Anda di halaman 1dari 8

PETUNJUK TEKNIS

Pengelolaan Inventaris Berupa Alat dan Barang Milik Poktan


1.

JENIS DAN SIFAT KEPEMILIKAN BARANG INVENTARIS


Seluruh Asset Milik Kelompok Tani berupa Barang Bergerak dan Tidak Bergerak sepenuhnya
adalah Milik Kelompok Tani (Daftar jenis barang terlampir).
PENINGKATAN DAN PENURUNAN NILAI BARANG INVENTARIS

2.

3.

Bila dikemudian hari Barang yang dimaksud pada poin satu, mengakibatkan bertambah atau
berkurangnya Jumlah maupun Nilainya maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab
Kelompok Tani.
Apabila ternyata dikemudian hari Pengelolaan Inventaris/Barang yang dimaksud pada poin
satu terjadi Bertambah maupun Berkurang nilainya dan pengelola barang inventaris tidak
mampu mengelola inventaris yang bertambah tadi, maka Pengurus dan Anggota bersamasama melakukan Musyawarah/Rapat guna menunjuk atau memilih salah seorang dari
Anggota Kelompok yang dianggap mampu untuk mengelola Hasil dari Barang Inventaris
pada poin satu. Hasil dari Pertemuan harus dituangkan dalam Berita Acara dan notulen yang
ditanda tangani oleh Ketua, Sekretaris dan diketahui oleh Kepala Desa.
HAK DAN KEWAJIBAN

4.

5.

6.

7.

Hak dan Kewajiban atas bagi hasil Bagi Pengelola Inventaris dan bagi Kas Kelompok tani
diatur dalam Pertemuan Musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama. Hasil dari
Pertemuan harus dituangkan dalam Berita Acara dan notulen yang ditanda tangani oleh
Ketua, Sekretaris dan diketahui oleh Kepala Desa.
PENDAPATAN ATAS BARANG INVENTARIS
Anggota yang telah dipilih untuk mengelola barang Inventaris memiliki komiten dan
kepedulian serta harus melaporkan perkembangan dari Kondisi Barang Inventaris pada poin
satu kepada Pengurus dan Anggota Kelompok melalui Rapat Rutin Anggota yang diketahui
oleh Kepala Desa, minimal satu (1) kali dalam sebulan.
Pendapatan atas Barang Inventaris pada poin satu didistribusikan sesuai hasil rapat
Pertemuan sesuai dengan point 4 diatas.
PERSETUJUAN ATAS BARANG INVENTARIS YANG DIPERJUAL BELIKAN
Apabila Pengurus dan Anggota Kelompok akan melakukan Jual-Beli Barang inventaris seperti
pada poin satu, pengelola barang Inventaris harus mendapatkan persetujuan dari Pengurus
dan Anggota Kelompok minimal 2/3 dari Jumlah Anggota Kelompok Tani, dan diketahui oleh
Kepala Desa.

8.

9.

Hasil dari Pengelolaan Inventaris berupa biaya sewa alat (dalam bentuk uang) harus dicatat
oleh Bendahara Kelompok Tani dalam Buku Kas Umum milik kelompok tani dan dilaporkan
minimal 1 (satu) kali dalam sebulan melalui rapat rutin anggota.
TRANSPARANSI PENGELOLAAN BARANG INVENTARIS
Untuk memenuhi konsep Transparansi, maka setiap Kegiatan, Laporan dan atau Keputusan
berkaitan dengan Pengelolaan Inventaris Kelompok Tani diumumkan pada Papan Informasi.

PETUNJUK TEKNIS
Pengelolaan Inventaris Berupa Ternak Milik Poktan
1.
2.

JENIS DAN SIFAT KEPEMILIKAN TERNAK/ INVENTARIS


Seluruh Asset Milik Kelompok Tani berupa Ternak sepenuhnya adalah Milik Kelompok Tani
(Daftar jenis Ternak terlampir).
Bila dikemudian hari Ternak yang dimaksud pada poin satu, mengakibatkan bertambah atau
berkurangnya Jumlah maupun Nilainya maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab
Kelompok Tani.
PENINGKATAN DAN PENURUNAN NILAI BARANG INVENTARIS

3.

4.

5.

Apabila ternyata dikemudian hari Pengelolaan Inventaris/Ternak yang dimaksud pada poin
satu terjadi Bertambah maupun Berkurang nilainya dan pengelola inventaris Ternak tidak
mampu mengelola inventaris yang bertambah tadi, maka Pengurus dan Anggota bersamasama melakukan Musyawarah/Rapat guna menunjuk atau memilih salah seorang dari
Anggota Kelompok yang dianggap mampu untuk mengelola Hasil atau Ternak pada poin
satu. Hasil dari Pertemuan harus dituangkan dalam Berita Acara dan notulen yang ditanda
tangani oleh Ketua, Sekretaris dan diketahui oleh Kepala Desa.
HAK DAN KEWAJIBAN
Hak dan Kewajiban atas bagi hasil Bagi Pengelola Ternak dan bagi Kas Kelompok tani diatur
dalam Pertemuan Musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama. Hasil dari Pertemuan
harus dituangkan dalam Berita Acara dan notulen yang ditanda tangani oleh Ketua,
Sekretaris dan diketahui oleh Kepala Desa.
PENDAPATAN ATAS BARANG INVENTARIS
Anggota yang telah dipilih untuk mengelola Inventaris Ternak memiliki komiten dan
kepedulian serta harus melaporkan perkembangan dan Kondisi ternak/Inventaris pada poin
satu kepada Pengurus dan Anggota Kelompok melalui Rapat Rutin Anggota yang diketahui
oleh Kepala Desa, minimal satu (1) kali dalam sebulan.

6. Pendapatan atas Barang Ternak/ Inventaris pada poin satu didistribusikan sesuai hasil
rapat Pertemuan sesuai dengan Musyawarah point 4 diatas.
PERSETUJUAN ATAS TERNAK/ INVENTARIS YANG DIPERJUAL BELIKAN
7.

8.

9.

Apabila Pengurus dan Anggota Kelompok akan melakukan Jual-Beli Ternak/Inventaris seperti
pada poin satu, pengelola Inventaris harus mendapatkan persetujuan dari Pengurus dan
Anggota Kelompok minimal 2/3 dari Jumlah Anggota Kelompok Tani, dan diketahui oleh
Kepala Desa.
PENCATATAN INVENTARIS TERNAK dan HASIL PENDAPATAN TERNAK/INVENTARIS
Hasil dari Pengelolaan Inventaris berupa Penambahan Induk, Jantan dan anak ternak yang
dimaksud pada poin satu harus dicatat oleh Sekretaris Kelompok Tani dalam Buku inventaris
milik kelompok tani dan dilaporkan minimal 1 (satu) kali dalam sebulan melalui rapat rutin
anggota.
Pendapatan bersifat Uang dari pengelolaan Ternak/Invenatis harus dicatat sebagai
Penerimaan sebesar nilai kotor oleh Bendahara Kelompok Tani Dalam Buku Kas. Sedangkan
bagi hasil atas pendapatan dicatat pada Buku Kas Kelompok sebagai Pengeluaran Kas
Kelompok Tani.

KEJADIAN MUSIBAH TERNAK/INVENTARIS


10. Apabila dalam Pengelolaan Inventaris/Pemeliharaan ternak pada poin satu terjadi musibah
terkena penyakit, kehilangan dan mati Pengelola wajib untuk segera melaporkan kepada
Pengurus dan Anggota kelompok tani agar segera ditindaklanjuti sesuai dengan kondisinya.
TRANSPARANSI PENGELOLAAN TERNAK/ INVENTARIS
10. Untuk memenuhi konsep Transparansi, maka setiap Kegiatan, Kejadian Penting, Laporan dan
atau Keputusan
berkaitan dengan Pengelolaan Ternak/ Inventaris Kelompok Tani
diumumkan pada Papan Informasi.

PENCATATAN USAHA TERNAK BABI


Usaha Peternakan babi baik untuk tujuan bibit maupun penggemukan diperlukan adanya tertib
administrasi yang baik melalui pencatatan tentang usahanya.
Form1 : DATA KEPEMILIKAN TERNAK BABI SEBELUM PROGRAM NIAS LEDP
Form 2 : KARTU REKORDING INDUK
Form 3 : KARTU REKORDING PEJANTAN
Form 4 : KARTU KELAHIRAN BABI
Form 5 : KARTU REKORDING ANAK

Form 1 :
DATA KEPEMILIKAN TERNAK BABI SEBELUM PROGRAM NIAS LEDP
Nama Kelompok
:
Desa
:
Kecamatan
:
Kabupaten
:
Provinsi
:
Pendataan kepemilikan ini dilakukan pada tanggal :
No Urut
Nama
Umur Pendidikan
Pekerjaan
Jumlah Kepemilikan
terakhir
Jatan
1

Betina
7

Form 2 .
Jenis Indukan :

KARTU REKORDING INDUK


Warna :

Tanggal Lahir :

Nama Babi Indukan:


No. Peneng/Tatto

Gambar ternak (sisi kiri)

Gambar ternak (sisi kanan)

No. Bapak :
No. Induk

No

Tanggal
Beranak

Berat Badan
Saat Lahir

No.
Pejantan
(Bapak)

Keterangan

Form 3.
Jenis Pejantan :

KARTU REKORDING PEJANTAN


Warna :

Tanggal Lahir :

Nama Babi Pejantan:


No. Peneng/Tatto

Gambar ternak (sisi kiri)

Gambar ternak (sisi kanan)

No. Bapak :
No. Induk
No

Tgl
Kawin

DATA PERKAWINAN
No.
No
Betina
(Induk)
3

Tgl
Kawin

No.
Betina
(Induk)

Form 4 :

KARTU KELAHIRAN BABI


Identitas Anak Babi Lahir
Nama Babi
:
Tanggal Lahir
:
Jenis Kelamin
:
Warna
:
Nama Induk : . . No Peneng/Tatto :
Nama Pejantan :.. No Peneng/Tatto :.
Pemilik Waktu Anak Babi dilahirkan :
Nama Pemilik
:
Alamat Pemilik
:
Anak Babi ini terdaftar dengan No Register Peneng/Tatto :
Catatan Pertumbuhan
No

Uraian

1 Berat lahir

2 Umur 183 hari (6 bulan)

Umur 336 -365 hari (11


bulan 12 )bulan)

Tanggal
Pengukuran/
Timbang

Berat
(Kg)

Tinggi
Gumba/Pundak
(Cm)

Lingkar
Dada
(Cm)

Panjang
Badan
(Cm)

Ket. Gejala
Sakit,
Pengobatan, dll

Form 5
KARTU REKORDING ANAK
No.
Anak

Tgl
Lahir

No.
Induk

No.
Bapak

Jenis Kelamin
(Jantan /betina)

Berat
Lahir

Sapih

Tgl
7

Berat
8

Umur
6 Bulan

Tgl
9

Tgl Jual /
Potong

Berat
10

#) Jumlah Rupiah Kotor hasil penjualan dicatat pula dalam buku Kas Penerimaan Kelompok Tani.

11

Ket
Jumlah Rupiah
Kotor Penjualan
Rp #)
12

13