen produksi itu
sendiri bertujuan untuk mengatur berbagai kegiatan dan didukung dengan berbagai
keputusan untuk melakukan berbagai usaha.
Berbagai perencanaan yang matang sangat diperlukan untuk menyusun strategi
penting dalam mencapai berbagai harapan. Karena bagaimanapun juga, berbagai
harapan keberhasilan tidak akan bisa tercapai tanpa adanya manajemen yang baik. Yang
mana di dalam manajemen tersebut terdapat banyak hal yang akan mendukung usaha
anda untuk meraih keberhasilan.
Kita akan lebih memahami apa yang kurang baik dan apa yang lebih baik dalam
proses itu. Kita juga lebih memahami pasar yang terkait, kesempatan yang bisa diraih
dan masalah-masalah yang terjadi. Dari pengalaman menjalankan proses itu, kita
melakukan perbaikan terus-menerus; jika kita berhenti, maka kita menghadapi masalah
yang semakin besar dan menyebabkan kita berkutat dengan masalah yang berulangulang.
Contohnya, seperti perusahaan cargil yang ada di Amurang mereka membeli
buah kelapa kemudian mereka mengambil isi kelapa tersebut dan dijermur setelah itu
mereka mengolahnya menjadi minyak kelapa. Dan minyak kelapa itu sangat diperlukan
bagi masyarakat dalam membuat masakan. Dalam hal ini buah kelapa yang nilainya
rendah bisa menjadi tinggi, karena mereka mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai
dan bisa membuat harga jualnya menjadi lebih tinggi. Hal ini membuktikan apabila
sesuatu yang kurang berhaga bisa menjadi tinggi jika bisa diolah dengan baik. Selain itu
dalam proses produksi hal yang tidak kalah pentingnya adalah dengan membuat barang
tesebut adalah kualitas
Dengan pengalaman ini, kita akan bisa menurunkan biaya proses karena kita
bisa memilih yang lebih murah dan menghindari kesalahan-kesalahan yang pernah
dilakukan; sekaligus kualitas yang diperoleh juga menjadi lebih baik.Proses terusmenerus ini yang akan membuat kita sulit dikalahkan kompetitor yang baru muncul.
Karena ketika mereka mulai dan harus menggumuli masalah-masalah yang telah kita
lewati, kita telah melangkah lebih jauh lagi dan lebih maju.

Daftar Pustaka

Avissa, N. 2013. Pengertian Manajemen Produksi dan Operasi Menurut Para Ahli.
(online)
(http://alwayshares.blogspot.com/2013/03/pengertian-manajemenproduksi-dan.html) diakses pada tanggal 23 Agustus 2014
Putry, R. 2013. Manajemen Produksi. (online) (http://caturdj.wordpress.com/softskill-bab7-manajemen-produksi/) diakses pada tanggal 23 Agustus 2014
Anonim, 2013. Manajemen Produksi. (online) ( http://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=5&ved=0CEIQFjAE&url=http%3A%2F
%2Fwww.korea.net%2Fkoreanet%2FfileDownload%3FfileUrl%3D%2Fcontent
%2FPDF%2Fgeneral%2F2012_facts_indonesian.pdf&ei=Pjv4UW4CNXl8AWboYLoCQ&usg=AFQjCNGKlY3vbXSc9c02bReyKI7f1WOTLg&sig2=
p9MeuBTmzb-bYQNBmMvxCw&bvm=bv.73612305,d.c2E) diakses pada tanggal
23 Agustus 2014

MENCARI 2 DEFINISI TIAP TOPIK DAN MEMBUAT


PEMAHAMAN

TUGAS MATA KULIAH


MANAJEMEN OPERASIONAL

Disusun Oleh:
DIMAS DWI PRAYOGO
13061102140

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 2 (Manajemen kualitas dan ISO)

Definisi manajemen kualitas


Manajemen kualitas adalah suatu cara untuk meningkatkan performansi secara terus
menerus pada setiap level operasi atau proses, dalam setiap area fungsional dari suatu
organisasi, dengan menggunakan sumber daya manusia dan modal yang tersedia.
Sumber : http://scm.aurino.com/pengertian-manajemen-kualitas/
pengertian manajemen mutu (Total Quality Management) menurut Gaspersz (2005 )
menyatakan bahwa : Manajemen mutu terpadu merupakan pendekatan Manajemen
sistimatik yang berorientasi pada organisasi, pelanggan dan pasar melalui kombinasi
menciptkan peningkatan secara signifikan dalam kualitas, produktifitas manajemen
adalah merupakan antara pencarian fakta praktis dan penyelesaian masalah, guna
menciptakan peningkatan secara signifikan dalam kualitas, produktifitas dan kinerja lain
dari organisasi.
Sumber : http://mbegedut.blogspot.com/2012/06/pengertian-manajemen-mutu-menurutpara.html

Definisi ISO
Pengertian ISO menurut Joseph M. Juran adalah mutu yang ada harus disesuaikan
dengan penggunaan seperti sepatu yang dibuat untuk olahraga atau sepatu kulit yang
dibuat untuk bekerja atau pergi ke pesta. Joseph M. Juran menekankan ISO pada
pemenuhan harapan pelanggan.
Sumber : http://blogging.co.id/pengertian-iso-menurut-ahli
ISO adalah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan
standardisasi nasional setiap Negara.
Sumber : http://cetakmurahsurabaya.blogspot.com/p/definisi-iso.html

Pemahaman Topik 2

Dengan tingkat persaingan bisnis yang ketat, perusahaan harus memiliki produk
atau layanan dengan mutu yang baik dan tinggi agar tetap dapat meningkatkan nilai
kompetitif perusahaan. Mutu yang baik hanya bisa dihasilkan oleh perusahaan yang
memiliki sistem manajemen mutu yang handal. Tapi sistem manajemen mutu hanyalah
sebuah alat yang membantu untuk bekerja secara lebih efektif dan efisien.
Ukurlah keberhasilan perusahaan dengan tingkat kepuasan konsumen pada
produk atau layanan yang diberikan, bukan dari keberhasilan untuk mendapatkan
sertifikasi suatu standar sistem mutu tertentu. Dan perlu diingat, produk dan layanan
perusahaan yang akan menciptakan konsumen dan pendapatan, bukan sistem
manajemen mutu yang dipergunakan.
Contohnya seperti, kualitas dari sepatu adidas dengan sepatu puma tentu
kualitasnya sangat berbeda. Bedanya misalnya dengan bahan bakunya, teknik
pembuatannya dan banyak faktor lainnya. Hal ini akan menciptakan harga dari sepatu
adidas akan lebih mahal dari sepatu puma. Tentu selain harga karena merk dari sepatu
adidas lebih terkenal daripada sepatu puma.
Pada tahun-tahun sekarang sangat sangat penting meningkatkan kualitas dari
sebuah produk yang di hasilkan . Tekanan ini banyak datang dari perusahaan
-perusahaan besar internasional seperti perusahaan mobil dan computer. Persaingan
antar perusahaan tersebut lebih memaksa mereka untuk lebih lagi meningkatkan kualitas
produk yang di hasilkan, agar mendapat kepercayaan dari pasar.
Kemudian di dalam manajemen mutu ada Iso dan iso ada berbagai mancam tipe
yang menyangkut standar kualitas yang ditetapkan oleh perusahaan. Persyaratanpersyaratan tersebut dapat dipenuhi dengan jalan membangun standard-standard yang
tersusun sebagai sistem manajemen kualitas. Konsistensi terhadap semua kebutuhan
dan persyaratan konsumen setiap waktu adalah sangat penting untuk menjaga kepuasan
dan loyalitas pelanggan. Jika perusahaan kita tidak melaksanakan hal tersebut akan
membuat pasar dan pelanggan akan berpaling dari kita dan berpindah kepada saingan
kita.
Dengan penerapan ISO-9000 dengan benar maka organisasi akan mampu
membangun perusahaannya sehingga mempunyai kemampuan penyediaan barang dan
pelayanan yang sesuai dengan keiniginan dan kebutuhan. Hal ini akan membuat
perusahaan lebih menarik bagi pelanggan baik lama atau baru dan meningkatkan
kepercayaan mereka bahwa perusahaan mampu memenuhi harapan atau tuntutan
mereka.
Perlu diketahui ISO-9000 merupakan standar manajemen mutu bukan standar
produk, sehingga perusahaan yang telah mendapat sertifikat ISO 9000 tidak dapat
mempublikasikan atau mengiklankan bahwa produknya telah memenuhi standar
internasional.
Selain itu untuk menjamin bahwa ISO 9000 dapat menyesuaikan dengan
perkembangan jaman maka setiap 6 tahun akan diadakan review dan revisi terhadap
standard ISO. Saat Ini ISO 9000-2000 adalah yang terbaru dengan revisi dan
pengurangan pada beberapa point. ISO 9000 seri mempunyai 3 standard yaitu : ISO
9001, ISO 9002 and ISO 9003.
Contohnya seperti, perusahaan aqua yang mempunyai standar kualitas untuk
produk minuman minerlanya. Hal ini akan membuat konsumen membeli dan tetap loyal
terhadap aqua karena minumannya yang sudah SNI dan diakui oleh BPOM. Tentu
kosumen akan merasa puas akan hasil dari minuman aqua tersebut dan menjadi
pelanggan tetap.

Daftar Pustaka

Anonim. 2013. Definisi Iso (online) (http://cetakmurahsurabaya.blogspot.com/p/definisiiso.html) diakses pada tanggal 23 Agustus 2014
Krisni, M 2014. Pengertian Iso Menurut Ahli. (online) (http://blogging.co.id/pengertian-isomenurut-ahli) diakses pada tanggal 23 Agustus 2014
Harahap,
D.
2013.
Pengertian
Manajemen
Kualitas.
(online)
(http://scm.aurino.com/pengertian-manajemen-kualitas/) diakses pada tanggal 23
Agustus 2014
Badan,

A. 2012. Pengertian Manajemen Mutu Menurut Para Ahli. (online)


(http://mbegedut.blogspot.com/2012/06/pengertian-manajemen-mutu-menurutpara.html) diakses pada tanggal 23 Agustus 2014

MENCARI 2 DEFINISI TIAP TOPIK DAN MEMBUAT


PEMAHAMAN

TUGAS MATA KULIAH


MANAJEMEN OPERASIONAL

Disusun Oleh:
DIMAS DWI PRAYOGO
13061102140

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 3 (Manajemen lokasi dan layout)

Definisi manajemen lokasi


Lokasi merupakan tempat melayani konsumen, dapat pula diartikan sebagai tempat
untuk memanjangkan barang-barang dagangannya.
Sumber: Kasmir. 2011. Kewirausahaawan Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.

Lokasi menurut Tarigan (2007) adalah ilmu yang menyelidiki tata ruang (spatial order)
kegiatan ekonomi, atau ilmu yang menyelidiki alokasi geografis dari sumber-sumber yang
potensial, serta hubungannya dengan atau pengaruhnya terhadap keberadaan berbagai
macam usaha/kegiatan lain baik ekonomi maupun sosial.
Sumber: http://ardinursodik.blogspot.com/2010/04/hubungan-responsiveness-dayatanggap.html

Definisi layout
Layout meruapakan proses penentuan bentuk dan penempatan fasilitas yang dapat
menentukan efisien produksi atau operasi.
Sumber: Kasmir. 2011. Kewirausahaawan Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.

Layout menurut James M. Apple (1990) adalah perencanaan yang menyeluruh dari tata
letak fasilitas produksi yang ada, sehingga pelaksanaan proses produksi didalam
perusahaan tersebut akan dapat dengan seoptimal mungkin.
Sumber:http://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&ved=0CFcQFjAG&url=http%3A%2F
%2Feprints.uns.ac.id
%2F10709%2F1%2F67932206200908201.pdf&ei=tmUBVPmJBdPk8AWc3oK4Aw&usg=
AFQjCNGRunE7tUDIWLcSaqBPs5HZf8wCgw&sig2=BHZ2REudQ2WtrvgY13k2A&bvm=bv.74115972,d.c2E

Pemahaman Topik 3
Penentuan lokasi yang tepat akan mempengaruhi kemampuan perusahaan
dalam melayani konsumen, mendapatkan bahan-bahan mentah yang cukup,
mendapatkan tenaga kerja dengan mudah, serta memungkinkan diadakannya perluasan
usaha. Kesalahan dalam pemilihan lokasi akan mengakibatkan biaya transportasi yang
tinggi, kekurangan tenaga kerja, kehilangan kesempatan dalam bersaing, tidak
tersedianya bahan baku yang cukup, dan sebagainya.
Seperti yang diketahui untuk menjalankan kegiatan usaha diperlukan tempat
usaha yang dikenal dengan lokasi. Lokasi ini penting baik sebagai tempat menjalankan
aktivitas yang melayani konsumen (nasabah/pelanggan, aktivitas produksi, aktivitas
penyimpanan, ataupun untuk mengendalikan kegiatan perusahaan secara keseluruhan).
Sebagai tempat produksi, lokasi digunakan untuk memproduksi atau menghasilkan
produk baik barang maupun jasa.
Sebagai tempat mengendalikan aktivitas perusahaan, lokasi juga berfungsi
sebagai tempat pertemuan antara berbagai pihak yang berkepentingan terhadap
perusahaan. Lokasi ini kita kenal dengan nama kantor pusat. Kantor pusat digunakan
sebagai tempat membuat perencanaan untuk berbagai kegiatan, melakukan
pengendalian atau pengontrolan terhadap semua aktivitas usaha, serta membuat laporan
usaha kepada berbagai pihak.
Kebanyakan perusahaan dalam pemilihan lokasi, mereka memilih di pinggiran
kota. Karena tempanya yang berdekatan dengan lokasi pasar juga mereka tidak perlu
mencari tenaga kera karena berdekatan dengan pusat kota. Lokasi memang sangat
menentukan penjualan suatu produk dalam perusahaan
Contohnya seperti, kawasan megamas yang ada di Manado selain karena
pemilihan lokasi yang tepat dan strategis yang berdekatan dengan pantai. Bisa membuat
masyarakat manado ke kawasan megamas untuk bersantai dengan keluarganya. Hal ini
merupakan strategi dari perusahaan untuk bisa menarik konsumen untuk datang. Selain
itu juga karena lokasi megamas yang berdekatan dengan pusat kota dan akses menuju
megamas yang mudah bisa menjadi salah satu pemilihan lokasi yang baik.
Layout juga sangat penting di dalam perusahaan atau pabrik karena dapat
mempermudah suatu pekerjaan. Contohnya seperti salon yang menyiapkan semua
peralatannya untuk pelanggannya agar supaya saat sedang bekerja dapat
mempermudah dalam mengambil barang yang diperlukan. Selain itu juga ada contoh
lain, misalnya seperti pabrik yang mengatur mesin-mesin produksi dan peralatan lainnya
agar produksi produknya bisa lebih efektif dan efisien. Makanya pengaturan layout
sangat penting bagi suatu perusahaan.
Sebagaimana diketahui bahwa layout yang dipergunakan dalam sebuah pabrik
akan mempunyai pengaruh langsung terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Oleh
karena itu penentuan layout pabrik harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan. Untuk
menentukan layout pabrik dengan baik, maka perlu diadakan persiapan-persiapan yang
matang, diantaranya, Pertama, data yang diperlukan meliputi jumlah dan jenis produk,
komponen produk, urutan pelaksanaan proses produksi, mesin dan peralatan informasi
mesin, instalasi yang diperlukan, luas gedung dan perbandingan perencanaan layout.
Kedua, analisis urutan operasi dan Ketiga Teknik kesimbangan kapasitas.

Daftar Pustaka
Nursodik, A. 2010. Hubungan Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan), Harga,
Fasilitas, Lokasi dengan Kepuasan Pelanggan Fitness Centre Uni (online)
(ardinursodik.blogspot.com/2010/04/hubungan-responsiveness-daya-tanggap.html)
diakses pada tanggal 28 Agustus 2014
Kasmir. 2011. Kewirausahaawan Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers.
Kurniasi, R. 2005. Analisis Layout Proses Produksi Buku Tulis di PT. Solo Murni Kerten. Surakart.
Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta.

MENCARI 2 DEFINISI TIAP TOPIK DAN MEMBUAT


PEMAHAMAN

TUGAS MATA KULIAH


MANAJEMEN OPERASIONAL

Disusun Oleh:
DIMAS DWI PRAYOGO
13061102140

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 4 (Manajemen kawasan industri dan kawasan ekonomi


khusus)

Definisi kawasan industri


Kawasan Industri adalah daerah yang khusus disediakan pemerintah pusat maupun
daerah untuk kegiatan industri. Kawasan ini umumnya merupakan suatu bagian dalam
tata rencana kota atau daerah yang disertai sarana lengkap untuk kegiatan industri.
Sarana tersebut antara lain meliputi infrastruktur perhubungan, jalan, nasional, dan
internasional (angkutan darat, laut, maupun udara), tenaga listrik, telekomunikasi, sistem
pembuangan sampah, limbah, dan sebagainya.
Sumber: http://yurishandcraft.blogspot.com/2012/06/materi-kawasan-industri.html

Menurut National Industrial Zoning Committees (USA) 1967 , yang dimaksud dengan
kawasan industri atau Industrial Estate atau sering disebut dengan Industrial Park adalah
suatu kawasan industri di atas tanah yang cukup luas, yang secara administratif dikontrol
oleh seseorang atau sebuah lembaga yang cocok untuk kegiatan industri, karena
lokasinya, topografinya, zoning yang tepat, kesediaan semua infrastrukturnya (utilitas),
dan kemudahan akse sibilitas transportasi.
Sumber: http://eprints.undip.ac.id/17687/1/PRATIKNYA.pdf

Definisi kawasan ekonomi khusus


Kawasan ekonomi khusus adalah kawasan tertentu dimana diberlakukan ketentuan
khusus di bidang kepabeanan, perpajakan, perijinan, keimigrasian dan ketenagakerjaan.
Maksud pengembangan KEK adalah untuk memberi peluang bagi peningkatan investasi
melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan dan siap menampung kegiatan
industri, ekspor-impor serta kegiatan ekonomi yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.
Sumber: http://www.kemendag.go.id/files/pdf/2013/04/25/-1366882248.pdf

Menurut departemen perindustrian ( 2007:vi), KEK (special economic zone / SEZ) adalah
kawasan industri yang diberikan fasilitas kemudahan dan insentif serta infrastruktur yang
memadai.
Sumber: http://joubertbmaramis.blogspot.com/2013/02/sejarah-defenisi-keuntungandan.html

Pemahaman Topik 4
Kawasan industri sangat penting dalam perekonomian di dalam suatu negara.
Kegiatan industri, yang lebih banyak berada di dalam kawasan-kawasan, akan
menghasilkan kesempatan kerja bagi penduduk, memberikan pemasukan bagi negara
berupa pajak. Tetapi dari sisi lain, dapat memberikan ancaman seperti pencemaran
lingkungan. Makanya perusahaan harus membuat saluran pembuangan untuk limbah
perusahaan, dan mengola limbah tersebut supaya dapat mengurangi pencemaran
lingkungan. Selain itu juga di dalam kawasan industri harus memikirkan tentang
lingkungan sekitar, dengan membuat taman di dalam kawasan industri. Di dalam
kawasan industri juga pemerintah harus memberikan tindakan tegas apabila terjadi
pembuangan limbah yang semberangan. Contohnya pabrik industry yang membuang
limbah yang beracun ke laut hal ini bisa membuat ekosistem laut menjadi rusak dan
berbahaya bagi masyarakat. Makanya pemerintah harus membuat saluran khusus untuk
kawasan industri agar seluruh limbah di kawasan industry bisa mengalir di saluran
tersebut. Pemerintah juga harus membuat infrastruktur yang baik bagi kawasan industri
agar dapat mempermudah pabrik industr untuk menyalurkan produknya.
KEK dengan fungsi perekonomian, mengandung makna bahwa pembentukan KEK
haruslah mempertimbangkan keunggulan pada aspek sumber-sumber daya ekonomi dan
lokasi yang strategis dalam konteks perekonomian nasional dan global. Artinya
keberadaan KEK haruslah menjadi basis perdagangan Internasional bagi daerah yang
akan dibentuk KEK. Dengan harapan KEK dapat memicu terjadinya percepatan ekonomi
diwilayah /daerah dimana KEK berada secara khusus dan memicu terjadinya percepatan
ekonomi secara nasional.
Contohnya seerti, Sulawesi Utara yang dinilai berperan penting sebagai pintu
gerbang perdagangan ke Indonesia. Bitung, yang ditetapkan sebagai KEK pada Mei
mendatang, akan menjadi titik pusat pertumbuhan kawasan Indonesia timur. Namun
masih ada tiga hal yang harus tiilakukan Bitung, yakni membuat desain fasilitas yang
akan diberikan kepada investor, promosi investasi secara terus-menerus, dan
pembangunan infrastruktur. Lokasi Pelabuhan Bitung yang strategis harus dimanfaatkan
untuk menunjang aktivitas logistik dan rantai distribusi kawasan Indonesia timur. Selain
itu, ada kawasan industri Tanjung Merah yang sangat luas sebagai daya tarik investasi.
Selain karena bitung sebagai kawasan industri, bitung bisa mendapat pendapatan daerah
yang sangat tinggi dan bisa memacu pertumbuhan ekonomi di Sulawesi utara. Dalam hal
ini juga pemerintah harus memberikan kebijakan-kebijakan mengenai KEK. Tahun 2015
akan menjadi tahun di mana Asia Tenggara akan bersaing karena akan di bukanya MEA
(Masyarakat Ekonomi Asean) dan juga melatih sumber daya manusia yang ada supaya
kualitas manusianya bisa bersaing dengan Negara lain. Hal ini merupakan kesepatan
bagi Indonesia khususnya di Sulawesi utara karena dapat menarik banyak investor dan
membuka lowongan kerja yang sangat banyak.
Dalam rangka mempercepat pencapaian pembangunan ekonomi nasional,
diperlukan peningkatan penanaman modal melalui penyiapan kawasan yang memiliki
keunggulan geoekonomi dan geostrategis. Kawasan tersebut dipersiapkan untuk
memaksimalkan kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lain yang
memiliki nilai ekonomi tinggi. Pengembangan KEK bertujuan untuk mempercepat
perkembangan daerah dan sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk
pertumbuhan ekonomi, antara lain industri, pariwisata, dan perdagangan sehingga dapat
menciptakan lapangan pekerjaan.

Daftar Pustaka
Setyaningrum,
Y.
2012.
Materi
Kawasan
Industri.
(online)
(http://yurishandcraft.blogspot.com/2012/06/materi-kawasan-industri.html),
diakses pada tanggal 8 September 2014.
Pratinya. 2007. Pengembangan Kawasan Industri Dalam Meningkatkan Investasi Di Kota
Semarang. Tesis. Semarang: Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
Sihaloho, T, Muna, N. 2013. Kajian Dampak Ekonomi Pembentukan Kawasan Ekonomi
Khusus.
(online)
(http://www.kemendag.go.id/files/pdf/2013/04/25/1366882248.pdf, diakses pada tanggal 8 September 2014).
Maramis, J. 2013. Sejarah, Definisi, keuntungan, dan Kelemahan KEK. (online)
(http://joubertbmaramis.blogspot.com/2013/02/sejarah-defenisi-keuntungandan.html) diakses pada tanggal 8 September 2014.

MENCARI 2 DEFINISI TIAP TOPIK DAN MEMBUAT


PEMAHAMAN

TUGAS MATA KULIAH


MANAJEMEN OPERASIONAL

Disusun Oleh:
DIMAS DWI PRAYOGO
13061102140

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 5 (Manajemen rantai pasokan dan logistik)

Definisi manajemen rantai pasokan


Manajemen rantai pasokan adalah integrasi aktivitas pengadaan bahan dan pelayanan,
pengubahan menjadi barang setangah jadi dan produk akhir, serta pengiriman ke
pelanggan.
Sumber:
http://marieffauzi.wordpress.com/2013/10/03/5-manajemen-rantai-pasokansupply-chain-management/

Dalam Buku Information Technology for Management, Turban et. al, (2004), dijelaskan
definisi Supply Chain Management (manajemen rantai pasokan) merupakan sekumpulan
aktivitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan
distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada
konsumen akhir.
Sumber: http://hari-cio-8a.blog.ugm.ac.id/2013/04/13/transformationtointegration/

Definisi manajemen logistik


Manajemen logistik adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian aliran
yang efisien dan efektif dari barang atau jasa dan informasi terkait mulai dari titik asal
sampai titik penggunaan untuk memenuhi keperluan pelanggan.
Sumber: http://mli.web.id/perihal/pengertian-logistik

Bowersox (1987) yaitu bahwa logistik adalah Proses pengaturan strategis pemindahan
material,komponen, dan barang barang siap pakai dari pemasok antar fasilitas dalam
perusahaan maupun ke konsumen.
Sumber: http://logistics-logisticchandra1a.blogspot.com/2011/02/seputar-logistic.html

Pemahaman Topik 5
Mencakup semua kegiatan yang terintegrasi untuk membawa produk ke pasar dan
menciptakan kepuasan pelanggan. Kegiatan dalam supply chain management antara
lain adalah operasi dalam manufaktur, pembelian, transportasi, dan distribusi fisik yang
saling terintegrasi dalam sebuah proses. Dalam organisasi, rantai pasokan
mengacu pada berbagai bidang fungsional, meliputi inbound dan outbound transportasi,
pergudangan, pengadaan barang, dan penyediaan barang. Peramalan, perencanaan
produksi dan penjadwalan, pemrosesan order, dan layanan pelanggan semua adalah
bagian dari proses ini juga. Yang penting juga adalah mewujudkan
Sistem informasi yang sangat diperlukan untuk memerantaisemua kegiatan ini.
Setiap usaha bisnis selalu membutuhkan pihak lain agar usahanya
dapat berjalan dengan baik. Kemitraan dengan pihak lain umumnya terjadi dalam hal
penyediaan bahan baku atau pasokan material atau barang untuk diolah atau dijual
kepada konsumen akhir.Manajemen Rantai Pasok atau yang dikenal dengan
istilah Supply Chain Management (SCM ) sangat penting dalam kaitannya dengan
kemudahan pelanggan. Pelanggan memperlukan produk atau barang tersebut secara
cepat. Oleh karena itu, penting untuk mengolah rantai pasokan agar pelanggan tidak
kesulitan dan selalu memperoleh barang.
Manajemen rantai pasokan adalah integrasi aktivitas pengadaan bahan dan
pelayanan, pengubahan menjadi barang setangah jadi dan produk akhir, serta
pengiriman ke pelanggan. Seluruh aktivitas ini mencakup aktivitas pembelian dan
pengalihdayaan (outsourcing), ditambah fungsi lain yang penting bagi hubungan antara
pemasok dengan distributor.
SCM diperlukan oleh perusahaan yang sudah mengarah pada pengelolaan dengan
sistem just in time, karena konsep just in time sangat menekankan ketepatan waktu
kedatangan material dari pemasok sampai ke tangan konsumen sesuai dengan yang
ditetapkan. Artinya, kedisiplinan dan komitmen seluruh mata rantai harus benar-benar
dilaksanakan, sehingga apabila terjadi penyimpangan pada salah satu mata rantai saja,
maka akan mengganggu pasokan material secara keseluruhan dan menghambat
kelancaran tugas dari mata rantai yang lain, karena tidak adanya persediaan.
Logistik adalah bagian dari proses supply chain yang direncanakan dan mengontrol
aliran yang efektif dan penyimpanan barang, pelayanan dan informasi yang berhubungan
dari titik awal pembuatan (hulu) ke titik pemakaian (hilir) agar mememnuhi keinginan
pelanggan. Logistik manajemen terdiri dari inventory control, material handling, order
control, transportation, warehousing dan lain-lain. Walaupun konsep logistic focus
utamanya pada aliran barang, aliran lainnya seperti aliran informasi dan uang juga
diperhatikan. Khususnya, manajemen informasi memiliki hubungan yang erat dan tidak
bias diabaikan.
Pengadaan logistik ialah segala kegiatan usaha untuk menambah dan memenuhi
kebutuhanbarang dan jasa berdasarkan peraturan yang berlaku dengan menciptakan
sesuatu yang tadinyabelum ada menjadi ada (termasuk di dalamnya usaha untuk tetap
memperthankan sesuatuyang telah ada dalam batas-batas efisiensi). Sistem logistik itu
tidak lain daripada satu dari empat bidang dasar operating. Logistik,Pemasaran,
Produksi, dan Keuangan, semuanya adalah bagian penting dari sistem kerjaperusahaan.
Sebagaimna halnya operasi dan koordinasi logistik itu harus terpadu, makakeempat
bidang sistem operating sistem ini pun harus pula berfungsi sebagai suatu totalitas.
Pengadaan tidak selalu harus dilaksanakan dengan pembelian, tetapi didasarkan
atas pilihan berbagai alternatif dengan berpedoman pada prinsip alternatif mana yang
paling praktis, efisien dan efektif. Pengadaan logistik dapat dilakukan dengan berbagai
cara, antara lain: (Pembelian, Penyewaan, Peminjaman, Pemberian, Penukaran,
Pembuatan, dan Perbaikan (memperbaiki alat yang rusak.

Daftar Pustaka
Fauzi,

M.
2013.
Manajemen
Rantai
Pasokan.
(online)
(http://marieffauzi.wordpress.com/2013/10/03/5-manajemen-rantai-pasokansupply-chain-management/) diakses pada tanggal 8 September 2014.

Anonim. 2013. Konsep Supply Chain Management. (online) (http://hari-cio8a.blog.ugm.ac.id/2013/04/13/transformationtointegration/) diakses pada tanggal
8 September 2014.
Simatupang, T. 2012. Pengertan Logistik. (online) (http://mli.web.id/perihal/pengertianlogistik) diakses pada tanggal 8 September 2014.
Anonim, 2011. Seputar Ruang Lingkup Logistik. (online) (http://logisticslogisticchandra1a.blogspot.com/2011/02/seputar-logistic.html)
diakses
pada
tanggal 8 September 2014.

TUGAS INDIVIDU MENCARI 2


DEFINISI

MATA KULIAH :
MANAJEMEN OPERASIONAL

NAMA : JUNIKE LAURA TUMBELAKA


NIM : 13061102110
KELAS : B2

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 4 (Manajemen kawasan industri dan kawasan ekonomi


khusus)

Definisi manajemen kawasan industri


Kawasan industry merupakan suatu kawasan industri diatas tanah yang cukup luas, yang
secara administratif dikontrol oleh seseorang atau sebuah lembaga yang cocok untuk
kegiatan industri, karena lokasinya, topografinya, zoning yang tepat, kesediaan semua
infrastrukturnya (utilitas), dan kemudahan aksesibilitas transportasi.
Sumber: Nandang. 2013.Wilayah Industri dan Konsep Kawasan Industri. Bandung: PT.
Niaga Swadaya.

Kawasan industry menurut Unido (1978) adalah sebidang lahan yang sipetak-petak
sedemikian rupa sesuai dengan rancangan menyeluruh, dilengkapi dengan jalan,
kemudahan-kemudahan umum (public utilities) dengan atau tanpa bangunan pabrik,
yamg diperuntukan bagi pengarahan industry dan dikelola secara khusus (fill timer).
Sumber: http://perencanaankota.blogspot.com/2011/11/pengertian-kawasan-industriindustrial.html

Definisi kawasan ekonomi khusus


Kawasan ekonomi khusus meruapakan Kawasan dengan batas-batas tertentu dalam
wilayah hokum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditetapkan untuk
menyelenggarakan fungsi-fungsi perekonomian yang bersifat khusus dan memperoleh
fasilitas tertentu.
Sumber: Arhy Ian. 2012. Kawasan Ekonomi Khusus. Bandung.

Kawasan Ekonomi Khusus adalah kawasan tertentu dimana diberlakukan ketentuan


khusus di bidang kepabeanan, perpajakan, perijinan, keimigrasian dan
ketenagakerjaan.
Sumber:
https://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0CCYQFjAB&url=http
%3A%2F%2Fwww.kemendag.go.id%2Ffiles%2Fpdf%2F2013%2F04%2F25%2F1366882248.pdf&ei=K_sVVNmBBYjJuASww4DQAg&usg=AFQjCNEsLKLKic5kFA4p9sA
ogjUhjULCYg&sig2=ZIFskASXSOG7P2FqgVG4Fg&bvm=bv.75097201,d.c2E

Pemahaman Topik 4
Untuk menjalankan suatu kegiatan pengelolahan yang menunjang segala
sesuatu berkaitan dengan suatu tempat yang strategis, maka dibuatlah suatu kawasan
industri. Kawasan industri ini penting baik sebagai tempat menjalankan aktivitas yang
melayani konsumen (nasabah/pelanggan, aktivitas produksi, aktivitas penyimpanan,
ataupun untuk mengendalikan kegiatan perusahaan secara keseluruhan). Sebagai
tempat pemusatan pengelolaan aktivitas perusahaan. Kawasan industri juga diatur
sehingga dapat memudahkan segala aktivitas pengelolaan yang dilengkapi dengan
berbagai fasilitas yang ada.
Sebagaimana diketahui bahwa kawasan ekonomi khusus adalah suatu kawasan
yang dibentuk secara khusus dengan batas-batas tertentu. Oleh karena itu kawasan
ekonomi khusus yang memiliki batas-batas tertentu dalam wilayah hukum Negara
Keatuan Republik Indonesia akan di perlengkapi dengan berbagai fasilitas khusus yang
menunjang segala seuatu yang berkaitan dengan perekonomian. Maka itulah yang
menarik perhatian para investor karena semua kemudahan yang diberlakukan dalam
kawasan ekonomi khusus ini.

Daftar Pustaka

Nandang. 2013.Wilayah Industri dan Konsep Kawasan Industri. Bandung: PT. Niaga
Swadaya.
Arhy Ian. 2012. Kawasan Ekonomi Khusus. Bandung.

TUGAS INDIVIDU MENCARI 2


DEFINISI

MATA KULIAH :
MANAJEMEN OPERASIONAL

NAMA : JUNIKE LAURA TUMBELAKA


NIM : 13061102110
KELAS : B2

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO
2014

Topik 5 (Manajemen rantai pasokan dan logistik)

Definisi manajemen rantai pasokan


Manajemen rantai pasokanatau disebut supply chain management merupakan
pangelolaan rantai siklus yang lengkap mulai dari bahan mentah dari para supplier, ke
kegiatan operasional di perusahaan, berlanjut ke distribusi samapai kepada konsumen.
Sumber: https://sites.google.com/site/operasiproduksi/home

Christopher (1998) mengatakan bahwa rantai pasokan merupakan hubungan dalam perusahaan
yang saling terlibat di dalamnya yakni mulai dari upstream hingga downstream dalam proses

yang berbeda pula dimana dalam rangka menciptakan nilai pada produk dan jasa yang
diberikan kepada konsumen.
Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/technology-operationsmanagement/2354076-pengertian-supply-chain-rantai-pasokan/

Definisi logistik
Logistic merupakan seni dan ilmu, barang, energy, informasi dan sumber daya lainnya,
seperti produk, jasa, dan manusia dari sumber produksi ke pasar dengan tujuan
mengoptimalkan penggunaan modal.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Logistik

Menurut Council of Logistic Management (Ballou, 1992) logistik didefinisikan sebagai


proses perencanaan, implementasi, dan pengendalian efisiensi, aliran biaya yang efektif
dan penyimpanan bahan mentah, bahan setengah jadi, barang jadi dan informasiinformasi yang berhubungan dari asal titik konsumsi dengan tujuan memenuhi kebutuhan
konsumen.
Sumber:http://id.shvoong.com/business-management/technology-operationsmanagement/2352080-pengertian-logistik-menurut-para-ahli/

Pemahaman Topik 5
Rantai pasokan merupakan suatu siklus atau suatu yang telah diatur dengan
memiliki berbagai fasilitas baik supply material, fasilitas produksi, jasa distribusi dan
pelanggan yang saling berkomunikasi melalui informasi-informasi yang ada. Maka rantai
pasokan ini terdiri dari berbagai perusahaan yang bersama-sama mencapai suatu tujuan
menyampaikan produk kepada konsumen.
Seperti yang kita ketahui bahwa logistic tidak terlepas dari rantai pasokan.
Logistic sendiri mempunyai peranan penting dalam rantai pasokan yakni merencanakan,
melaksanakan, mengontrol secara efektif, efisien proses pengadaan, pengelolaan,
penyimpanan barang.

Daftar Pustaka

https://sites.google.com/site/operasiproduksi/home
http://id.shvoong.com/business-management/technology-operationsmanagement/2354076-pengertian-supply-chain-rantai-pasokan/
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Logistik
http://id.shvoong.com/business-management/technology-operationsmanagement/2352080-pengertian-logistik-menurut-para-ahli/

TUGAS MANAJEMEN OPERASIONAL


(perbaikan)
TOPIK 3
MENGENAI
MANAJEMEN LOKASI DAN LAYOUT
MARIANI E SIGARLAKI
13061102060

FAKULTAS EKONOMI & BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO

Topik 3 Manajemen Lokasi dan Layout


Pengertian Manajemen Lokasi
Lokasi adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan kegiatan fisik.
Kedudukan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena kedudukan
perusahaan adalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh bentuk lokasi
perusahaan adalah pabrik tempat memproduksi barang.
Sumber:
http://alfredyansyah.blogspot.com/2012/08/manajemen-operasionalperencanaan-lokasi.html
Lokasi merupakan salah satu kegiatan awal yang harus dilakukan sebelum perusahaan
mulai beroperasi. Penentuan lokasi yang tepat akan mempengaruhi kemampuan
perusahaan dalam melayani konsumen, mendapatkan bahan-bahan mentah yang cukup,
mendapatkan tenaga kerja dengan mudah, serta memungkinkan diadakannya perluasan
usaha. Kesalahan dalam pemilihan lokasi akan mengakibatkan biaya transportasi yang
tinggi, kekurangan tenaga kerja, kehilangan kesempatan dalam bersaing, tidak
tersedianya bahan baku yang cukup, dan sebagainya.
Sumber:
pabrik/

http://konsultanmuda.wordpress.com/2010/12/04/pengertian-lokasi-dan-layout-

Pemahaman tentang Lokasi:


Lokasi yang tepat akan mempunyai pengaruh positif bagi kelangsungan usaha. Oleh
karena itu, dalam penentuan lokasi perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang
berpengaruh. Selain itu, juga perlu melihat prospek lokasi tersebut pada masa yang akan
datang. Lokasi yang dipilih sebaiknya dapat mendukung untuk mendatangkan
keuntungan terbesar. Selain itu, lokasi yang akan digunakan sangat berpotensi tinggi
untuk kegiatan usaha.

Pengertian Manajemen Layout


layout merupakan salah satu tahap dalam perencanaan suatu fasilitas yang bertujuan
untuk mengembangkan suatu sistem produksi yang efektif dan efisien. Tujuan
penyusunan layout pada dasarnya untuk mencapai pemanfaatan peralatan pabrik yang
optimal, penggunaan jumlah tenaga kerja yang minimum, kebutuhan persediaan yang
rendah dan biaya produksi dan investasi modal yang rendah.
sumber:
pabrik/

http://konsultanmuda.wordpress.com/2010/12/04/pengertian-lokasi-dan-layout-

Setiap perusahaan baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil akan menghadapi
persoalan lay out. Semua fasilitas-fasilitas untuk produksi baik mesin-mesin, buruh dan
fasilitas-fasilitas lainnya harus disediakan pada tempatnya masing-masing dan peralatan
produksi dalam pabrik. Pengaturan tata latak (layout) fasilitas pabrik dan area kerja
merupakan masalah yang sering dijumpai bahkan tidak dapat dihindari dalam dunia
industry meskipun untuk lingkup yang lebih kecil dan sederhana, dapat berlaku untuk
fasilitas pabrik yang sudah ada maupun pengaturan tata letak fasilitas untuk pabrik yang
sama sekali baru. Apabila pengaturan ini terrencana secara baik akan berpengaruh
terhadap efisiensi dan kelancaran proses produksi suatu industry .

Sumber:
http://obiand.wordpress.com/2012/06/02/manajemen-operasionaltentang-lay-out-produksi/

Pemahaman tentang Manajemen Layout:


Layout adalah tataletakatautataruang. Artinya,carapenempatanfasilitasfasilitas yang
digunakan
di
dalampabrik.
Misalnya:
mesinmesin,
alat-alatproduksi,
alatpengangkutanbarang, tempatpembuangansampah, kamarkecil, jam, danalat
alatpengawasan agar supaya mencapai keseimbangan kegiatan operasi secara efesien.

TUGAS MANAJEMEN OPERASIONAL


TOPIK 4
MENGENAI
KAWASAN EKONOMI INDUSTRI DAN KAWASAN EKONOMI KHUSUS

MARIANI E SIGARLAKI
13061102060

FAKULTAS EKONOMI & BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO

Topik 4 Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus


Pengertian Kawasan Industri
Kawasan industri adalah suatu kawasan atau tempat pemusatan kegiatan industri
pengolahan yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti lahan dan lokasi yang
strategis, fasilitas penunjang lainnya, seperti listrik, air, telepon, jalan, tempat
pembuangan limbah, dan lain-lain yang telah disediakan oleh perusahaan pengelola
kawasan industri.
Sumber: http://matakristal.com/pengertian-kawasan-industri/
Kawasan Industri (Industrial Estates) adalah sebidang lahan yang dipetak-petak
sedemikian rupa sesuai dengan rancangan menyeluruh, dilengkapi dengan jalan,
kemudahan-kemudahan umum (public utilities) dengan atau tanpa bangunan pabrik,
yang diperuntukkan bagi pengarahan industri dan dikelola secara khusus (full timer).
Dalam kawasan Industri akan dibagi menjadi zona industri dan area industri. Dalam
kawasan indsutri, zona industri dan area industri terbagi 3 (tiga) unsur utama kegiatan
produksi yaitu : (a) modal (investasi); (b) tenaga kerja (wiraswasta) ; (C) pengusaha
(wiraswasta) di bidang investasi; ketiganya dapat mengubah struktur ekonomi daerah
menjadi lebih industrial dan produktif.
Sumber:
http://perencanaankota.blogspot.com/2011/11/pengertian-kawasan-industriindustrial.html

Pemahaman tentang kawasan Industri :


Kawasan Industri adalah sebagai tempat pemusatan kegiatan pengelolaan industri yang
dilengkapi dengan sarana dan juga tersedianya fasilitas yang menunjang yang
disediakan oleh pemerintah atau swasta, agar para pengusaha atau investor mau dan
bersemangat untuk memberikan modalnya untuk sektor industri. Dan tujuannya untuk
mempercepat pertumbuhan dibagian industri, memberikan kemudahan, dan mendorong
kegiatan industri.

Pengertian Kawasan Ekonomi Khusus


Definisi KEK sendiri yang diatur dalam draft RUU KEK Pasal 1 ayat 1, yaitu
Kawasan dengan batas-batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi
perekonomian yang bersifat khusus dan memperoleh fasilitas tertentu.
Sumber: http://arhyan37.blogspot.com/2012/02/kawasan-ekonomi-khusus.html

KEK adalah kawasan-kawasan yang memiliki keunggulan untuk memaksimalkan


kegiatan industri, ekspor, import serta kegiatan ekonomi lainnya yang memiliki
nilai ekonomi dan valueadded yang tinggi. Departemen perindustrian ( 2007:
xxvii), kawasan industri khusus (KIK) didefenisikan sebagai pembangunan
sarana baru yang diperuntukan untuk industri tertentu (sesuai dengan
keunggulan daerah) yang mempu untuk industri tertentu (sesuai dengan
keunggulan daerah) yang mampu menyediakan infrastruktur untuk membantu
pengembangan dan operasional industri termasuk perumahan bagi para
pekerjanya dengan segala fasilitas pendukungnya (sekolah, universitas,
akademi, rumah sakit, tempat beribadah, termasuk sarana / tempat komersial
yang mendorong tumbuhnya industri baru (convention centre, exhibition center,
tempat pameran dll).
Sumber:
http://joubertbmaramis.blogspot.com/2013/02/sejarah-defenisikeuntungan-dan.html

Pemahaman tentang Kawasan Ekonomi Khusus:


Kawasan Ekonomi Khusus adalah kawasan yang memiliki batas-batas wilayah
hukum, yang bersifat khusus dan memiliki fasilitas-fasilitas tertentu. Dalam hal
inikeberhasilan KEK dilihat dari lokasi geografisnya karena hal ini penting dalam
akses eksport dan import, nilai tukar yang mencerminkan keseimbangan pasar,
dan memiliki sumber daya manusia yang baik, dan juga fasilitas dan infrastruktur
yang memadai dan berkualitas.

TUGAS MANAJEMEN OPERASIONAL


TOPIK 5
MENGENAI
MANAJEMEN RANTAI PASOK DAN LOGISTIK

MARIANI E SIGARLAKI
13061102060

FAKULTAS EKONOMI & BISNIS


UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO

TOPIK 5 RANTAI PASOK DAN LOGISTIK


Pengertian RANTAI PASOK
Rantai pasok adalah jaringan perusahaan-perusahaan yang secara bersama-sama
bekerja untuk menciptakan dan menghantarkan suatu produk ke tangan pemakai akhir.
Kalau rantai pasok adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat
dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai
akhir, manajemen rantai pasok adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya
(Pujawan dan Mahendrawathi, 2010). Manajemen rantai pasok adalah suatu kumpulan
pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan secara efisien antara pemasok,
perusahaan manufaktur, pergudangan dan toko, sehingga barang diproduksi dan
didistribusikan pada kuantitas, lokasi dan waktu yang benar untuk meminimumkan biayabiaya pada kondisi yang memuaskan kebutuhan tingkat pelayanan (Simchi-Levi et al,
2002). Manajemen rantai pasok merupakan integrasi dari seluruh aktivitas dalam rantai
pasokmelalui hubungan rantai pasokyang erat untuk mencapai keuntungankompetitif
(Handfield dan Nichols, 2002).Manajemen rantai pasok merupakan aktivitas
perencanaan, pengaturan dan optimalisasi satu atau lebih rantai pasokan.
Sumber:
http://indahpermata6.blogspot.com/2013/06/definisi-manajemen-rantai-pasoksupply.html

Manajemen rantai pasokan (supply-chain management) adalah pengintegrasian aktivitas


pengadaan bahan dan pelayanan, pengubahan menjadi barang setengah jadi dan produk
akhir, serta pengiriman ke pelanggan. Tujuannya adalah untuk membangun sebuah
rantai pemasok yang memusatkan perhatian untuk memaksimalkan nilai bagi pelanggan.
Kunci bagi manajemen rantai pasokan yang efektif adalah menjadikan para pemasok
sebagai mitra dalam strategi perusahaan untuk memenui pasar yang selalu berubah.
Sumber: http://aisgyfterdotcom.wordpress.com/manajemen-rantai-pemasok-supply-chainmanagement/

Pemahaman tentang Rantai Pasok


Aktivitas yang dilakukan untuk pengadaan bahan dan pelayanan, pengubahan menjadi
barang setengah jadi dan produk akhir, serta pengiriman ke pelanggan. Tujuannya untuk
membangun sebuah rantai pemasok yang memusatkan perhatian untuk memaksimalkan
nilai bagi pelanggan. Rantai pasok juga sebagai kegiatan yang dilakukan pemasok dan
pelanggan untuk mengelola aliran barang atau jasa sehingga barang atau jasa dapat

didistribusikan dalam waktu dan jumlah yang tepat, hal ini dilakukan untuk
mengurangkan pengeluaran biaya yang begitu besar.

PENGERTIAN LOGISTIK
Menurut Christopher (1992), logistik didefinisikan sebagai suatu proses yang strategis
dalam pengelolaan mulai dari pengadaan barang, perpindahan barang hingga
penyimpanan barang, bahan baku dan produk jadi ( yang di dalamnya terkait pula aliran
informasi) pada perusahaan dan koneksi pemasaran untuk kepentingan mendapatkan
keuntungan secara maksimal dengan biaya yang efisien dan dalam rangka pemenuhan
kebutuhan konsumen.
Menurut Lukas Dwiantara dan Rumsari H.S (2004), logistik didefinisikan sebagai segala
sesuatu atau benda yang berwujud dan dapat diperlakukan secara fisik (tangible), baik
yang digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan pokok maupun kegiatan penunjang
(administrasi).
Sumber:
ahli.html

http://romisetiawan86.blogspot.com/2013/10/pengertian-logistik-menurut-para-

Manajemen logistik merupakan bagian dari proses supply chain yang berfungsi untuk
merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan keefisienan dan keefektifan
penyimpanan dan aliran barang, pelayanan dan informasi terkait dari titik permulaan
(point of origin) hingga titik konsumsi (point of consumption) dalam tujuannya untuk
memenuhi kebutuhan para pelanggan.
Sumber: http://muhammadayyubamin.blogspot.com/2013/04/manajemen-logistik.html

Pemahaman tentang LOGISTIK


Logistik merupakan produk berupa barang mentah menjadi barang jadi yang dihasilkan
atau dikelola dari sumber produksi ke pasar untuk mengoptimalkan penggunaan modal.
Logistikjuga sebagai proses pengelolaan dari pemindahan dan penyimpanan barang dan
infomasi terkait dari sumber pengadaaan ke konsumen akhir secara efektif dan efisien .

Nama : Ratih Mangkat

Topik 1. Manajemen Produksi

Pengertian Manajemen Produksi


Kegiatan yang mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya
berupa SDM,SDA, sumber daya dana serta bahan secara efektif dan efisien, untuk
menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa.
Sumber :
Andriawan Syahrul Azhar. Manajemen Produksi.
http://andriawanazhar.blogspot.com/2012/01/manajemen-produksi.html

Manajemen produksi adalah salah satu cabang manajemen yang kegiatannya mengatur
agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang dan jasa. Untuk
mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungna dengan
usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan sesuai
dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi menyangkut
pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai
tujuan organisasi atau perusahaan.
Sumber :
Siti Saydatu Syarifa Hakim. (7 Januari 2013). Manajemen Produksi
http://saydasyarifa.wordpress.com/2013/01/07/manajemen-produksi/

Pemahaman Manajemen Operasional

Manajemen Produksi adalah kegiatan mengatur pemanfaatan sumber daya alam dan
sumber-sumber lainnya, menciptakan dan menambah nilai suatu barang atau jasa agar
dapat menghasilkan sesuatu sesuai dengan harapan.

Topik 2. Manajemen Kualitas dan ISO

Manajemen Kualitas (Mutu)


Pada dasarnya manajemen kualitas (Quality Management) atau manajemen kualitas
terpadu (total quality management) didefinisikan sebagai suatu cara untuk meningkatkan
performansi secara terus menerus (continuous performance improvement) pada setiap
level operasi atau proses, dalam setiap area fungsional dari suatu organisasi, dengan
menggunakan semua sumber daya manusia dan modal yang tersedia
Sumber :
Doni Magat Harahap. (22 Maret 2013). Pengertian Manajemen Produksi.
http://scm.aurino.com/pengertian-manajemen-kualitas/

Manajemen Mutu adalah aspek-aspek dari fungsi manajemen keseluruhan yang


menetapkan dan menjalankan kebijakan mutu

suatu perusahaan/organisasi. Dalam

rangka mencukupkan kebutuhan pelanggan dan ketetapan waktu dengan anggaran yang
hemat dan ekonomis, seorang manager proyek harus memasukkan dan mengadakan
pelatihan manajemen kualitas.
Sumber :
Wijaya99. (29 April 2008). Manajemen Kualitas(Quality Management).
http://huangcorp.wordpress.com/2008/04/29/manajemen-kualitas-quality-management/

Pengertian ISO
ISO adalah badan standar dunia yang dibentuk untuk meningkatkan perdagangan
internasional yang berkaitan dengan perubahan barang dan jasa. ISO dapat disimpulkan
sebagai koordinasi standar kerja internasional, publikasi standar harmonisasi
internasional, dan promosi pemakaian standar internasional.
Sumber :
Denny Bagus. (23 Juli 2009). Jurnal Manajemen, Bahan Kuliah Manajemen
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/07/iso-international-organization-for.html

Organisasi Internasional untuk Standardisasi (bahasa Inggris: International Organization


for Standardization disingkat ISO atau Iso) adalah badan penetap standar internasional
yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional setiap negara. ISO, yang
merupakan lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan
memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja.
Sumber :
Afandi. (28 Mei 2012). Pengertian ISO (International Organization for Standardization)
http://dahlanforum.wordpress.com/2012/05/28/pengertian-iso-internationalorganization-for-standardization/

Pemahaman Manajemen Mutu(Kualitas) dan ISO :

Manajemen Mutu(Kualitas) yaitu suatu proses untuk meningkatkan dan menetapkan


kualitas suatu perusahaan/organisasi agar dapat memuaskan pelanggan dengan
anggaran yang dan ekonomis. Manajemen mutu ini merupakan cara bagaimana kita
membuat sesuatu yang berkualitas baik dengan menggunakan anggaran yang hemat
dan ekonomis untuk masyarakat/pelanggan.

ISO adalah suatu organisasi Internasional yang dibentuk untuk mengembangkan dan
menetapkan standar barang atau jasa untuk perdagangan dan kerjasama Internasional.

Topik 3. Manajemen Lokasi dan Layout

Pengertian Manajemen Lokasi


Keputusan yang paling penting yang perlu dibuat oleh perusahaan adalah dimana
mereka harus menempatkan operasi mereka. Aspek internasional keputusan ini adalah
sebuah indikasi bahwa keputusan lokasi bersifat global. Lokasi sangat memengaruhi
biaya, baik biaya tetap maupun biaya variabel. Lokasi sangat memengaruhi resiko dan
keuntungan perusahaan secara keseluruhan.
Sumber :
Gunanda Situmorang, Nugraha Fitra, Rahmawati Budi, Crissy Norris, Habib
Bitomo. (23 Mei 2013). Strategi Lokasi - Manajemen Operasi
http://nugrahandani.blogspot.com/2013/05/strategi-lokasi-manajemen-operasi.html

Salah satu keputusan yang paling penting yang dibuat oleh perusahaan adalah dimana
meneka akan menempatkan kegiatan operasional mereka, maka keputusan yang harus
diambil selanjutnya oleh manajer operasional adalah strategi lokasi. Sejumlah
perusahaan di dunia melakukannya mengingat lokasi untuk operasional sangat
mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variable. Lokasi sangat
mempengaruhi resiko dan keuntungan perusahaan secara keseluruhan.
Sumber :
Ziah. (12 November 2013). Strategi Lokasi.
http://hidupberawaldari.blogspot.com/2013/11/strategi-lokasi.html

Pengertian Manajemen Layout


Manajemen Layout adalah proses menentukan ukuran dan posisi dari komponen.
Komponen dapat menyediakan dan petunjuk tata letak dan keselarasan untuk manajer.

Manajemen layout diperlukan untuk mengatur penempatan komponen di mana frame


agar bias menghasilkan bentuk interface yang menarik.

Sumber :
Heri Hermawan. (20 Juni 2011). Manajemen Layout Java.
http://herihmn.blogspot.com/2011/06/manajemen-layout-java.html

Manajemen Layout (Manajemen Pemasangan Komponen) diperlukan untuk mengatur


penempatan komponen didalam frame agar bias menghasilkan bentuk interface yang
menarik. Penggunaan layout manager dalam menggunakan letak komponen juga akan
memudahkan kita menempelkan komponen pada frame.
Sumber :
Hairil Putra. (19 Desember 2012). Manajemen Layout
http://hairilmahardhika.blogspot.com/2012/12/manajemen-layout.html

Pemahaman :
Manajemen Lokasi yaitu proses yang menentukan letak suatu pabrik atau perusahaan
dengan memperhatikan beberapa aspek seperti biaya transportasi dan tempat sumber
daya atau bahan baku. Jadi pemilihan lokasi haruslah dekat dari sumber daya atau
bahan baku agar biaya transportasi lebih hemat dan semuanya jadi lebih efektif dan
efisien.

Manajemen Layout dilakukan setelah penentuan lokasi suatu perusahaan atau pabrik,
manajemen layout yaitu proses penempatan komponen-komponen yang ada seperti
peralatan dan mesin-mesin yang memiliki fungsi dan peran yang sama ditempatkan
dalam satu tempat agar dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.

Topik 4. Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus

Pengertian Kawasan Industri


Berdasarkan PP 24/2009 pengertian Kawasan Industri adalah kawasan tempat
pemusatan kegiatan industri yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang
yang dikembangkan dan dikelola oleh Perusahaan Kawasan Industri yang telah memiliki
Izin Usaha Kawasan Industri.
Sumber :
Kyaine. (21 Juni 2011). Apakah Kawasan Industri Itu?.
http://padeblogan.com/2011/06/21/apakah-kawasan-industri-itu/

Berdasarkan aturannya yang tercantum dalam KEPUTUSAN PRESIDEN No. 98


TAHUN 1993
tentang PERUBAHAN KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK
INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 1993 TENTANG KAWASAN INDUSTRI, Yang
dimaksud Kawasan industri adalah kawasan tempat pemusatan kegiatan industri
pengolahan yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan fasilitas penunjang lainnya
yang disediakan dan dikelola oleh Perusahaan Kawasan Industri.
Sumber :
Tinoess. (31 Oktober 2012). Apa Itu Kawasan Industri ?
http://tinoess.wordpress.com/2012/10/31/apa-itu-kawasan-industri/

Pengertian Kawasan Ekonomi Khusus

Definisi KEK sendiri yang diatur dalam draft RUU KEK Pasal 1 ayat 1, yaitu Kawasan
dengan batas-batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia
yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi perekonomian yang bersifat
khusus dan memperoleh fasilitas tertentu.
Sumber :
Arhy Ian. (3 Februari 2012). Kawasan Ekonomi Khusus
http://arhyan37.blogspot.com/2012/02/kawasan-ekonomi-khusus.html

Kawasan dengan batas tertentu dalam wilayah hokum Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan
memperoleh fasilitas tertentu.
Sumber :
Tiar Panda Potanpurba. Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia
http://www.academia.edu/5714649/Kawasan_Ekonomi_Khusus_di_Indonesia

Pemahaman Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus


(KEK) :

Kawasan Industri adalah tempat pemusataan kegiatan industry. Perusahaanperusahaan yang sejenis ditempatkan disuatu lokasi yang dilengkapi dengan fasilitas
penunjang kegiatan industri yang disediakan oleh pengelola kawasan industry tersebut.

KEK yaitu kawasan yang ditetapkan pemerintah dengan batas-batas hukum yang ada di
Negara tersebut yang dibentuk untuk melakukan fungsi-fungsi perekonomian dan
memperoleh fasilitas tertentu.

Tugas Manajemen Operasional

Mencari 2 Definisi/Pengertian Topik 1&2

Nama: Robert Korompis


Nim: 13061102040
Kelas: B2 Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis


Universitas Sam Ratulangi Manado
2014

Definisi Manajemen Produksi

Manajemen produksi merupakan salah satu bagian dari bidang manajemen yang
mempunyai peran dalam mengoordinasi kan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan.
Untuk mengatur kegiatan ini, perlu dibuat keputusan-keputusan yang berhubungan
dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan agar barang dan jasa yang dihasilkan
sesuai dengan apa yang direncanakan. Dengan demikian, manajemen produksi
menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk
mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_produksi
Menurut Reksohadiprodjo, dan Soedarmo (1999 : 2) manajemen produksi adalah
usaha pengelolaan secara optimal terhadap faktor-faktor produksi (resources) yang
terbatas adanya untuk mendapatkan hasil tertentu dengan menggunakan prinsip-prinsip
ekonomi yaitu dengan pengorbanan tertentu untuk mendapatkan hasil yang sebanyakbanyaknya atau dengan tingkat hasil tertentu diusahakan dengan pengorbanan yang
sekccil-kccilnya.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/technology-operationsmanagement/2220857-pengertian-manajemen-produksi-dan-produksi/#ixzz3BHduFtGG

Manajemen Produksi Korea


Mereka leading di teknologi, apakah itu otomotif, elektronik, dan telco. Ini menjadi
masa depan industri Korea. Mengapa Samsung kuat, karena platform mereka di pasar
LCD sangat kuat, LCD dipakai untuk TV, telco, dan komputer. Jadi, mereka benar-benar
memilih platform produk yang banyak dipakai oleh industri lainnya. Ketika mereka
mengembangkan baja, baja banyak digunakan oleh industri, sehingga produksinya
menjadi besar, ketika produksi membesar cost per satuannya menjadi lebih kecil,
sehingga mereka lebih kompetitif.
Fase berikutnya men-develop brand. Sekarang kalau kita bicara Samsung dari
sisi harga di beberapa kategori sudah di atas RIM dan Nokia, penyebabnya karena
Samsung memiliki advantage dari sisi ongkos produksi. Di sisi lain, Samsung mulai
memerhatikan sisi marketingnya sehingga brand menjadi kuat. Ketika brand kuat, harga
bisa dinaikkan. Ini yang menakutkan, sehingga beberapa perusahaan elektronik Jepang
harus berkolaborasi karena tidak kuat melawan Samsung.
Sumber:http://blog.bursamuslim.com/rahasia-sukses-korea-selatan-imitator-jepang-yangberhasil/

Pemahaman Topik 1

Manajemen produksi sebagai mana telah di jelaskan di atas, mempunyai peran


yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. Manajemen ini mengordinasikan
berbagai kegiatan untuk menambah nilai guna suatu barang dan jasa.Untuk mengatur
kegiatan ini agar dapat berjalan dengan baik, maka perlu di lakukan kegiatan-kegiatan
yang berhubungan dengan usaha-usaha untuk mencapai tujuan produksi barang dan
jasa yang sesuai dengan apa yang di harapkan.
Dengan demikian, manajemen produksi sangat di butuhkan dalam perusahaan
karena menyangkut pengambilan keputusan yang strategi yang berhubungan dengan
proses produksi untuk mencapai tujuan yang di inginkan dalam suatu organisasi atau
dalam suatu perusahaan.
Manajemen produksi sangat penting dalam perusahaan, karena ini menyangkut
barang apa ynag akan di pasarkan ke publik. Sebab, jika barang yang di hasilakn atau di
ciptakan tidak sesuai dengan keinginan konsumen, maka suatu perusahaan akan tidak
bisa bertahan lebih lama dalam persaingan anatr perusahaan yang sejenis.
Sebab itu kita perlu memilih seorang manajer yang betul-betul menguasai
keadaan pasar seutuhnya. Misalnya dari sumber daya yang di milikinya. Kita harus lihat,
apakah dia pernah sebelumnya memengang jabatan dalam manajemen produksi. Sebab
jika tidak sebaiknya tidak usah di pilih. Karena tidak ada pengalaman kerja sebagai
seornag manjer produksi.
Manajemen produksi juga harus sering diberi masukan oleh orang lain mengenai
keinginan pasar/konsumen yang sangat di butuhkan sekarang ini. Karena dengan begitu,
manajemen produksi tau, produk apa yang harus di ciptakan olehnya. Dan apabila
barang tersebut mendapatkan perhatian yang besar dari konsumen, maka produk yang
dia ciptakan dapat leading di pasaran.
Tetapi, dengan leadingnya barang tersebut di pasaran bukan menjadi jaminan
barang tersebut akan tergerus oleh barng lainnya yang serupa dan mungkin dengan
harga yang cukup murah pula. Oleh sebab itu, manajemen produksi harus terus
memantau barangnya di pasaran agar apabila barangnya mulai tergerus dengan barang
lainnya, dia bisa dengan cepat mengupdatenya agar tetap leading di pasaran.

Pengertian Manajemen Kualitas Dan ISO

Pengertian Manajemen Kualitas


TQM atau Total Quality Management (Bahasa Indonesia: manajemen kualitas total)
adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada
semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu
pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan
partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui
kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi
serta masyarakat."
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_kualitas_total
Total Quality Management merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang
mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terusmenerus atas produk, jasa, tenaga kerja, proses, dan lingkungannya. (Drs. M.N.
Nasution, M.S.c., A.P.U.).
Sumber: http://blog.dhanay.com/2010/11/definisi-tqm-total-quality-management.html

Pengertian ISO
Organisasi Standar Internasional (ISO) adalah suatu asosiasi global yang terdiri dari
badan-badan standardisasi nasional yang beranggotakan tidak kurang dari 140 negara.
ISO merupakan suatu organisasi di luar pemerintahan (Non-Government
Organization/NGO) yang berdiri sejak tahun 1947. Misi dari ISO adalah untuk
mendukung pengembangan standardisasi dan kegiatan-kegiatan terkait lainnya dengan
harapan untuk membantu perdagangan internasional, dan juga untuk membantu
pengembangan kerjasama secara global di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan
kegiatan ekonomi. Kegiatan pokok ISO adalah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan
internasional yang kemudian dipublikasikan sebagai standar internasional.
Sumber:http://iso9001-management-system.blogspot.com/2010/01/pengertianiso_10.html
Pengertian ISO menurut Joseph M. Juran adalah mutu yang ada harus disesuaikan
dengan penggunaan seperti sepatu yang dibuat untuk olahraga atau sepatu kulit yang
dibuat untuk bekerja atau pergi ke pesta. Joseph M. Juran menekankan ISO pada
pemenuhan harapan pelanggan.
Sumber: http://blogging.co.id/pengertian-iso-menurut-ahli

Pemahaman Topik 2

Manajemen kualitas atau TQM merupakan startegi yang di lakukan oleh para
manejer untuk meningkatkan perfomence secara terus-menerus pada semua aspek di
dalam perusahaan, TQM itu merupakan suatu pendekatan manajemen untuk suatu
organisasi atau perusahaan yang berpusat pada kualitas, yang bertujuan untuk jangka
panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota
dalam organisasi serta masyarakat."
Iso atau Internasional Organisation for Standardization sebenarnya hampir sama
dengan TQM. Tetapi Iso merupakan standar kualitas internasional yang dia akui oleh
beberapa negara di dunia. Iso di ambil dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional
yang setiap negara. Kegiatan Iso yang paling utama adalah menghasilkan kesepakatankesepakatan internasional yang kemudian akan dipublikasikan sebagai standar
internasional.
Iso sendiri merupakan standard yang di gunakan di hampir semua negara untuk
menstandarisasi manajemen di perusahaan yang telah di tetapkan sebelumnya. Dengan
begitu, manajemen di dalam perusahaan dapat bertindak sesuai dengan standard
tersebut.
Manajemen kualitas di gunakan untuk semua aspek di dalam perusahaan, agar
di dalam semua aspek perushaan tersebut mempunyai standard yang sama semuanya
satu dengan lainnya. Kalau jika manajemen kualitas tidak di terapkan pada suatu
perusahaan, mungkin di dalam aspek perusahaan tersebut tidak memiliki standard yang
sesuai.
Sebab itu, Iso dan Manajemen kualitas harus di gunakan secara bersamaan di
dalam semua aspek kehidupan yang ada di dalam perusahaan. Karena dengan begitu,
maka orang-orang yang ada bekerja di dalam perusahaan tau harus bekerja bagaimana
terutama untuk mencapai standard yang telah di tetapkan tersebut yang telah di akui oleh
hampir seluruh negara.
Manajemen ini sangat sesuai dengan etika bisnis yang telah saya pelajari
sebelumnya, tepatnya di semester 2. Apabila manajemen ini di terapkan maka mungkin
tidak akan ada lagi komplain dari konsumen, karena barang-barang yang di produksi
tersebut telah memenuhi standard dari hampir seluruh dunia yang memang sudah sesuai
betul dengan keinginan konsumen tersebut.

Daftar Pustaka

Anonim,
2014.
Manajemen
Produksi.(online)
(http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_produksi) di akses pada tanggal 23
Agustus 2014
Eagel 2013. Pengertian manajemen produksi (online)
(http://id.shvoong.com/business-management/technology-operationsmanagement/2220857-pengertian-manajemen-produksi-danproduksi/#ixzz3BHduFtGG) di akses pada tanggal 23 Agustus 2014
Anonim, 2014. Manajemen Kualitas Total (online)
(http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_kualitas_total) di akses pada tanggal 23
Agustus 2014
Dhanay 2013. Definisi tqm total quality management (online)
(http://blog.dhanay.com/2010/11/definisi-tqm-total-quality-management.html) di
akses pada 23 Agustus 2014
Anonim, 2010. Pengertian iso. (online)
(http://iso9001-management-system.blogspot.com/2010/01/pengertianiso_10.html)di akses pada tanggal 23 Agustus 2014.
Monica
Krisna,
2014.
Pengertian
iso
menurut
ahli.
(online)
(http://blogging.co.id/pengertian-iso-menurut-ahli) di akses pada tanggal 23
Agustus 2014.
Anonim,2012. Rahasia sukses korea selatan. (online).
(http://blog.bursamuslim.com/rahasia-sukses-korea-selatan-imitator-jepang-yangberhasil/) di akses pada tanggal 23 Agustus 2014.

Tugas Manajemen Operasional


Mencari 2 Definisi/Pengertian Topik 3

Nama: Robert Korompis


Nim: 13061102040
Kelas: B2 Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis


Universitas Sam Ratulangi Manado
2014

Pengertian Manajemen Lokasi Dan Layout


Pengertian Manajemen Lokasi
Lokasi Perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan kegiatan
fisik. Kedudukan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena
kedudukan perusahaan adalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan.
Sumber : http://nabillarozalia.blogspot.com/2012/05/pengertian-perusahaan.html
Lokasi Perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan kegiatan
fisik. Kedudukan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena
kedudukan perusahaan adalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh
bentuk lokasi perusahaan adalah pabrik tempat memproduksi barang.
Sumber: http://www.organisasi.org/1970/01/penentuan-tempat-lokasi-perusahaan-bisnispengertian-definisi-faktor-pertimbangan-macam-jenis-lokasi-ekonomi-manajemen.html

Pengertian Manajemen Layout


Manajemen layout menurut James M Apple:
Perencanaan dan integrasi aliran komponen-komponen suatu produk untuk
mendapatkan intelerasi yang paling efektif dan efesien antar operator, peralatan, dan
proses tansformasi meterial dari bagian penerimaan sampai ke bagian pengiriman
produk jadi.
Sumber: : http://www.slideshare.net/SyifaMukrimaa/tata-letak-manop-kelompok-3
Layout atau tata letak merupakan satu keputusan yang menentukan efisiensi sebuah
operasi dalm jangka panjang. Banyak dampak strategis yang terjadi dari hasil keputusan
tentang layout, diantaranya kapasitas, proses, fleksibilitas, biaya, kualitas lingkungan
kerja, kontak konsumen dan citra perusahaan. Layout yang efektif membantu
perusahaan mencapai sebuah strategi yang menunjang strategi bisnis yang telah
ditetapkan diantara diferensiasi, biaya rendah maupun respon cepat.
Sumber: http://dreamer-layout.blogspot.com/2008/08/pengertian-layout.html

Pemahaman Topik 3
Manajemen lokasi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting untuk
memasarkan sebuah produk. Karena hal ini menyangkut dengan pasar yang akan
membeli produk dari perusahaan. Manajemen lokasi menyangkut lokasi suatu
perusahaan di tengah-tengah konsumen. Kedudukan perusahaan sendiri bisa saja
berbeda dengan kedudukan perusahan, karena kedudukan perusahaan adalah kantor
pusat dari kegiatan fisik perusahaan.
Manajemen layout, sebagaimana yang telah di jelaskan di atas menurut ahli,
perencanaan komponen-komponen suatu produk untuk mendapatkan keserasian yang
paling efektif dan effesien.Manajemen layout ini menyangkut urusan strategis
perusahaan, karena menyangkut efisiensi sebuah operasi dalam jangka panjang. Banyak
sekali dampak strategis yang muncul dari keputusan layout ini. Misalnya, kapasitas,
proses, fleksibilitas, biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak konsumen dan citra
perusahaan.
Manajemen layout yang baik dapat membantu perusahaan untuk mencapai
tujuan perusahaan yang telah di tetapkan sebelumnya, karena layout menentukan
barang-barang mana saja yang akan di tempatkan di dalam suatu perusahaan,
peralatan-peralatan mana saja yang sesuai untuk memproduksi barang perushaan dan
proses pengiriman suatu produk untuk sampai ke tangan konsumen.
Karena dengan melihat begitu banyak fungsi dari manajemen layout, maka orang
yang akan menduduki jabatan tersebut haruslah pandai dalam mengkordinasiakan dan
melihat pilihan yang paling cermat, barang mana saja yang akan di taruh dalam suatu
ruangan, memilih peralatan yang murah tetapi kualitas bagus, dan melihat dengan
cermat bagaimana mengirim barang dengan cepat ke konsumen.

Daftar Pustaka
Nabillah rozalia, 2012. Pengertian perusahaan (online).
(http://nabillarozalia.blogspot.com/2012/05/pengertian-perusahaan.html) di akses
pada tanggal 30 Agustus 2014.
Anonim, 2006. Penentuan Tempat/Lokasi Perusahaan Bisnis - Pengertian, Definisi,
Faktor Pertimbangan, Macam/Jenis Lokasi - Ekonomi Manajemen (online).
(http://www.organisasi.org/1970/01/penentuan-tempat-lokasi-perusahaan-bisnispengertian-definisi-faktor-pertimbangan-macam-jenis-lokasi-ekonomimanajemen.html) di akses pada tanggal 30 Agustus 2014.
Syifa Mukrimaa, 2013. Tata letak (online).
(http://www.slideshare.net/SyifaMukrimaa/tata-letak-manop-kelompok-3) di akses
pada tanggal 30 Agustus 2014.
Anonim, 2008. Pengertian layout (online).
(http://dreamer-layout.blogspot.com/2008/08/pengertian-layout.html)
pada tanggal 30 Agustus 2014.

di

akses

Tugas Manajemen Operasional


Mencari 2 Definisi/Pengertian Topik 4 & 5

Nama: Robert Korompis


Nim: 13061102040
Kelas: B2 Manajemen

Universitas Sam Ratulangi Manado


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
2014

Topik 4: Pengertian Manajemen Kawasan Industri dan Kawasan


Ekonomi Khusus
Pengertian Manajemen Kawasan Industri
Menurut National Industrial Zoning Committees (USA) 1967 , yang dimaksud
dengan kawasan industri atau Industrial Estate atau sering disebut dengan Industrial
Park adalah suatu kawasan industri diatas tanah yang cukup luas, yang secara
administratif dikontrol oleh seseorang atau sebuah lembaga yang cocok untuk kegiatan
industri, karena lokasinya, topografinya, zoning yang tepat, kesediaan semua
infrastrukturnya (utilitas), dan kemudahan aksesibilitas transportasi.
Sumber:http://nandang3678.blogspot.com/2013/06/wilayah-industri-dan-konsepkawasan.html
Berdasarkan PP 24/2009 pengertian Kawasan Industri adalah kawasan tempat
pemusatan kegiatan industri yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang
yang dikembangkan dan dikelola oleh Perusahaan Kawasan Industri yang telah memiliki
Izin Usaha Kawasan Industri.
Sumber: http://padeblogan.com/2011/06/21/apakah-kawasan-industri-itu/

Pengertian Manajemen Kawasan Ekonomi Khusus


KEK adalah kawasan-kawasan yang memiliki keunggulan untuk memaksimalkan
kegiatan industri, ekspor, import serta kegiatan ekonomi lainnya yang memiliki nilai
ekonomi dan value added yang tinggi.
Sumber:http://joubertbmaramis.blogspot.com/2013/02/sejarah-defenisi-keuntungandan.html
Definisi KEK sendiri yang diatur dalam draft RUU KEK Pasal 1 ayat 1, yaitu
Kawasan dengan batas-batas tertentu dalam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik
Indonesia yang ditetapkan untuk menyelenggarakan fungsi-fungsi perekonomian yang
bersifat khusus dan memperoleh fasilitas tertentu.
Sumber: http://arhyan37.blogspot.com/2012/02/kawasan-ekonomi-khusus.html

Pemahaman Topik 4
Berdasarkan dari definisi di atas tentang kawasan industri, maka dapat di
simpulkan menurut saya kawasan industri itu adalah sebuah kawasan yang mempunyai
perlengkapan yang memadai untuk melakukan kegiatan produksi yang cukup bagus,
yang berupa tanah yang luas, mesin yang baru dan di kelola oleh seseorang atau sebuah
lembaga yang cocok untuk kegiatan produksi.
Selain itu kawasan ini juga harus telah memiliki izin dari pihak pemerintah dan
tentunya harus juga memperhatikan lingkungan sekitar. Selain itu sarana dan prasarana
penunjang dan juga kelancaran tranportasi harus juga di perhatikan oleh pihak-pihak
yang terkait. Kawasan ini juga memang hampir sama dengan kawasan eknomomi khusus
atau KEK.
Cuman mungkin perbedaannya terletak pada, kalau kawasan industri itu belum
semaju bila dibandingkan dengan kawasan eknomi khusus. Kawasan ekonomi khusus itu
sudah terintegrasi semuanya, mulai dari proses produksi, kegiatan ekspor-impor
sehingga menambahkan niali yang lebih dalam suatu produk di dalam suatu wilayah
NKRI. Sedangkan kalau kawasan industri hanya fokus untuk memproduksi sebuah
barang saja.
Nah sekarang kalau menurut saya, kawasan ekonomi khusus itu adalah sebuah
kawasan yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi khusus dan mempunyai fasilitasfasilitas tertentu dari pemerintah. Kawasan ini menciptakan nilai produk yang lebih tinggi
dari sebelumnya. Kawasan seperti ini masih jarang di temui di negara Indonesia. Karena
pada umumnya kawasan ini di miliki oleh negara yang telah maju.

Topik 5: Pengertian Manajemen Rantai Pasokan Dan Logistik


Pengertian Manajemen Rantai Pasokan
Supply Chain Management oleh James A. dan Mona J. Fitzsimmons,adalah
sebuah sistem pendekatan total untuk mengantarkan produk ke konsumen akhir dengan
menggunakan teknologi informasi untuk mengkoordinasikan semua elemen supply chain
dari mulai pemasok ke pengecer, lalu mencapai tingkat berikutnya yang merupakan
keunggulan kompetitif yang tidak tersedia di sistem logistik tradisional..
Sumber: https://sites.google.com/site/operasiproduksi/manajemen-rantai-pasokan
Manajemen Rantai Suplai (Supply chain management) adalah sebuah proses
payung di mana produk diciptakan dan disampaikan kepada konsumen dari sudut
struktural. Sebuah supply chain (rantai suplai) merujuk kepada jaringan yang rumit dari
hubungan yang mempertahankan organisasi dengan rekan bisnisnya untuk
mendapatkan sumber produksi dalam menyampaikan kepada konsumen. (Kalakota,
2000, h197)
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_rantai_suplai

Pengertian Manajemen Logistik


Manajemen logistik adalah suatu ilmu pengetahuan dan atau suatu seni serta
proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan pengadaaan, penyimpanan,
penyaluran dan pemeliharaan serta pengahapusan material/alat-alat, sehingga
manajemen logistik mampu menjawab tujuan dan bagaimana cara mencapai tujuan
dengan ketersediaan bahan logistik setiap saat bila di butuhkan dan di pergunakan
secara efektif dan efesien.
Sumber:http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/2011/05/makalah-manajemenlogistik.html
Menurut Ballouk,( 1992) Logistik adalah Proses perencanaan, pelaksanaan,
pengontrolan, aliran biaya yang effektif, penempatan raw material, proses inventory,
barang jadi serta informai yang berhubungan dari titik asal kepada titik pemakai untuk
tujuan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan
Sumber: http://logistics-logisticchandra1a.blogspot.com/2011/02/seputar-logistic.html

Pemahaman Topik 5
Berdasarkan dari definisi di atas tentang manajemen rantai pasokan, maka dapat
di simpulkan menurut saya bahwa manajemen rantai pasokan adalah sebuah proses
penciptaan produk yang kemudian di kirimkan kepada konsumen dengan teknologi
informasi agar produk tersebut dapat terjaga kualitasnya mulai dari tingkat para pemasok
sampai tingkat pengecer.
Manajemen rantai pasokan ini lebih unggul karena telah mengunakan teknologi
di dalamnya, jika di bandingkan dengan sistem logistik tradisional. Berdasarkan dari
definisi di atas pula, menurut saya inti dari manajemen logistik adalah bagaimana cara
seorang manajer logistik dapat mencapai tujuan yang telah di tetapkan dengan
persediaan yang ada di perusahaan secara efektif dan efesien.

Daftar Pustaka
Nandang, 2013 Wilayah Industri dan Konsep Kawasan Industri (online)
(http://nandang3678.blogspot.com/2013/06/wilayah-industri-dan-konsepkawasan.html) di akses pada tanggal 13 September 2014
Kyaine, 2011 Apakah Kawasan Industri Itu (onile)
(http://padeblogan.com/2011/06/21/apakah-kawasan-industri-itu/) di akses pada
tanggal 13 September 2014
Joubert Maramis, 2013 Sejarah Definisi dan Kelemahan KEK (online)
(http://joubertbmaramis.blogspot.com/2013/02/sejarah-defenisi-keuntungandan.html) di akses pada tanggal 13 September 2014
Arhy Ian, 2012 Kawasan Ekonomi Khusus (online)
(http://arhyan37.blogspot.com/2012/02/kawasan-ekonomi-khusus.html) di akses
pada tanggal 23 September 2014
Anonim, 2012 Manajemen Rantai Pasokan/SCM (online)
(https://sites.google.com/site/operasiproduksi/manajemen-rantai-pasokan)
akses pada tanggal 23 September 2014

di

Anonim, 2013 Manajemen Rantai Pasokan (online)


(http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_rantai_suplai) di akses pada tanggal 23
September 2014
Anonim, 2011 Makalah Manajemen Logistik (online)
(http://bahankuliahkesehatan.blogspot.com/2011/05/makalah-manajemenlogistik.html) di akses pada tanggal 23 September 2014
Anonim, 2011 Seputar Logistik (online)
(http://logistics-logisticchandra1a.blogspot.com/2011/02/seputar-logistic.html) di
akses pada tanggal 23 September 2014

Anda mungkin juga menyukai