Anda di halaman 1dari 2

GRAFT VS HOST DISEASE

Definisi
Fenomena multisistem imunologik kompleks oleh interaksi sel imunokompeten dari suatu
individu (donor) ke host (recipient) yang tidak hanya imunodefisiensi tapi juga memiliki
transplantasi isoantigen asing terhadap graft yang mampu menstimulasi reaksi ini.

Etiologi
Reaksi terjadi pada 70% pasien dengan transplantasi sumsum tulang alogenik pada
terapi leukemia refraktori akut.
Dapat terjadi baik akut (<100 hari setelah transplantasi sumsum tulang) ataupun kronik
(setelah 100 hari).

Patogenesis
Patogenesis berkaitan dengan proliferasi antigen-dependent sel limfosit-T donor yang
secara genetis berbeda dengan recipient mengakibatkan sel efektor bereaksi dan merusak
jaringan recipient.

Gambaran Klinis
GVHD bervariasi dari rash ringan hingga sloughing lanjut difus.
Termasuk nekrolisis epidermal toksik (penyakit Lyells) tipe EM dengan bula besar
pada epidermis meninggalkan jaringan parut.
Lesi mukosa oral terjadi pada 1/3 kasus.
GVHD berkaitan dengan lesi lichenoid yang mengenai baik kulit maupun membran
mukosa, epitel kelenjar saliva dan air mata juga terkena.
Mengenai daerah pipi, lidah, bibir dan gingiva dengan bentuk jaringan retikular halus
dengan striae putih dengan rasa terbakar disertai xerostomia.

Penatalaksanaan
Dicegah dengan pengunaan obat-obatan immunosuporesif secara hati-hati.
Topikal kortikosteroid dan pangobatan paliatif.
Radiasi UV A untuk mengatasi lesi resisten.
Azathriopine suspension digunakan sebagai obat kumur untuk kemudian ditelan.