Anda di halaman 1dari 3

Gigi Berlubang, Cegah Sebelum

Terlambat
by DuniaFitnes.com on 4 July 2013
category: Health

Salah satu masalah kesehatan mulut yang paling sering kita


jumpai adalah gigi berlubang. Gigi berlubang dapat terjadi pada
semua tingkat usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Secara umum ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan gigi berlubang, seperti
kebiasaan mengonsumsi makanan manis dan perilaku yang salah terhadap gigi.
Gigi berlubang dapat memicu rasa nyeri tak tertahankan. Biasanya rasa nyeri ini
muncul ketika lubang pada gigi sudah terlalu dalam dan mengenai salah satu saraf gusi
yang yang dapat memicu nyeri.
Nah, sebelum mengetahui cara mencegah gigi berlubang, ada baiknya kita ketahui
terlebih dulu faktor-faktor apa sajakah yang bisa menyebabkan gigi berlubang.

Cara menyikat gigi yang salah


Meski terbilang mudah, namun masih banyak orang yang menyikat giginya dengan cara
yang salah. Beberapa pakar menyebutkan bahwa menyikat gigi sebaiknya dilakukan
antara satu sampai dua menit. Cara menyikat gigi yang tepat adalah dari atas ke bawah
bukan dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Usahakan menyikat gigi di depan cermin agar
kotoran terlihat dan lebih mudah membersihkannya.

Gula dan Bakteri


Sampai saat ini ada mitos yang menyebutkan bahwa gigi berlubang terjadi akibat di
makan ulat. Padahal sejak tahun 1700-an, seorang dokter gigi asal Amerika bernama
Willoughby Miller mengatakan, gigi berlubang disebabkan oleh gula dan bakteri.
Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam dan membuat area mulut
menjadi asam. Asam inilah yang kemudian membuat lubang kecil pada gigi. Saat
lubang terjadi pada email gigi, biasanya rasa nyeri belum muncul.
Tetapi, saat lubang kecil pada email tersebut mejadi celah bagi masuknya sisa makanan
yang berpotensi membuat lubang yang lebih besar, maka pada saat itulah rasa nyeri
mulai datang. Terutama saat mengunyah makanan.

Penggunaan Alat yang Kurang Tepat


Memilih sikat gigi yang tidak sesuai dengan karakter rongga mulut juga berpotensi
memicu gigi berlubang. Sikat gigi yang tidak sesuai mengakibatkan tidak terjangkaunya
sisa-sisa makanan di sela-sela gigi. Apalagi jika bulu sikat yang dipilih terlalu kasar
sehingga bisa mengikis email gigi.
Oleh karena itu, pilihlah bulu sikat yang lembut dengan ujung kepala mengecil karena
semakin ke dalam ruang gigi dalam mulut semakin mengecil.
Berikut ini langkah-langkah antisipasi yang wajib Anda coba untuk mencegah gigi
berlubang dan rasa sakit yang ditimbulkannya:

Sikat Gigi Minimal 2 x Sehari


Usahakan menggosok gigi minimal 2 kali sehari. Pagi dan malam hari adalah waktu
yang dianjurkan untuk menggosok gigi. Bila perlu, tambahkan obat kumur sesudah
menggosok gigi untuk mengurangi perkembangan bakteri yang berpotensi merusak
lapisan gigi.

Menyikat Gigi dengan Benar


Gosok gigi secara teratur saja belum cukup untuk mencegah gigi berlubang jika Anda
tidak melakukannya dengan benar. Gosoklah gigi dari atas ke bawah untuk gigi depan
atas, ke arah atas untuk gigi depan bawah, dan menyikat secara mendatar untuk gigi
geraham. Khusus untuk gigi geraham bersihkan secara seksama, karena sisa-sisa
makanan biasanya lebih banyak menempel di gigi geraham.

Kumur setelah Makan

Salah satu penyebab gigi berlubang adalah kondisi keasaman rongga mulut akibat
bakteri. Untuk mencegah keasaman mulut, berkumurlah beberap detik setelah makan
untuk mengurangi sisa-sisa makanan yang menempel di sela gigi. Gunakan obat kumur
yang mengandung anti-bakteri untuk mengurangi perkembangan bakteri penyebab gigi
berlubang.

Gunakan Benang Gigi Ketimbang Tusuk Gigi


Sisa makanan yang tertinggal, terutama di gigi bagian depan sebaiknya dibersihkan
menggunakan benang gigi ketimbang tusuk gigi. Menggunakan benang gigi relatif lebih
aman karena tidak berujung lancip yang berpotensi melaukai gusi. Menggunakan tusuk
gigi juga dapat menyebabkan celah gigi semakin melebar sehingga makanan mudah
terselip.

Kurangi Konsumsi Makanan Manis


Seperti dijelaskan di atas bahwa makanan manis dapat memicu keasaman rongga
mulut pemicu gigi berlubang. Kalaupun tidak dapat menghindari konsumsi makanan
manis, sebaiknya segera berkumur setelah mengonsumsi makanan tersebut. (dan)