Anda di halaman 1dari 10

ANSIETAS DAN

INSOMNIA
DIAN SEPTIAWAN
1404055088
DIDI
1404055089
ENDAH NURMADANI
1404055095
KARMAN
1404055115
MARISKA WATUMLAWAR 1404055124
PELITA ERLIANI
1404055140
RENI ROSYANTI
1404055146
RESTU SEPTIYULIANIS
1404055148
USWATUN HASANAH
1404055165

pengertian

Ansietas

Insomnia

Ansietas
(kecemasan)
adalah
kekhawatiran yang tidak jelas dan
menyebar, yang berkaitan dengan
perasaan tidak pasti dan tidak
berdaya. Keadaan emosi ini tidak
memiliki obyek yang spesifik.

Insomnia adalah ketidakmampuan


untuk mencukupi kebutuhan
tidur baik kualitas maupun
kuantitas. Insomnia disebut juga
gangguan sulit tidur

FISIOLOGI
ansietas
Ansietas dapat diekspresikan langsung melalui perubahan
fisiologis dan perilaku, dan secara tidak langsung melalui
timbulnya gejala :
Kardiovaskuler
: jantung berdebar, rasa ingin pingsan
Pernafasan : nafas cepat, nafas dangkal, tekanan pada
dada, sensasi tercekik
Neuromuskuler : mata berkedip-kedip, gelisah (mondarmandir), wajah tegang
Gastrointestinal : kehilangan nafsu makan, mual, rasa tidak
nyaman pada abdomen
Kulit :rasa panas dan dingin, wajah pucat,
berkeringat

FISIOLOGI
INSOMNIA
1. Kesulitan

untuk memulai, mempertahankan


tidur, dan tidak dapat memperbaiki tidur
selama sekurangnya 1 bulan merupakan
keluhan yang paling banyak terjadi
2. Insomnia ini menyebabkan penderita menjadi
stres sehingga dapat menganggu fungsi sosial,
pekerjaan dan area fungsi penting yang lain
3. Insomnia karena faktor psikologis ini bukan
termasuk narkolepsi, gangguan
tidur yang
berhubungan dengan pernapasan, gangguan
ritme sikardia atau parasomnia

Penyebab
Ansietas

Penyebab ansietas belum


sepenuhnya diketahui. Namun
gangguan keseimbangan
neurotransmitter dalam otak
Dapat menimbulkan ansietas
pada diri seseorang

Insomnia

1.
2.
3.
4.

Situasional
Medis
Kejiwaan
Dipicu bahan obat

KLASIFIKASI
Ansietas
1. Kecemasan ringan
2. Kecemasan sedang
3. Kecemasan berat

Insomnia
1.Jenis transient
2. Jenis jangka pendek
3. Jenis kronis (parah)

Terapi Farmakologi Ansietas dan Insomnia

1. Benzodiazepin : alprazolam,
chlordiazepoksid, chlorazepat, diazepam,
Clorazepam, dan oxazepam. Seluruh obat
golongan benzodiazepin masuk dalam
kategori obat psikotropika yang hanya dapat
dibeli dengan resep dokter.
2. Non-benzodiazepin: Buspiron, hidroksizin,
dan zolpidem.


Terapi Non Farmakologi insomnia
1.

Proses kontrol stimulus


Tidur hanya saat tubuh butuh istirahat
Pergi ke tempat tidur hanya ketika mengantuk, hindari bermalasmalasan ditempat tidur untuk jangka waktu yang lama.
2. Rekomendasi tidur higienis
Atur tidur dengan lingkungan yang nyaman dengan menghindari
suhu ruangan yang ekstrim,terlalu ramai, dan lampu yang terang
ditempat tidur.
Hentikan atau kurangi konsumsi alkohol, kafein dan nikotin.

TERAPI NON FARMAKOLOGI


ANSIETAS
Supportive/Dinamic psycotherapy
Terapi Kognitif
Terapi Behavioral
Relaxation Training

Thank You

Anda mungkin juga menyukai