Anda di halaman 1dari 17

Seri ujian

Persiapan Menghadapi Ujian


Untuk melakukan ujian dengan baik, mula-mula kamu harus mempelajari dan
melakukan review materi sebelum ujian.
Berikut adalah beberapa teknik untuk memahami materi ujian dengan lebih
baik:
Belajar - Pasca Belajar

Review catatanmu segera setelah kelas.


Review catatanmu dengan singkat sebelum masuk kelas kembali.
Jadwalkan waktu yang agak lama untuk review catatan tersebut
setiap minggunya

Review

Atur catatan, teks dan tugas-tugasmu.


Perkirakan waktu yang kamu butuhkan untuk melakukan review.
Buatlah jadwal review yang terdiri dari waktu dan bahan materi.
Ujilah dirimu sendiri dengan materi tersebut.
Selesaikan belajarmu sehari sebelum ujian dimulai.

Seri ujian
Mengantisipasi Soal Ujian

Perhatikan setiap pedoman belajar


ang dibagikan oleh dosen dalam kelas sebelum ujian, atau bahkan
pada awal kuliah. Misalnya: poin utama, bab-bab tertentu atau
bagian-bagian suatu bab, handouts, dll.
Tanyalah dosenmu apa yang perlu diantisipasi dalam ujian
bila dia tidak memberikan informasi sedikitpun.
Perhatikan dengan lebih seksama - sebelum ujian poin-poin yang yang diangkat oleh dosen dalam kuliah.
Buatlah daftar pertanyaan ujian
yang akan kamu buat bila kamulah yang membuat soalnya, kemudian
cobalah untuk

Pelajari ujian-ujian sebelumnya


yang telah dinilai oleh dosen.
Berdiskusilah dengan teman kuliahmu
untuk menebak kira-kira soal apa yang akan keluar dalam ujian.
Perhatikan pada petunjuk
yang menunjukkan bahwa dosen mungkin menguji pada suatu ide
tertentu, seperti ketika dosen:

berbicara tentang sesuatu lebih dari satu kali.

menulis material pada papan tulis.

memberikan waktu untuk mencatat.

bertanya-tanya.

berkata, "Ini akan muncul dalam ujian!"

Seri ujian
Sepuluh tips saat ujian
Ketika kamu melakukan ujian, kamu

Bila kamu ragu terhadap

sedang mendemonstrasikan
kemampuanmu dalam memahami materi
kuliah, atau dalam melakukan tugastugas tertentu.

kejujuran ujian, atau


kredibilitas ujian tersebut
untuk menguji kemampuanmu,
temuilah dosen pembimbingmu.

Ujian memberikan dasar evaluasi dan penilaian


terhadap perkembangan belajarmu.
Ada beberapa kondisi lingkungan,
termasuk sikap dan kondisimu sendiri, yang mempengaruhimu dalam
melakukan ujian.
Sepuluh tips untuk membantu kamu dalam mengerjakan ujian:

Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.


Bawalah semua alat tulis yang kamu butuhkan, seperti pensil, pulpen,
kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan
lain-lainnya. Perlengkapan ini akan membantumu untuk tetap
konsentrasi selama mengerjakan ujian.

Tenang dan percaya diri.


Ingatkan dirimu bahwa kamu sudah siap sedia dan akan mengerjakan
ujian dengan baik.
Bersantailah tapi waspada.
Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian.
Pastikan kamu mendapatkan tempat yang cukup untuk
mengerjakannya. Pertahankan posisi duduk tegak.
Preview soal-soal ujianmu dulu (bila ujian memiliki waktu tidak
terbatas)
Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal
ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa
waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal.
Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang
tersulit. Ketika kamu membaca soal-soal, catat juga ide-ide yang
muncul yang akan digunakan sebagai jawaban.
Jawab soal-soal ujian secara strategis.
Mulai dengan menjawab pertanyaan mudah yang kamu ketahui,
kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan
terakhir yang seharusnya kamu kerjakan adalah:

soal paling sulit

yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya

memiliki nilai terkecil


Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban
yang harus dipilih/ditebak.
Mula-mulai, abaikan jawaban yang kamu tahu salah. Tebaklah selalu
suatu pilihan jawaban ketika tidak ada hukuman pengurangan nilai,
atau ketika tidak ada pilihan jawaban yang dapat kamu abaikan.
Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui
secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena
pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan
menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.
Ketika mengerjakan soal ujian esai, pikirkan dulu jawabannya
sebelum menulis.
Buat kerangka jawaban singkat untuk esai dengan mencatat dulu
beberapa ide yang ingin kamu tulis. Kemudian nomori ide-ide tersebut
untuk mengurutkan mana yang hendak kamu diskusikan dulu.
Ketika mengerjakan soal ujian esai, jawab langsung poin
utamanya.
Tulis kalimat pokokmu pada kalimat pertama. Gunakan paragraf

pertama sebagai overview esaimu. Gunakan paragraf-paragraf


selanjutnya untuk mendiskusikan poin-poin utama secara mendetil.
Dukung poinmu dengan informasi spesifik, contoh, atau kutipan dari
bacaan atau catatanmu.
Sisihkan 10% waktumu untuk memeriksa ulang jawabanmu.
Periksa jawabanmu; hindari keinginan untuk segera meninggalkan
kelas segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa
lagi bahwa kamu telah menyelesaikan semua pertanyaan. Baca ulang
jawabanmu untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca.
Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya
salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematikamu yang
sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
Analisa hasil ujianmu.
Setiap ujian dapat membantumu dalam mempersiapkan diri untuk
ujian selanjutnya. Putuskan strategi mana yang sesuai denganmu.
Tentukan strategi mana yang tidak berhasil dan ubahlah. Gunakan
kertas ujian sebelumnya ketika belajar untuk ujian akhir.

Seri ujian
Ujian Benar/Salah

Ujian benar/salah sering terdiri dari jawaban benar daripada


jawaban salah.
Ketika kamu merasa ragu, pilihlah jawaban benar. Paling tidak kamu
memiliki kesempatan 50% menjawab dengan tepat.
Perhatikan seksama penggunaan kata "qualifier",
negatif dan kalimat pernyataan yang panjang.
"Qualifier" adalah kata yang membatasi atau mengarah kepada
pernyataan umum.
Kata-kata seperti "tanpa, tidak pernah, tidak ada, selalu, setiap,
keseluruhan, hanya" mengurangi kemungkinan dan biasanya berarti
pernyataan salah. Penggunaan jenis kata semacam ini mengharuskan
pernyataan yang tercantum tepat 100% selamanya. Kata-kata seperti
"kadang-kadang, sering, biasanya, pada umumnya" memungkinkan
adanya pernyataan yang akurat dan biasanya berarti pernyataan yang
benar. Kata-kata tersebut membuat suatu pernyataan mewakili
realitas.
Kata negatif memusingkan.
Bila pertanyaan mengandung kata negatif, seperti "tanpa, tidak,
tidak dapat," lingkari kata negatif tersebut dan baca kalimatnya lagi

tanpa menggunakan kata negatif tersebut. Putuskan apakah kalimat


tersebut benar atau salah. Bila benar, ini berarti kebalikannya atau
negatifnya merupakan pernyataan yang salah.

Setiap bagian dari kalimat yang benar selalu benar.


Bila satu bagian dari kalimat adalah salah, semua kalimat tersebut
salah tanpa mempedulikan pernyataan benar lainnya. Karena itu baca
kalimat-kalimat panjang secara hati-hati dan perhatikan seksama
kelompok kata yang dipisahkan dengan tanda baca. Kalimat-kalimat
yang terdiri dari rangkaian panjang kata-kata biasanya - tetapi tidak
selalu - berupa pernyataan salah.
Diadaptasi dari How to Study In College oleh Walter Pauk.

Seri ujian
Konsentrasi
Kesenian atau latihan dalam berkonsentrasi, bejalar biologi ataupun main
billiard, ialah menyisihkan ganguan dan memperhatikan apa yang kamu
kerjakan. Jika anda menemukan sesuatu yang tidak anda mengerti dalam
bacaan, atau jika anda mengalami kesulitan dalam mendengarkan kuliah,
semoga pentunjuk-petunjuk berikut ini bisa menolong anda:

Melakukan kebiasaan rutine,


jadwal belajar yang efisien
Belajar di lingkungan yang tenang
Untuk istirahat,
kerjakan sesuatu yang lain dari kebiasaan yang anda lakukan
(misalnya jalan-jalan sehabis duduk), dan lain-lain
Hindari mengelamun
dengan menanyakan diri sendiri tentang bahan pelajaran sambil
mempelajarinya
Sebelum kelas, pelajari catatan
dari pertemuan sebelumnya dan baca bahan kuliah yang akan dibahas
di kelas sehingga anda dapat mengetahui topik utama yang akan
dibahas oleh dosen terlebih dahulu
Tunjukan perhatian anda saat di dalam kelas
(ekspresi and sikap badan dengan penuh perhatian) untuk medorong
semangat belajar anda
Hindari ganguan
dengan duduk di depan kelas jauh dari ganguan teman sekelas dan

dengan memperhatikan dosen sehingga dapat mendengarkan dan


menulis catatan yang baik
Sumber: J. R. Hayes, The Complete Problem Solver, Franklin Institute
Press, 1981See also: Techniques in concentration
Termasuk informasi yang diadaptasi dari On Becoming a Master
Student oleh David B. Ellis dan How to Study in College oleh Walter
Pauk.

Seri ujian
Menggunakan Daya Ingat
secara Efektif
Teknik-teknik berikut digunakan secara bersama-sama dengan huruf, imej,
peta, yang membantu ingatan Anda.
Anda juga dapat memperoleh melalui teknik-teknik ini, yang mencoba
memikirkan strategi yang akan berguna bagi Anda!
Beberapa orang menggunakan sejumlah huruf, imej, atau lagu.
Masing-masing tergantung pada apakah cocok dengan Anda, atau apakah
berguna terhadap cara Anda berpikir.
1. Akronim
Akronim adalah suatu temuan gabungan huruf.Setiap huruf
mengisyaratkan atau menyarankan sesuatu, sebagai pokok yang perlu
Anda ingat.
PEMDAS, rangkaian pemecahan atau pengevaluasian persamaan
matematika.
Tanda kurung | Eksponen (pangkat dalam matematika)| Perkalian|
Pembagian| Penambahan| Pengurangan
ROY G. BIV, aneka warna yang kelihatan
Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu
IPMAT, tingkatan pembagian sel
Interphase, Prophase, Metaphase, Anaphase, Telephase

2. Sanjak (huruf awal/akhir setiap kata di dalam sajak) adalah temuan


kalimat atau puisi dengan huruf pertama sebagai kunci:

Huruf pertama setiap kata adalah isyarat ke arah suatu ide yang Anda
perlukan untuk mengingat.
Please Excuse My Dear Aunt Sally (PEMDAS, above)
rangkaian pemecahan atau pengevaluasian persamaan matematika
Parenthesis | Exponents | Multiplication | Division | Addition |
Subtraction
Every Good Boy Dererves Fun Sanjak untuk mengingat rangkaian
(tangga) nada musik (G-kunci nada musik bidang permusikan)--E, G,
B, D, F
Lihat juga: Silva Rhetoricae; Acrostics for Children;
3. Kunci Persajakan: ( untuk daftar perintah atau tanpa perintah)
Pertama, hafal kata kunci yang dapat digabungkan dengan angka.
Contoh: bun (kue, sanggul) = one (satu); shoe (sepatu) = two (dua),
tree (pohon) = three (tiga), door (pintu) = , hive (sarang) = five (lima),
dsb.
Ciptakan suatu imej tentang pokok-pokok ini yang Anda perlukan
untuk mengingat dengan kata kunci.
Empat kelompok makanan dasar ?produksi harian; daging, ikan, unggas,
beras, buah dan sayuran. Pikirkan keju dengan kue (satu), persediaan
hidup dengan sepatu (dua),
satu karung beras tergantung di sebuah pohon (tiga), sebuah pintu ke
ruangan persediaan buah dan sayuran (empat).
4. Metode Loci: (untuk kira-kira 20 pokok atau item)
Pilih suatu lokasi yang Anda kenal dengan baik.
Baik untuk pelajar-pelajar ilmu gerak!
Bayangkan Anda sendiri berjalan melalui lokasi itu, memilih dengan
jelas tempat-tempat secara pasti?pintu, sofa, pendingin, rak, dsb.
Bayangkan diri Anda meletakkan obyek-obyek yang Anda perlukan ke
setiap tempat ini dengan berjalan langsung melalui lokasi ini.
Sekali lagi, Anda memerlukan patokan arah secara jelas ke lokasi
obyek-obyek untuk memudahkan obyek-obyek tersebut ditemukan
kembali.

George Washington, Thomas Jefferson, dan Richard Nixon, Anda


dapat bayangkan berjalan ke pintu lokasi Anda dan melihat selembar
uang dollar di pintu, ketika Anda membuka pintu Jefferson sedang
berbaring di sofa dan Nixon sedang makan tanpa alat pendingin.
5. Metode Kata Kunci (untuk kosa kata bahasa asing)
Pertama, sesudah memutuskan kata asing yang Anda perlukan untuk
mengingat, pilihlah kata kunci dalam bahasa Inggris yang berbunyi
seperti kata asing.
Kemudian, bayangkan suatu imej yang mengandung kata kunci bahasa
asing dengan makna bahasa Inggris.
Sebagai contoh, Menurut bahasa Spanyol kata "cabina" berarti
"phone booth" (tempat tilpon) Untuk kata kunci bahasa Inggris, Anda
boleh memikirkan "cab in a ... ." Anda kemudian akan menemukan suatu
imej ?a cab trying to fit in a phone booth?. Apabila Anda melihat kata
?cabina" saat ujian, Anda harus mungkin mengembalikan imej
tentang ?cab? dan Anda harus menemukan kembali definisi ?phone
booth?.
6. Imej -Teknik Penamaan: (untuk mengingat nama-nama)
Temuan yang sederhana dalam hubungan apa saja antara nama dan
sifat-sifat fisik seseorang. Sebagai contoh, kalau Anda mengingat
nama Shirley Temple, Anda boleh melekatkan nama itu dengan
kenangan bahwa ia mempunyai rambut keriting sekitar pelipisnya. ?
curly?(bersajak dengan Sherly).
7. Merangkai : (untuk daftar perintah dan yang bukan)
Ciptakan sebuah cerita di mana setiap kata atau ide memungkinkan
Anda mengingat kembali ide berikutnya yang Anda perlukan. Kalau
Anda ingat kata Napoleon, telinga, pintu, dan Jerman, Anda akan
menemukan cerita Napoleon dengan telinganya ke pintu untuk
mendengar orang berbicara bahasa Jerman.
Lihat juga:
Alat.alat berpikir: Memory Improvement Techniques

Seri ujian
Berpikir Kritis
Strategi Berpikir Kritis di dalam Belajar
Studi berpikir kritis suatu subyek atau masalah dengan pengertian
yang luas (terbuka).
Proses dimulai dengan sutau pernyataan apa yang akan dipelajari,
menampilkan temuan tidak terbatas dan pertimbangan kemungkinankemungkinan,
dan kesimpulan pola-pola pengertian yang didasarkan pada kejadian.
Alasan-alasan, penyimpangan, dan prasangka baik para pengajar maupun
para ahli membandingkan dan membentuk lembaga penilaian.
Masuk dengan pikiran terbuka:

Jelaskan tujuan Anda, apa yang Anda ingin pelajari


Bereskan dan yakinkan subyek Anda dengan guru Anda atau ahli.

Topik dapat dengan frase yang sederhana:


"Peran Gender di dalam permainan video game?
"Sejarah Politik Perancis di antara Perang Besar pada paruh abad ke-20?
"Penanaman Pohon Mahogoni di Amerika Tengah?
"Peraturan Perpipaan Domestik di Daerah Pinggiran Kota?
"Kosa kata dan Struktur Kerangka Manusia?

Pikirkan apa yang Anda ketahui tentang subyek


Apa yang Anda sudah ketahui akan membantu Anda di dalam studi
ini?
Apa prasangka Anda?
Sumber apa yang penting untuk Anda, dan penentuan garis
waktu Anda?
Memperoleh informasi
Menutup pikiran tidak akan membuka pilihan Anda dan
peluang kesempatan.
Bertanyalah
Apa prasangka para pengarang terhadap informasi?

1.

2.

3.

4.

5.

6.

Aturlah apa yang Anda kumpulkan ke dalam pola-pola


pemahaman
Carilah kaitannya
Ajukan pertanyaan (lagi)
Pikirkan bagaimana Anda akan mendemonstrasikan pelajaran
Andaesuai
sesuai dengan topik Anda. Ya! Bagaimana Anda mencipatakan
ujian
Tentang apa yang Anda pelajari?
Dari yang sederhana ke yang lebih sulit (1-6) terapan:
Daftar, label, identitas

Defininisikan, jelaskan,
ringkaskan dengan kata-kata
Anda sendiri

Pecahkan, terapkan ke situasi baru

Bandingkan dan tentangkan, perbed

Ciptakan, gabungkan, invent

Alihkan, rekomendasikan, nilai

Pikirkan di dalam aturan bagaimana membuat pelajaran Anda sebagai


petualangan di dalam penjelajahan!

Ringkasan Berpikir Kritis:


Tentukan fakta-fakta di dalam situasi baru atau subyek tanpa
prasangka

Tempatkan fakta-fakta dan informasi ini sedemikian rupa di dalam


pola Sehingga Anda memahaminya

Menerima atau menolak sumber nila dan kesimpulan yang


didasarkan pada pengalaman, penilaian, dan keyakinan Anda.
Translations: Margaretha Agustin Liwoso, Lecturer, Sam Ratulangi

University Manado, North-Sulawesi, Indonesia

Seri ujian
Berpikir yang Cerdik
"Meskipun anda bukanlah seorang jenius, anda dapat mengunakan
strategi yang sama seperti yang digunakan Aristotle dan Einstein
untuk memanfaatkan kreatifitas berpikir anda dan mengatur masa
depan anda lebih baik."
Kedelapan statregi berikut ini dapat mendorong cara berpikir anda lebih
produktif daripada reproduktif untuk memecahkan masalah-masalah.
"Strategi-strategi ini pada umumnya ditemui pada gaya berpikir bagi
orang-orang yang jenius dan kreatif di ilmu pengetahuan, kesenian, dan
industri-industri sepajang sejarah."
1. Lihatlah persoalan anda dengan berbagai cara yang berbeda dan
cari perspektif baru yang belum pernah dipakai oleh orang lain (atau
belum diterbitkan!)
Leonardo da Vinci percaya bahwa untuk menambah pengetahuan
tentang suatu masalah dimulai dengan mempelajari cara menyusun
ulang masalah tersebut dengan berbagai cara yang berbeda. Ia
merasa bahwa pertama kali melihat masalah itu terlalu prubasangka.
Seringkali, masalah itu dapat disusun ulang dan menjadi suatu masalah
yang baru.
2. Bayangkan!

Ketika Einstein memikirkan suatu masalah, ia selalu menemukan bahwa


perlu untuk merumuskan persoalannya dalam berbagai cara yang
berbeda-beda yang masuk akal, termasuk menggunakan diagramdiagram. Ia membayangkan solusi-solusinya dan yakin bahwa kata-kata
dan angka-angka tidak memegang peran penting dalam proses
berpikirnya.
3. Hasilkan! Karakteristik anak jenius yang membedakan adalah
produktivitas.
Thomas Edison memegang 1.093 paten. Dia memberikan jaminan
produktivitas dengan memberikan ide-ide pada diri sendiri dan
asistennya. Dalam studi dari 2.036 ilmuwan sepanjang sejarah, Dekan
Keith Simonton, dari University of California di Davis, menemukan
bahwa ilmuwan-ilmuwan yang dihormati tidak hanya menciptakan
banyak karya-karya terkenal, tapi banyak yang buruk. Mereka tidak
takut gagal, atau membuat kesalahan besar untuk meraih hasil yang
hebat.
4. Buat kombinasi-kombinasi baru. Kombinasikan, and kombinasikan
ulang, ide-ide, bayangan-bayangan, and pikiran-pikiran ke dalam
kombinasi yang berbeda, tidak peduli akan keanehan atau
ketidakwajaran.
Keturunan hukum-hukum yang menjadi dasar ilmu genetika modern
berasal dari pendeta Austria, Grego Mendel, yang mengkombinasikan
matematika dan biologi untuk menciptakan ilmu pengetahuan baru.
5. Bentuklah hubungan-hubungan; buatlah hubungan antara peroalanpersoalan yang berbeda
Da Vinci menemukan hubungan antara suara bel dan sebuah batu yang
jatuh ke dalam air.Hal ini memungkinkan Da Vinci untuk membuat
hubungan bahwa suara mengalir melalui gelombang-gelombang.Samuel
Morse menciptakan stasiun-stasiun penghubung untuk tanda-tanda
telegraf ketika memperhatikan stasiun-stasiun penghubung untuk
kuda-kuda.
6. Berpikir secara berlawanan.

Ahli ilmu fisika Niels Bohr percaya bahwa jika andamemegang


pertentangan secara bersamaan, kemudian anda menyingkirkan pikiran
anda dan akal anda bergerak menuju tingkatan yang
baru.Kemampuannya untuk membayangkan secara bersamaan mengenai
suatu partikel dan suatu gelombang mengarah pada konsepsinya
tentang prinsip saling melengkapi.Dengan menyingkirkan pikiran (logis)
dapat memungkinkan akal anda untuk menciptakan sesuatu yang baru.
7. Berpikir secara metafor.
Aristotle menganggap metafora sebagai tanda yang jenius, dan
percaya bahwa individual yang memiliki kapasitas untuk menerima
persamaan antara dua keberadaan yang berbeda dan
menghubungkannya adalah individual yang punya bakat kusus.
8. Persiapkan diri anda untuk menghadapi kesempatan.
Bilamana kita mencoba sesuatu dan gagal, kita akhirnya mengerjakan
sesuatu yang lain. Hal ini adalah prinsip pertama dari
kekreatifan.Kegagalan dapat menjadi produktif hanya jika kita tidak
terfokus pada satu hal sebagai suatu hasil yang tidak produktif.
Sebaliknya, menganalisa proses, komponen-kompnen dan bagaimana
anda dapat mengubahnya untuk memperoleh hasil yang lain. Jangan
bertanya, ?Mengapa saya gagal?? melainkan ?Apa yang telah saya
lakukan??
Diadaptasi dengan seijin: Michalko, Michael, Thinking Like a Genius: Eight
strategies used by the super creative, from Aristotle and Leonardo to
Einstein and Edison (New Horizons for Learning seperti yang dilihat
darihttp://www.newhorizons.org/wwart_michalko1.html, (June 15, 1999)
Artikel ini pertama kali diterbitkan di THE FUTURIST, May 1998Michael
Michalko adalah pengarang buku Thinkertoys (A Handbook of Business
Creativity), ThinkPak (A Brainstorming Card Set), dan Cracking
Creativity: The Secrets of Creative Geniuses (Ten Speed Press, 1998).

Seri ujian
Konsep atau Pemetaan
pikiran untuk belajar
Banyak dari kita sudah mempelajari subyek garis besar
di dalam kasus belajar, seperti:
I.
II.

III.

Item pertama
Item kedua
A.
sub item
B.
sub item
1.
sub sub item
2.
sub sub item
item ketiga

Hal ini merupakan pendekatan yang bersifat sangat linear, namun tidak
seperti kerjanya pikiran kita.
Kenapa pemetaan?
Sebaliknya, pikiran kita bekerja seperti web sites:
sekelompok halaman atau ide atau konsep yang dihubungan satu sama lain,
atau berpindah sendiri ke kelompok atau web sites yang lain.
Pembelajaran mengkombinasikan apa yang telah anda ketahui dengan apa
yang ingin anda ketahui, dan menghubungkan informasi baru ini ke dalam
gudang pengetahuan kita. Ingatan kita kemudian memproses ?hubungan?
baru ini dan mempersiapkan untuk digunakan sewaktu-waktu.
Suatu pemetaan pikiran berfokus pada satu ide;
Konsep memetakan bekerja dengan beberapa atau banyak hal.
Kapan memetakannya?
Mengorganizasi suatu subyek

Melakukan pembelajaran yang


"lebih mendalam"

Mengintegrasikan pengetahuan yang

Merevisi and mempersiapkan untuk

lama dan baru

test
Mencatat

Menggantikan ide-ide baru dalam

Mengingat kembali

suatu struktur

Mengkomunikasikan ide-ide yang kompleks

Gunakan pemetaan untuk meletakkan hal-hal secara perspektif,


menganalisa hubungan, dan untuk membuat prioritas.
Bagaimana saya melakukan pemetaan?
Mula-mula tolaklah ide dari suatu garis besar, atau paragraf yang
menggunakan kalimat-kalimat.
Kemudian berpikirlah dengan kata kuncinya atau simbol-simbol yang
mewakili ide dan kata-kata.
Ambilah sebuah pensil (anda akan menghapus!) dan selembar kertas kosong
(tidak bergaris) yang besar atau gunakan papan tulis dan kapur (berwarna):

Tulislah kata yang paling penting atau ungkapan pendek atau


simbol di bagian tengah.
Pikirkan hal ini; lingkarilah.
Tuliskan kata-kata penting lainnya di luar lingkaran.
(pikirkan halaman-halaman yang berhubungan dalam suatu web sites)
Sisakan ruang kosong untuk mengembangkan pemetaan anda untuk:

pengembangan lebih lanjut

penjelasan

item-item yang berkaitan


Bekerjalah dengan cepat
tanpa menganalisa pekerjaan anda.
Ubahlah fase pertama ini.
Pikirlah mengenai hubungan item-item yang di luar dengan yang di
tengah

Hapus dan gantilah dan pendekkan kata-kata pada ide kunci ini
Letakkan kembali item-item penting lebih dekat satu sama lain untuk
pengorganisasian yang lebih baik
Jika memungkinkan, gunakan warna untuk mengorganisasikan
informasi
Hubungkan konsep dengan kata-kata untuk memperjelas hubungan

Tetaplah bekerja di bagian luar


Dengan bebas dan cepat tambahkan kata-kata kunci dan ide-ide
lainnya (anda dapat selalu menghapus!)
Berpikirlah secara tidak umum: rekatkan halaman-halaman secara
bersamaan untuk memperluas pemetaan anda; pecahkan ikatan-ikatan
yang ada
Kembangkan ke mana arah topik membawa anda ? tak terbatas oleh
ukuran kertas
Ketika anda memperluas pemetaan anda, anda akan cenderung
menjadi lebih spesifik dan detail

Singkirkan pemetaan tersebut


Kemudian, lanjutkan pengembangan dan revisi
Berhenti dan pikirlah mengenai hubungan yang anda kembangkan
Perluas pemetaan sepanjang waktu (sampai ujian tiba!)

Pemetaan ini adalah dokumen pembelajaran pribadi anda


Hal ini mengkombinasikan apa yang anda ketahui dengan apa yang
anda pelajari dan apa yang mungkin anda butuhkan untuk melengkapi
"lukisan" anda
Lihat juga pembahasan James Cook University's (North Queensland,
Australia) mengenai pemetaan pikiran padaKonsep pemetaan awalnya
berasal dari hasil karya David Ausubel (advanced organizers). Konsep
teknik pemetaan dikembangkan oleh Joseph D Novak di Cornell."Konsep
pemetaan berasal dari gerakan pembelajaran yang disebut
konstruktivisme.Pada umumnya, konstruktivisme menyatakan bahwa
pengetahuan awal digunakan sebagai dasar untuk mempelajari pengetahuan
yang baru. Pada intinya, bagaimana kita berpikir memepengaruhi bagaimana
dan apa yang kita pelajari. Konsep pemetaan mengindentifikasikan cara
kita berpikir, cara kita melihat hubungan antar pengetahuan." Grayson H.
Walker, Concept Mapping and Curriculum Design, Teaching Resource
Center, The University of Tennessee at
Chattanooga, http://www.utc.edu/Teaching-ResourceCenter/concepts.html, (March 2, 2000).Pemetaan pikiran dikembangkan

oleh Tony Buzan: "The Mind Map Book: How to Use Radiant Thinking to
Maximize Your Brain's Untapped Potential", Penguin Books, New York.
Informasi lebih lanjut tersedia pada dokumen a Mind Mapping FAQ
(Frequently Asked Questions).
(http://www.ozemail.com.au/~caveman/Creative/Mindmap/index.html)