Anda di halaman 1dari 57

Pengadaan

Pengadaan Obat
Obat JKN
JKN
Secara
Secara e-Purchasing
e-Purchasing

Eko S Putranto
Pengelola PBJ Madya

Payung Hukum e-Katalog

ARAHAN PRESIDEN JOKOWI DALAM KAITAN


E-KATALOG

Inpres 1 Tahun 2015 Tentang


Inpres 1 Tahun 2015 Tentang
Percepatan Pelaksanaan Pengadaan
Percepatan Pelaksanaan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah
Barang/Jasa Pemerintah

Amanat
AmanatInpres
Inpres11Tahun
Tahun2015
2015
Menteri/Pimpinan Lembaga/Pimpinan Kesekretariatan Lembaga
Menteri/Pimpinan Lembaga/Pimpinan Kesekretariatan Lembaga
Negara:
Negara:
1. Menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan ....;
1. Menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan ....;
2. Menyelesaikan proses pengadaan paling lambat akhir bulan
2. Menyelesaikan proses pengadaan paling lambat akhir bulan
Maret, ....
Maret, ....
3. Melaksanakan seluruh Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
3. Melaksanakan seluruh Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (e-procurement)
melaluiBupati,
Sistemdan
Pengadaan
(e-procurement)
Gubernur,
Walikota,Secara
untuk Elektronik
:
Gubernur, Bupati, dan Walikota, untuk :
1. Bersinergi secara aktif dengan Dewan Perwakilan Rakyat
1. Bersinergi secara aktif dengan Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah ....
Daerah ....
2. Menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa
2. Menyelesaikan Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah Daerah ...;
Pemerintah Daerah ...;
3. Menyelesaikan proses pengadaan barang/jasa Pemerintah
3. Menyelesaikan proses pengadaan barang/jasa Pemerintah
Daerah paling lambat akhir bulan Maret Tahun Anggaran
Daerah paling lambat akhir bulan Maret Tahun Anggaran
berjalan, ...;
berjalan, ...;
4. Melaksanakan seluruh Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Pelaksanaan Pengadaan Melalui E-Procurement

E-Procurement*

E-Tendering

E-Purchasing
Katalog
Elektronik

E-Lelang & E-Seleksi

E-Lelang Cepat & EE-Lelang


Cepat
& ESeleksi
Cepat
Seleksi Cepat

* Pasal 106 ayat (2) Perpres

Definisi
E-Katalog adalah sistem informasi
elektronik yang memuat daftar, jenis,
spesifikasi teknis dan harga barang/jasa
tertentu.
E-Purchasing adalah tatacara pembelian
melalui sistem katalog elektronik
E-Katalog sebagai dasar bagi K/L/D/I
melakukan pemesanan barang/jasa melalui
e-Purchasing.

Perbandingan Pemilihan
Penyedia Tanpa
Pelelangan
e_Purchasing

Pengadaan
Langsung

Penunjukan
Langsung

Batasan Nilai
Pengadaan

Tidak Terbatas

Tidak Terbatas

Syarat
penggunaan

Barang/jasa yang
dibeli tercantum
dalam
e-Katalog

Sd. Rp 200 Juta


(B/PK/Jl)
Sd. Rp 50 juta (JK)
tidak ada,

Proses
Pemilihan
(Pesanan ,
Respon
Pesanan dan
Negosiasi)
Pelaksana
Pemilihan

Melalui SPSE

Konvensional
(langsung kepada
Penyedia)

Memenuhi
ketentuan
penunjukan
langsung (Pasal 38
atau Pasal 44)
Konvensional
(langsung kepada
Penyedia)

Pejabat Pembuat Pejabat Pengadaan Pokja ULP


Komitmen
Pejabat Pengadaan
Pejabat yang

ditetapkan oleh
Pimpinan

Kepala
LKPP

Kontrak Payung

Penyedia Barang/Jasa
e-Katalog
Kontrak Pembelian

Pejabat
Pembuat
Komitmen

Pejabat
Pengadaan

Pejabat yang
ditetapkan
oleh Pimpinan
Instansi/Institu
si

Pelaksana e-Purchasing

Untuk
melakuk
e-Purchasing
bisa
PejabatPembuat
an
maka
Komitmen,
PejabatPengadaan
atau
yan ditetapkan oleh
Instansi/Institu
memiliki user id
Pejabat
g haru
Pimpinan
si
password
yang diperoleh
s
melalui
dan
ke
(LPSE
Layanan registrasi Secara
Kementerian/Lembaga/Pemda/Ins
Elektronik
setemp
)
Pengadaan
titusi
at
dengan
membawa surat
dan
pengantar
SK
pengangkatan dari
instansi/institusi ybs

Katalog Obat
Pemerintah
Salah satu komoditas dalam eKatalog adalah Obat pemerintah
Katalog obat dimulai pertama kali
pada tahun 2013, menggunakan
DOEN (Daftar Obat Esensial
Nasional) sebagai dasar penentuan
jenis obat
Tahun 2014, pemilihan obat pada
e-Katalog berdasarkan
Formularium Nasional untuk

No.

1.

2.

Contoh Perbandingan
Harga Obat

Nama Obat

ACT
(Artesunate
tablet 50 mg
+
Amodiaquine
anhydrida
tablet 200
mg
Parasetamol
tablet
500 mg

Harga
HET
2012+
PPN
(Rp.)

Harga
HET
2013+
PPN
(Rp.)

44.550
44.550
(2 blister @ (2 blister @
12
12
tablet /
tablet /
kotak)
kotak)

Harga Katalog LKPP


(Rp.)

33.000
(1
blister@24
tablet)

Efisiensi
sebesar
26%

14.175
14.175
8.700
Efisiensi
(ktk 10 x
(ktk 10 x (Dus, 10 strip sebesar 39%
@10tablet)
10
10
tablet)
tablet)
3. Morfin injeksi
141.742
141.742
84.000
Efisiensi
Sumber:
10 mg/ml
(ktk
(ktk 10
(Dus 10
sebesar
1. KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 092/MENKES/SK/II/2012;
10
ampul
amp @ 1
41%
2. KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK
INDONESIA
NOMOR 436/MENKES/SK/
XI/2013;
amp
@ 1 ml)
ml)

1.

E-Catalog dan e-Purchasing


Seluruh Satuan
ObatKerja di bidang kesehatan baik

Pusat maupun Daerah dan FKTP atau FKRTL


Pemerintah melaksanakan pengadaan obat melalui
E-Purchasing berdasarkan Katalog Elektronik (ECatalogue) sesuai ketentuan peraturan perundangundangan
2. FKTP atau FKRTL swasta yang bekerjasama
dengan BPJS Kesehatan dapat melaksanakan
pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik
(E-Catalogue).

Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) adalah fasilitas


kesehatan yang melakukan pelayanan kesehatan
perorangan yang bersifat non spesialistik untuk keperluan
observasi, diagnosis, perawatan, pengobatan, dan/atau
pelayanan kesehatan lainnya.
Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL)

3.

E-Catalog dan e-Purchasing Obat


(Cont)
PBF
yang ditunjuk oleh Industri Farmasi yang
tercantum dalam Katalog Elektronik (ECatalogue) wajib memenuhi permintaan obat dari
FKTP atau FKRTL swasta yang bekerjasama
dengan
BPJS Kesehatan dalam rangka pengadaan obat

4. Dalam hal aplikasi E-Purchasing mengalami


kendala operasional yang menyebabkan aplikasi
tersebut belum/tidak dapat dipergunakan, maka
pelaksanaan pengadaan secara E- Purchasing
dilakukan dengan off line.
Tatacaranya diatur dalam SE Kepala LKPP No. 1
Tahun 2013.
Pembelian secara manual sebagaimana

5.

E-Catalog dan e-Purchasing Obat


(Cont)
Industri
Farmasi yang tercantum dalam Katalog
Elektronik (E- Catalogue) wajib melaporkan
realisasi pemenuhan permintaan obat dari FKTP
atau FKRTL yang bekerjasama dengan BPJS
Kesehatan yang telah dilakukan oleh PBF yang
ditunjuk kepada Direktur Jenderal Bina
Kefarmasian dan Alat Kesehatan

Rekapitulasi E-Purchasing Obat 20132014


Jenis obat
Paket /Transaksi
Nilai Transaksi
Jenis Obat s/d Nilai
Transaksi 80%
Jenis Obat dengan
Nilai Transaksi <
Rp. 1 M
Jenis Obat dengan
Nilai
Transaksi < Rp. 200
Juta
Jenis Obat dengan
Nilai Transaksi <
Rp. 10 Juta

2013
192 sediaan
N/A
Rp542.903.029.05
2
46 sediaan
(23,95%)
101 sediaan
(52,60%)

2014
685 sediaan
4013 Paket
Rp804.803.766.52
8
92 sediaan
(13,34%)
527 sediaan
(76,93%)

51 sediaan
(26,56%)

345 sediaan
(50,36%)

6 sediaan (0,3%)

94 sediaan
(13,72%)

ADMINISTRASI PENGADAAN E-KATALOG


OBAT JKN
Unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah (misal:
Dinkes/RSUD) mengelompokkan daftar kebutuhan obat
berdasarkan Produsen/PBF dari data yang tercantum
dalam E-Katalog;
Dinkes/RSUD mengundang Industri Farmasi (atau PBFnya) untuk membahas draft kontrak pengadaan;
Pembayaran dilakukan sesuai aturan pengelolaan
Keuangan Dana Kapitasi JKN

Alur Proses e-Purchasing


Produk Barang/Jasa
Pemerintah Dalam Aplikasi
(Tanpa Fitur Negosiasi Harga)

Alur e-Purchasing

E-Purchasing

Tanpa
Negosiasi
Harga
Dengan
Negosiasi
Harga

e-Purchasing tanpa
Negosiasi Harga
PPK

PP

Penyedia

Lihat e-Katalog
Buat rencana
pelaksanaan
pengadaan (offline)

Email notifikasi
pembelian;
Login pada eCatalogue

Login pada SPSE;


Klik aplikasi eProcurement
lainnya;
Pilih aplikasi ePurchasing

Login pada SPSE;


Klik aplikasi eProcurement
lainnya;
Pilih aplikasi ePurchasing
Buat Paket;
Input & Kirim data
permintaan
pembelian

Lihat permintaan
pembelian;
Pilih distributor

Persetujuan
Permintaan
pembelian

Persetujuan
Permintaan
pembelian

Persetujuan
Permintaan
pembelian

Download template
perjanjian
pembelian

Download/Cetak
Surat Pesanan
Pembelian

Input status
penerimaan
Input riwayat
pembayaran

Distributor

Lihat notifikasi
email;
Login pada eCatalogue
Input/update status
pengiriman

e-Purchasing dengan
Negosiasi Harga
PPK
Lihat e-Katalog
Buat rencana
pelaksanaan
pengadaan (offline)

Login pada SPSE;


Klik aplikasi eProcurement
lainnya;
Pilih aplikasi ePurchasing

PP
Login pada SPSE;
Klik aplikasi eProcurement
lainnya;
Pilih aplikasi ePurchasing
Buat Paket;
Input data
permintaan
pembelian
Input & kirim data
negosiasi harga

Persetujuan
Permintaan
pembelian

Persetujuan
Permintaan
pembelian

Download template
perjanjian
pembelian

Download/Cetak
Surat Pesanan
Pembelian

Input status
penerimaan
Input riwayat
pembayaran

Penyedia

Distributor

Email notifikasi
pembelian;
Login pada eCatalogue

Lihat permintaan
pembelian

Negosias
i Harga

Pilih distributor
Persetujuan
Permintaan
pembelian

Lihat notifikasi
email;
Login pada eCatalogue
Input/update status
pengiriman

Proses Awal ePurchasing


PPK Login pada website e-Katalog (e-katalog.lkpp.go.id)
Dari proses melihat e-Katalog, PPK kemudian menyusun
rencana pelaksanaan pengadaan.
Kemudian alur selanjutnya menuju ke Pejabat
Pengadaan (PP)

Proses Non Nego oleh


PP
PP Login ke SPSE dengan masuk ke website LPSE,
kemudian klik Login Non-Penyedia

Proses Non Nego oleh


PP
Isi User ID & Password, kemudian klik Login

username
*******

Proses Non Nego oleh


PP
Klik Aplikasi e-Procurement Lainnya

Klik Masuk Versi Production

Cukup Dengan
Surat Pesanan
(sesuai Perpres
4/2015 pasal 55
ayat 1 & 6)