Anda di halaman 1dari 7

UJI TULIS BAGIAN ANESTESIOLOGI FKUI

KEPANITERAAN TINGKAT VI
PETUNJUK MENGERJAKAN SOAL :
Berdoalah sebelum dan sesudah mengerjakan soal
Lembar soal tidak boleh dicorat-coret.
Pilih satu jawaban yang paling tepat.
Beri tanda silang (X) pada huruf yang sesuai dengan jawaban anda pada lembar jawaban
Waktu mengerjakan soal = 90 menit
SELAMAT MENGERJAKAN !
I.

Pilih satu jawaban yang betul.

1.

Salah satu indikasi transfusi darah adalah :


a.
Perdarahan akut kurang dari 10% berat badan.
b.
Perdarahan kronis sedikit demi sedikit, seperti pada penyakit cacing tambang.
c.
Mempercepat penyembuhan luka operasi
d.
Menurunkan morbiditas perioperatif
e.
Bukan salah satu diatas.

2.

Ditinjau dari volume darah per kg berat badan, jumlah volume darah terbesar adalah :
a.
Bayi prematur
b.
Neonatus
c.
Balita
d.
Dewasa muda
e.
Atlet

3.

Henti jantung pada waktu transfusi masif dan cepat; salah satu penyebabnya yang paling
mungkin :
a.
Citrate
b.
Ion Ca ++ rendah
c.
PH yang tinggi
d.
Hipotermia
e.
Bukan salah satu diatas

4.

Pada penderita normovolemik anemia (kronis), untuk menaikkan Hb-nya yang terbaik
diberikan transfusi dengan :
a.
Whole blood
b.
Thrombocyt suspension
c.
Washed red blood cell
d.
Pack red cell
e.
Bukan salah satu diatas

5.

Seorang pria BB 50 kg (vol.darah 80 ml/kg BB), Hb 7gr% untuk menaikkan Kb-nya


menjadi 10 gr% diperlukan PRC sebanyak :
a. 100 ml
d.
300 ml
b.
200 ml
e.
Bukan salah satu diatas
c.
250 ml

6.

Pada pasien hipertensi tidak boleh diberikan induksi dengan :


a.
Propofol
d.
Ketamin
b.
Thiopental
e.
Salah semua
c.
Diazepam

7.

Yang menyebabkan difusi hipoksia adalah :


a.
Halotan
b.
Enfluran
c.
Isofluran

d.
e.

Sevofluran
Nitrous oxide

8.

Semakin tinggi nilai MAC, maka anestetika inhalasi tersebut :


a.
Makin poten
d.
Potensiasi tergantung aliran gas
b.
Makin tidak poten
c.
Bukan salah satu diatas
c.
Tidak berpengaruh

9.

Tanda henti jantung yang paling penting ialah:


a.
Tak terdengarnya denyut jantung pada auskaltasi.
b.
Tak terabanya denyut a. radialis
c.
Pupil melebar
d.
Tak terabanya denyut a. karotis
e.
Hilangnya kesadaran.

10.

Tindakan tepat untuk orang yang jatuh pingsan segera setelah disuntik pinisilin adalah :
a.
Suntik adrenalin dan kortison IM
b.
Suntik adrenalin IM
c.
Suntik kortison IM
d.
Suntik adrenalin dan kortison IV
e.
Semua diatas salah

11.

Pada henti jantung, adrenalin :


a.
Hanya diberikan pada asistol ventikular
b.
Paling aman dan efektif diberikan lewat pipa endotrakeal
c.
Paling efektif diberikan secara IV
d.
Tidak boleh diberikan pada pasien asma kardial
e.
Semua diatas salah

12.

Semua pernyataan di bawah ini benar, kecuali :


a.
Resusitasi tak perlu dikerjakan pada pasien dalam stadium terminal
b.
Resusitasi hanya dikerjakan pada orang-orang yang tidak diharapkan mati pada saat
itu
c.
Basic life support memerlukan peralatan yang super modern, sehingga hanya bisa
dikerjakan di rumah sakit.
d.
Resusitasi hanya dikerjakan oleh orang-orang yang sudah terdidik dalam bidang
resusitasi.

13.

Pada hipoksemia ringan :


a.
Tekanan darah (TD) dan curah jantung (CJ) turun (efek vagus)
b.
TD & CJ naik (efek simpatis melalui baroreseptor)
c.
TD & CJ naik (efek simpatis melalui kemoreseptor)
d.
TD & CJ tidak berubah.
e.
TD & CJ turun (efek depresi miokar)

14.

Tujuan premedikasi adalah sebagai berikut, kecuali :


a.
Memberi relaksasi pasien
b.
Menenangkan pasien
c.
Agar pasca bedah pasien tidak mual/muntah
d.
Mencegah rangsangan simpatoadrenal
e.
Untuk mengurangi produksi kelenjar liur dan bronkial

15.

Bila pasien akan dioperasi 1 jam lagi, maka premedikasi yang diberikan bisa melalui :
a.
Oral
b.
Intramuskular
c.
Rektal
d.
Semua benar
e.
A dan B benar

16.

Obat anestetik intravena yang termasuk golongan barbiturat adalah:


a.
Propofol
b.
Ketamin
c.
Tiopental
d.
Fentanil
e.
BSSD

17.

Obat-obatan yang dapat diberikan melalui pipa endoktrakeal :


a.
Lidokain
b.
Adrenalin
c.
Sulfas atropin
d.
Salah satu jawaban di atas salah
e.
A, B dan C benar.

18.

Stadium anestesia pada teknik anestesia modern berturut-turut sebagai berikut :


a.
Stadium eksitasi, analgesia, operasi dan paralisis
b.
Stadium analgesia, delirium, operasi dan overdosis
c.
Stadium analgesia, eksitasi, anestesia dan overdosis
d.
Stadium delirium, analgesia, operasi dan paralisis
e.
BSSD

19.

Trias Anestesia meliputi hal-hal sebagai berikut, kecuali :


a.
Hipnotik
b.
Analgesia
c.
Relaksasi otot
d.
Supresi reflek
e.
Semua benar

20.

Penyulit anestesia di bawah ini tergolong tidak dapat dicegah:


a.
Hipotermia
b.
Hipotensi
c.
Hipoksia
d.
Hipertensi
e.
Semua dapat dicegah

21.

Capnograph adalah alat untuk memantau dalam anestesia sebagai berikut :


Laju nadi
a.
Oxy Hb
b.
End Tidal CO2 dari udara ekspirasi
c.
PaCO2
d.
Semua benar
e.

22.

Perbedaan antara pasca-anestesia rawat inap dan rawat jalan yang akan keluar dari kamar
pulih yaitu :
a.
Tingkat kesadaran
b.
Skor Aldrete
c.
Bugar jalan
d.
Tidak muntah
e.
Semua betul

23.

Pada penatalaksanaan pasien dengan ventilasi mekanik diperlukan tindakan di bawah ini,
kecuali :
a.
Asuhan keperawatan dan observasi
b.
Pembersihan sekret jalan nafas (airway care)
c.
Pemberian sedasi dan pelumpuh otot kalau perlu
d.
Pemantauan analisis gas darah.
e.
Semua diperlukan, tidak ada kecuali

24.

Tingkat akhir Step Ladder pengelolaan nyeri oleh WHO :


a.
Pemberian adjuvant
b.
Pemberian weak opioid
c.
Pemberian NSAID
d.
Pemberian strong opioid
e.
Semua benar.

25.

Substansi-substansi apakah yang dilepaskan di daerah trauma yang menimbulkan hiper


algesia :
a.
Cortisol, prostaglandin, enkephalin, substansi-P
b.
Substansi-P, GABA, Serotonin, enkephalin
c.
Substansi-P, prostaglandin, histamin, serotonin, brandikinin
d.
Neropinefrin, cortisol, prostaglanding, histamin
e.
BSSD

Untuk soal 26 s/d 28 pilih pernyataan yang salah


26.

Inform Concent ialah :


a.
Merupakan syarat terpenting untuk memintakan tanggung jawab hukum dalam
pelayanan profesi.
b.
Persetujuan yang diberikan oleh pasien/atau keluarga atas dasar penjelasan mengenai
tindak medik.
c.
Merupakan etika dalam pelayanan yang mempunyai kekuatan hukum.
d.
Mutlak dilaksanakan sebelum dilakukan tindakan invatif.

27.

Standar pelayanan anestesiologi, dibuat oleh :


a.
Dep Kes
b.
Pemerintah Daerah
c.
Direktur R.S.
d.
Organisasi IDSAI

28.

Seorang dokter yang mengalami kegagalan dalam pelayanan medis, terhindar dari tanggung
jawab jika :
a.
Tindakan tersebut mempunyai indikasi medis
b.
Telah dilakukan informed consent
c.
(A+B) sudah cukup
d.
(A+B) saja belum cukup, harus ditambah dengan syarat lain.

II.

29

Untuk soal no. 29 s/d 33 pilihlah :


A. bila jawaban 1,2 dan 3 benar
B. bila hanya 1 dan 3 benar
C. bila hanya 2 dan 4 benar
D. bila hanya 4 benar
E. bila semua benar
Pada anestesia umum nafas spontan, baik secara inhalasi maupun intravena, penyulit yang
tersering ialah :
(1) Hiperkalemia
(2) Hiperventilasi
(3) Hipokalemia
(4) Hipoventilasi

30.

Dengan CVP (Tekanan Vena Sentral) kita dapat memantau :


(1) Tekanan di ventrikel kanan
(2) Tekanan di aorta
(3) Tekanan di vena jugularis
(4) Tekanan di atrium kanan

31.

Termasuk indikasi masuk ICU ialah pasien di bawah ini ialah :


(1) Pasien pasca cabut gigi yang mengalami henti jantung
(2) Pasien pasca bedah besar
(3) Pasien syok karena fraktur jamak
(4) Pasien dengan penyakit kanker

32.

Seorang pasien tanpa penyakit sistemik lain kecuali tekanan darah 160/115 mmHg akan
dilakukan bedah hernia inkarserata dengan anestesia, mempunyai status fisik :
(1) ASA I
(2) ASA I E
(3) ASA II
(4) ASA II E

33.

Efek toksik analgetik lokal terhadap susunan saraf pusat adalah :


(1) Gangguan penglihatan
(2) Hilangnya kesadaran
(3) Kejang
(4) Sedasi

III. Pilihlah : B
S

jika pernyataan benar


jika pernyataan salah

34.

Bantuan hidup dasar adalah suatu tindakan yang sebaiknya diketahui oleh sebanyak
mungkin orang awam di mana saja walaupun fasilitas alat tidak ada.

35.

Kerusakan jaringan otak yang irreversibel terjadi apabila hipoksemia berat tidak dikoreksi
dan sirkulasi terhenti lebih dari 6 menit.

36.

Resusitasi Jantung Paru dilakukan segera supaya dapat mencegah terjadinya kematian
biologis.

37.

Dalam keadaan tingkat kesadaran yang delirium sebaiknya tindakan pamakaian


oropharyngeal airway dihindarkan karena bisa mengakibatkan laringospasme.

38.

Intermitten positive pressure ventilation adalah cara ventilasi buatan dimana penderita
dalam keadaan nafas yang tidak adekuat/dangkal, disebut sebagai assited ventilation.

39.

Kalau ateri karotis atau arteri femoralis tak teraba sebaiknya didengarkan bunyi jantung
dahulu baru dilakukan kompresi jantung luar.

IV.

Essay ICU

Terangkan apa yang saudara ketahui tentang :


1.

Gagal nafas :
a.
Diagnosis
b.
Penatalaksanaannya.
c.
Indikasi pemakaian ventilasi mekanik

2.

Syok :
a.
Definisi
b.
Diagnosis
c.
Pembagiannya
d.
Penatalaksanaan secara umum

3.

Prosedur penatalaksanaan pasien pasca laparotomi tanpa penyulit di ICU.