Anda di halaman 1dari 3

1

Nama

Prodi
MK

Dina Trisnowati
Ni Putu Elik Armayanti
: S1 Keperawatan
: Keperawatan Jiwa

(201202017)
(201202044)

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN (SP 1p)


A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien:
Ibu D mendengar suara-suara yang memaki-maki dirinya dan mengatakan
dirinya adalah seorang istri yang membunuh suaminya. Ekspresi wajah
tampak tegang, gelisah, penuh amarah, berjalan mondar mandir, mulut komat
kamit, dan berbicara tidak jelas.
2. Diagnosa/Masalah Keperawatan: Gangguan sensori persepsi : halusinasi
3. Tindakan keperawatan. (Sp 1 P)
1. BHSP
2. Mengidentifikasi jenis halusinasi pasien
3. Mengidentifikasi isi halusinasi pasien
4. Mengidentifikasi waktu halusinasi pasien
5. Mengidentifikasi frekwensi halusinasi pasien
6. Mengidentifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi
7. Mengidentifikasi respon pasien terhadap halusinasi
8. Mengajarkan pasien menghandrik halusinasi
9. Menganjurkan pasien memasukkan cara menghardik halusinasi dalam
jadwal kegiatan harian
B. Strategi Pelaksanaan
Orientasi:
Salam Terapiutik
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien

: Selamat pagi bu, nama saya Dina Trisnowati, biasa


dipanggil Dina, nama ibu siapa? Senang dipanggil apa?. Saya
Perawat di Paviliun Mawar.
: Panggil saja Elik
: Saya akan merawat ibu sampai jam 2 siang nanti
: Ya

Evaluasi/Validasi
Perawat
:Bagaimana perasaan ibu hari ini?
Pasien
: Biasa aja sus
Perawat
: Bagaimana dengan tidurnya semalam?
Pasien
: Tidak bisa tidur sus

2
Perawat
Pasien

: Tidak bisa tidur? Apa yang menyebabkan ibu tidak bisa


tidur?
: Saya takut sus, karena ada banyak orang yang datang dan
mengatakan bahwa saya telah membunuh suami saya padahal
itu tidak benar

Kontrak (Topik, Waktu, Tempat)


Perawat
: Baiklah, bagaimana kalau kita bercakap-cakap tentang suara
yang membuat ibu tidak bisa tidur?
Pasien
: Ya sus
Perawat
: Baiklah. Ibu mau kita duduk dimana? Di ruang tamu?
Pasien
: Di bawah pohon
Perawat
: Berapa lama? Bagaimana kalau 20 menit
Pasien
: Ya sus
Kerja:
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat

: Apakah Ibu Elik mendengar suara tanpa ada ujudnya?


: Iya sus, semuanya terlihat samar-samar
: Apa yang dikatakan suara itu?
: Mereka mengatakan bahwa saya adalah seorang istri yang
membunuh suaminya sendiri
: Apakah suara itu terus-menerus terdengar atau sewaktuwaktu?
: Ya sus
: Kapan yang paling sering Ibu dengar suaranya? Berapa kali
sehari bapak ibu alami?
: Tiap saya sendirian dan mau tidur. Saya tidak
menghitungnya sus, emang kurang kerjaan
: Saya mengerti Ibu mendengar suara itu tapi saya sendiri
tidak mendengarnya? Tetapi diruangan ini ada teman Ibu
yang mengalami hal yang sama.
: Beneran sus, saya mendengarnya. Suara itu terus
mengganggu saya jika saya sedang sendirian
: Apa yang Ibu rasakan pada saat mendengar suara itu?
: Saya merasa takut, marah karena bukan saya pelakunya,
saya juga merasa sedih karena tidak ada yang percaya dengan
saya
: Apa yang Ibu lakukan saat mendengar suara itu?
: Saya hanya bisa menutup mata dan telinga saya dan
berteriak memanggil orang-orang
: Apakah dengan cara itu suara-suara itu hilang?
: Dengan saya berteriak semakin keras suara itu hilang
: Bagaimana kalau kita belajar cara-cara untuk mencegah suarasuara itu muncul?
: Emang bisa sus, bagaimana caranya sus?
: Ibu , ada empat cara untuk mencegah suara-suara itu
muncul. Pertama, dengan menghardik suara tersebut. Kedua,
dengan cara bercakap-cakap dengan orang lain. Ketiga,
melakukan kegiatan yang sudah terjadwal, dan yang ke empat
minum obat dengan teratur.

3
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat

Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien
Perawat
Pasien

: Caranya seperti gimana sus?


: Bagaimana kalau kita belajar satu cara dulu, yaitu dengan
menghardik.
: Ya sus
: Caranya sebagai berikut: saat suara-suara itu muncul,
langsung Ibu bilang, pergi saya tidak mau dengar, Saya
tidak mau dengar. Kamu suara palsu. Kalian semua palsu.
Begitu diulang-ulang sampai suara itu tak terdengar lagi. Coba
Ibu peragakan!
: Pergi saya tidak mau dengar, Saya tidak mau dengar.
Kamu suara palsu. Kalian semua palsu.
: Nah begitu, bagus! Coba lagi!
: Pergi saya tidak mau dengar, Saya tidak mau dengar.
Kamu suara palsu. Kalian semua palsu.
: Ya bagus Ibu sudah bisa
: Ya sus
: Sekarang cara yang sudah Ibu praktekan itu kita masukkan
kedalam jadual yah bu?
: Ya sus
: Jam berapa saja Ibu mau latihan?
: Jam 11 saja sus
: Selain jam 11 jam berapa lagi bu?
: Jam 5 sus
: Yah jam 5 sore yah bu, bagaimana kalau malam hari juga,
karena Ibu dengar suara itu malam hari ketika mau tidur
: Ya sus
: Baiklah jam berapa Ibu mau latihan untuk yang malam
hari? Jam 9 malam ya bu? Saya tulis dijadwal ya bu jam
berapa saja Ibu latihan
: Ya sus
: Baiklah bu, terima kasih atas buat waktunya
: Ya sus